Author Topic: hukum tabur tuai  (Read 3097 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 02, 2018, 08:19:59 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
oooo...
jadi maksud elo:

Cadang sudah tahu persis pemikiran tuhan bahwa "tuhan berkehendak kalau tuhan tidak mungkin dipahami"?

ahahahahahaha....

post of the dayyy...
elo dapet piring cantik dehh...
komen ter-ngehe hari ini.. wkwkwkw
Lho, kok lu malah ngetawain diri lu sendiri.
Itu menunjukkan elu yang gak konsisten. Elu punya teori tuhan tidak mungkin dipahami sedikitpun. Elu ngatain orang sok paham pikiran Tuhan, kalau ada orang berpendapat tentang Tuhan. Tapi diri lu sendiri bikin teori tentang Tuhan, pake menggambarkan Tuhan kayak guru yang kasih perintah gak jelas kepada murid-muridnya.

Jadi elu gak konsisten tapi maksa dan sok paling bener.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 02, 2018, 08:31:04 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
anugerah diberikan kepada orang yang tidak layak menerima?????

buset dah?

itu tuhan bikin kriteria gitu??
jadi "orang yang layak menerima" ENGGAK BAKAL dikasih anugerah itu??


ahahahahaha.....

luar biasa... sudah paham kriteria tuhan...
wkwkwkw....

forum kita sungguh diberkati...
Lah, emang begitu kok.
Kok malah ketawa-ketawa menunjukkan keguoblogan elu?

Ini mah pengertian mendasar yang dipercaya orang Kristen.

Romans 4:4
Now to him who works, the wages are not counted as grace but as debt.


Romans 11:6
And if by grace, then it is no longer of works; otherwise grace is no longer grace. But if it is of works, it is no longer grace; otherwise work is no longer work.


Tuh saya kasih ayat.

Tuhan sudah memberikan anugerahNya kepada semua orang.
Semua manusia itu tidak ada yang layak menerima anugerah dari Tuhan.
Orang yang sadar dirinya gak layak, akan mau menerima anugerah itu.
Orang yang tidak sadar dirinya gak layak, gak mau menerima anugerah itu. Mereka mengira Tuhan punya suatu kriteria dalam memberikan anugerahNya. Lalu berlomba-lomba berusaha memenuhi kriteria itu. TERMASUK ELU, meskipun elu ngakunya gak tau kriterianya dan cuma berharap hoki, semoga idup lu akhirnya klop dengan kriteria yang dibikin Tuhan.

Jadi saya berbeda pendapat dengan cba_k,
Prinsip si cadang ini bukan keselamatan adalah anugerah. Cadang percaya keselamatan adalah karena jasa manusia. Bedanya si cadang ngakunya gak tau kriteria yang dimaui Tuhan. jadi untung-untungan aja.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 02, 2018, 09:20:08 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 956
  • bosan jadi omdo, mari belajar bersama


Jadi saya berbeda pendapat dengan cba_k,
Prinsip si cadang ini bukan keselamatan adalah anugerah. Cadang percaya keselamatan adalah karena jasa manusia. Bedanya si cadang ngakunya gak tau kriteria yang dimaui Tuhan. jadi untung-untungan aja.

Saya mengerti bro, dia tadinya cenderung ke arah keselamatan adalah anugerah, tanpa sadar hampir menyeberang ke doktrin yang telah dia kritik sendiri. Tapi egonya membuatnya bertahan sehingga doktrinnya menjadi kacau.
October 02, 2018, 12:28:44 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10523
Lho, kok lu malah ngetawain diri lu sendiri.
Itu menunjukkan elu yang gak konsisten. Elu punya teori tuhan tidak mungkin dipahami sedikitpun. Elu ngatain orang sok paham pikiran Tuhan, kalau ada orang berpendapat tentang Tuhan. Tapi diri lu sendiri bikin teori tentang Tuhan, pake menggambarkan Tuhan kayak guru yang kasih perintah gak jelas kepada murid-muridnya.

