Author Topic: Pernah mencuri dimasa kecil (SD), saya harus apa????  (Read 869 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 04, 2018, 11:19:02 AM
Reply #20
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 410
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Kamu tak baca ya, dia saja takut temennya ngaduin dia ke polisi. Kalau dia masuk penjara, kamu mau temani ?
Benar, dunia ini jahat dan tidak mengampuni, bicara dosa kpd satu orang, seluruh dunia akan tahu dan mengutuki,

Menjadi orang Kristen yg bertobat itu bukan berarti kita harus mendatangi orang2 dan meminta maaf atas segala dosa. Kita jangan menaruh kuk lagi di atas tengkuk orang yg sdh bertobat.
Tuhanpun memberi ampun kpd perempuan yang berjinah dan kesempatan hidup baru.

Ini bukan masalah penakut atau pemberani, jangan terus menerus menggaruk borok yg sudah kering, melempar minyak ke bara yg sudah padam, gak akan selesai2 masala hidupnya.

December 04, 2018, 01:44:19 PM
Reply #21
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 443
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Pertimbangkan dua analogi berikut :
1. Kasus 1 : Andi dilema harus mengakui dan minta maaf atau tidak bahwa dulu sembilan tahun lalu dia mencuri hp si Budi (peristiwa ini belum diketahui siapapun termasuk polisi)
2. Kasus 2 : Andi dilema harus mengakui dan minta maaf atau tidak bahwa dulu sembilan tahun lalu pernah tabrak lari (korban meninggal) anak dan istri si Budi (peristiwa ini belum diketahui siapapun termasuk polisi)

di situasi mana Andi tersebut harus mengaku? apakah :
A. kasus 1
B. kasus 2
C. tidak keduanya
D. kedua-duanya.

? jelaskan jawaban anda
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
December 04, 2018, 02:31:09 PM
Reply #22
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Pertimbangkan dua analogi berikut :
1. Kasus 1 : Andi dilema harus mengakui dan minta maaf atau tidak bahwa dulu sembilan tahun lalu dia mencuri hp si Budi (peristiwa ini belum diketahui siapapun termasuk polisi)
2. Kasus 2 : Andi dilema harus mengakui dan minta maaf atau tidak bahwa dulu sembilan tahun lalu pernah tabrak lari (korban meninggal) anak dan istri si Budi (peristiwa ini belum diketahui siapapun termasuk polisi)

di situasi mana Andi tersebut harus mengaku? apakah :
A. kasus 1
B. kasus 2
C. tidak keduanya
D. kedua-duanya.

? jelaskan jawaban anda

Kamu ngerti ngak sih, kalau mengaku dosa itu biasanya sama Tuhan dan pendeta. Seseorang yang minimal telah percaya dan tau hal-hal di dalam dunia. Bukannya asal ngaku kemana-mana. Jantan ? Itu bodoh.

Jangan cari gara-gara deh, kecuali kamu sudah sanggup menerima akibatnya. Mungkin kamu kira kayak di film, oh semua saling peluk-pelukan dan happy ending. Tak semua begitu.

Mungkin saja akan berakhir di penjara, terus menyesali hidup kenapa ya saya dengarin itu orang di forum lalu akhirnya bunuh diri. Kamu berani menanggung akibat begitu ? Mikir coba.

Semua manusia berdosa. Ingat itu. Tak ada yang tidak berdosa. Tuhan mengerti itu. Semua ada waktunya.

Salam Santai saja.
Hidup hanya sementara.
December 04, 2018, 02:54:13 PM
Reply #23
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Tuhanpun memberi ampun kpd perempuan yang berjinah dan kesempatan hidup baru.

Ini bukan masalah penakut atau pemberani, jangan terus menerus menggaruk borok yg sudah kering, melempar minyak ke bara yg sudah padam, gak akan selesai2 masala hidupnya.

Coba mikir, bagaimana kalau wanita berzinah itu mengaku ke semua wanita yang suaminya telah berzinah kepadanya. Ha ha ha ha. Bisa bikin film entar.

Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Salam Damai.
Hidup hanya sementara.
December 05, 2018, 01:17:40 AM
Reply #24
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 56
  • Denominasi: Interdenominasi
Pertimbangkan dua analogi berikut :
1. Kasus 1 : Andi dilema harus mengakui dan minta maaf atau tidak bahwa dulu sembilan tahun lalu dia mencuri hp si Budi (peristiwa ini belum diketahui siapapun termasuk polisi)
2. Kasus 2 : Andi dilema harus mengakui dan minta maaf atau tidak bahwa dulu sembilan tahun lalu pernah tabrak lari (korban meninggal) anak dan istri si Budi (peristiwa ini belum diketahui siapapun termasuk polisi)

di situasi mana Andi tersebut harus mengaku? apakah :
A. kasus 1
B. kasus 2
C. tidak keduanya
D. kedua-duanya.

? jelaskan jawaban anda

Tergantung, untuk apa pengakuan itu.

Jika tujuanya itu untuk pertobatan ya jelas keduanya harus diakui "dihadapan Tuhan" dan sungguh-sungguh berkomitmen untuk tidak melakukanya lagi, menjaga diri dari perbuatan serupa. (Tuhan mengampuni)

Jika tujuanya itu untuk mendapat "kesembuhan" dari perasaan "sakit" (merasa bersalah seumur hidup), akuilah itu "dihadapan manusia". (Ini adalah pilihan hidup)

Khusus untuk menghilangkan nyawa orang, menurut hukum Tuhan sepantasnya adalah hukuman mati. Namun Tuhan itu baik, jika hal itu bukanlah sesuatu yang disengaja, maka menurut cara lama si pembunuh (si Andi) mendapatkan kota pelarian untuk tinggal disana. Itupun untuk sementara saja supaya tidak dibunuh balik oleh "penagih hutang darah", karena setelahnya ia tetap harus menghadapi pengadilan.

Tentunya untuk cara baru, kasih yang harus mendasari semuanya. Jika Andi mengasihi Tuhan tentunya Andi adalah anak terang, tidak ada "kegelapan" di dalam terang. Tinggal si Andi mengukur saja apakah hal lari dari tanggung jawab adalah bagian dari terang ataukah gelap. Kemudian jika si Andi mengasihi sesama tentunya Andi akan memikirkan bagaimana kondisi keluarga yang ditinggalkan karena kematian seseorang yang disebabkan oleh dirinya. Maka apabila ia memiliki kasih itu, maka ia akan melakukan tindakan kasih.

Kasih itu bukan keyakinan saja, namun tindakan, maka kerjakanlah kasih itu dengan tindakan.

Menurut Yesus, orang yang mempertahankan nyawanya akan kehilangan nyawanya, orang yang kehilangan nyawanya karena Yesus (yang adalah kebenaran) akan memperolehnya.

Maka seharusnya si Andi berbuat sesuatu yang sejalan dengan "kebenaran".
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
December 07, 2018, 11:55:06 AM
Reply #25
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 410
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Coba mikir, bagaimana kalau wanita berzinah itu mengaku ke semua wanita yang suaminya telah berzinah kepadanya. Ha ha ha ha. Bisa bikin film entar.

Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Salam Damai.

Benar, sejogjanya kita meniru Yesus dengan tidak menjatuhkan sanksi ini itu spt harus mengaku harus jantan harus jujur.
December 11, 2018, 11:56:54 AM
Reply #26
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 443
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Tergantung, untuk apa pengakuan itu.

