Author Topic: Kematian Yesus Membatalkan Hukum Taurat  (Read 3359 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 20, 2018, 04:08:37 PM
Reply #20
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 256
  • Denominasi: Kharismatik
Kalau nurut saya,
Hukum taurat adalah dasar dari Perjanjian Allah dengan Israel (yang skr kita sebut Perjanjian Lama).
Yaitu seperti yg anda kutip, klausulnya adalah: bangsa Israel harus menuruti seluruh hukum taurat tanpa cela. Kalau berhasil memenuhi akan diberkati, kalau gagal akan kena kutuk.

Kemudian Yesus datang sebagai manusia, menjalani seluruh hukum taurat dengan sempurna. Dengan ini maka taurat sudah digenapi sehingga Allah bisa mengganti perjanjian yang lama dengan perjanjian yang baru, yaitu klausulnya: barangsiapa di dalam Yesus maka Allah melihat dia sebagai orang yang menuruti hukum taurat secara sempurna seperti Yesus, sehingga Allah akan memberkati dia.


Setuju sekali.  Terima kasih sudah memperkaya penjelasannya.

Jadi secara praktis, bagi orang percaya, hukum taurat itu BATAL. Tuntutan taurat sudah tidak berlaku lagi bagi kita. Namun alangkah baiknya kita mengerti makna 'BATAL' itu supaya gak salah pengertian.


Menurut saya, yang perlu dijelaskan adalah hukum yang baru itu seperti apa (mungkin bisa diangkat jadi topik yang berbeda  :)) , supaya orang tidak salah pengertian bahwa hukum baru itu menginjak-injak hukum yang lam.   

Kalau hukum yang lama, batal ya batal, sehingga hukum lama tidak bisa dicampur-aduk-kan dengan hukum yang baru.  Walaupun hukum yang baru memiliki penarapan yang sama / mirip, tapi tidak semua sama / mirip (ada penerapan hukum lama yang sudah TIDAK ADA lagi dalam penarapan hukum yang baru);  selain itu, walaupun penerapan sama / mirip pun, esensi-nya berbeda.  Jadi hukum Taurat TIDAK co-exist dengan hukum yang baru.

Pembatalan / Penghapusan / Peniadaan hukum lama sangat jelas dalam PB.

Ibrani 7:18-19
Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu DIBATALKAN, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dankarena itu tidak berguna, --sebab hukum Taurat sama sekali tidak memwa kesempurnaa--tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah.

Kolose 2:14
dengan MENGHAPUSKAN surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita.  Dan itu DITIADAKANNYA dengan memakukanya pada kayu salib.

Sungguh luar biasa Tuhan kita.

Salam
September 20, 2018, 04:09:50 PM
Reply #21
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 256
  • Denominasi: Kharismatik
yup setuju

:afro: Mangstab Bro....
Jadi inget dulu masih kecil, Rajin Gereja karena takut rotan bokap...wkwkwkw..Pertumbuhan Iman itu proses...
Tapi sekarang saya malah salut sama didikan Alm. Bokap dulu...Memang Agama adalah Numero uno....Semuanya Nothing tanpa Kasih Yesus....

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati
September 20, 2018, 04:22:32 PM
Reply #22
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 256
  • Denominasi: Kharismatik
Taurat itu diberikan kpd Israel jasmani, bukan kpd bangsa-bangsa lain.
Supaya Israel bisa bersatu dg bangsa-bangsa lain dalam kebenaran yg sesungguhnya, maka hukum yg memisahkan kedua kubu ini perlu dibatalkan dulu. Sesudah dibatalkan, Tuhan dapat menegakkan hukum yg berlaku bagi kedua kubu sbg 1 manusia baru.

Penjelasan ini pas untuk ayat topik  :afro:  Terima kasih sudah memperkaya penjelasannya  :afro:

Sebagai tambahan, ada juga ayat-ayat PENGHAPUSAN, PEMBATALAN, PENIADAAN hukum lama, yang tidak disangkut-pautkan dengan penyatuan dua kubu seperti yang dijelaskan di atas.

Kolose 2:14 dengan MENGHAPUSKAN surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita.  Dan itu DITIADAKANNya dengan memakukannya di kayu salib.

Ibrani 7:19 memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu DIBATALKAN, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna

Jadi hukum yang lama TIDAK COEXIST dengan hukum yang baru.  Hukum yang lama tidak bercampur-aduk dalam hukum yang baru.  Hukum baru murni baru, walaupun dalam penerapannya boleh saja sama / mirip dengan yang lama. 
September 20, 2018, 04:24:53 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS

Setuju sekali.  Terima kasih sudah memperkaya penjelasannya.


Menurut saya, yang perlu dijelaskan adalah hukum yang baru itu seperti apa (mungkin bisa diangkat jadi topik yang berbeda  :)) , supaya orang tidak salah pengertian bahwa hukum baru itu menginjak-injak hukum yang lam.   

Kalau hukum yang lama, batal ya batal, sehingga hukum lama tidak bisa dicampur-aduk-kan dengan hukum yang baru.  Walaupun hukum yang baru memiliki penarapan yang sama / mirip, tapi tidak semua sama / mirip (ada penerapan hukum lama yang sudah TIDAK ADA lagi dalam penarapan hukum yang baru);  selain itu, walaupun penerapan sama / mirip pun, esensi-nya berbeda.  Jadi hukum Taurat TIDAK co-exist dengan hukum yang baru.

Pembatalan / Penghapusan / Peniadaan hukum lama sangat jelas dalam PB.

Ibrani 7:18-19
Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu DIBATALKAN, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dankarena itu tidak berguna, --sebab hukum Taurat sama sekali tidak memwa kesempurnaa--tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah.

