Author Topic: Apakah Yohanes Pembabtis meragukan Yesus sebagai mesias ?  (Read 11585 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 10, 2019, 01:26:40 AM
Reply #80
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5051
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Wow, berkepanjangan trit ini, tetapi pokok bahasannya tidak menunjang trit.

Waktu Yohanes (Pembaptis) masih di kandungan ibunya, sekitar tiga bulan sebelum lahir, Maria ibu Yesus mengunjungi Elisabet ibu Yohanes (Pembaptis) karena Maria dan Elisabet sepupuan. Lalu, Alkitab tidak mencatat rinci masa-masa pertumbuhan Yesus Kristus sampai berusia 30 tahun. Kuduga, selama itu juga, keluarga Yosef dan Maria pada waktu-waktu tertentu bertemu muka dengan keluarga Zakaria dan Elisabet, misalnya pada saat ada penyelenggaraan acara keluarga. Dengan begitu, Yohanes dan Yesus saling kenal dekat. Apalagi pernyataan Yohanes ketika membaptis banyak orang Yahudi, yaitu bahwa membuka tali kasut Mesiaspun Yohanes (Pembaptis) tidak layak, dapat dipastikan bahwa Yohanes (Pembaptis) kenal dekat dengan Yesus.

Maka, menurut pendapatku, ketika Yohanes (Pembaptis) menyuruh muridnya untuk menanyakan langsung kepada Mesias apakah Yesus atau bukan, pertanyaan itu bukan didorong ketidaktahuan atau keraguan. Pertanyaan Yohanes (Pembaptis) itu didorong oleh keinginan agar Mesias mengumumkan diri, memproklamirkan diri, mengenalkan diri kepada kalangan yang lebih luas, dan segera melakukan penyelamatan jemaat Allah. Ketika itu dipandang, jemaat Allah adalah seluruh keturunan Yakub dan orang-orang yang bersekutu dengan mereka, misalnya karena kerja sama bisnis, atau menjadi asisten (pembantu) bagi keluarga keturunan Yakub, dan lain-lain.

Harapan, keinginan, dan kepentingan Yohanes (Pembaptis) agar Mesias segera menyelamatkan jemaat Allah, bukan semata-mata karena Yohanes (Pembaptis) sudah membaptis Yesus. Yohanes (Pembaptis) juga masih memandang sedikit beda terhadap kedatangan Mesias. Menurut pendapatku, pandangan Yohanes (Pembaptis) terhadap kedatangan Yesus Kristus atau Mesias, adalah untuk menyelamatkan kaum Israel yang ketika itu dijajah oleh Kekaisaran Romawi. Pandangan Muslim juga seperti itu, bahwa Yesus Kristus hanya untuk menyelamatkan kaum Israel.

Maka, Yohanes (Pembaptis) pun berkeinginan agar Mesias segera memerdekakan kaum Israel. Dengan demikian Yohanes (Pembaptis) menyuruh muridnya kepada Mesias (Yesus Kristus), maka walaupun dinamai menanyakan Mesias, namun intinya adalah menyampaikan keinginan agar Mesias segera memerdekakan Israel. Ketika itu Yesus sudah berumur 30 tahun sudah boleh mengajar di hadapan umum menurut tradisi Yahudi. Yohanes menghendaki agar Mesias segera memposisikan diri membebaskan Israel.

Namun ternyata, sampai Yohanes (Pembaptis) dijemput dari penjara dan kepalanya dipenggal, Mesias belum juga menyelesaikan tugas penebusan manusia. Yohanes (Pembaptis) dan banyak orang Israel lainnya kecewa, bahkan para rasul Yesuspun kecut mengetahui Yesus disalibkan sampai mati, padahal hal penyaliban itu sudah dikatakan langsung oleh Yesus kristus kepada rasul-Nya.

Kembali ke judul, menurut pendapatku, Yohanes menanyakan kemesiasan Yesus kristus bukan karena ragu, melainkan ingin meminta agar Yesus kristus segera membebaskan Israel.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
June 10, 2019, 02:30:21 PM
Reply #81
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3201
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Wow, berkepanjangan trit ini, tetapi pokok bahasannya tidak menunjang trit.

