Author Topic: "Nomou" ---> the Law, batal atau kagak di pov para Rasul ?  (Read 642 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 18, 2018, 02:17:58 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 592
@gabriella lisa

anda: Setuju bahwa Law tidak batal. Law itu adalah hukum Taurat (sesuai terjemahan)
saya: jika memang demikian, menurut anda: daging babi boleh dimakan atau tidak menurut matius 15:11?

jika boleh dimakan, apakah itu artinya larangan makan daging babi dalam taurat telah batal?
jika tidak boleh dimakan, apakah maksud dari ayat matius 15:11?
October 18, 2018, 02:39:47 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 541
  • Gender: Male
@gabriella lisa

anda: Setuju bahwa Law tidak batal. Law itu adalah hukum Taurat (sesuai terjemahan)
saya: jika memang demikian, menurut anda: daging babi boleh dimakan atau tidak menurut matius 15:11?

jika boleh dimakan, apakah itu artinya larangan makan daging babi dalam taurat telah batal?
jika tidak boleh dimakan, apakah maksud dari ayat matius 15:11?
@rama noor

Hukum Taurat tidak batal bagi yang hidup didalam Hukum Taurat.

Hukum Taurat tidak berlaku bagi yang hidup didalam Kristus karena sudah digenapi.
October 18, 2018, 05:52:22 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12136
    • fossil coral cantik
Setuju bahwa Law tidak batal.
Law itu adalah hukum Taurat (sesuai terjemahan)
Saya sependapat  :happy0062:.

Secara lengkapnya, kalimat bold di quote atas kayak gini :
Di pov para Rasul saat itu (saat nyatet2 tulisan2 yg kita baca sekarang ini), The Law yg terbaca di kitab yang mereka pakai, nggak batal.

Anyway, kalo ngebaca kelanjutan post lissa spt sbb :
Hukum Taurat tidak batal bagi yang hidup didalam Hukum Taurat.

Hukum Taurat tidak berlaku bagi yang hidup didalam Kristus karena sudah digenapi
pada asumsi para Rasul (saat nyatet2 tulisan2 yg kita baca sekarang ini) sudah nggak idup didalam HT anymore melainkan ijo, pertanyaannya :
mereka saat itu masih menjalankan hukum2 yang terbaca di kitab yang mereka pakai tsb atau kagak ?

A. Kalo jawabannya : KAGAK
maka artinya mereka saat itu nggak mempunyai Law yang berlandaskan Law yg terbaca di kitab mereka tsb. "Law" yg mereka miliki saat itu ya cuma apa yang mereka sampaikan sendiri baik itu secara oral maupun tulisan.

B. Kalo jawabannya : IYA
maka jadinya terasa aneh, karena kan asumsinya mereka oranye melainkan ijo tapi kok mereka masih ungu ?

Akibatnya timbul pertanyaan :
Dimana ada terbaca tulisan para Rasul dimana tulisan yg terbaca tsb kira2 bisa disimpulkan kayak gini (gak harus exact) : Lalu setelah bangkit, Yesus berkata kepada kami (para Rasul) : "mulai sejak saat ini - kalian tidak hidup didalam Law yg terbaca di kitab suci kalian anymore melainkan SOLA hidup didalamKu". ?
October 18, 2018, 06:19:58 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12136
    • fossil coral cantik
daging babi boleh dimakan atau tidak menurut matius 15:11?
Membaca ayat terkait, maka (menurut saya) harusnya sih pengikut2 Yesus saat itu (segera setelah Yesus berkata spt di Mat 15:11) boleh boleh aja makan babi - dimana taroh kata setelah mereka makan babi, mereka nggaklah menjadi unclean atopun defiled.

Quote
jika boleh dimakan, apakah itu artinya larangan makan daging babi dalam taurat telah batal?
Kayaknya, sewaktu realita Yesus berkata spt di Mat 15:11, pengikut2nya nggak langsung jadi mikir ke perihal "oh... jadi artinya sekarang gue boleh makan apa aja". Alesan saya, di ayat utk event Kornelius - saat itu (walopun mungkin cuma didalam visi atopun ngimpi), disitu Petrus nggak mau makan daging binatang tsb.

Quote
jika tidak boleh dimakan, apakah maksud dari ayat matius 15:11?
Mungkin maksudnya : NANTI setelah Aku bangkit, baru boleh dimakan. Sedangkan saat itu (segera setelah Yesus berkata spt di Mat 15:11) belon boleh. Kan Yesus belon mati, belon beres penggenapan Law-nya saat itu.  :char11:

PS :
mohon jangan lupa rama, pertanyaan ini ada di time-frame spesifik, yakni [di saat para Rasul masih idup]. So, di pov mereka saat masih idup tsb, Law yg ada saat itu batal atau kagak ?
« Last Edit: October 18, 2018, 06:39:16 PM by odading »
October 18, 2018, 06:28:52 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12136
    • fossil coral cantik
Dimana di PL tertulis ini gan : "Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu"? Ane masih belum ketemu.
Nggak tau juga ane ayatnya dimana, lis  :char11:.

