Author Topic: Siapakah Yesus .. (Roma 14:9)  (Read 8269 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

February 12, 2019, 05:16:54 AM
Reply #160
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
Mau yang simple atau yang detail?
Kalau yang simple bisa cari sendiri di kitab-kitab injil dimana Yesus disebut sebagai Tuhan.

Kalau mau yang detail, coba jelaskan dulu teori anda, 'Tuhan' yang bagaimana yang anda maksud.
Karena ayat yang anda kutip di Yoh 1 itu adalah 'Theos' dan 'Logos'. Sedangkan yang di Rm 14 adalah kurieuo yang akar katanya adalah kurios (kata ini yang sering diartikan sebagai Tuhan).

Dan gimana ceritanya Tuhan itu bisa berhenti sementara jadi Tuhan?
Begini saudara ku, sebelum sampai kepada pembahasan yg lain, mari kita diskusikan dahulu, pertanyaan anda yg terakhir, yaitu: bagaimana Tuhan itu bisa berhenti sementara Jadi Tuhan ?

Nah, Pertanyaan ini salah saudara ku, mengapa ? Tuhan itu kekal dan tidak mungkin Tuhan itu bisa berhenti menjadi Tuhan, walaupun cuma sedetik dalam hitungan waktu manusia.

Tetapi, Tuhan itu “bisa tidak dipanggil/disebut Tuhan lagi, untuk waktu yg lama dalam perhitungan waktu manusia”, namun sekali lagi.. sekalipun Ia tidak dipanggil/disebutkan Tuhan lagi untuk sementara waktu, BUKAN berarti Tuhan itu berhenti menjadi Tuhan, bahasa kasarnya : Tuhan itu “cuti”, hahaha..

Contoh: pada saat ditanda tanganinya perjanjian damai, antara pemerintah Indonesia dgn GAM (gerakan Aceh merdeka) di helsinky dahulu, maka SBY datang kesana, BUKAN sebagai “Presiden Indonesia”, tetapi sebagai “Pribadi SBY”, nah .. sekalipun “sbg pribadi”, SBY tetap presiden Indonesia, namun pada saat kehadiran di helsinki tsb, SBY “tidak dapat dipanggil/disebut sebagai Presiden”.

Demikian juga Tuhan yg kita bahas disini, seperti Kata Paulus dalam Filipi 2:7.. bahwa Allah itu “telah mengosongkan dirinya sendiri”, atau dgn kata lain .. Allah itu lagi cuti.. hahaha..

Apa yg “dikosongkan” ?

Yg dikosongkan itu adalah “segala ke allahanya, segala kemuliaannya, segala kuasanya”, sehingga pada saat “pengosongan diri itu”, Allah itu “tidak bisa lagi disebutkan sbg Allah”, tetapi karena “Dia adalah Allah  yg menjadi manusia”, maka manusia itu disebut sebagai “Anak Allah”, atau dgn kata lain: Anak Allah itu adalah: Allah yg hadir tanpa kemuliaannya, atau Allah yg hadir tanpa kuasanya, atau Allah yg hadir tanpa keallahannya, karena Allah itu “lagi cuti”.. hahaha..

Jbu
« Last Edit: February 12, 2019, 05:19:37 AM by Pencerah888 »
February 12, 2019, 05:36:03 AM
Reply #161
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
baik saya akan jelaskan dengan singkat, jelas dan padat..

Ulangan 6
4. Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!.

Hanya ada satu Allah, yaitu Allah yang Esa.


Note:
tolong untuk diskusi diskusi selanjutnya, agar memberi penjelasan kepada pertanyaan pertanyaan yang disampaikan, tidak usah menuliskan kalimat "Tolong baca di tulisanku yang lain"., agar diskusi enak dan lancar.
walaupun mungkin kita agak sedikit malas untuk menuliskan kembali, usahakan saja paling tidak membalas sekedar.
Jawabanku diatas adalah jawaban sekedar,, karena sudah saya jelaskan di banyak topik topik yang berhubungan dengan ke-Tuhan-an.


salam
TYM
Berarti saudara “SETUJU”, kalau TUHAN itu adalah “satu2 nya Allah dan tidak ada allah, selain TUHAN itu”?

Jbu ..
February 12, 2019, 07:44:18 AM
Reply #162
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Berarti saudara “SETUJU”, kalau TUHAN itu adalah “satu2 nya Allah dan tidak ada allah, selain TUHAN itu”?

Jbu ..

Tuhan dan Allah itu identik !
February 12, 2019, 08:13:41 AM
Reply #163
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Begini saudara ku, sebelum sampai kepada pembahasan yg lain, mari kita diskusikan dahulu, pertanyaan anda yg terakhir, yaitu: bagaimana Tuhan itu bisa berhenti sementara Jadi Tuhan ?