Waktu Yohanes (Pembaptis) masih di kandungan ibunya, sekitar tiga bulan sebelum lahir, Maria ibu Yesus mengunjungi Elisabet ibu Yohanes (Pembaptis) karena Maria dan Elisabet sepupuan. Lalu, Alkitab tidak mencatat rinci masa-masa pertumbuhan Yesus Kristus sampai berusia 30 tahun. Kuduga, selama itu juga, keluarga Yosef dan Maria pada waktu-waktu tertentu bertemu muka dengan keluarga Zakaria dan Elisabet, misalnya pada saat ada penyelenggaraan acara keluarga. Dengan begitu, Yohanes dan Yesus saling kenal dekat. Apalagi pernyataan Yohanes ketika membaptis banyak orang Yahudi, yaitu bahwa membuka tali kasut Mesiaspun Yohanes (Pembaptis) tidak layak, dapat dipastikan bahwa Yohanes (Pembaptis) kenal dekat dengan Yesus.
Nalarmu jalan juga dgn sehat rupanya, Bro!
Walau tanpa ada tertulis, tapi "dpt dipastikan"
Artinya hal ditel ttg yg alamiah tak hrs tertulis


Maka, menurut pendapatku, ketika Yohanes (Pembaptis) menyuruh muridnya untuk menanyakan langsung kepada Mesias apakah Yesus atau bukan, pertanyaan itu bukan didorong ketidaktahuan atau keraguan. Pertanyaan Yohanes (Pembaptis) itu didorong oleh keinginan agar Mesias mengumumkan diri, memproklamirkan diri, mengenalkan diri kepada kalangan yang lebih luas, dan segera melakukan penyelamatan jemaat Allah.
Hal ini bukan hal alamiah, perlu indikator yg memadai
Apa dasarnya Yohanes Pembaptis berkeinginan spt itu?
Sementara dirinya membuka tali kasut-Nya pun tak layak
Apalagi keinginan mendorong Mesias mengumumkan diri, wah!


Harapan, keinginan, dan kepentingan Yohanes (Pembaptis) agar Mesias segera menyelamatkan jemaat Allah, bukan semata-mata karena Yohanes (Pembaptis) sudah membaptis Yesus. Yohanes (Pembaptis) juga masih memandang sedikit beda terhadap kedatangan Mesias.
Berikan indikator keinginannya yg memadai, Bro!
Apa yg pernah dia harapkan apa kepentingannya,
Apakah dia sama saja dgn org Yahudi yg lainnya?
Sememtara dia adalah org Levi dan jadi nabi pula


Menurut pendapatku, pandangan Yohanes (Pembaptis) terhadap kedatangan Yesus Kristus atau Mesias, adalah untuk menyelamatkan kaum Israel yang ketika itu dijajah oleh Kekaisaran Romawi. Pandangan Muslim juga seperti itu, bahwa Yesus Kristus hanya untuk menyelamatkan kaum Israel.
Walah!
Pandangan Muslim kau bawa mari
Bentar lagi indikator-mu menurut KBBI pula lagi
Indikatormu kerap aneh2, Bro, padahal nalarmu jalan sehat


Maka, Yohanes (Pembaptis) pun berkeinginan agar Mesias segera memerdekakan kaum Israel. Dengan demikian Yohanes (Pembaptis) menyuruh muridnya kepada Mesias (Yesus Kristus), maka walaupun dinamai menanyakan Mesias, namun intinya adalah menyampaikan keinginan agar Mesias segera memerdekakan Israel. Yohanes menghendaki agar Mesias segera memposisikan diri membebaskan Israel.

Sulit menerima pemikiran nabi Allah YMT spt ini
Sebab Yohanes tahu Yesus itu Anak Allah yg hidup
Kurasa juga Yohanes tahu apa tujuan Mesias yg benar


Namun ternyata, sampai Yohanes (Pembaptis) dijemput dari penjara dan kepalanya dipenggal, Mesias belum juga menyelesaikan tugas penebusan manusia. Yohanes (Pembaptis) dan banyak orang Israel lainnya kecewa, bahkan para rasul Yesuspun kecut mengetahui Yesus disalibkan sampai mati, padahal hal penyaliban itu sudah dikatakan langsung oleh Yesus kristus kepada rasul-Nya.
Org Israel sudah pasti kecewa punya Mesias spt ini
Org Israel sudah terbuai dgn ribuan mujizat Allah
Mereka berharap Mesias itu spt film Superman
Menghapus dosa, mengusir penjajah, merdeka