Kan saya cuma berdasarkan mbaca di internet apa kata orang yang bilang kayak gini :
Jadi kalo yang di Hukum Taurat itu [bencilah musuhmu], tapi kalo yang Hukum Yesus [kasihilah musuhmu]. Disitulah bedanya Hukum Taurat dgn Hukum Yesus.

Lagian kan di ayatnya terbaca :
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.


Di hukum Taurat, [thdp musuh "mata ganti mata"]. Kalo dipukul, bales pukul.
Di hukum Yesus nggak ada itu [thdp musuh "mata ganti mata"]. Kalo dipukul perut, balesnya kasih muka utk dipukul.
« Last Edit: October 18, 2018, 06:35:35 PM by odading »
October 19, 2018, 08:20:11 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 541
  • Gender: Male
Saya sependapat  :happy0062:.

Secara lengkapnya, kalimat bold di quote atas kayak gini :
Di pov para Rasul saat itu (saat nyatet2 tulisan2 yg kita baca sekarang ini), The Law yg terbaca di kitab yang mereka pakai, nggak batal.

Anyway, kalo ngebaca kelanjutan post lissa spt sbb : pada asumsi para Rasul (saat nyatet2 tulisan2 yg kita baca sekarang ini) sudah nggak idup didalam HT anymore melainkan ijo, pertanyaannya :
mereka saat itu masih menjalankan hukum2 yang terbaca di kitab yang mereka pakai tsb atau kagak ?

A. Kalo jawabannya : KAGAK
maka artinya mereka saat itu nggak mempunyai Law yang berlandaskan Law yg terbaca di kitab mereka tsb. "Law" yg mereka miliki saat itu ya cuma apa yang mereka sampaikan sendiri baik itu secara oral maupun tulisan.

B. Kalo jawabannya : IYA
maka jadinya terasa aneh, karena kan asumsinya mereka oranye melainkan ijo tapi kok mereka masih ungu ?

Akibatnya timbul pertanyaan :
Dimana ada terbaca tulisan para Rasul dimana tulisan yg terbaca tsb kira2 bisa disimpulkan kayak gini (gak harus exact) : Lalu setelah bangkit, Yesus berkata kepada kami (para Rasul) : "mulai sejak saat ini - kalian tidak hidup didalam Law yg terbaca di kitab suci kalian anymore melainkan SOLA hidup didalamKu". ?

Harusnya A, tapi awal-awal masih B.  Karena kalau kita lihat di KPR (Kisah Para Rasul) dan Galatia masih terjadi perdebatan berkaitan ttg sunat, dll.

Perpindahan dari melakukan Law kepada Grace terjadi melalui pewahyuan dan pengertian yg bertumbuh melalui tuntunan ROH KUDUS.
October 19, 2018, 10:11:39 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 541
  • Gender: Male
Nggak tau juga ane ayatnya dimana, lis  :char11:.

Kan saya cuma berdasarkan mbaca di internet apa kata orang yang bilang kayak gini :
Jadi kalo yang di Hukum Taurat itu [bencilah musuhmu], tapi kalo yang Hukum Yesus [kasihilah musuhmu]. Disitulah bedanya Hukum Taurat dgn Hukum Yesus.

Lagian kan di ayatnya terbaca :
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.


Di hukum Taurat, [thdp musuh "mata ganti mata"]. Kalo dipukul, bales pukul.
Di hukum Yesus nggak ada itu [thdp musuh "mata ganti mata"]. Kalo dipukul perut, balesnya kasih muka utk dipukul.

Mungkin maksud Yesus ada yang mengajarkan "bencilah musuhmu" tp Yesus menyampaikan: bila dijahati balaslah dgn kebaikan.
« Last Edit: October 19, 2018, 10:13:41 AM by Gabriella_lissa »
October 19, 2018, 10:35:10 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 592
@odading

anda: mohon jangan lupa rama, pertanyaan ini ada di time-frame spesifik, yakni [di saat para Rasul masih idup]. So, di pov mereka saat masih idup tsb, Law yg ada saat itu batal atau kagak ?
saya: di saat para Rasul masih idup sebelum Yesus bangkit atau setelah Yesus bangkit?
October 20, 2018, 07:15:16 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12228
  • tidak menyimpan kepahitan
@rama noor

Hukum Taurat tidak batal bagi yang hidup didalam Hukum Taurat.

Hukum Taurat tidak berlaku bagi yang hidup didalam Kristus karena sudah digenapi.
SAHIH!!  :afro:
October 20, 2018, 09:05:42 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 795
  • Denominasi: Protestan
Hukum Taurat tidak batal bagi yang hidup di dalam Hukum Taurat.

Hukum Taurat tidak berlaku bagi yang hidup di dalam Kristus karena sudah digenapi.
Bagaimana dengan bagi yang hidup di dalam keduanya?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)