Jadi elu gak konsisten tapi maksa dan sok paling bener.

mas...
pendapat saya itu adalah "tuhan tidak mungkin dipahami 100,00% persis" ya...
bisa dibaca di history post sy ya say....

nah.. kalo elo Manipulasi jadi "tuhan tidak mungkin dipahami sedikitpun"..
ya itu derita elo sendiri...
jangan ngajak-ngajak orang lain.


jadi skrg udah jelas kan bahwa sejak post no 1 kebetulan pendapat saya masih sama sih..
kalo elo yang enggak nangkep... ya itu karena memang jatah elo cuma segitu.. disyukuri aja..

wkwk...
October 02, 2018, 12:38:28 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10523
Lah, emang begitu kok.
Kok malah ketawa-ketawa menunjukkan keguoblogan elu?

Ini mah pengertian mendasar yang dipercaya orang Kristen.

Romans 4:4
Now to him who works, the wages are not counted as grace but as debt.


Romans 11:6
And if by grace, then it is no longer of works; otherwise grace is no longer grace. But if it is of works, it is no longer grace; otherwise work is no longer work.


Tuh saya kasih ayat.

Tuhan sudah memberikan anugerahNya kepada semua orang.
Semua manusia itu tidak ada yang layak menerima anugerah dari Tuhan.
Orang yang sadar dirinya gak layak, akan mau menerima anugerah itu.
Orang yang tidak sadar dirinya gak layak, gak mau menerima anugerah itu.
Mereka mengira Tuhan punya suatu kriteria dalam memberikan anugerahNya. Lalu berlomba-lomba berusaha memenuhi kriteria itu. TERMASUK ELU, meskipun elu ngakunya gak tau kriterianya dan cuma berharap hoki, semoga idup lu akhirnya klop dengan kriteria yang dibikin Tuhan.
hahahaha.... maling teriak maling..
memang bener kalimat mas hen.. nalar elo bener2 memprihatikan.
konstruk logikanya luarbiasa... jongkok...
haha..


coba baca lagi baik baik tulisan elo sendiri..

"Orang yang SADAR DIRINYA tidak layak" --> ini artinya "orang yang NGAKU-NGAKU TIDAK LAYAK" kan?
BUKAN "orang yang dinilai tidak layak oleh tuhan" kan?

"Orang yang TIDAK SADAR DIRINYA tidak layak" --> ini artinya "orang yang ENGGAK MAU NGAKU tidak layak" kan?  ---> BUKAN "orang yang dinilai layak oleh tuhan" kan?


nih baca lagi tulisan elo sendiri sebelumnya:
Quote from: alephtav on October 01, 2018, 04:35:20 PM
Quote
Anugerah itu diberikan kepada orang yang tidak layak menerima. Bukan atas jasa-jasanya.

ini maksud elo yang mana?
a. orang yang NGAKU-NGAKU tidak layak?    atau..
b. orang yang DINILAI TUHAN tidak layak?

coba jawab yang to the point.. jangan muter-muter...

Quote
Jadi saya berbeda pendapat dengan cba_k,
Prinsip si cadang ini bukan keselamatan adalah anugerah. Cadang percaya keselamatan adalah karena jasa manusia. Bedanya si cadang ngakunya gak tau kriteria yang dimaui Tuhan. jadi untung-untungan aja.
haha.. si dungu ternyata masih enggak mampu menginterpretasikan omongan manusia lain..
gitu masih tetep ngotot NGAKU-NGAKU mampu paham menginterpretasikan pikiran tuhan?

coba di quote kapan gw bilang "keselamatan adalah jasa manusia"?

elo hobi ngomongin orang culas licik.... itu maksudnya elo NGOMONGIN DIRI ELO SENDIRI yang MANIPULATIF CULAS LICIK yaaaaa...
hahahaha... bagus... keliatan jelas semua thread ini bisa dibaca trilyunan readers forum ini..
October 02, 2018, 12:49:37 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10523
Saya mengerti bro, dia tadinya cenderung ke arah keselamatan adalah anugerah, tanpa sadar hampir menyeberang ke doktrin yang telah dia kritik sendiri. Tapi egonya membuatnya bertahan sehingga doktrinnya menjadi kacau.

maap ya mas...

ini bukan doktrin saya kok mas..

ini hanyalah interpretasi saya sejauh kemampuan nalar saya yang mampu saya pahami...