(bersambung)
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
June 10, 2019, 02:37:17 PM
Reply #82
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3201
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
(sambungan)

Kembali ke judul, menurut pendapatku, Yohanes menanyakan kemesiasan Yesus kristus
bukan karena ragu, melainkan ingin meminta agar Yesus kristus segera membebaskan Israel.
Apa indikator pendukung keinginan Yohanes, Bro,
Jika ia merasa membuka tali kasut-Nya pun tidak layak?
Dia tidak mengingini dunia ini tak makan dr dunia ini
Periksa makanannya dan pakaiannya, Bro! Alami!

Kau samakan Levi vs Yahudi yg tergar tengkuk
Spt menyamakan keinginan raja2 dgn nabi2
Bukankah Yohanes Pembaptis adalah nabi?
Adakah nabi Allah ingini kerajaan duniawi?

Tentu Zakaria, ayahnya, telah menceriterakan bagai mana sengsara nabi Yeremia dgn nobuat Allah yg ditolak oleh kaum Yahudi dan oleh raja2 Yehuda dan tentu diceriterakan juga bagaimana para pendosa itu selalu berharap mujizat Allah dgn perbuatan-Nya yg ajaib bisa meloloskan raja Zadekia dr kepungan raja Babel. Menurutku, nabi yg baik pasti mengerti maksud kedatangan Mesias yg sesungguhnya, sebab: "Ada tertulis demikian: Mesias hrs menderita dan bangkit dr antara org mati pd hari yg ketiga,  dan lagi: dlm nama-Nya berita ttg pertobatan dan pengampunan dosa hrs disampaikan kpd segala bangsa, mulai dr Yerusalem." [Luk 24:46-47]

Ini indikatorku yg lain ttg hal rohani, bukan perihal duniawi:
Ketika Zakharia terbuka mulutnya, ketakutanlah org2 di sekitarnya,
Semua orang yg mendengarnya, merenungkannya dan berkata:
"Menjadi apakah anak ini (Yohanes Pembaptis) nanti?"

Zakharia yg penuh ROH KUDUS bernubuat ttg anaknya:
“Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yg Mahatinggi;
karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan utk mempersiapkan jalan bagi-Nya,
utk memberikan pengertian akan keselamatan yg berdasarkan pengampunan dosa,

oleh rahmat dan belas kasihan dr Allah kita, dgn mana Ia akan melawat kita,
Surya pagi dr tempat yg tinggi, utk menyinari mereka yg diam dlm kegelapan dan
dlm naungan maut utk mengarahkan kaki kita kpd jalan damai sejahtera."
[Luk 1:76-79]

Selamat Hari Raya Pentakosta!

« Last Edit: June 10, 2019, 02:48:26 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
June 21, 2019, 11:29:40 AM
Reply #83
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3201
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
..., dapat dipastikan bahwa Yohanes (Pembaptis) kenal dekat dengan Yesus.
Jadi hanya thp yg alami yg mudah kita pastikan
Sebab pernah tahu atau mudah/ada yg mengalaminya
Yg alami dominan ttg tahu, termasuk ilmu pengetahuan (- logy)

Hal duniawi perlu pemikiran dgn ragam alasan
Sebab kebenaran ada tiga yg kerap tak segaris (logis)
Kebenaran pribadi – kebenaran kelompok – kebenaran illahi

Hal rohani yg paling pelik, sebab pemikiran hrs rela dr-Nya (logos)
Yohanes Pembaptis tampil bukan utk hal2 yg duniawi, tapi hal rohani
Jadi, rupanya kau tidak membaca keseluruhan diskusi dr awal dan yg ini:
http://forumkristen.com/index.php?topic=63721.msg1239753#msg1239753

Dr awal sudah didiskusikan berbagai indikator rohani ttg Yohanes Pembaptis
Yohanes merasa tak layak membuka tali kasutnya, apa lagi membaptis-Nya
Tapi dia taat, sebab Yesus taat kpd hukum yg alami pun yg tradisi Yahudi

