Author Topic: Siapakah Yesus .. (Roma 14:9)  (Read 7846 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 13, 2019, 01:09:10 PM
Reply #170
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2585
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Manteeeep  :afro:.

 Nah ini. Yang merah itu dah yang menyebabkan : "sewaktu bayi dikandungan Maria, bayi itu invulnerable dan tidak tergantung (independent) pada Bapa dan ibunya".

Bayi Yesus ketika hidup di dunia ini,, Bergantung pada Ibu-Nya..
1. di beri ASI
2. di gantiin Popok.
3. di suapin.
4. di ajari Jalan,
5. di ajari bicara.
6. di ajari berdoa kalau mau makan, berdoa kalau mau bekerja dan berdoa kalau mau tidur.
7. di ajari Firman Tuhan sama Papa dan Mama-Nya.
8. di ajari bernyanyi dan puji pujian.
9. di ajari bertukang dan cari nafkah oleh bapa-Nya.
dst..

Yesus Kristus, bukan manusia aneh..
Dia sama seperti kita.. HANYA TIDAK PERNAH  BERBUAT DOSA SETITIK PUN.


Ibrani 4:15. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.



salam
TYM
« Last Edit: February 13, 2019, 01:13:05 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
February 14, 2019, 12:29:37 AM
Reply #171
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1254
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Ulasan ini tidak dimaksudkan, untuk membawa perdebatan baru, tentang doktrin - doktrin gereja, tetapi ulasan ini dimaksudkan.. untuk menjadi “masukan” bagi setiap orang yg  “tidak percaya”, untuk memahami “siapakah Yesus itu”.

Roma 14:9 .. sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, SUPAYA  IA  MENJADI  TUHAN, baik atas orang2 mati, maupun atas orang2 hidup.

Jadi, berdasarkan FT tersebut, TERNYATA.. Yesus itu disebut Tuhan, setelah kebangkitan-Nya, artinya adalah: Selama Ia hidup didunia ini sampai Ia mati, maka berdasarkan FT tersebut, Yesus TIDAK dapat disebut sebagai Tuhan.

Lalu, jika sebelum kematiannya Yesus tidak dapat disebutkan sbg Tuhan, kita sebut apakah Yesus itu ?

Yohanes 1:14 mengatakan ..Firman itu TELAH  MENJADI  MANUSIA dan diam diantara kita..

Jadi, sebelum mati dan bangkit, seperti kata FT diatas, TERNYATA Yesus itu telah menjadi manusia, seperti saya dan anda, artinya adalah: Sejak Yesus dilahirkan hingga mati, maka Yesus itu disebut MANUSIA.

Lalu, siapakah Yesus (sebelum menjadi manusia)?

Yohanes 1:4 ==> Yohanes 1:1.. Pada mulanya adalah Firman .. Firman itu adalah Allah.

Jadi, berdasarkan FT tsb, maka sebelum menjadi manusia, Yesus itu adalah Firman yg disebut sebagai Allah.

Sehingga kesimpulannya seperti ini:
(1). Sebelum jadi manusia, Yesus di sebut Allah.
(2). Setelah dilahirkan jadi manusia (sebelum kematian-Nya), Yesus itu disebut manusia.
(3). Setelah Kebangkitan-Nya, Yesus itu disebut Tuhan.==> oleh Thomas, disebut Tuhan  dan Allah.

Simpel bukan ?? Hahaha .. JBU
bukankah FT sendiri menulis bhw Yesus sendiri tidak menolak diri-Nya dipanggil guru (manusia) dan Tuhan (Allah, Anak Allah), sblm kematian dan kebangkitan-Nya
simpel bukan ?
February 14, 2019, 09:12:34 AM
Reply #172
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
Tuhan dan Allah itu identik !
Memang secara pengertian “awam”, Allah itu “identik” dgn Tuhan, tetapi jika kita “kaji” lebih dalam, Allah dan Tuhan itu memiliki “perbedaan”, Allah itu akan mengarah pada penyebutan terhadap “Bapa”, dan Tuhan itu akan mengarah pada “Kristus”.

Alkitab berkata dalam 1 Korintus 8:6..

Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu “Bapa”....dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus..

Nah, dari pernyataan Paulus tersebut, sangat jelas Paulus memahami perbedaan “Allah dan Tuhan” tersebut, seperti penjelasan saya diatas, bahwa “penyebutan” Allah akan mengarah pada “Bapa” dan “Penyebutan Tuhan atau Anak”, akan mengarah pada “Yesus Kristus”.

Nah, sekalipun Bapa dan Yesus “memiliki roh yg sama”, namun eksistensi Bapa dan Yesus itu berbeda, karena itulah berkali-kali dalam penjelasan di forum ini, saya katakan .. Saat Allah telah “dilahirkan” menjadi manusia, maka Allah (Bapa) itu “tidak boleh disebutkan/dipanggil sbg “Allah/Bapa”, sebab Ia telah menjadi manusia, TETAPI karena Ia adalah Roh Allah atau Roh Bapa sendiri, maka manusia yg merupakan “Inkarnasi dari Allah (Bapa) tersebut, dipanggil sbg Tuhan/Anak Allah”.

Itulah perbedaan dan persamaan, antara Allah (Bapa) dan Tuhan (Anak Allah), karena itulah dalam banyak tulisan2 Paulus, Paulus selalu menuliskan “perkataan Allah dan Tuhan”, TETAP Jika berbicara khusus tentang Kristus, maka Paulus “hanya menuliskan perkataan Tuhan atau Anak Allah atau Kristus”.

Jbu
February 14, 2019, 09:15:36 AM
Reply #173
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
Saya gak ngerti,
Anda bilang Tuhan itu kekal dan tidak mungkin Tuhan itu bisa berhenti menjadi Tuhan. Tapi anda juga menulis Sebagai manusia selama Ia hidup didunia ini sampai Ia mati Yesus TIDAK dapat disebut sebagai Tuhan.

"tidak dapat disebut sebagai Tuhan" itu maksudnya apa?
Apakah forbidden kalau kita menyebutnya sebagai Tuhan? Apakah lantas ada penghukuman?
Apakah hanya berarti penyebutan yang tidak tepat? Atau bagaimana?
Karena anda berbicara tentang “Tuhan”, maka saya menjawab tentang “Tuhan” tersebut, tetapi sebenarnya “Tuhan dan Allah” itu berbeda.

Silahkan saudara baca penjelasan saya terhadap Sdr jamu, sebelum postingan untuk saudara ini.

Jbu
February 14, 2019, 09:21:33 AM
Reply #174
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
Yes,, Saya Percaya kepada Allah Tritunggal, sesuai dengan Firman Tuhan.


salam
TYM
Pertanyaan saya bukan tentang “Allah Tritunggal saudara ku”, karena saya mengerti,  bahwa pemahaman saudara tentang “Allah Tritunggal” itu, BERBEDA dgn pemahaman gereja main stream yg ada di Indonesia,, karena itulah saya bertanya pada saudara: Apakah saudara mempercayai “TUHAN” itu sbg “satu2 nya Allah”? (Nah, karena anda tuliskan perkataan TUHAN dgn huruf capital semua, maka pertanyaan saya itu, mengarah pada perkataan TUHAN pada kitab PL, yaitu YHVH).

Jbu
February 14, 2019, 09:34:12 AM
Reply #175
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
mengosongkan artinya adalah membuat kosong..
yang berarti yang dulunya berisi, isinya di keluarin dan menjadi Kosong.

itulah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus demi umat manusia.

1. Allah yang Mahakuasa, mengosongkan Kemahakuasaan-Nya dan menjadi sama dengan manusia.
Pekerjaan Pekerjaan-Nya melakukan Mujizat, seperti membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta, memelekkan mata orang buta, adalah melalui Kuasa Bapa-Nya..

2. Allah yang Mahahadir, mengosongkan Kemahahadirann-Nya menjadi sama dengan manusia, sehingga tidak Mahahadir lagi, Ruang Lingkup Aktifitas-Nya terbatas oleh Tubuh yang terbatas. Ruang Lingkup Pelayanan Yesus terbatas hanya di sekitar, Yudea, Samaria, Yerusalem.
ketika Yesus di Bumi Dia tidak ada di Sorga.

