Author Topic: Hukuman Yang Setimpal  (Read 521 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 18, 2018, 01:00:35 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Nah, kalimat pertama yang bro berikan bagi saya lebih make sense untuk menjelaskan, tetapi belum sempurna.  Kesimpulan kalimat pertama saya dapatkan begini : jadi pointnya adalah manusia itu dihakimi dengan hukuman KEKAL bukan karena besar atau kecil perbuatan jahatnya, tetapi oleh . . .  Jadi ukuran KEKAL itu setimpal dengan . . . (saya tidak tahu jawabannya apa ya). 

Karena kalau besar / kecil perbuatan jahat diberikan hukuman sama, KEKAL, belum dapat di-make-sense-in.

Thanks,
Kalau nurut saya KEKAL itu karena roh manusia diciptakan kekal. Jadi bukan setimpal sama sesuatu, tapi karena memang faktanya kayak gitu.
Ngeri ya....

Puji Tuhan, Allah mengasihi kita.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 18, 2018, 01:12:37 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
sebenarnya menurut saya sudah terjawab broh,

yang pertama :
kalau anda percaya Allah mahaadil
ya serahkan saja keputusannya kepada Allah, kan Dia adil

nah kalo anda ingin berargumen apakah hukuman kekal itu adil ato tidak :
kalo anda berprinsip tindakan jahat manusia itu gak ada yang setimpal dengan hukuman kekal di neraka
berarti anda juga akan setuju bahwa tindakan baik manusia itu gak ada yang setimpal dengan upah kekal di sorga

betul tidak?

nah kalo anda berprinsip seperti itu, gpp jg
tapi anda harus memastikan tindakan baik anda lebih banyak dari tindakan jahat anda

lalu andaikan tindakan baik anda lebih banyak sekalipun, anda harus rela masuk sorga dalam rentang waktu tertentu, misal cuma 100 tahun, lalu abis itu dibuang keluar sorga
karena kan anda gak mau dihukum kekal :)
gak mau dihukum kekal kok mau2nya dapet upah kekal? ya gak adil namanya

penjelasan ini udah menggambarkan adilnya Tuhan itu kalo buat saya

hahaha
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 18, 2018, 01:45:17 PM
Reply #12
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Terima kasih atas penjelasannya bro.  Pertanyaan saya timbul sehubungan dengan keadilan Tuhan dalam penghakiman untuk memberikan hukuman dan penghakiman (sesuatu dengan ayat Amsal) diproses melalui timbangan / neraca.  Jadi kalau melihat jawaban bro, penghakiman terhadap manusia untuk menerima ganjaran, tidak berhubungan dengan penghakiman melalui proses timbangan / neraca, tidak berhubungan dengan berat atau tidaknya (sesuai juga dengan penjelasan bro Henhen).  Memang ini adalah penjelasan yang paling bisa diterima dan memang yang saya pegang sampai sekarang (walaupun secara logika tidak nyambung).


Salam,



Kalau nurut saya KEKAL itu karena roh manusia diciptakan kekal. Jadi bukan setimpal sama sesuatu, tapi karena memang faktanya kayak gitu.
Ngeri ya....

Puji Tuhan, Allah mengasihi kita.
September 18, 2018, 02:08:25 PM
Reply #13
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Bro, sebelum meresponi Anda, saya mau jelaskan bahwa saya percaya mengenai Salvation by Grace ONLY, Jesus is the only solution, dan saya tidak mau masuk dalam diskusi grace vs. works.    Kalau ukuran masuk surga, karena kita harus 100% benar untuk dapat masuk,  maka tidak mungkin tidak, harus melalui Yesus, dan hanya karena Dialah, kita ada disana untuk selama-lamanya.  Hidup kekal bersama Allah, bukan upah, tapi hadiah. 

Tapi untuk ukuran neraka?  Saya hanya baca ayat-ayat apa adanya. Ada ayat-ayat Alkitab lainnya selain Amsal tadi untuk kita boleh teliti menjawab apakah benar manusia diukur atau tidak untuk menerima ganjarannya  :

1. 2 Korintus 5:10 "Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang PATUT diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya, baik ataupun jahat. (saya bukan orang teologia, tapi kalau pemahaman anda terhadap ayat ini ditujukan kepada orang percaya, saya paham dan ayat di-omit saja).

2. 1 Petrus 1:17 "Dan jika kamu menyebutNya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang MENURUT PERBUATANNYA . . ."

