Author Topic: Siapakah Bapa itu ??  (Read 864 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 13, 2018, 02:57:10 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Tertuliian.... "Against Hemorgenes" :

For from the moment when those things began to exist, over which the power of a Lord was to act, God, by the accession of that power, both became Lord and received the name thereof.

Because God is in like manner a Father, and He is also a Judge;
but He has not always been Father and Judge, merely on the ground of His having always been God.
For He could not have been the Father previous to the Son, nor a Judge previous to sin.

There was, however, a time when neither sin existed with Him, nor the Son;
the former of which was to constitute the Lord a Judge, and the latter a Father.

In this way He was not Lord previous to those things of which He was to be the Lord.
But He was only to become Lord at some future time: just as He became the Father by the Son, and a Judge by sin, so also did He become Lord by means of those things which He had made, in order that they might serve Him
http://www.newadvent.org/fathers/0313.htm

Yang saya bold, kayaknya pov Tertullian terkait "tres personae" sbb :
SBJ, nggak ada itu Father-Son-HG.... yang ada, Allah.
Blakangan... setelah penciptaan - seiring waktu berjalan, nongol lah itu "persona" Father, "persona" Son, "persona" RK. Kosakata [persona] bukan didalam makna person/pribadi, melainkan "tampil sebagai".


Entah bener ato kagak kesimpulan ungu saya tsb berdasarkan tulisan Tertullian  :D
December 13, 2018, 03:05:32 PM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Maksudnya adalah bahwa antara Yehova (TUHAN) dengan Allah (Bapa) itu berbeda sekalipun Yehova (TUHAN) itu Kuasa Allah (Bapa); Sebab Yesus Kristus menjelaskannya sbb:

Yoh. 5:26   Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.

Paham gak?
Kira kira kayak begini bukan yg versi vbn ?

SBJ - Eternal : Allah
Masuk kedalam waktu, Allah nongol sbg Yehova, sbg Yesus, sbg RK

Please CMIIW
December 13, 2018, 04:27:36 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1117
Baiklah... untuk sekali ini kutanggapi dulu si Pencerah yg menggelapkan ini...  :D

Hahaha .. bahasa Latin itu bukan bahasa Inggris, bahasa Latin yah bahasa Latin.
Walaupun hampir sebagian besar peristilahan filosofis dan teologis bahasa inggri berasal dari Latin... tetapi yang mengatakan Bahasa Latin adalah bahasa Inggris... siapa ya???? :mad0261:

Quote
Arti baku persona itu adalah topeng atau penampilan atau tampil sebagai..
Plajari apa yang dimaksud dengan 'Baku'. Dikatakan baku berarti sesuai dengan kaidah bahasa/berbahasa, bukan dalam kaitannya dengan arti kata.

Quote
dalam ilmu hukum dijelaskan, persona itu adalah dua individu yg berbeda mengambil “PERAN” yg sama atau satu individu mengambil “PERAN” yg berbeda.
Anggap saja Anda benar... lalu hubungannya apa???

Quote
Jadi, Persona itu adalah: Peran, karakter, penampilan, dll.

Persona-ae/feminimus/1st declinatio = 1. Karakter 2. Topeng 3. Personality.

Secara etimologis berasal dari kata: πρόσωπο [prósopo/prosopon] Greek (artinya 'topeng']
'Masuk' ke Latin dari Peradaban Etruscan; dar latin ke Old France (persone); dari old France ke English [person]

Quote
Jadi, tress personae itu artinya: 3 peran atau 3 karakter atau 3 sifat atau 3 penampilan atau 3 topeng.
Yeah.... menurutmu dan menurut Sabellius.

Quote
Nah .. peletak dasar Doktrin Ajaran Tritunggal itu, adalah seorang ahli hukum, karena ia seorang ahli hukum, maka pastilah definisi “personae” itu, sama artinya dalam pemahaman hukum.

Hahaha .. Jbu
Hm... kalau saja saya jadi moderator FK ini, sudah ku-persona non grata, kau ini...


Peletak dasar doktrin Tritunggal adalah YESUS

Matius  28
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,


====

Salam,
December 13, 2018, 04:59:52 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12358
  • tidak menyimpan kepahitan
Kira kira kayak begini bukan yg versi vbn ?

SBJ - Eternal : Allah
Masuk kedalam waktu, Allah nongol sbg Yehova, sbg Yesus, sbg RK

Please CMIIW
Yehova (TUHAN) bukan "inkarnasi" dari Allah (Bapa).

Kalo gambaran yg oda buat itu seolah-olah Yehova (TUHAN) itu "inkarnasi" dari Allah (Bapa)..... begitu bukan maksudnya oda?
December 14, 2018, 12:00:05 AM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Yehova (TUHAN) bukan "inkarnasi" dari Allah (Bapa).

Kalo gambaran yg oda buat itu seolah-olah Yehova (TUHAN) itu "inkarnasi" dari Allah (Bapa)..... begitu bukan maksudnya oda?
Nggak begitu.