Jika tujuanya itu untuk pertobatan ya jelas keduanya harus diakui "dihadapan Tuhan" dan sungguh-sungguh berkomitmen untuk tidak melakukanya lagi, menjaga diri dari perbuatan serupa. (Tuhan mengampuni)

Jika tujuanya itu untuk mendapat "kesembuhan" dari perasaan "sakit" (merasa bersalah seumur hidup), akuilah itu "dihadapan manusia". (Ini adalah pilihan hidup)

Khusus untuk menghilangkan nyawa orang, menurut hukum Tuhan sepantasnya adalah hukuman mati. Namun Tuhan itu baik, jika hal itu bukanlah sesuatu yang disengaja, maka menurut cara lama si pembunuh (si Andi) mendapatkan kota pelarian untuk tinggal disana. Itupun untuk sementara saja supaya tidak dibunuh balik oleh "penagih hutang darah", karena setelahnya ia tetap harus menghadapi pengadilan.

Tentunya untuk cara baru, kasih yang harus mendasari semuanya. Jika Andi mengasihi Tuhan tentunya Andi adalah anak terang, tidak ada "kegelapan" di dalam terang. Tinggal si Andi mengukur saja apakah hal lari dari tanggung jawab adalah bagian dari terang ataukah gelap. Kemudian jika si Andi mengasihi sesama tentunya Andi akan memikirkan bagaimana kondisi keluarga yang ditinggalkan karena kematian seseorang yang disebabkan oleh dirinya. Maka apabila ia memiliki kasih itu, maka ia akan melakukan tindakan kasih.

Kasih itu bukan keyakinan saja, namun tindakan, maka kerjakanlah kasih itu dengan tindakan.

Menurut Yesus, orang yang mempertahankan nyawanya akan kehilangan nyawanya, orang yang kehilangan nyawanya karena Yesus (yang adalah kebenaran) akan memperolehnya.

Maka seharusnya si Andi berbuat sesuatu yang sejalan dengan "kebenaran".

Ini baru komen seorang "gentleman', berani berbuat berani bertanggung jawab.
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
December 13, 2018, 01:34:52 AM
Reply #27
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 443
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
seorang yg sudah berbuat salah terlepas dari Tuhan Maha Pengampun tetaplah harus mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada korban. Hanya orang2 egois, dan yg ingin 'aman' yg diam2.

sy melihat ini dari ssi hukum (keadilan dan kebenaran) karna sy yakin sisi hukum dan kemanusiaan tidak berbeda jauh dengan sisi KeTuhanan.

lain halnya kalau kita tidak bersalah, kita tentu harus menjauhi marabahaya, tapi dalam kasus yg ditsebutkan olehOP, kita sebagai pelku kejahatan maka dari sisi hukum dan kemanusiaan sudah sepatutnya kita mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada korban. Tentunya juga meminta ampun kepada Tuhan.
« Last Edit: December 13, 2018, 01:39:54 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
December 28, 2018, 07:42:51 AM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2497
  • Gender: Male
  • be a light!
  • Denominasi: Protestan
Itulah bro, rasa bersalah bisa membuat kita kehilangan damai sejahtera.

Tapi percayalah, Tuhan pasti mengampuni setiap orang yang datang kepadaNya dan mau bertobat. Ingatlah, pemungut cukai dan perempuan yang berzinah saja Tuhan Yesus mau mengampuninya.

Nah, sekarang tentang hubungan dengan temanmu, aku rasa lakukan saja apa yang menjadi niatmu

Sudah 9 tahun yang lalu, kemungkinan besar dia sudah lupa, apalagi HP keluaran tahun sekian sudah tidak berharga lagi di zaman sekarang. Tapi pengakuan itu tetap perlu demi kebaikan bersama. Jadi akui saja dan minta maaf, mau mengganti yang baru juga silahkan. Usahakan kalian bicara empat mata, tidak bersama orang lain. Siapa tahu dengan kerendahan hatimu, dia mau memaafkanmu. Kalau dia marah, biarkan saja dia mengungkapkannya, sangat wajar orang yang dijahati pasti akan merasa kesal. Tapi setelah itu, masalahnya bisa selesai, dan perasaanmu lebih tenang. Tidak perlu takut akan dilaporkan ke polisi, toh kamu sudah berniat baik.
« Last Edit: December 28, 2018, 09:43:45 AM by rendy h »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)