Nah, Pertanyaan ini salah saudara ku, mengapa ? Tuhan itu kekal dan tidak mungkin Tuhan itu bisa berhenti menjadi Tuhan, walaupun cuma sedetik dalam hitungan waktu manusia.

Tetapi, Tuhan itu “bisa tidak dipanggil/disebut Tuhan lagi, untuk waktu yg lama dalam perhitungan waktu manusia”, namun sekali lagi.. sekalipun Ia tidak dipanggil/disebutkan Tuhan lagi untuk sementara waktu, BUKAN berarti Tuhan itu berhenti menjadi Tuhan, bahasa kasarnya : Tuhan itu “cuti”, hahaha..

Contoh: pada saat ditanda tanganinya perjanjian damai, antara pemerintah Indonesia dgn GAM (gerakan Aceh merdeka) di helsinky dahulu, maka SBY datang kesana, BUKAN sebagai “Presiden Indonesia”, tetapi sebagai “Pribadi SBY”, nah .. sekalipun “sbg pribadi”, SBY tetap presiden Indonesia, namun pada saat kehadiran di helsinki tsb, SBY “tidak dapat dipanggil/disebut sebagai Presiden”.

Demikian juga Tuhan yg kita bahas disini, seperti Kata Paulus dalam Filipi 2:7.. bahwa Allah itu “telah mengosongkan dirinya sendiri”, atau dgn kata lain .. Allah itu lagi cuti.. hahaha..

Apa yg “dikosongkan” ?

Yg dikosongkan itu adalah “segala ke allahanya, segala kemuliaannya, segala kuasanya”, sehingga pada saat “pengosongan diri itu”, Allah itu “tidak bisa lagi disebutkan sbg Allah”, tetapi karena “Dia adalah Allah  yg menjadi manusia”, maka manusia itu disebut sebagai “Anak Allah”, atau dgn kata lain: Anak Allah itu adalah: Allah yg hadir tanpa kemuliaannya, atau Allah yg hadir tanpa kuasanya, atau Allah yg hadir tanpa keallahannya, karena Allah itu “lagi cuti”.. hahaha..

Jbu
Saya gak ngerti,
Anda bilang Tuhan itu kekal dan tidak mungkin Tuhan itu bisa berhenti menjadi Tuhan. Tapi anda juga menulis Sebagai manusia selama Ia hidup didunia ini sampai Ia mati Yesus TIDAK dapat disebut sebagai Tuhan.

"tidak dapat disebut sebagai Tuhan" itu maksudnya apa?
Apakah forbidden kalau kita menyebutnya sebagai Tuhan? Apakah lantas ada penghukuman?
Apakah hanya berarti penyebutan yang tidak tepat? Atau bagaimana?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
February 12, 2019, 08:19:29 AM
Reply #164
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 851
  • Gender: Male
  • Denominasi: pro-testan
"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna.  "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.
February 12, 2019, 09:15:50 AM
Reply #165
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2689
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Berarti saudara “SETUJU”, kalau TUHAN itu adalah “satu2 nya Allah dan tidak ada allah, selain TUHAN itu”?

Jbu ..

Yes,, Saya Percaya kepada Allah Tritunggal, sesuai dengan Firman Tuhan.


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
February 12, 2019, 11:16:59 AM
Reply #166
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1148
Begini saudara ku, sebelum sampai kepada pembahasan yg lain, mari kita diskusikan dahulu, pertanyaan anda yg terakhir, yaitu: bagaimana Tuhan itu bisa berhenti sementara Jadi Tuhan ?

Nah, Pertanyaan ini salah saudara ku, mengapa ? Tuhan itu kekal dan tidak mungkin Tuhan itu bisa berhenti menjadi Tuhan, walaupun cuma sedetik dalam hitungan waktu manusia.

Tetapi, Tuhan itu “bisa tidak dipanggil/disebut Tuhan lagi, untuk waktu yg lama dalam perhitungan waktu manusia”, namun sekali lagi.. sekalipun Ia tidak dipanggil/disebutkan Tuhan lagi untuk sementara waktu, BUKAN berarti Tuhan itu berhenti menjadi Tuhan, bahasa kasarnya : Tuhan itu “cuti”, hahaha..

Contoh: pada saat ditanda tanganinya perjanjian damai, antara pemerintah Indonesia dgn GAM (gerakan Aceh merdeka) di helsinky dahulu, maka SBY datang kesana, BUKAN sebagai “Presiden Indonesia”, tetapi sebagai “Pribadi SBY”, nah .. sekalipun “sbg pribadi”, SBY tetap presiden Indonesia, namun pada saat kehadiran di helsinki tsb, SBY “tidak dapat dipanggil/disebut sebagai Presiden”.