3. Wahyu 20:12 ". . . Dan orang-orang mati dihakimi MENURUT PERBUATAN mereka . . ."

4. Mazmur 62:12 " . . . sebab Engkau membalas setiap orang MENURUT PERBUATANnya."

5. Amsal 24:12 " . . . dan membalas manusia MENURUT PERBUATANnya."

dll. 


Salam,

sebenarnya menurut saya sudah terjawab broh,

yang pertama :
kalau anda percaya Allah mahaadil
ya serahkan saja keputusannya kepada Allah, kan Dia adil

nah kalo anda ingin berargumen apakah hukuman kekal itu adil ato tidak :
kalo anda berprinsip tindakan jahat manusia itu gak ada yang setimpal dengan hukuman kekal di neraka
berarti anda juga akan setuju bahwa tindakan baik manusia itu gak ada yang setimpal dengan upah kekal di sorga

betul tidak?

nah kalo anda berprinsip seperti itu, gpp jg
tapi anda harus memastikan tindakan baik anda lebih banyak dari tindakan jahat anda

lalu andaikan tindakan baik anda lebih banyak sekalipun, anda harus rela masuk sorga dalam rentang waktu tertentu, misal cuma 100 tahun, lalu abis itu dibuang keluar sorga
karena kan anda gak mau dihukum kekal :)
gak mau dihukum kekal kok mau2nya dapet upah kekal? ya gak adil namanya

penjelasan ini udah menggambarkan adilnya Tuhan itu kalo buat saya

hahaha
September 18, 2018, 02:27:11 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Terima kasih atas penjelasannya bro.  Pertanyaan saya timbul sehubungan dengan keadilan Tuhan dalam penghakiman untuk memberikan hukuman dan penghakiman (sesuatu dengan ayat Amsal) diproses melalui timbangan / neraca.  Jadi kalau melihat jawaban bro, penghakiman terhadap manusia untuk menerima ganjaran, tidak berhubungan dengan penghakiman melalui proses timbangan / neraca, tidak berhubungan dengan berat atau tidaknya (sesuai juga dengan penjelasan bro Henhen).  Memang ini adalah penjelasan yang paling bisa diterima dan memang yang saya pegang sampai sekarang (walaupun secara logika tidak nyambung).


Salam,
Kalau ayat di amsal, saya melihatnya sebagai di PL. Yang waktu itu Allah dikenal sebagai Allah Israel, sang pembela Israel. Konteksnya bukan penghakiman untuk hukuman kekal di neraka.

Bisa bantu jelasin, "Logika yang tidak nyambung" itu yang bagaimana?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 18, 2018, 02:36:36 PM
Reply #15
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
maksudnya gini bro : karena manusia kekal, hukumannya harus kekal.  (Karena tidak ada penjelasan lebih lanjut, ya saya menerima pernyataan ini sampai ada penjelasan selanjutnya  :) )

Noted dalam penjelasannya mengenai ayat di Amsal.  Berarti hukumannya dijatuhkan secara fisik waktu itu, bukan dalam kehidupan mendatang. 

Kalau ayat di amsal, saya melihatnya sebagai di PL. Yang waktu itu Allah dikenal sebagai Allah Israel, sang pembela Israel. Konteksnya bukan penghakiman untuk hukuman kekal di neraka.

Bisa bantu jelasin, "Logika yang tidak nyambung" itu yang bagaimana?
September 18, 2018, 02:44:09 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
hahaha

saya tulis itu bukan untuk bilang anda gak percaya grace broh

simply hanya untuk menjelaskan terkait dengan pertanyaan anda tentang "ketidakadilan" Tuhan soal hukuman kekal di neraka :)

saya pikir itulah best answer yang saya bisa berikan saat ini, dan kalau menurut sy sih sudah terjawab

God Bless
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 18, 2018, 03:04:22 PM
Reply #17
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Duly noted.  Saya tekankan bahwa Saya grace only dan tidak mau diskusi tentang works and grace karena Surga di-masuk-masuk-an dalam diskusi, sehingga ada kesan upah dan ganjaran.  Anyway, terima kaseeehhh untuk penjelasannya.  Mudah-2-an ada yang lain yang mau berkontribusi. 

