Author Topic: Apa yang harus saya lakukan  (Read 273 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 28, 2018, 02:44:55 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
Shalom...
Di sini saya ingin meminta pendapat dari saudara dan saudari saya yang terkasih. Saya sudah menikah selama 2 tahun, dan saya belum mempunyai keturunan. Pada saat usia pernikahan saya 1,5thn Tuhan memberikan kami pengharapan di berikan kehamilan untuk saya tetapi tidak bertahan lama hanya 10 minggu dan harus di kuret di karenakan saya hami BO (Kosong) lalu 2 bln kemudia saya hamil kembali tetapi hanya 4minggu keguguran. Pernikahan saya saat ini sudah 2 thn tetapi saya tidak pernah merasakan kasih sayang dari suami saya, sedikit2 saya serinh sekali di pukul kadang sampai biru2 tetapi setelah sui saya memukul saya dia lngsung menyesali perbuatannya dan begitu trs sampai pada akhirnya saya di pukul hingga hampir mati di bekap dengan bantal tetapi hanya hampir mungkin krna kasian. Saya bingung knpa hidup saya seperti ini, knpa Tuhan berikan kehidupan saya yg seperti ini. Udh saya susah punya anak, di berikan suami pun hanya menyiksa saya lahir batin. Terkadang saya frustasi hingga punya pikiran ingin mati saja karna gak ada gunanya juga saya hidup dengan keadaan saya yg seperti ini. Ingin meninggalkan suami saya tetapi saya syng sekali dengan dia, Tuhan pun tidak suka yg seperti it. Terkadang saya suka berfikir "apa salahku Tuhan hingga aku di ciptakan jadi seperti ini Tuhan?" Apa yg hrs saya lakukan dengan keadaan ku yang seperti ini??
October 29, 2018, 11:09:22 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9072
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
kamu yang milih untuk nikah sama suami kamu skrg kan?
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
October 29, 2018, 01:42:59 PM
Reply #2
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 313
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
kamu uda pernah lapor ke ortunya dan ortumu belum?

jika ceritamu itu benar2 terjadi maka (ini pendapatku) :
aku rasa sih lebih baik kmu cerai. daripada kmu dipukul.

istri itu utk dicintai, bukan utk dipukul.

jangan beri kesempatan lagi utk dia menggunakan kekerasannya utk mengendalikanmu. dia itu maniak kekerasan. dia senang melihat kamu ketakutan. dia menikmatinya!

mana ada suami yg membekap istrinya bgitu sampai hampir mati..

kalo gak bisa cerai ya berarti segera berpisah!

NB : setelah bercerai/berpisah, idealnya dalam Kristen adalah jangan menikah lagi dengan orang lain, kecuali kalau salah satu meninggal.
« Last Edit: October 29, 2018, 01:49:14 PM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
October 29, 2018, 05:35:57 PM
Reply #3
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 299
  • Denominasi: Katolik
Shalom...
Di sini saya ingin meminta pendapat dari saudara dan saudari saya yang terkasih. Saya sudah menikah selama 2 tahun, dan saya belum mempunyai keturunan. Pada saat usia pernikahan saya 1,5thn Tuhan memberikan kami pengharapan di berikan kehamilan untuk saya tetapi tidak bertahan lama hanya 10 minggu dan harus di kuret di karenakan saya hami BO (Kosong) lalu 2 bln kemudia saya hamil kembali tetapi hanya 4minggu keguguran. Pernikahan saya saat ini sudah 2 thn tetapi saya tidak pernah merasakan kasih sayang dari suami saya, sedikit2 saya serinh sekali di pukul kadang sampai biru2 tetapi setelah sui saya memukul saya dia lngsung menyesali perbuatannya dan begitu trs sampai pada akhirnya saya di pukul hingga hampir mati di bekap dengan bantal tetapi hanya hampir mungkin krna kasian. Saya bingung knpa hidup saya seperti ini, knpa Tuhan berikan kehidupan saya yg seperti ini. Udh saya susah punya anak, di berikan suami pun hanya menyiksa saya lahir batin. Terkadang saya frustasi hingga punya pikiran ingin mati saja karna gak ada gunanya juga saya hidup dengan keadaan saya yg seperti ini. Ingin meninggalkan suami saya tetapi saya syng sekali dengan dia, Tuhan pun tidak suka yg seperti it. Terkadang saya suka berfikir "apa salahku Tuhan hingga aku di ciptakan jadi seperti ini Tuhan?" Apa yg hrs saya lakukan dengan keadaan ku yang seperti ini??

Sepertinya suami anda kecewa dengan anda yang gagal memberi keturunan untuknya.

Untuk itu anda perlu menanganinya baik secara medis dan secara rohani.

1. Secara medis
Sebaiknya anda dan suami perlu berkonsultasi dengan dengan dokter perihal penyebab anda sering keguguran dan sulit punya anak.

