Author Topic: Kematian Yesus Membatalkan Hukum Taurat  (Read 2327 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 20, 2018, 08:42:41 AM
Reply #10
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Setuju, bro.  Tidak saling menentang.  Kulitnya sama penggenapan hukum dalam kehidupan sehari-hari, tapi isinya (intisarinya) beda.  Isi PL  mengarah melakukan karena ada upah/ganjaran, intisari PB mengarah pada kasih. 

Salam


saya hanya share prinsip saja :

PL dan PB itu tidak saling menentang, bahkan saling melengkapi
taurat itu digenapi, dalam artian hukum korban yang digenapi

gak mungkin ada orang ngaku2 hidup di PB sembari menentang PL (taurat)
September 20, 2018, 08:46:52 AM
Reply #11
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Begini menurut saya.

Kehidupan Tuhan Yesus menggenapi Taurat.  Dia hidup tanpa cacat cela dan sesuai Taurat; Dia satu-satunya pribadi yang layak untuk menebus umat manusia. 

Kematian Tuhan Yesus membatalkan Taurat.

Salam

saya hanya share prinsip saja :

PL dan PB itu tidak saling menentang, bahkan saling melengkapi
taurat itu digenapi, dalam artian hukum korban yang digenapi

gak mungkin ada orang ngaku2 hidup di PB sembari menentang PL (taurat)
September 20, 2018, 09:24:16 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Mungkin bisa dijelaskan apa itu PERJANJIAN lama dan PERJANJIAN baru. Sehingga bisa dilihat bedanya.
Namanya PERJANJIAN tentunya ada klausul-klausulnya bukan?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 20, 2018, 10:45:56 AM
Reply #13
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
kalau saya, sederhana bro, maklum saya orang awam, bukan ahli teologia  :ashamed0002:

PL :

Yakobus 2:10
Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

Seluruh 613 hukum (dan turunannya) harus ditaati. 

PB :

Semua hukum BATAL

+++++++++++++++++++++++++++++

Jujur saja, kalau anda mengatakan hukum Taurat belum batal sekarang, berarti anda harus mengikuti seluruh hukum. Contoh satu saja : apakah anda sudah mengikuti perintah ke 98 (Imamat 23:8)?

Salam



Mungkin bisa dijelaskan apa itu PERJANJIAN lama dan PERJANJIAN baru. Sehingga bisa dilihat bedanya.
Namanya PERJANJIAN tentunya ada klausul-klausulnya bukan?
September 20, 2018, 11:49:33 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Setuju, bro.  Tidak saling menentang.  Kulitnya sama penggenapan hukum dalam kehidupan sehari-hari, tapi isinya (intisarinya) beda.  Isi PL  mengarah melakukan karena ada upah/ganjaran, intisari PB mengarah pada kasih. 

Salam

ya itu karena yang Sempurna lom tiba

sistem upah/ganjaran itu jgn dipikirnya pasti gak baik
itu baik untuk orang yang lom dewasa, orang yang masih hidupnya bener2 dalam daging

anak kita sendiri pun kita didik pasti pake upah/ganjaran toh, karena dia lom bisa mengerti benar2 mana yang baik dan buruk

nah ketika yang Sempurna itu tiba, dan ROH KUDUS berdiam didalam diri masing2, disitulah baru kita melakukan hukum yang sebenarnya lebih berat daripada hukum taurat, yaitu hukum kasih

orang2 yang bener2 hidup dalam grace akan hidup bebas dari taurat tapi gak bakalan menentang taurat

itulah yang sebenarnya jadi puncaknya, orang yang benar2 bertekun dalam hukum taurat pun seharusnya akan jadi orang yang mengasihi sesama, bukan malah jadi ahli taurat
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 20, 2018, 11:56:08 AM
Reply #15
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
setuju semuanya Bro.

tsayangnya dari pihak yang menjalankan Hukum Taurat, contoh seperti para penganut sabbatarian, (ada) yang mengaggap mereka sebagai true church.  Dan akhirnya pembicaraan masuk ke ranah sana-sini seperti  :) hari, makanan, festival, dlsb.nya

di lain pihak, juga yang menjalankan grace (ada) yang hidup tanpa kendali (tanpa takut dan gentar) dan anarkis.

Salam

ya itu karena yang Sempurna lom tiba

sistem upah/ganjaran itu jgn dipikirnya pasti gak baik
itu baik untuk orang yang lom dewasa, orang yang masih hidupnya bener2 dalam daging

anak kita sendiri pun kita didik pasti pake upah/ganjaran toh, karena dia lom bisa mengerti benar2 mana yang baik dan buruk

nah ketika yang Sempurna itu tiba, dan ROH KUDUS berdiam didalam diri masing2, disitulah baru kita melakukan hukum yang sebenarnya lebih berat daripada hukum taurat, yaitu hukum kasih

orang2 yang bener2 hidup dalam grace akan hidup bebas dari taurat tapi gak bakalan menentang taurat

itulah yang sebenarnya jadi puncaknya, orang yang benar2 bertekun dalam hukum taurat pun seharusnya akan jadi orang yang mengasihi sesama, bukan malah jadi ahli taurat
September 20, 2018, 12:01:47 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
setuju semuanya Bro.

tsayangnya dari pihak yang menjalankan Hukum Taurat, contoh seperti para penganut sabbatarian, (ada) yang mengaggap mereka sebagai true church.  Dan akhirnya pembicaraan masuk ke ranah sana-sini seperti  :) hari, makanan, festival, dlsb.nya

di lain pihak, juga yang menjalankan grace (ada) yang hidup tanpa kendali (tanpa takut dan gentar) dan anarkis.

