Author Topic: Mencabut dan Melepas Hak Ke-anak-an - Pelajaran dari Perumpamaan Perginya Anak  (Read 1068 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 01, 2018, 05:44:38 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Dari @Sotardugur Parreva untuk trit ini, "Sudah selesai".

Bro, SP!
Di trit "Perumpamaan pokok anggur", kau baru komen.
Aku sudah komenin komenmu
Pls lanjutkan!

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 01, 2018, 08:42:37 PM
Reply #51
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 252
  • Denominasi: Kharismatik
Hi Bro,

Saya melihat alur kesimpilanmu atas perikop ini didasari oleh perenungan yang menyeluruh, walaupun mungkin dalam beberapa hal, kita agak berbeda, tapi kesimpulanmu mantap.  Pada akhirnya, kita semua perlu balik ke pelukan Bapa.

Salam

Org percaya.
Kita bandingkan saja dulu anak manja di PL
Dgn anak bungsu di perumpamaan ini, Mel.

Anak bungsu biasanya anak kesayangan bapaknya dan umumnya manja
Spt Yusuf anak no-11, kesayangan Yakub, ia manja tapi mikir hal2 muskil
Maka walau ia jadi budak di Mesir, difitnah, dipenjara, Yusuf tetap berbuah

Anak bungsu yg ini hanya ingin foya2 saja
Tak mampu berkarya di ladang ternak “babi”
Makannya pun maunya yg redi, "ampas", ya, sulit.

Maka dia belum bisa mandiri bersama Tuhan
Dia lebih percaya pd bapaknya utk selamat bisa makan
Dan benar, bapaknya menyambutnya dgn segala kekurangannya

Kalau dia tidak kembali ke rumah bapaknya
Tentu dia tidak selamat dan akan mati kelaparan
Sebab dia hanya tahu makan yg redi dan foya2 saja

Salam Damai!
October 02, 2018, 03:36:15 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Hi Bro,
Saya melihat alur kesimpilanmu atas perikop ini didasari oleh perenungan yang menyeluruh, walaupun mungkin dalam beberapa hal, kita agak berbeda, tapi kesimpulanmu mantap.  Pada akhirnya, kita semua perlu balik ke pelukan Bapa.

Ya!
Perbedaan itu hrs ada, agar kita terus berpikir
Jika perbedaan itu pantang, kita menggenang
Lalu membusuk karena sudah merasa mapan

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)