Penyebab keguguran :
1. Usia sang ibu.
2. Pengaruh masalah kesehatan sang ibu
3. Penyakit jangka panjang (kronis)
4. Pengaruh infeksi tertentu
5. Konsumsi obat-obatan yang berefek samping buruk pada janin
6. Pernah mengalami keguguran
7. Merokok selama hamil.
8. Mengonsumsi minuman keras atau menggunakan obat-obatan terlarang selama masa kehamilan.
9. Konsumsi kafein yang berlebihan.
10. Kelebihan atau kekurangan berat badan.

Sumber : https://www.alodokter.com/keguguran

Silahkan anda introspeksi. Adakah point-point yang cocok untuk anda ?
Lakukanlah konsultasi dengan dokter. Mungkin anda bisa masuk ke link alodokter diatas dan berkonsultasi disana sebelum berkonsultasi dengan dokter secara lansung.

Abda juga perlu menanyakan kepada dokter. Apakah anda ini mungkin terinfeksi TORCH ( Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simplex virus ) ?
Mungkin dokter tersebut akan membuat pengantar untuk anda supaya menjalani pemeriksaan TORCH.

https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_Torch

Bila anda punya BPJS sebaiknya manfaatkanlah kartu tersebut.


2. Secara rohani
Anda bisa menceritakan masalah anda dan suami anda ke pastor/pendeta anda. Mungkin mereka bisa memberikan nasehat dan menguatkan hati suami anda.


Sepertinya suami anda perlu meneladani Imam Zakharia yang bisa menerima istrinya apa adanya walaupun mandul sampai lanjut usia mereka.

Lukas 1:5-7

1:5. Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.
1:6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.
1:7 Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.


Bagi anda teruslah berdoa supaya anda diberikan keturunan. Juga doakan suami anda semoga dia diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi masalah dalam pernikahan anda. Jangan pernah berhenti berdoa.


3. Menjadi orangtua angkat
Bila semua cara tersebut tidak berhasil. Mungkin anda dan suami perlu mempertimbangkan untuk menjadi orangtua angkat.

Tetapi bila anda dan suami memutuskan untuk menjadi orangtua angkat. Anak tersebut harus tahu sejak semula bahwa dirinya anak angkat dari semula bukan anak kandung supaya anak tersebut tidak shock ketika mengetahui jati dirinya yang sebenarnya bahwa dia anak angkat.

Demikianlah tulisan ini. Semoga membantu.
Mungkin anda bisa memperlihatkan tulisan ini kepada suami.
Tetaplah bersabar.

Semoga Tuhan memberkati anda dan suami
Semoga anda dan suami bisa rukun dan damai.
Semoga anda lekas diberikan keturunan.
Amin.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
October 30, 2018, 11:49:50 AM
Reply #4
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 42
    • Gospel Radio
  • Denominasi: CHRIST
Sis Venny09,
pas pacaran memang tidak tahu ya calon suami BERHATI GELAP disaat itu?

Atau... hanya sudah biasa merespon "Yah hatinya sih baik, perkataannya saja yang pahit"

Gini sis pendapat saya,
hubungan sosial pertemanan saja sangat/sudah terlihat banyak "PEMABUK (bukan karena anggur)"
orang-orang jahat dalam kehidupan sosial malah disegani dan dihormati oleh teman-temannya.

Kalau memang jahat dan disegani atau semacam itu.. apa kaum hawa malah memilih yang dominan untuk para pria nya? Yang seperti itu? R E A L L Y ?  Ajaran dunia dimakan mentah-mentah?

Kalau memang iya begitu, masa iya anda akan berkata,
••  "Saya bingung knpa hidup saya seperti ini, knpa Tuhan berikan kehidupan saya yg seperti ini."

••  Tuhan pun tidak suka yg seperti itu
Lantas kenapa Anda suka/sayang?
"Ingin meninggalkan suami saya tetapi saya syng sekali dengan dia."

Maaf kalau saya terdengar menghakimi, karena yang salah siapa kok menyalahkan siapa.
Manusia yang menjadi suami anda itu jelas jahat, lalu anda sendiri bagaimana?
Ada yang namanya BENAR / BAIK / SALAH / JAHAT.
Saya sih percaya saja anda ini bukan jahat.. lantas apa?

Saya pribadi, jangankan suami/istri/calon suami/calon istri...  Bertemu sepintas manusia yang seperti itu saja sudah muak.
Kalau bisa saya bunuh meskipun baru bertemu, atas dasar keadilan, karena kebenaran pastilah juga adil.
Adil karena menghina duluan, gigi ganti gigi, dan ukuran yang dipakai dari si korban.
Menghina, memfitnah sembari berlaga sebagai orang yang benar, atau pandai berbicara/tertawa.

Kalau bukan karena kebenaran dan kebaikan dan terutama..
Sekarang jaman Kristus dimana "Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat . . . "
Dst...
Bagaimana mungkin seorang yang baik akan memilih pasangan hidupnya yang jahat?
Ah sudahlah.