3. Allah yang Mahatahu, mengosongkan Kemahatahuan-Nya menjadi sama dengan manusia, yang memerlukan proses belajar supaya bisa mengetahui sesuatu. Pengetahuan Yesus mengenai Kitab Kitab Suci adalah akibat ajaran Ibu Bapanya, Belajar Sendiri, atas tuntunan ROH KUDUS.
ketika murid murid bertanya pada Yesus:
Matius 24:36. Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."

Ibrani 2
7. Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,

9. Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.


sungguh Besar Pengorbanan yang dilakukan Tuhan bagi manusia,
* begitu mahalnya harga Satu Jiwa,
* anda dan saya sangat berharga dimata Tuhan.
* Tuhan memberikan segala gala-nya.
* itu sama dengan memberikan seluruh isi surga dalam satu pemberian melalui Yesus Kristus.

kalau merasa tidak dihargai, tidak dicintai, tidak berarti.. ingatlah apa yang telah dilakukan oleh Tuhan bagi-mu.
perenungan perenungan akan Pengorbanan Tuhan. akan menguduskan manusia. bahkan lebih.. perenungan perenunga Kudus itu akan berkuasa untuk:
* menyucikan hati
* mengangkat harga diri dalam arti yang sebenarnya.
* membuat percaya diri,
* membuat lebih berani.
* memperhalus tabiat.
* memberi semangat hidup.
* memberi optimisme
* membuang sifat sifat pecundang, penakut, rendah diri,
* menyanggupkan manusia untuk mengampuni, mencintai, memaafkan kesalahan orang lain.

singkat-nya perenungan perenungan akan Tuhan Yesus, Kasih Bapa.. akan mengubah manusia menjadi mirip dengan Tuhan. Perenungan itu akan membuat manusia dilahir barukan, melalui ROH KUDUS.

oleh Memandanglah kita akan diubahkan.
kita akan diubahkan kepada apa yang sering sering kita lihat, kita semakin lama akan mirip dengan apa yang kita renung renungkan.
dan semakin banyak otak kita diisi dengan perenungan perenungan baik tersebut,
maka apa yang keluar dari mulut, tidak jauh jauh dari apa yang ada di dalam kepala kita.

Bila Yesus Kristus, Kasih-Nya dan Kasih Bapa yang ada dipikiran kita, maka Kasih-Nya pula yang menjadi topik utama pembicaraan kita, kita akan senang berbicara mengenai Dia, tentang Dia, Kasih-Nya, apa yang dilakukan-Nya bagi kita..
kita tidak akan menginginkan yang lain lain, Kasih akan dunia ini, akan digantikan oleh Kasih kepada Allah. oleh Sibab Dia sudah ada di dalam otak kita.

by Beholding Love we Become Change..



salam
TYM
Hahaha... penjelasan yg sangat mantapppp.. tetapi sedikit saya koreksi “perihal surga”, FT berkata.. bahwa Surga adalah “Tah-Tah” Allah, karena Allah itu Roh yg tidak terbatas, maka pengertian Tah-Tah disana “tidak dapat diartikan dgn Tah-Tah kerajaan dibumi ini”, sebab keterbatasan manusia, akan memahami Tah-Tah itu sebagai “kursi atau pusat kerajaan atau pusat pemerintahan”.

Nah, Bukan Allah yg tergantung pada Surga, Tetapi Surga lah yg tergantung pada Allah, seperti ilustrasi saya di topik berbeda, bukan Presiden US yg tergantung pada Air Force One, tetapi Air Force One yg tergantung pada presiden US.

Artinya adalah: Apapun pesawat yg dinaiki oleh Presiden US akan disebut Air Force One, demikian juga Allah, dimana dan kemana pun Roh Allah itu berada, maka tempat keberadaan itu akan disebut “tempat yg Kudus”, yaitu: Surga.

Jbu
February 14, 2019, 09:47:00 AM
Reply #176
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
bukankah FT sendiri menulis bhw Yesus sendiri tidak menolak diri-Nya dipanggil guru (manusia) dan Tuhan (Allah, Anak Allah), sblm kematian dan kebangkitan-Nya
simpel bukan ?
Maaf saudara ku ..