bahwa:
- karena sy percaya Tuhan adalah supreme being
- tuhan bisa berbuat apa saja semau2-nya
- termasuk tuhan yg menentukan tentang keselamatan / ketidakselamatan seseorang
- manusia mau gimanapun enggak bakal bisa mengubah keputusan prerogratif suka-suka tuhan tentang keselamatan
- kemampuan nalar dan logika manusia yang finite as opposed to wisdom nya tuhan yg infinite

maka:
- mau berupaya segimanapun berusaha memahami kriteria tuhan, enggak bakal mengubah keputusan tuhan... so why bother?
- perbuatan adalah subsekuensi dari manusia yang hidup, enggak mungkin manusia hidup enggak berbuat apapun --> maka kendali perbuatan adalah hal yang manusiawi dan motif-nya pun bisa sangat manusiawi
- tujuan manusia untuk never-ending improvement, dalam kerangka yg bisa dipahami manusia, adalah untuk betterment for quality of life --> apakah ini ada hubungannya dgn konsep keselamatan? gak tahu.. terserah tuhan.. enggak bakal mengubah apapun keputusan tuhan

sehingga:
- saya memilih untuk bersikap sesuai dgn jangkauan saya: jadi misal saya melakukan perbuatan, maka jelas motivasinya BUKAN krn sy MUPENG SURGA, tapi karena perbuatan itu mnrt sy beneficial for others
- apakah tuhan menilai perbuatan sy itu akan mempengaruhi judgment tuhan atau enggak? --> terserah tuhan.. emang gw bisa apa?
- gimana kalo ternyata tuhan enggak masukkin saya ke surga? --> ya terserah tuhan.. emang gw bisa apa?
- gimana kalo ternyata tuhan masukin gw ke surga? --> ya terserah tuhan.. emang gw bisa apa?


therefore:
- thd pendapat yg bilang: "mari kita berlomba-lomba untuk memenuhi kriteria Tuhan supaya diselamatkan" --> lha wong anugerah kok pake kriteria?? emang ngaruh???
- thd pendapat yg bilang: "yang penting pokoknya asal MENGAKU PERCAYA, enggak pake perbuatan pun bisa masuk surga" --> lha wong anugerah kok kamu maksa?? ya terserah tuhan dong.. emang ngaruh kalo kamu NGAKU-NGAKU PERCAYA paling kenceng?


sy udah coba jelasin semampu saya.
kalo enggak nyampe juga.. ya udah.. itu terserah elo-elo pada..
hahaha....


btw..
in relation with the topic.

hukum tabur tuai gimana dong?
kalo nurut gw, itu bisa aja terjadi, dan adalah sesuatu hal yg positif.
krn berarti kita bertindak enggak boleh asal-asalan, karena semua event di hidup kita ini somehow intercorrelated.

apakah tabur tuai ada hubungannya dgn keselamatan?
ya bisa iya bisa enggak.
terserah tuhan..

apakah gw mengakui hukum tabur tuai terjadi dalam hidup gw?
iya... karena gw merasa itu positif dan bermanfaat buat gw dan sekitarnya
ada yg bilang itu karma, ada yg bilang itu kausalitas, ya mirip2 semua lah prinsipnya...
« Last Edit: October 02, 2018, 01:04:54 PM by cadangdata »
October 02, 2018, 01:08:01 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 956
  • bosan jadi omdo, mari belajar bersama
maap ya mas...

ini bukan doktrin saya kok mas..

ini hanyalah interpretasi saya sejauh kemampuan nalar saya yang mampu saya pahami...

bahwa:
- karena sy percaya Tuhan adalah supreme being
- tuhan bisa berbuat apa saja semau2-nya
- termasuk tuhan yg menentukan tentang keselamatan / ketidakselamatan seseorang
- manusia mau gimanapun enggak bakal bisa mengubah keputusan prerogratif suka-suka tuhan tentang keselamatan
- kemampuan nalar dan logika manusia yang finite as opposed to wisdom nya tuhan yg infinite

maka:
- mau berupaya segimanapun berusaha memahami kriteria tuhan, enggak bakal mengubah keputusan tuhan... so why bother?
- perbuatan adalah subsekuensi dari manusia yang hidup, enggak mungkin manusia hidup enggak berbuat apapun --> maka kendali perbuatan adalah hal yang manusiawi dan motif-nya pun bisa sangat manusiawi
- tujuan manusia untuk never-ending improvement, dalam kerangka yg bisa dipahami manusia, adalah untuk betterment for quality of life --> apakah ini ada hubungannya dgn konsep keselamatan? gak tahu.. terserah tuhan.. enggak bakal mengubah apapun keputusan tuhan