Salam

sadly.... it's a bitter truth....
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 20, 2018, 01:24:47 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
kalau saya, sederhana bro, maklum saya orang awam, bukan ahli teologia  :ashamed0002:

PL :

Yakobus 2:10
Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

Seluruh 613 hukum (dan turunannya) harus ditaati. 

PB :

Semua hukum BATAL

+++++++++++++++++++++++++++++

Jujur saja, kalau anda mengatakan hukum Taurat belum batal sekarang, berarti anda harus mengikuti seluruh hukum. Contoh satu saja : apakah anda sudah mengikuti perintah ke 98 (Imamat 23:8)?

Salam
Kalau nurut saya,
Hukum taurat adalah dasar dari Perjanjian Allah dengan Israel (yang skr kita sebut Perjanjian Lama).
Yaitu seperti yg anda kutip, klausulnya adalah: bangsa Israel harus menuruti seluruh hukum taurat tanpa cela. Kalau berhasil memenuhi akan diberkati, kalau gagal akan kena kutuk.

Kemudian Yesus datang sebagai manusia, menjalani seluruh hukum taurat dengan sempurna. Dengan ini maka taurat sudah digenapi sehingga Allah bisa mengganti perjanjian yang lama dengan perjanjian yang baru, yaitu klausulnya: barangsiapa di dalam Yesus maka Allah melihat dia sebagai orang yang menuruti hukum taurat secara sempurna seperti Yesus, sehingga Allah akan memberkati dia.

Jadi secara praktis, bagi orang percaya, hukum taurat itu BATAL. Tuntutan taurat sudah tidak berlaku lagi bagi kita. Namun alangkah baiknya kita mengerti makna 'BATAL' itu supaya gak salah pengertian.

If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 20, 2018, 03:01:39 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1366
ya itu karena yang Sempurna lom tiba

sistem upah/ganjaran itu jgn dipikirnya pasti gak baik
itu baik untuk orang yang lom dewasa, orang yang masih hidupnya bener2 dalam daging

anak kita sendiri pun kita didik pasti pake upah/ganjaran toh, karena dia lom bisa mengerti benar2 mana yang baik dan buruk

nah ketika yang Sempurna itu tiba, dan ROH KUDUS berdiam didalam diri masing2, disitulah baru kita melakukan hukum yang sebenarnya lebih berat daripada hukum taurat, yaitu hukum kasih

orang2 yang bener2 hidup dalam grace akan hidup bebas dari taurat tapi gak bakalan menentang taurat

itulah yang sebenarnya jadi puncaknya, orang yang benar2 bertekun dalam hukum taurat pun seharusnya akan jadi orang yang mengasihi sesama, bukan malah jadi ahli taurat
:afro: Mangstab Bro....
Jadi inget dulu masih kecil, Rajin Gereja karena takut rotan bokap...wkwkwkw..Pertumbuhan Iman itu proses...
Tapi sekarang saya malah salut sama didikan Alm. Bokap dulu...Memang Agama adalah Numero uno....Semuanya Nothing tanpa Kasih Yesus....

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati
September 20, 2018, 03:16:03 PM
Reply #19
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Kalau nurut saya,
Hukum taurat adalah dasar dari Perjanjian Allah dengan Israel (yang skr kita sebut Perjanjian Lama).
Yaitu seperti yg anda kutip, klausulnya adalah: bangsa Israel harus menuruti seluruh hukum taurat tanpa cela. Kalau berhasil memenuhi akan diberkati, kalau gagal akan kena kutuk.

Yes Bro,
Taurat itu adalah perjanjian lama (old covenant).

Quote
Kemudian Yesus datang sebagai manusia, menjalani seluruh hukum taurat dengan sempurna. Dengan ini maka taurat sudah digenapi

Benar skali Bro,
Siapa yg beriman kpd Yesus Kristus, orang itu sudah menjalankan Taurat secara sempurna krn Yesus Kristus sudah melakukannya dg sempurna, jadi kita ambil bagian di dalam apa yg sudah Ia sukses jalankan.

Quote
sehingga Allah bisa mengganti perjanjian yang lama dengan perjanjian yang baru, yaitu klausulnya: barangsiapa di dalam Yesus maka Allah melihat dia sebagai orang yang menuruti hukum taurat secara sempurna seperti Yesus, sehingga Allah akan memberkati dia.

Perjanjian baru (new covenant) bukan ini isinya Bro walaupun siapa yg hidup dalam perjanjian baru hal ini berlaku bagi dirinya.

Quote
Jadi secara praktis, bagi orang percaya, hukum taurat itu BATAL. Tuntutan taurat sudah tidak berlaku lagi bagi kita. Namun alangkah baiknya kita mengerti makna 'BATAL' itu supaya gak salah pengertian.

Dalam ayat ttg 'batal' itu dilanjutkan dg 'menjadikan keduanya sbg satu manusia baru'.

Taurat itu diberikan kpd Israel jasmani, bukan kpd bangsa-bangsa lain.
Supaya Israel bisa bersatu dg bangsa-bangsa lain dalam kebenaran yg sesungguhnya, maka hukum yg memisahkan kedua kubu ini perlu dibatalkan dulu. Sesudah dibatalkan, Tuhan dapat menegakkan hukum yg berlaku bagi kedua kubu sbg 1 manusia baru.

Ya misalnya Indonesia mau merger sama Australia, tentu hukum yg mengatur Indonesia dan Australia perlu dibatalkan shg bisa diberlakukan hukum baru yg khas bagi negara baru ini.

Krn Tuhan tidak pernah ingkar janji, maka harga dari pembatalan hukum ini adalah kematian salah satu pihak yg membuat hukum. Yang mbikin Hukum Taurat Israel sudah wafat di kayu salib maka Israel bebas dari hukum tsb supaya bisa masuk dalam perjanjian baru.

Tuhan kita luar biasa.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)