Dan misalnya lagi pendapat Bro @rh berikut ini:

Bro sebenarnya Pertanyaan di atas itu telah terjawab tuntas dlm [Mat 3:11-17]
Seharusnya tidak menimbulkan keraguan lagi bagi mereka yang sudah mengerti
Dlm peristiwa Baptis, ada hal" yg tidak terlihat tapi menunjukkan makna lain yaitu:

- Bukti bahwa Yesus selain Tuhan 100% juga manusia 100% (ikhlas menjalankan Tradisi)
- Bukti teladan Ketaatan dan  Kerendahan hati yang ingin ditunjukkan-Nya kepada kita
- Bisa dikatakan Baptisan Yohanes di Sungai Yordan adalah Baptisan lahiriah/jasmani (Permulaan) dan harus dilanjutkan lagi dengan Baptisan Rohani yaitu ROH KUDUS untuk menjadi lebih dewasa dalam pengenalan akan Kristus/Kehendak-Nya, cara pandang-Nya...
Jadi ambigu, Bro,
Jika YP dianggap berpikiran duniawi
Sebab tdk ada tertulis dan tdk ada indikasinya

Salam Damai!
« Last Edit: June 24, 2019, 11:12:24 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 10, 2019, 02:18:24 PM
Reply #84
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5051
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on June 10, 2019, 01:26:40 AM
Wow, berkepanjangan trit ini, tetapi pokok bahasannya tidak menunjang trit.

Waktu Yohanes (Pembaptis) masih di kandungan ibunya, sekitar tiga bulan sebelum lahir, Maria ibu Yesus mengunjungi Elisabet ibu Yohanes (Pembaptis) karena Maria dan Elisabet sepupuan. Lalu, Alkitab tidak mencatat rinci masa-masa pertumbuhan Yesus Kristus sampai berusia 30 tahun. Kuduga, selama itu juga, keluarga Yosef dan Maria pada waktu-waktu tertentu bertemu muka dengan keluarga Zakaria dan Elisabet, misalnya pada saat ada penyelenggaraan acara keluarga. Dengan begitu, Yohanes dan Yesus saling kenal dekat. Apalagi pernyataan Yohanes ketika membaptis banyak orang Yahudi, yaitu bahwa membuka tali kasut Mesiaspun Yohanes (Pembaptis) tidak layak, dapat dipastikan bahwa Yohanes (Pembaptis) kenal dekat dengan Yesus.
Nalarmu jalan juga dgn sehat rupanya, Bro!
Walau tanpa ada tertulis, tapi "dpt dipastikan"
Artinya hal ditel ttg yg alamiah tak hrs tertulis
Iya. Namanya juga pengikut Yesus sejati. Dari segi mental, oke punya. :D
Kalo perkataan Yohanes Pembaptis yang menyatakan bahwa membuka tali kasut Mesiaspun, Yohanes Pembaptis tidak layak, pernah Anda baca? Tercatat di Mar 1:7 ato Luk 3:16.  Menurut pendapatku, jika seseorang mngatakan tidak layak membuka tali kasut orang lain, kuartikan bahwa orang yang membuat pernyataan itu sangat mengenal baik pada orang yang dimaksudkannya. Itu dapat dipastikan. :D
Betapa lemahnya daya analisis Anda jika ada indikasi tetapi Anda abaikan.

Maka, menurut pendapatku, ketika Yohanes (Pembaptis) menyuruh muridnya untuk menanyakan langsung kepada Mesias apakah Yesus atau bukan, pertanyaan itu bukan didorong ketidaktahuan atau keraguan. Pertanyaan Yohanes (Pembaptis) itu didorong oleh keinginan agar Mesias mengumumkan diri, memproklamirkan diri, mengenalkan diri kepada kalangan yang lebih luas, dan segera melakukan penyelamatan jemaat Allah.
Hal ini bukan hal alamiah, perlu indikator yg memadai
Apa dasarnya Yohanes Pembaptis berkeinginan spt itu?
Sementara dirinya membuka tali kasut-Nya pun tak layak
Apalagi keinginan mendorong Mesias mengumumkan diri, wah!
Tidak tertulis juga kondisi Yohanes Pembaptis di penjara, apakah diperlakukan manusiawi atau tidak. Mengingat Yohanes Pembaptis sering berkegiatan di lapangan terbuka seperti di padang, di sungai, patut diduga betapa tersiksanya Yohanes Pembaptis dikurung di penjara.
Ketersiksaan itu mendorongnya ingin cepat-cepat “diselamatkan” oleh Juruselamat. Maka, Yohanes Pembaptis mengutus muridnya bertanya kepada Mesias, untuk mendorong Mesias segera mengumumkan diri. Sementara itu, Mesias sudah mengumumkan diri secara tidak langsung, yaitu dengan tanda-tanda mujizat yang dilakukan-Nya.