Salam,

hahaha

saya tulis itu bukan untuk bilang anda gak percaya grace broh

simply hanya untuk menjelaskan terkait dengan pertanyaan anda tentang "ketidakadilan" Tuhan soal hukuman kekal di neraka :)

saya pikir itulah best answer yang saya bisa berikan saat ini, dan kalau menurut sy sih sudah terjawab

God Bless
September 18, 2018, 03:41:01 PM
Reply #18
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Great Bro,
Saya lihat Bro Melangkahpasti sudah punya jawaban dan tanggapan atas apa yg Bro sendiri tanyakan.
Tanggapan kami akan Bro uji dan arahkan menuju pemikiran yg sudah Bro miliki dalam benak.
Bro bahkan sudah set up duluan parameter yg Bro hendak lewati dan tidak.

Good for you Bro, you already have all you want.
Sbgmn nama id-mu, teruslah melangkah dengan pasti dalam Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
September 18, 2018, 03:52:12 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
Manusia dalam keterbatasan moral dan kebijaksanaannya memahami arti dari hukuman yang setimpal.  Pada saat pelanggaran dilakukan, maka hukuman yang sebanding / sesuai akan dikenakan.

Contoh (asal-asal-an):

1. Ganjaran untuk pencuri adalah (a) penjara (b) lama di penjara 1 tahun
2. Ganjaran untuk koruptor adalah (a) penjara) (b) lama di penjara 3 tahun
3. Ganjaran untuk kelalaian yang menyebabkan kematian adalah (a) penjara (b) lama di penjara 10 tahun
4. Ganjaran untuk pembunuhan adalah  (a) penjara (b) lama di penjara seumur hidup

Hakim berusaha untuk memberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas bagaimana kita dapat menjelaskan :

Anggap saja semua orang di bawah ini belum mengenal / pernah dengar tentang Yesus :

1. Hitler
2. Anak muda yang meninggal bunuh diri di umur 15 tahun
3. Politikus koruptor
4. Ibu rumah tangga di negara antah berantah

Mereka semua dimasukkan ke dalam neraka dengan masa selama-lamanya


Pertanyaannya adalah :
a. Apakah "waktu" = kekalan itu setimpal dengan hukumannya?
b. Apakah persamaan waktu hukuman = kekalan untuk masing-masing orang sebanding?

Mohon pencerahannya.

Salam,


Yang perlu dijawab dulu apakah semua manusia yang hidup di bumi ini setera di mata Allah ?.

Yoh17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

Mat23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?


Mat13:37 Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia;
13:38 ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.
13:39 Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat

Rom9:7 dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: "Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu."
9:8 Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar

Rom9:21 Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?
9:22 Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan --
9:23 justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan

Kel33:16 Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?

Kalau kemudian sudah dimengerti bahwa di dunia ini memang ada dua macam manusia dimata Allah : milikNya dan bukan milikNya , bertelinga rohani dan tidak bertelinga rohani , lahir dari Allah dan lahir dari darah dan daging , maka :
Bagaimana orang2 berikut ini memenuhi kriteria yang di maksud ?, apakah mereka ini tidak bertelinga rohani/lahir dari darah dan daging ?.
Quote
Anggap saja semua orang di bawah ini belum mengenal / pernah dengar tentang Yesus :

1. Hitler
2. Anak muda yang meninggal bunuh diri di umur 15 tahun
3. Politikus koruptor
4. Ibu rumah tangga di negara antah berantah

Mereka semua dimasukkan ke dalam neraka dengan masa selama-lamanya


Kalau jawabnya : ya , maka yang dimasukkan neraka tentulah pribadi yang berkemah didalam mereka (iblis/ vessels of wrath ) , karena yang lahir dari darah dan daging tidak mempunyai roh didalamnya atau tepatnya Allah tidak menaruh roh manusia ketika mereka dilahirkan dari rahim seorang perempuan ( spt Esau ), jadi habislah mereka ketika fisik mereka jadi satu dg tanah.
Kalau mereka itu milik Allah/ lahir dari Allah /the chosen , bagaimana mungkin mereka sampai mati tapi tidak pernah dengar Injil kerajaan Allah ?, bukankah mereka niscaya mengalami masa pemurnian dahulu /40 th di padang gurun ?.

Kalau mereka itu adalah memang iblis yang berkemah pada mereka yang lahir dari darah dan daging/ debu tanah , bukankah memang mereka telah disiapkan untuk ke neraka sejak sebelum dunia dijadikan 2Pet2:4,9  ; Rom9:22.


Salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)