sehingga:
- saya memilih untuk bersikap sesuai dgn jangkauan saya: jadi misal saya melakukan perbuatan, maka jelas motivasinya BUKAN krn sy MUPENG SURGA, tapi karena perbuatan itu mnrt sy beneficial for others
- apakah tuhan menilai perbuatan sy itu akan mempengaruhi judgment tuhan atau enggak? --> terserah tuhan.. emang gw bisa apa?
- gimana kalo ternyata tuhan enggak masukkin saya ke surga? --> ya terserah tuhan.. emang gw bisa apa?
- gimana kalo ternyata tuhan masukin gw ke surga? --> ya terserah tuhan.. emang gw bisa apa?


therefore:
- thd pendapat yg bilang: "mari kita berlomba-lomba untuk memenuhi kriteria Tuhan supaya diselamatkan" --> lha wong anugerah kok pake kriteria?? emang ngaruh???
- thd pendapat yg bilang: "yang penting pokoknya asal MENGAKU PERCAYA, enggak pake perbuatan pun bisa masuk surga" --> lha wong anugerah kok kamu maksa?? ya terserah tuhan dong.. emang ngaruh kalo kamu NGAKU-NGAKU PERCAYA paling kenceng?


sy udah coba jelasin semampu saya.
kalo enggak nyampe juga.. ya udah.. itu terserah elo-elo pada..
hahaha....

Ok saya nangkep.

Menurut anda:
1. Keselamatan itu spekulasi.
2. Kita diberkahi pengetahuan baik dan jahat dari buah pengetahuan, lakukan yang terbaik maka Tuhan yg menilai hasil perbuatan kita.
3. Tetap "rendah hati", karena suatu saat kita akan menghadap Tuhan dengan membawa rapor kita yang belum tentu dinilai benar.
4. Jika rapor kita dinilai benar dan teman kita dinilai salah, nah itu resiko mereka sendiri tidak bisa berbuat sebaik diri kita.
5. Jangan mengandalkan siapapun, termasuk Yesus dalam hal keselamatan kita.
6. Perintah dalam Alkitab untuk percaya, bisa saja trik dari Tuhan untuk manusia


Kembali ke buah pengetahuan.

Kejatuhan manusia karena buah pengetahuan sudah diantisipasi Tuhan sejak penciptaan, yaitu Mesias.

Adilkah Tuhan?

Tidak adil jika tidak mengantisipasi, dan membiarkan manusia berjuang tanpa Mesias.

Kalau anda jawab seperti biasa, itu hak Tuhan mau adil atau tidak adil maka pembahasan selesai. Tuhan kita memang beda...

« Last Edit: October 02, 2018, 01:21:46 PM by cba_k »
October 02, 2018, 01:25:16 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
mas...
pendapat saya itu adalah "tuhan tidak mungkin dipahami 100,00% persis" ya...
bisa dibaca di history post sy ya say....

nah.. kalo elo Manipulasi jadi "tuhan tidak mungkin dipahami sedikitpun"..
ya itu derita elo sendiri...
jangan ngajak-ngajak orang lain.


jadi skrg udah jelas kan bahwa sejak post no 1 kebetulan pendapat saya masih sama sih..
kalo elo yang enggak nangkep... ya itu karena memang jatah elo cuma segitu.. disyukuri aja..

wkwk...
Kalau elu berpendapat "tuhan tidak mungkin dipahami 100,00% persis", berarti ada aspek Tuhan yang memang Tuhan mau manusia untuk paham.

Makanya kami berusaha memahami Tuhan sejauh yang Tuhan berikan untuk manusia. Salah satunya adalah melalui alkitab.

Tapi elu selalu menantang dan menuduh orang yang mencoba memahami Tuhan sebagai sok ngerti maksud Tuhan. Ini menunjukkan elu berteori Tuhan tidak dapat dipahami sedikitpun ATAU elu berlagak hanya elu sendiri yang ngerti aspek-aspek dari Tuhan yang bisa dimengerti dan kagak.

