Author Topic: Kematian Yesus Membatalkan Hukum Taurat  (Read 2325 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 21, 2018, 12:10:34 PM
Reply #30
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Gak cukup kmampuan saya Bro, itu smua jg saya pelajari dari banyak orang.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
September 21, 2018, 01:51:31 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Taurat menghukum mati Kristus yg tidak berdosa shg Taurat jd batal sebab hukum-hukumnya gagal menunjukkan keadilan Allah,

pernyataan ini menarik perhatian saya

sebab dikatakan :

Mazmur 119
142. Keadilan-Mu adil untuk selama-lamanya, dan Taurat-Mu benar.

gimana bisa disimpulkan hukum taurat itu gagal menunjukkan keadilan Allah

Makanya ini pasti perbuatan Allah sendiri, so perfect in every aspects.

this one I agree

Allah kita konsisten mentaati aturan yang dibuatNya sendiri walaupun mungkin sebagai pembuat aturan Dia bisa saja maen ubah
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 22, 2018, 12:22:38 AM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
Taurat itu diberikan kpd Israel jasmani, bukan kpd bangsa-bangsa lain.
Supaya Israel bisa bersatu dg bangsa-bangsa lain dalam kebenaran yg sesungguhnya, maka hukum yg memisahkan kedua kubu ini perlu dibatalkan dulu. Sesudah dibatalkan, Tuhan dapat menegakkan hukum yg berlaku bagi kedua kubu sbg 1 manusia baru.
Yang saya susah mengerti Om, mengenai 'hukum baru' (atau kalaupun nantinya meluas, dengan senang hati akan saya pelajari).

Saling mengasihi dikatakan Tuhan Yesua sebagai hukum baru.

Di sisi lain, bukankah kasih itu juga merupakan tuntutan Taurat?

Ini yang saya gak ngerti, kok dibilang Tuhan Yesus hukum baru.
September 22, 2018, 08:21:47 AM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1366
Yang saya susah mengerti Om, mengenai 'hukum baru' (atau kalaupun nantinya meluas, dengan senang hati akan saya pelajari).

Saling mengasihi dikatakan Tuhan Yesua sebagai hukum baru.

Di sisi lain, bukankah kasih itu juga merupakan tuntutan Taurat?

Ini yang saya gak ngerti, kok dibilang Tuhan Yesus hukum baru.
Salah satu yang salah kaprah dari orang Farisi yang taat hukum Taurat...walaupun dia seorang ahli/tabib yang sangat hebat, jika pada hari sabat datang orang sakit sekarat  minta tolong, mungkin dicuekin karena takut pada perintah Allah : Kuduskanlah hari Tuhan...Ada Kasih disitu ? Yesus datang untuk melengkapi dengan teladan-Nya, menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat...

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati...
September 22, 2018, 08:37:16 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Yang saya susah mengerti Om, mengenai 'hukum baru' (atau kalaupun nantinya meluas, dengan senang hati akan saya pelajari).

Saling mengasihi dikatakan Tuhan Yesua sebagai hukum baru.

Di sisi lain, bukankah kasih itu juga merupakan tuntutan Taurat?

Ini yang saya gak ngerti, kok dibilang Tuhan Yesus hukum baru.

hukum baru untuk semua bangsa
yang sebenarnya diambil juga dari taurat

dalam artian hukum lama (taurat), tidak mengikat mereka yang telah hidup dalam hukum baru lg
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 22, 2018, 02:55:00 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
hukum baru untuk semua bangsa
yang sebenarnya diambil juga dari taurat

dalam artian hukum lama (taurat), tidak mengikat mereka yang telah hidup dalam hukum baru lg
Nah, itu dia: 'hukum baru yang juga berasal dari Taurat'...

Cuma karena HenHen kasih sepenggal kalimat di atas, kayaknya mulai nyambung deh di otakku.

Selain tuntutan Taurat yang berisikan kasih, hukum Taurat juga menjadi hukum positif bagi bangsa Israel. Dari Pancasila, UUD45, KUHP, KUHPer, de el el de es be, lengkap di sana.

Karena hukum sudah dibatalkan, maka untuk orang percaya, tidak lagi harus menjadi bangsa Israel Jasmani. Wong hukumnya juga dah dibatalkan kok.

Kenapa hukumnya bisa/dapat dibatalkan, masuklah ke dalam penjelasan Om Siip.

Di kasus ini, yang berlaku memang pembatalan. Bukan lagi revisi ataupun amandemen.

Begitu gak?

Kalo memang benar, saya mau lanjut. Kalo masih kurang, tolong diperbaiki...
September 22, 2018, 05:29:34 PM
Reply #36
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Hi bro, saya setuju.  Yang ada di PB bukan new and improved law tapi totally new karena yang lama sudah dibatalkan.

Semangat dari hukum (PL) beda sekali dari kasih (PB).   Semangat PL adalah upah vs ganjaran, berkat vs kutuk.  Semangat PB melakukan karena mengasihi.  Jadi esensinya beda.