Harapan, keinginan, dan kepentingan Yohanes (Pembaptis) agar Mesias segera menyelamatkan jemaat Allah, bukan semata-mata karena Yohanes (Pembaptis) sudah membaptis Yesus. Yohanes (Pembaptis) juga masih memandang sedikit beda terhadap kedatangan Mesias.
Berikan indikator keinginannya yg memadai, Bro!
Apa yg pernah dia harapkan apa kepentingannya,
Apakah dia sama saja dgn org Yahudi yg lainnya?
Sememtara dia adalah org Levi dan jadi nabi pula
Kondisi Yohanes Pembaptis yang sedang dalam penjara ketika meminta muridnya bertanya kepada Mesias adalah indikasi yang sangat dapat diterima. Yohanes Pembaptis yang biasanya berteriak-teriak di padang, dipaksa hanya makan tidur di penjara, adalah siksaan yang sangat berat, maka Yohanes Pembaptis ingin segera dibebaskan.
Yohanes Pembaptis pasti berbeda dari Yahudi lainnya.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 10, 2019, 02:20:49 PM
Reply #85
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5051
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Menurut pendapatku, pandangan Yohanes (Pembaptis) terhadap kedatangan Yesus Kristus atau Mesias, adalah untuk menyelamatkan kaum Israel yang ketika itu dijajah oleh Kekaisaran Romawi. Pandangan Muslim juga seperti itu, bahwa Yesus Kristus hanya untuk menyelamatkan kaum Israel.
Walah!
Pandangan Muslim kau bawa mari
Bentar lagi indikator-mu menurut KBBI pula lagi
Indikatormu kerap aneh2, Bro, padahal nalarmu jalan sehat
Justru Anda yang sering aneh-aneh, kenapa menuding sebaliknya? :D
Menyedihkan jika Anda tidak menemukan kemiripan pandangan Muslim dan Yahudi tentang kemanusiaan Yesus Kristus.
Yahudi memandang bahwa yang manusia hanya Yahudi. Orang Non Yahudi adalah setengah hewan. Yesus Kristus adalah anak Tukang Kayu. Pandangan Muslim, Yesus Kristus yang mereka sebut Isa Putra Maryam diutus hanya untuk manusia bani Israil. Maka, baik Yahudi maupun Muslim, sama-sama menolak kemesiasan Yesus Kristus.
Tentang KBBI, jika Anda orang Indonesia dan tidak menerima KBBI, kelihatannya Anda salah seorang munafik.

Maka, Yohanes (Pembaptis) pun berkeinginan agar Mesias segera memerdekakan kaum Israel. Dengan demikian Yohanes (Pembaptis) menyuruh muridnya kepada Mesias (Yesus Kristus), maka walaupun dinamai menanyakan Mesias, namun intinya adalah menyampaikan keinginan agar Mesias segera memerdekakan Israel. Yohanes menghendaki agar Mesias segera memposisikan diri membebaskan Israel.

Sulit menerima pemikiran nabi Allah YMT spt ini
Sebab Yohanes tahu Yesus itu Anak Allah yg hidup
Kurasa juga Yohanes tahu apa tujuan Mesias yg benar
Sulit?
Coba sebut nama seorang nabi yang tidak sektarian berdasar suku bangsanya. Tentu dengan buktinya.
Yohanes Penginjil yang juga adalah rasul Yesus mengetahui bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi. Jika menurutmu Yohanes Pembaptis mengetahui Yesus Kristus adalah Anak Allah Yang Hidup, berikan informasi pendukungnya.