Jadi elu kalau elu kemukakan suatu doktrin, kalau ditanyain jangan jadi pengecut. Beranilah untuk menjawab. Bukan cuma koar-koar nuduh sana sini, terus kalau disimpulkan secara logis, malah mewek-mewek.

Jadi sekarang tegesin aja, elu berpendapat "tuhan tidak mungkin dipahami 100,00% persis", berarti ada aspek Tuhan yang memang Tuhan mau manusia untuk paham.

Elu tahu gak aspek apa saja yang bisa dipahami dari Tuhan?
Kalau elu tahu silakan share disini.
Kalau elu kagak tahu, berhentilah jadi orang sok tau dengan ngatain orang lain sok ngerti maksudnya Tuhan.

Ngerti?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 02, 2018, 01:35:04 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
hahahaha.... maling teriak maling..
memang bener kalimat mas hen.. nalar elo bener2 memprihatikan.
konstruk logikanya luarbiasa... jongkok...
haha..


coba baca lagi baik baik tulisan elo sendiri..

"Orang yang SADAR DIRINYA tidak layak" --> ini artinya "orang yang NGAKU-NGAKU TIDAK LAYAK" kan?
BUKAN "orang yang dinilai tidak layak oleh tuhan" kan?

"Orang yang TIDAK SADAR DIRINYA tidak layak" --> ini artinya "orang yang ENGGAK MAU NGAKU tidak layak" kan?  ---> BUKAN "orang yang dinilai layak oleh tuhan" kan?


nih baca lagi tulisan elo sendiri sebelumnya:
Quote from: alephtav on October 01, 2018, 04:35:20 PM
ini maksud elo yang mana?
a. orang yang NGAKU-NGAKU tidak layak?    atau..
b. orang yang DINILAI TUHAN tidak layak?

coba jawab yang to the point.. jangan muter-muter...
haha.. si dungu ternyata masih enggak mampu menginterpretasikan omongan manusia lain..
gitu masih tetep ngotot NGAKU-NGAKU mampu paham menginterpretasikan pikiran tuhan?

coba di quote kapan gw bilang "keselamatan adalah jasa manusia"?

elo hobi ngomongin orang culas licik.... itu maksudnya elo NGOMONGIN DIRI ELO SENDIRI yang MANIPULATIF CULAS LICIK yaaaaa...
hahahaha... bagus... keliatan jelas semua thread ini bisa dibaca trilyunan readers forum ini..
Dari contoh elu tentang guru yang kasih tugas yg kagak jelas kepada muridnya, itu akhirnya si murid dikasih hadiah komik ATAS JASANYA yang mengerjakan soal sesuai dengan kehendak guru, walaupun sebelumnya si murid gak sadar kalau pekerjaannya sesuai dengan kehendak si guru.

Dari situ sudah keliatan kalau elu percaya keselamatan itu atas dasar jasa manusia. Kenapa ngeles?

Kemudian, dari situ juga jelas terlihat kalau elu percaya ada kemungkinan DIRI ELU DINILAI LAYAK oleh Tuhan sehingga akhirnya dikasih keselamatan. Makanya elu kagak mau capek-capek percaya Yesus untuk keselamatan diri elu, yang elu istilahin sebagai 'mupeng surga'.

Sudah gamblang begini kenapa elu ngeles terus?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 02, 2018, 01:45:16 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 956
  • bosan jadi omdo, mari belajar bersama
Dari contoh elu tentang guru yang kasih tugas yg kagak jelas kepada muridnya, itu akhirnya si murid dikasih hadiah komik ATAS JASANYA yang mengerjakan soal sesuai dengan kehendak guru, walaupun sebelumnya si murid gak sadar kalau pekerjaannya sesuai dengan kehendak si guru.

Dari situ sudah keliatan kalau elu percaya keselamatan itu atas dasar jasa manusia. Kenapa ngeles?

Kemudian, dari situ juga jelas terlihat kalau elu percaya ada kemungkinan DIRI ELU DINILAI LAYAK oleh Tuhan sehingga akhirnya dikasih keselamatan. Makanya elu kagak mau capek-capek percaya Yesus untuk keselamatan diri elu, yang elu istilahin sebagai 'mupeng surga'.

Sudah gamblang begini kenapa elu ngeles terus?

Sepertinya tuhannya Thanos karena random keselamatannya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)