Selama hidup di dunia, Yesus tidak pernah “menerima” disebut sbg “Allah”, dan manusia juga (termasuk murid), tidak pernah menyebut atau memanggil Yesus itu sbg Allah.

Apakah Allah dan Tuhan adalah sama ?

Pada 1 Korintus 8:6

Namun bagi kita hanya ada “satu Allah saja”, yaitu “Bapa”.....dan “Satu Tuhan saja”, yaitu Yesus Kristus.

Ternyata.. Paulus “membedakan” antara Allah dan Tuhan tersebut.


Jbu
February 14, 2019, 10:02:28 AM
Reply #177
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9541
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
tapi ada ayat yang jelas2 mengatakan bahwa Yesus itu adalah Allah :

Yesaya 9
6. (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

so gpp kalo ada orang mau sebut Yesus sebagai Allah, tidak perlu di halang2i
February 14, 2019, 10:33:57 AM
Reply #178
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2585
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
tapi ada ayat yang jelas2 mengatakan bahwa Yesus itu adalah Allah :

Yesaya 9
6. (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

so gpp kalo ada orang mau sebut Yesus sebagai Allah, tidak perlu di halang2i

Yupzzz..

Setuju, Sepakat dan sepikiran broh...

Yesus adalah Allah dan tidak apa apa, tidak masalah, tidaklah melanggar hukum Tuhan kalau kita juga memanggil Yesus Kristus sebagai Bapa..

dan memang betul Kasih-Nya kepada umat manusia lebih dari Kasih seorang Ayah di dunia ini kepada anak anaknya.

Tapi Kita Harus Tahu.
bahwa Yesus Kristus tidak sama dengan Allah Bapa. walaupun kita dapat memanggil Yesus Kristus sebagai Bapa kita,
toh Yesuspun pernah memanggil para murid-Nya, dan orang yang disembuhkan-Nya sebagai anak anak-Nya
Matius 9:2. Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."




salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
February 14, 2019, 10:47:09 AM
Reply #179
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2585
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Hahaha... penjelasan yg sangat mantapppp.. tetapi sedikit saya koreksi “perihal surga”, FT berkata.. bahwa Surga adalah “Tah-Tah” Allah, karena Allah itu Roh yg tidak terbatas, maka pengertian Tah-Tah disana “tidak dapat diartikan dgn Tah-Tah kerajaan dibumi ini”, sebab keterbatasan manusia, akan memahami Tah-Tah itu sebagai “kursi atau pusat kerajaan atau pusat pemerintahan”.

memang saya akui, saya belum pernah ke surga..
tapi saya Imani dan Yakini 100% bahwa Surga itu adalah Tempat yang nyata, bukan tempat yang penuh dengan ilusi dan angan angan.

1. Saya Percaya di Sorga ada Tahta Allah, tahta benaran. dari sanalah Tuhan Allah memerintah Alam Semesta ini.
2. Firman Tuhan mencatat Tahta Allah di kelilingi oleh empat Serafim.. dan saya imani, ke 4 makhluk itu betul betul ada, sebagai makhluk benaran, bukan khiasan.
3. saya Percaya saat ini Tuhan Yesus berada di Sorga, setelah kebangkitan-Nya dari alam maut. menjabat sebagai Imam Besar umat manusia sesuai yang dicatat oleh Kitab Ibrani.
4. Sorga adalah tempat yang nyata... ada beberapa anak anak manusia selain Yesus yang saat ini berada di sorga.
mereka adalah: Elia, Henokh, Musa dan beberapa para kudus yang dibangkitkan pada saat Yesus Bangkit dari alam maut.

jadi saudaraku,, SURGA Itu ADA, SURGA ITU NYATA, SURGA ITU REALISTIS,, PUNYA WUJUD, PUNYA BENTUK, Surga itu bukan angan angan. Surga itu ada sebagai suatu tempat yang nyata..
Firman Tuhan mencatat tempat-Nya berada di langit yang ke 3. 2 Korintus 12:2



salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)