Demikian juga Tuhan yg kita bahas disini, seperti Kata Paulus dalam Filipi 2:7.. bahwa Allah itu “telah mengosongkan dirinya sendiri”, atau dgn kata lain .. Allah itu lagi cuti.. hahaha..

Apa yg “dikosongkan” ?

Yg dikosongkan itu adalah “segala ke allahanya, segala kemuliaannya, segala kuasanya”, sehingga pada saat “pengosongan diri itu”, Allah itu “tidak bisa lagi disebutkan sbg Allah”, tetapi karena “Dia adalah Allah  yg menjadi manusia”, maka manusia itu disebut sebagai “Anak Allah”, atau dgn kata lain: Anak Allah itu adalah: Allah yg hadir tanpa kemuliaannya, atau Allah yg hadir tanpa kuasanya, atau Allah yg hadir tanpa keallahannya, karena Allah itu “lagi cuti”.. hahaha..

Jbu
Ke-tuhan-an itu bukanlah suatu jabatan atau profesi.

Seseorang bisa cuti dari pekerjaan atau jabatannya, tapi tidak seorang pun bisa cuti dari dirinya sendiri.

Tak seorang pun manusia bisa cuti dari ke-manusia-an nya dan menjadi bukan manusia.

Tuhan tidak mungkin bisa menjadi tidak Tuhan.

====

Ibrani:

13:8 Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.

13:8 Jesus Christ is the same yesterday and today and forever.

====

Filipi:

2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,

2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,

2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;

2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.


====

Yang dimaksudkan dengan 'kenosis' bukanlah 'kehilangan ke-Allah-an', melainkan:
- mengambil rupa seorang hamba,
- menjadi sama dengan manusia,
- mengalami penderitaan hingga mati di kayu salib,

====

Kalau masih ada yang gak mudeng dengan maksud St. Paulus di Filipi 2:6-7 tersebut... silakan bandingkan dengan maksud St. Paulus di Kolose berikut:


2:2 supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus,

2:3 sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.

2:9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,


Silakan bandingkan: 'mengosongkan' (Fil 2:7) vs 'kepenuhan' (Kol 2:9)

Keduanya ditulis oleh Rasul yang sama, yaitu : St. Paulus.

====

To all:


Kol 2:8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus

====

Salam,
February 12, 2019, 11:47:53 AM
Reply #167
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Ke-tuhan-an itu bukanlah suatu jabatan atau profesi.

Seseorang bisa cuti dari pekerjaan atau jabatannya, tapi tidak seorang pun bisa cuti dari dirinya sendiri.

Tak seorang pun manusia bisa cuti dari ke-manusia-an nya dan menjadi bukan manusia.

Tuhan tidak mungkin bisa menjadi tidak Tuhan.

====

Ibrani:

13:8 Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.

13:8 Jesus Christ is the same yesterday and today and forever.

====

Filipi:

2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,

2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,

2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;

2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.


====

Yang dimaksudkan dengan 'kenosis' bukanlah 'kehilangan ke-Allah-an', melainkan:
- mengambil rupa seorang hamba,
- menjadi sama dengan manusia,
- mengalami penderitaan hingga mati di kayu salib,

====

Kalau masih ada yang gak mudeng dengan maksud St. Paulus di Filipi 2:6-7 tersebut... silakan bandingkan dengan maksud St. Paulus di Kolose berikut:


2:2 supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus,

2:3 sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.

2:9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,


Silakan bandingkan: 'mengosongkan' (Fil 2:7) vs 'kepenuhan' (Kol 2:9)

Keduanya ditulis oleh Rasul yang sama, yaitu : St. Paulus.

====

To all:


Kol 2:8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus

====

Salam,

Mengosongkan dalam arti kenosis tidak berarti keilahian Yesus menjadi tidak ada.

Kepenuhan selalu menyangkut pekerjaan ROH KUDUS.

Kerasukan selalu pekerjaan Roh Jahat.

February 12, 2019, 04:50:23 PM
Reply #168
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2689
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Mengosongkan dalam arti kenosis tidak berarti keilahian Yesus menjadi tidak ada.

mengosongkan artinya adalah membuat kosong..
yang berarti yang dulunya berisi, isinya di keluarin dan menjadi Kosong.

itulah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus demi umat manusia.

1. Allah yang Mahakuasa, mengosongkan Kemahakuasaan-Nya dan menjadi sama dengan manusia.
Pekerjaan Pekerjaan-Nya melakukan Mujizat, seperti membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta, memelekkan mata orang buta, adalah melalui Kuasa Bapa-Nya..

2. Allah yang Mahahadir, mengosongkan Kemahahadirann-Nya menjadi sama dengan manusia, sehingga tidak Mahahadir lagi, Ruang Lingkup Aktifitas-Nya terbatas oleh Tubuh yang terbatas. Ruang Lingkup Pelayanan Yesus terbatas hanya di sekitar, Yudea, Samaria, Yerusalem.
ketika Yesus di Bumi Dia tidak ada di Sorga.