Pendeta ini mungkin bisa dihubungi bila 1 kota, karena dengar-dengar suka membantu dalam area masalah di pernikahan karena dia sendiri pernah mengalaminya.
Pendeta.  Y O S U A  Y O N G K Y  W I R A N E G A R A
dari Bethany Miracle Center


Atau melalui jalur hukum:
Code: [Select]
Menurut UU PKDRT, terdapat empat bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yakni: 1) Kekerasan fisik, yang mengakibatkan rasa sakit, jatuh sakit atau luka berat; (2) Kekerasan psikis, yang mengakibatkan rasa ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dll; 3) Kekerasan seksual, yang berupa pemaksaan seksual dengan cara tidak wajar, baik untuk suami maupun untuk orang lain untuk tujuan komersial, atau tujuan tertentu; dan 4) Penelantaran rumah tangga yang terjadi dalam lingkup rumah tangganya, yang mana menurut hukum diwajibkan atasnya.

Atas berbagai bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dimaksud di atas, Pasal 44 sampai dengan Pasal 47 UU PKDRT menyebutkan ancaman pidananya, mulai dari ancaman maksimal 5 (lima) tahun penjara sampai dengan ancaman maksimal 12 (dua belas) tahun penjara, sesuai jenis perbuatan pidana yang dilakukan.

Siapa saja bisa menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, karena dalam UU PKDRT, lingkup rumah tangga mencakup suami, istri, dan anak (termasuk anak angkat dan anak tiri). Orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga dengan suami, istri yang tinggal menetap dalam rumah tangga. Korban yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dapat melaporkan langsung kepada Kepolisian yang telah menyediakan ruang pelayanan khusus KDRT.

Sumber:
Link


Akhir kata, saya ikut prihatin atas keguguran sampai 2 kalinya.
Hanya ada 2 solusi yah sis Venny09.
1. Suamimu bertobat sehingga mampu menjadi kepala bukan ekor.
   (Maksudnya bukan kepala = pemimpin = bos = banyak uang)
   Dan sebelum masa itu sampai, bukankah memang sengsara?
  Percuma saja suami berhenti menyayat hati/daging tapi tidak punya Kristus dalam hatinya, hal itu hanya sia-sia. Dasar hidup yang Yesus berikan, itulah yang dapat MENYELAMATKAN, DIPEGANG sebelum Beliau datang kedua kalinya.

2. Bercerai!
   Masalah anda akan selesai dan silahkan cari pasangan hidup baru selagi anda belum memahami arti dari..
Orang benar pasti juga orang baik! Yang artinya juga, dalam baik tidak ada salah/jahat.
Kalau salah, dilihat salahnya dari mana?
Apakah jahat ke salah?  Atau baik/benar kepeleset ke salah.



Semoga Tuhan Yesus menyertai dalam perjalanan!  Kabar baik menyertai Venny09 yah!  Amin.
« Last Edit: October 30, 2018, 12:53:33 PM by OMNI »
October 30, 2018, 02:32:18 PM
Reply #5
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 206
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Laporkan KDRT kpd RT RW tetangga dan kepolisian, agar pelakunya tahu bahwa ia dimonitor jd kalau ada korban pelakunya bisa diburu
October 31, 2018, 01:47:53 PM
Reply #6
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 313
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
kamu yang milih untuk nikah sama suami kamu skrg kan?
sadis bang..
orang itu belum tentu kelihatan aslinya pas pacaran.. mungkin dia lihai menyembunyikan sifat aslinya.. atau mungkin dia uda ada selingkuhan makanya dia gak cinta lagi sama istri, makanya dia sering berbuat kasar, atau memang dia suka mengasari wanita karna dia menikmatinya. dia suka melihatnya. banyak kemungkinan, gak melulu si wanita yg salah. orang yg tidak baik semakin lama semakin sulit dibedakan.
« Last Edit: October 31, 2018, 01:53:15 PM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
November 01, 2018, 11:52:05 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9072
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
maksud saya kalo emang dia yang milih, jangan ngomong "apa salahku Tuhan hingga aku di ciptakan jadi seperti ini Tuhan?"

kadang kita ini salah ngambil keputusan tapi nyalahin Tuhan.....
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
November 02, 2018, 02:38:37 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 869
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Shalom... ...
Ingin meninggalkan suami saya tetapi saya syng sekali dengan dia,
Tuhan pun tidak suka yg seperti it.

Terkadang saya suka berfikir
"apa salahku Tuhan hingga aku di ciptakan jadi seperti ini Tuhan?"
Apa yg hrs saya lakukan dengan keadaan ku yang seperti ini??

Memang Mba telah melakukan apa
Sehingga tak menemukan kesalahan?

Masalah kehamilan dan keguguran
Itu bukan kesalahan bukan kelakuan

Dari ceritamu,
Yg tampak spt nyata adalah kelakuan suami-mu semata
Suamimu mungkin punya kelakuan primitif yg serius
Primitif spt semut yg jika ke injek spontan mengigit
Atau preman yg sebab kesenggol langsung nonjok
Mungkinkah bisa bringas tanpa ada sebab?

Ku duga Mba sangat mencintainya
Lebih dr pd mencintai Yesus
Tul tak tuh, mba!

Jika itu betul, ini bahaya
Maka yg hrs Mba lakukan ialah
Cikar haluan pelan2 sama2 kpd Yesus

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)