Namun ternyata, sampai Yohanes (Pembaptis) dijemput dari penjara dan kepalanya dipenggal, Mesias belum juga menyelesaikan tugas penebusan manusia. Yohanes (Pembaptis) dan banyak orang Israel lainnya kecewa, bahkan para rasul Yesuspun kecut mengetahui Yesus disalibkan sampai mati, padahal hal penyaliban itu sudah dikatakan langsung oleh Yesus Kristus kepada rasul-Nya.
Org Israel sudah pasti kecewa punya Mesias spt ini
Org Israel sudah terbuai dgn ribuan mujizat Allah
Mereka berharap Mesias itu spt film Superman
Menghapus dosa, mengusir penjajah, merdeka
Nah, itu Anda tahu.


Kembali ke judul, menurut pendapatku, Yohanes menanyakan kemesiasan Yesus Kristus
bukan karena ragu, melainkan ingin meminta agar Yesus Kristus segera membebaskan Israel.
Apa indikator pendukung keinginan Yohanes, Bro,
Jika ia merasa membuka tali kasut-Nya pun tidak layak?
Dia tidak mengingini dunia ini tak makan dr dunia ini
Periksa makanannya dan pakaiannya, Bro! Alami!
Ulangi, ketika Yohanes Pembaptis mengutus muridnya menanyakan Mesias, dia sedang dipenjara, merasa tersiksa karena biasa hidup di alam terbuka. Rasa tersiksa mendorong Yohanes Pembaptis ingin segera dibebaskan. Keinginannya terlaksana, kepalanya dipenggal.

Kau samakan Levi vs Yahudi yg tergar tengkuk
Spt menyamakan keinginan raja2 dgn nabi2
Bukankah Yohanes Pembaptis adalah nabi?
Adakah nabi Allah ingini kerajaan duniawi?
Nabi hidup di dunia, maka hidup duniawi juga kebutuhan bagi seorang nabi.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 10, 2019, 02:28:22 PM
Reply #86
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5051
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Tentu Zakaria, telah menceriterakan bagai mana sengsara nabi Yeremia dgn nobuat Allah yg ditolak oleh kaum Yahudi dan oleh raja2 Yehuda dan tentu diceriterakan juga bagaimana para pendosa itu selalu berharap mujizat Allah dgn perbuatan-Nya yg ajaib bisa meloloskan raja Zadekia dr kepungan raja Babel. Menurutku, nabi yg baik pasti mengerti maksud kedatangan Mesias yg sesungguhnya, sebab: "Ada tertulis demikian: Mesias hrs menderita dan bangkit dr antara org mati pd hari yg ketiga,  dan lagi: dlm nama-Nya berita ttg pertobatan dan pengampunan dosa hrs disampaikan kpd segala bangsa, mulai dr Yerusalem." [Luk 24:46-47]
Menurut pendapatku, kebebasan Yohanes yang mendorongnya menanyakan Yesus.

Ini indikatorku yg lain ttg hal rohani, bukan perihal duniawi:
Ketika Zakharia terbuka mulutnya, ketakutanlah org2 di sekitarnya,
Semua orang yg mendengarnya, merenungkannya dan berkata:
"Menjadi apakah anak ini (Yohanes Pembaptis) nanti?"
Menurut pendapatku, itu tidak terkait dengan pertanyaan Yohanes Pembaptis tentang kemesiasan Yesus.

Zakharia yg penuh ROH KUDUS bernubuat ttg anaknya:
“Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yg Mahatinggi;
karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan utk mempersiapkan jalan bagi-Nya,
utk memberikan pengertian akan keselamatan yg berdasarkan pengampunan dosa,

oleh rahmat dan belas kasihan dr Allah kita, dgn mana Ia akan melawat kita,
Surya pagi dr tempat yg tinggi, utk menyinari mereka yg diam dlm kegelapan dan
dlm naungan maut utk mengarahkan kaki kita kpd jalan damai sejahtera."
[Luk 1:76-79]
Nah, dengan itu pula sebagian maka pertanyaan Yohanes Pembaptis kepada Yesus Kristus bukan didorong oleh ketidaktahuan, melainkan didorong oleh keinginan segera bebas.

Selamat Hari Raya Pentakosta![/color]
Terima kasih.