Dalam penerapannyapun beda.  Dalam PL penuh dengan hukum2 (moral laws dan ceremonial laws).  Hukum2 sudah tidak ada lagi di PB.  Dan kalau adapun bukan karena diambil dari hukum yang lama. 

Kalau kita menganggap yang baru merupakan revisi dari yang lama, hampir semua direvisi.  Lihat saja hukum2 di Imamat. 

Kata pembatalan, penghapusan, peniadaan hukum taurat di PB itu jelas.

That's my two cents.

Salam
Nah, itu dia: 'hukum baru yang juga berasal dari Taurat'...

Cuma karena HenHen kasih sepenggal kalimat di atas, kayaknya mulai nyambung deh di otakku.

Selain tuntutan Taurat yang berisikan kasih, hukum Taurat juga menjadi hukum positif bagi bangsa Israel. Dari Pancasila, UUD45, KUHP, KUHPer, de el el de es be, lengkap di sana.

Karena hukum sudah dibatalkan, maka untuk orang percaya, tidak lagi harus menjadi bangsa Israel Jasmani. Wong hukumnya juga dah dibatalkan kok.

Kenapa hukumnya bisa/dapat dibatalkan, masuklah ke dalam penjelasan Om Siip.

Di kasus ini, yang berlaku memang pembatalan. Bukan lagi revisi ataupun amandemen.

Begitu gak?

Kalo memang benar, saya mau lanjut. Kalo masih kurang, tolong diperbaiki...
« Last Edit: September 22, 2018, 05:36:04 PM by melangkahpasti »
September 22, 2018, 05:34:00 PM
Reply #37
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
 :wink: :afro:
Gak cukup kmampuan saya Bro, itu smua jg saya pelajari dari banyak orang.
« Last Edit: September 22, 2018, 05:36:29 PM by melangkahpasti »
September 23, 2018, 02:41:08 AM
Reply #38
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 186
  • Gender: Male
  • King James Bible, Fundamentalis, Militan
    • Baptis Militan
  • Denominasi: Baptis Independen (Anabaptis)
Saya nemu ayat di mana rasul Paulus bilang orang Kristen haruslah menegakkan hukum Taurat (Roma 3:31) tapi dia menyinggung aturan taurat yg lahiriah tidak perlu diikuti lagi seperti makanan minuman, sunat, sabat, pembasuhan (Kolose 2:16, Ibrani 9:10)

Jadi kesimpulan saya adalah seseorang tidak akan berdosa jika tidak menjalankan aturan lahiriah di atas

tapi seseorang tetap berdosa jika menyebut nama Allah dengan sembarangan, sujud kepada patung, berzinah, mengingini milik sesama, dll.
Syarat agar selamat hanya percaya. Bukan dibaptis, tobat dari dosa, rajin ibadah, makan roti minum anggur atau perbuatan lainnya (Kisah Rasul 16:30-31). Ini kabar baiknya: mudah masuk surga.

Pelajari doktrin Alkitab secara mendalam di sini:
https://www.youtube.com/channel/UC3xZkWLNo6-AAnzv3ZfnjQQ
September 23, 2018, 06:45:45 AM
Reply #39
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Hi bro.  Thanks atas tambahan ayatnya.  Cara pandang saya atas ayat itu berbeda.  (Banyak) (sebagian) orang percaya yang masih hidup dalam menerapkan hukum taurat berpandangan bahwa orang percaya yang mengatakan bahwa hukum taurat sudah tidak berlaku hidupnya melanggar hukum.

Tidak demikian.  Kita hidup menegakan hukum dengan semangat yang berbeda.  Dan tidak semua aturan 613 aturan hukum dan turunannya dilakukan (karena tidak semua aturan ada petunjuknya dalam hukum yang baru - kasih).  Ini yang Paulus katakan dalam ayat yang bro kutip di Roma.

Sebegitu ekstrimnya (sebagian) orang yang mengatakan bahwa hukum taurat masih berlaku, sehingga mereka dengan berani mengatakan mereka adalah the only true church, the remnant church  the prophesied church at the last days,  dan gereja lainnya memiliki  the Mark of the Beast.

That is just my two cents.

Salam



Saya nemu ayat di mana rasul Paulus bilang orang Kristen haruslah menegakkan hukum Taurat (Roma 3:31) tapi dia menyinggung aturan taurat yg lahiriah tidak perlu diikuti lagi seperti makanan minuman, sunat, sabat, pembasuhan (Kolose 2:16, Ibrani 9:10)

Jadi kesimpulan saya adalah seseorang tidak akan berdosa jika tidak menjalankan aturan lahiriah di atas

tapi seseorang tetap berdosa jika menyebut nama Allah dengan sembarangan, sujud kepada patung, berzinah, mengingini milik sesama, dll.
« Last Edit: September 23, 2018, 06:57:27 AM by melangkahpasti »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)