Kolose 2:14
dengan MENGHAPUSKAN surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita.  Dan itu DITIADAKANNYA dengan memakukanya pada kayu salib.

Sungguh luar biasa Tuhan kita.

Salam
ok,
 :afro:
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 20, 2018, 05:07:05 PM
Reply #24
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6347
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Mungkin bgini...
Co-exist iya,
Co-effective tidak.

Ilustrasinya ada jualan apartemen,
Dalam jualan apartemen ini ada 2 jenis perjanjian, yg pertama perjanjian pembayaran, yg kedua perjanjian pemilikan.
Yg satu tujuannya utk memiliki rumah, yg satu tujuannya sbg penghuni rumah.

Dua perjanjian ini co-exist, tp seorang hanya menjalani salah satu scr efektif.
Kl dia blm jd penghuni maka dia terikat pd perjanjian pembayaran; kl dia sudah membayar maka dia terikat perjanjian penghuni.

Kl org blm percaya pd Kristus, dia terikat pd Taurat dan harus membayar sesuai klausa Taurat supaya bisa jd orang benar. Kl org sudah lunas membayar sesuai Taurat, dia masuk klausa sbg orang benar penghuni Kerajaan Sorga.

Tuhan Yesus sudah membayar lunas Taurat bagi kita.

Krn perjanjiannya itu utk hal yg sama, maka klausanya bisa mirip, bisa bersinggungan; cuma isinya bertujuan beda.

Ada org yg harusnya klausa penghuni tp dia tetep maunya klausa sbg org yg belum lunas membayar.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
September 20, 2018, 05:23:58 PM
Reply #25
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 256
  • Denominasi: Kharismatik
well said, I agree.  Pemikiran saya tentang "tidak co-exist" dalam konteks berbeda (maksud saya "seharusnya tidak coexist"), pada prakteknya memang dapat co-exist.  Jadi penjelasan disini lebih baik.

Salam.

Mungkin bgini...
Co-exist iya,
Co-effective tidak.

Ilustrasinya ada jualan apartemen,
Dalam jualan apartemen ini ada 2 jenis perjanjian, yg pertama perjanjian pembayaran, yg kedua perjanjian pemilikan.
Yg satu tujuannya utk memiliki rumah, yg satu tujuannya sbg penghuni rumah.

Dua perjanjian ini co-exist, tp seorang hanya menjalani salah satu scr efektif.
Kl dia blm jd penghuni maka dia terikat pd perjanjian pembayaran; kl dia sudah membayar maka dia terikat perjanjian penghuni.

Kl org blm percaya pd Kristus, dia terikat pd Taurat dan harus membayar sesuai klausa Taurat supaya bisa jd orang benar. Kl org sudah lunas membayar sesuai Taurat, dia masuk klausa sbg orang benar penghuni Kerajaan Sorga.

Tuhan Yesus sudah membayar lunas Taurat bagi kita.

Krn perjanjiannya itu utk hal yg sama, maka klausanya bisa mirip, bisa bersinggungan; cuma isinya bertujuan beda.

Ada org yg harusnya klausa penghuni tp dia tetep maunya klausa sbg org yg belum lunas membayar.
September 20, 2018, 08:16:47 PM
Reply #26
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6347
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Puji Tuhan Yesus,
Segalanya telah Ia rancang dan pikirkan dg luar biasa dlm segala aspeknya.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
September 21, 2018, 02:39:05 AM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
Ini topik kayaknya sederhana. Tapi baru halaman ketiga dah berat banget. Apalagi dibaca di jam setengah tiga pagi. Amsyong.
September 21, 2018, 10:01:29 AM
Reply #28
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6347
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Tp emang benar Bro,
Pembatalan Taurat dari Tuhan Yesus itu banyak aspeknya.

Diantaranya (pasti ada lebih lagi cuma mgkn saya blm tergali):
Ia mati mewakili Allah shg Taurat batal sebab pembuatnya mati,
Ia mati mewakili Raja orang Yahudi shg Taurat batal sebab pihak terkait hukumnya mati,
Taurat menghukum mati Kristus yg tidak berdosa shg Taurat jd batal sebab hukum-hukumnya gagal menunjukkan keadilan Allah,
Taurat sudah digenapi semua oleh Kristus shg Taurat jd batal sebab sudah dibayar,
Darah Kristus membayar semua hutang krn Taurat shg Taurat jd batal berlaku bagi mreka yg telah dibebaskan,
Dan sebagainya.

Makanya ini pasti perbuatan Allah sendiri, so perfect in every aspects.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
September 21, 2018, 11:08:37 AM
Reply #29
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 256
  • Denominasi: Kharismatik
Tp emang benar Bro,
Pembatalan Taurat dari Tuhan Yesus itu banyak aspeknya.

Diantaranya (pasti ada lebih lagi cuma mgkn saya blm tergali):
Ia mati mewakili Allah shg Taurat batal sebab pembuatnya mati,
Ia mati mewakili Raja orang Yahudi shg Taurat batal sebab pihak terkait hukumnya mati,
Taurat menghukum mati Kristus yg tidak berdosa shg Taurat jd batal sebab hukum-hukumnya gagal menunjukkan keadilan Allah,
Taurat sudah digenapi semua oleh Kristus shg Taurat jd batal sebab sudah dibayar,
Darah Kristus membayar semua hutang krn Taurat shg Taurat jd batal berlaku bagi mreka yg telah dibebaskan,
Dan sebagainya.

Makanya ini pasti perbuatan Allah sendiri, so perfect in every aspects.

Iya betul, banyak tinjauan aspek.  Dan kalau bro Siip sudah mempelajari, merenungkan, dan menulis semuanya, jadikan satu buku, pasti saya beli  :D

Salam
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)