Quote from: Sotardugur Parreva on June 10, 2019, 01:26:40 AM
..., dapat dipastikan bahwa Yohanes (Pembaptis) kenal dekat dengan Yesus.

Jadi hanya thp yg alami yg mudah kita pastikan
Sebab pernah tahu atau mudah/ada yg mengalaminya
Yg alami dominan ttg tahu, termasuk ilmu pengetahuan (- logy)

Hal duniawi perlu pemikiran dgn ragam alasan
Sebab kebenaran ada tiga yg kerap tak segaris (logis)
Kebenaran pribadi – kebenaran kelompok – kebenaran illahi

Hal rohani yg paling pelik, sebab pemikiran hrs rela dr-Nya (logos)
Yohanes Pembaptis tampil bukan utk hal2 yg duniawi, tapi hal rohani
Jadi, rupanya kau tidak membaca keseluruhan diskusi dr awal dan yg ini:
http://forumkristen.com/index.php?topic=63721.msg1239753#msg1239753

Dr awal sudah didiskusikan berbagai indikator rohani ttg Yohanes Pembaptis
Yohanes merasa tak layak membuka tali kasutnya, apa lagi membaptis-Nya
Tapi dia taat, sebab Yesus taat kpd hukum yg alami pun yg tradisi Yahudi
Apa kaitan informasi itu dengan trit?

Dan misalnya lagi pendapat Bro @rh berikut ini:
Quote from: ronny_het on September 14, 2018, 12:57:53 PM
Bro sebenarnya Pertanyaan di atas itu telah terjawab tuntas dlm [Mat 3:11-17]
Seharusnya tidak menimbulkan keraguan lagi bagi mereka yang sudah mengerti
Dlm peristiwa Baptis, ada hal" yg tidak terlihat tapi menunjukkan makna lain yaitu:

- Bukti bahwa Yesus selain Tuhan 100% juga manusia 100% (ikhlas menjalankan Tradisi)
- Bukti teladan Ketaatan dan  Kerendahan hati yang ingin ditunjukkan-Nya kepada kita
- Bisa dikatakan Baptisan Yohanes di Sungai Yordan adalah Baptisan lahiriah/jasmani (Permulaan) dan harus dilanjutkan lagi dengan Baptisan Rohani yaitu ROH KUDUS untuk menjadi lebih dewasa dalam pengenalan akan Kristus/Kehendak-Nya, cara pandang-Nya...

Jadi ambigu, Bro,
Jika YP dianggap berpikiran duniawi
Sebab tdk ada tertulis dan tdk ada indikasinya
Yohanes Pembaptis masih hidup di dunia. Suka tidak suka, pikirannya diarahkan juga untuk hal-hal duniawi, sedikitnya untuk hal pangan. Dia suka di padang mencari belalang dan madu untuk dijadikan panganan.

Salam Damai!
Damai tanpa pentung.
« Last Edit: September 10, 2019, 02:33:37 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 12, 2019, 02:40:06 PM
Reply #87
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3201
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Nalarmu jalan juga dgn sehat rupanya, Bro!
Walau tanpa ada tertulis, tapi "dpt dipastikan"
Artinya hal ditel ttg yg alamiah tak hrs tertulis


SP: Iya. Namanya juga pengikut Yesus sejati. Dari segi mental, oke punya. :D
Kalo perkataan Yohanes Pembaptis yang menyatakan bahwa membuka tali kasut Mesiaspun, Yohanes Pembaptis tidak layak, pernah Anda baca? Tercatat di Mar 1:7 ato Luk 3:16.  Menurut pendapatku, jika seseorang mngatakan tidak layak membuka tali kasut orang lain, kuartikan bahwa orang yang membuat pernyataan itu sangat mengenal baik pada orang yang dimaksudkannya. Itu dapat dipastikan. :D
Betapa lemahnya daya analisis Anda jika ada indikasi tetapi Anda abaikan.
Terus terang aku belum mengerti nalar analisismu
Responku hanya ttg pergaulan masa kecil mereka
Wlalau itu tak tercatat tapi dpt dipastikan ada
Minimal jumpa tiap perayaan Paskah

Setelah Yesus umur 12 belum ada lagi cerita
Mungkin sekitar itu juga YP ke padang belantara
Makan madu dan belalang dgn pakaian kulit unta

Lalu
Nalarmu menyodorkan 2-ayat berikut utk apa
Apa rencanamu utk menganalisis hal rohani?
Dua ayat itu futurenya, bukan hal alami lagi

[Mar 1:7] Inilah yang diberitakannya:
"Sesudah aku akan datang Ia yg lebih berkuasa dr pd-ku;
membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.