3. Allah yang Mahatahu, mengosongkan Kemahatahuan-Nya menjadi sama dengan manusia, yang memerlukan proses belajar supaya bisa mengetahui sesuatu. Pengetahuan Yesus mengenai Kitab Kitab Suci adalah akibat ajaran Ibu Bapanya, Belajar Sendiri, atas tuntunan ROH KUDUS.
ketika murid murid bertanya pada Yesus:
Matius 24:36. Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."

Ibrani 2
7. Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,

9. Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.


sungguh Besar Pengorbanan yang dilakukan Tuhan bagi manusia,
* begitu mahalnya harga Satu Jiwa,
* anda dan saya sangat berharga dimata Tuhan.
* Tuhan memberikan segala gala-nya.
* itu sama dengan memberikan seluruh isi surga dalam satu pemberian melalui Yesus Kristus.

kalau merasa tidak dihargai, tidak dicintai, tidak berarti.. ingatlah apa yang telah dilakukan oleh Tuhan bagi-mu.
perenungan perenungan akan Pengorbanan Tuhan. akan menguduskan manusia. bahkan lebih.. perenungan perenunga Kudus itu akan berkuasa untuk:
* menyucikan hati
* mengangkat harga diri dalam arti yang sebenarnya.
* membuat percaya diri,
* membuat lebih berani.
* memperhalus tabiat.
* memberi semangat hidup.
* memberi optimisme
* membuang sifat sifat pecundang, penakut, rendah diri,
* menyanggupkan manusia untuk mengampuni, mencintai, memaafkan kesalahan orang lain.

singkat-nya perenungan perenungan akan Tuhan Yesus, Kasih Bapa.. akan mengubah manusia menjadi mirip dengan Tuhan. Perenungan itu akan membuat manusia dilahir barukan, melalui ROH KUDUS.

oleh Memandanglah kita akan diubahkan.
kita akan diubahkan kepada apa yang sering sering kita lihat, kita semakin lama akan mirip dengan apa yang kita renung renungkan.
dan semakin banyak otak kita diisi dengan perenungan perenungan baik tersebut,
maka apa yang keluar dari mulut, tidak jauh jauh dari apa yang ada di dalam kepala kita.

Bila Yesus Kristus, Kasih-Nya dan Kasih Bapa yang ada dipikiran kita, maka Kasih-Nya pula yang menjadi topik utama pembicaraan kita, kita akan senang berbicara mengenai Dia, tentang Dia, Kasih-Nya, apa yang dilakukan-Nya bagi kita..
kita tidak akan menginginkan yang lain lain, Kasih akan dunia ini, akan digantikan oleh Kasih kepada Allah. oleh Sibab Dia sudah ada di dalam otak kita.

by Beholding Love we Become Change..



salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
February 13, 2019, 03:32:47 AM
Reply #169
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
mengosongkan artinya adalah membuat kosong..
yang berarti yang dulunya berisi, isinya di keluarin dan menjadi Kosong.
Manteeeep  :afro:.


Quote
Allah yang Mahahadir, mengosongkan Kemahahadirann-Nya menjadi sama dengan manusia, sehingga tidak Mahahadir lagi, Ruang Lingkup Aktifitas-Nya terbatas oleh Tubuh yang terbatas. Ruang Lingkup Pelayanan Yesus terbatas hanya di sekitar, Yudea, Samaria, Yerusalem.
ketika Yesus di Bumi Dia tidak ada di Sorga.
Nah ini. Yang merah itu dah yang menyebabkan : "sewaktu bayi dikandungan Maria, bayi itu invulnerable dan tidak tergantung (independent) pada ibunya".

Saya nggak sependapat dgn yang merah, sima.


Quote
3. Allah yang Mahatahu, mengosongkan Kemahatahuan-Nya menjadi sama dengan manusia, yang memerlukan proses belajar supaya bisa mengetahui sesuatu. Pengetahuan Yesus mengenai Kitab Kitab Suci adalah akibat ajaran Ibu Bapanya, Belajar Sendiri, atas tuntunan ROH KUDUS.
Sependapat.

Quote
sungguh Besar Pengorbanan yang dilakukan Tuhan bagi manusia
Kalimat di quote atas memang masuk utk diajukan APABILA bayi di kandungan Maria itu vulnerable dan dependent pada ibunya, alias TIDAK Omnipotent.

Dilain sisi,
Apabila bayi dikandungan Maria itu invulnerable dan independent, maka kalimat di quote atas doesn't make sense. Apanya/dimananya yang "sungguh besar pengorbanan"  ?

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)