[Luk 3:16]
Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu:
"Aku membaptis kamu dgn air, tetapi Ia yg lebih berkuasa dr pd-ku
akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.
Ia akan membaptis kamu dengan ROH KUDUS dan dengan api.


Salam Damai!
« Last Edit: September 12, 2019, 02:43:57 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 12, 2019, 04:09:47 PM
Reply #88
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5051
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on September 10, 2019, 02:18:24 PM
Nalarmu jalan juga dgn sehat rupanya, Bro!
Walau tanpa ada tertulis, tapi "dpt dipastikan"
Artinya hal ditel ttg yg alamiah tak hrs tertulis


SP: Iya. Namanya juga pengikut Yesus sejati. Dari segi mental, oke punya. :D
Kalo perkataan Yohanes Pembaptis yang menyatakan bahwa membuka tali kasut Mesiaspun, Yohanes Pembaptis tidak layak, pernah Anda baca? Tercatat di Mar 1:7 ato Luk 3:16.  Menurut pendapatku, jika seseorang mngatakan tidak layak membuka tali kasut orang lain, kuartikan bahwa orang yang membuat pernyataan itu sangat mengenal baik pada orang yang dimaksudkannya. Itu dapat dipastikan. :D
Betapa lemahnya daya analisis Anda jika ada indikasi tetapi Anda abaikan.
Terus terang aku belum mengerti nalar analisismu
Responku hanya ttg pergaulan masa kecil mereka
Walau itu tak tercatat tapi dpt dipastikan ada
Minimal jumpa tiap perayaan Paskah

Setelah Yesus umur 12 belum ada lagi cerita
Mungkin sekitar itu juga YP ke padang belantara
Makan madu dan belalang dgn pakaian kulit unta

Lalu
Nalarmu menyodorkan 2-ayat berikut utk apa
Apa rencanamu utk menganalisis hal rohani?
Dua ayat itu futurenya, bukan hal alami lagi

[Mar 1:7] Inilah yang diberitakannya:
"Sesudah aku akan datang Ia yg lebih berkuasa dr pd-ku;
membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.

[Luk 3:16]
Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu:
"Aku membaptis kamu dgn air, tetapi Ia yg lebih berkuasa dr pd-ku
akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.
Ia akan membaptis kamu dengan ROH KUDUS dan dengan api.


Salam Damai!
Maksud Anda, pada pembahasan lain, Anda suka tidak berterus terang? Pada posting di atas menunjukkan bahwa pada posting di atas, Anda berterus terang.
Jika Anda tidak mengerti nalar analisisku, tidak perlu dipusingkan. Anda tidak harus mengetahuinya.

Lepas dari apakah mereka bertemu atau tidak pada masa kecil, menurut pendapatku, dengan Yohanes mengatakan tidak layak membuka tali kasut Yesus, itu merupakan indikator bahwa Yohanes sangat mengenal Yesus. Bukan sekedar mengaku-aku kenal.

Lhah, sejak kapan pula pembukaan tali kasut merupakah hal rohani?
Pembaptisan oke merupakan hal rohani. Meski demikian, materi yang digunakan dalam pembaptisan ialah air, maka pembaptisan itu secara esensi adalah hal rohani tetapi pelaksanaannya menggunakan benda-benda duniawi.
Pembaptisan ROH KUDUS okelah pengertian rohani, tetapi pembaptisan dengan api, memang terjadi waktu Hari Pentakosta, di mana di setiap orang percaya tampak lidah-lidah api.

Damai tanpa pentung.
 
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 12, 2019, 04:53:30 PM
Reply #89
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3201
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ya!
Utk menganalisis apa ke-dua ayat itu, Bro!
Kitatau, yg alami tak perlu tercatat, yg rohani, ya, perlu lah

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)