Versi penangkepan saya thdp yg vbn ajukan :
Yehova (sosok terbaca di PL) itu nggak didalam state inkarnasi, melainkan [Allah tampil sebagai Yehovah].
Sedangkan Yesus (sosok terbaca di PB) ini didalam state inkarnasi dimana [Allah tampil sbg manusia]
So, sebelum penciptaan, nggak ada itu sbg Yehovah, Yesus, RK... termasuk sebagai Hakim, Penyelamat, dll.

Tapi kayaknya bukan begitu yg vbn maksudkan yah ?
Dengan kata laen, penangkepan saya thdp yg vbn ajukan = salah  :char11:
December 14, 2018, 12:05:11 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Quote
Jadi, tress personae itu artinya: 3 peran atau 3 karakter atau 3 sifat atau 3 penampilan atau 3 topeng.
Yeah.... menurutmu dan menurut Sabellius.
granits, mungkin saya salah nangkep - anyway dari yang saya baca tulisan Tertullian spt yg saya kopas di reply #20, kesimpulan saya tulisan Tertullian itu secara gak langsung menunjukkan seperti bold ? Please CMIIW.




December 14, 2018, 02:05:18 AM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1117
Yeah.... menurutmu dan menurut Sabellius.granits, mungkin saya salah nangkep - anyway dari yang saya baca tulisan Tertullian spt yg saya kopas di reply #20, kesimpulan saya tulisan Tertullian itu secara gak langsung menunjukkan seperti bold ? Please CMIIW.
Well, sy juga gak begitu yakin

Apa yang pernah saya ingat adalah bahwa Trinitas ala Tertulian lebih sebagai "group Allah" daripada "'Allah yg itu-itu juga tapi beda peran", ala Sabelliu's.
===

Hanya saja, ada yang perlu saya tambahkan, bro Oda, sbb:

1) Walaupun Tertullian adalah termasuk Church Fathers... tidak berarti segala tulisannya adalah benar secara doktrin Katolik. Awalnya Tertullian bukan penganut Kristen, kemudian memeluk Kristen, dan akhirnya tidak beragama.


2) Point utama 'perdebatan' Hermogenes Vs Tertullian memang ada beberapa point, namun utamanya bermula dari soal 'penciptaan' Out of something Vs out of nothing


Hermogenes:

Allah menciptakan segala sesuatu (dunia) bukanlah dari ketiadaan, melainkan dari sesuatu yg sebelumnya sudah ada"(God had formed the world, not out of nothing, but out of previously existing uncreated matter)===> sebagimana tukang kayu 'menciptakan' kursi dar kayu/batang pohon

Dasar pemikiran Hermogenes adalah apa yg sering kita dengar sbg: "the problem of evil"==>

Jika Allah menciptakan segala sesuatu dari yg tidak ada... kenapa ada 'evil'???

Sedankan Tertullian ada pada posisi: ex nihilo sui (Allah mencipta segala sesuatu dari ketiadaan)
===

Hermogenes (juga Tertulian) membuat pembedaan: God Vs Lord

Hermogenes: Dia (Allah) selalu God dan selalu Lord" (dalam kaitanya dengan segala sesuatu==> lord of matter) Karena Allah selalu Lord atas matter, maka Dia bisa menciptakan segala sesuatu dari sesuatu yg sudah ada sebelumnya itu.

Tertullian: Dia (Allah) selalu God tetapi tidak selalu Lord, ketika mencipta Dia adalah God (bukan Lord) hingga setelah penciptaan umat manusialah Dia menjadi Lord.

Kurang lebih demikian....

===

Salam,
December 14, 2018, 02:07:46 AM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12358
  • tidak menyimpan kepahitan
Nggak begitu.

Versi penangkepan saya thdp yg vbn ajukan :
Yehova (sosok terbaca di PL) itu nggak didalam state inkarnasi, melainkan [Allah tampil sebagai Yehovah].
Sedangkan Yesus (sosok terbaca di PB) ini didalam state inkarnasi dimana [Allah tampil sbg manusia]
So, sebelum penciptaan, nggak ada itu sbg Yehovah, Yesus, RK... termasuk sebagai Hakim, Penyelamat, dll.

Tapi kayaknya bukan begitu yg vbn maksudkan yah ?
Dengan kata laen, penangkepan saya thdp yg vbn ajukan = salah  :char11:
Bukan salah bro oda.... saya cuma pengen kepastian maksud oda.

Penjelasan oda di atas soal pemahaman saya tentang Yehova (TUHAN) dan Allah (Bapa) hampir benar, hanya saja saya tidak sepakat dengan istilah oda [Allah tampil sebagai Yehovah].

Jika seperti itu maka artinya sama juga Yehova (TUHAN) = Allah (Bapa); Padahal dalam pemahaman saya tentang Yehova (TUHAN) dengan Allah (Bapa) itu tidak sama.

Allah (Bapa) itu Roh sedangkan Yehova itu Kuasa dan Firman Allah (Bapa) dimana Kuasa dan Firman Allah (Bapa) ini telah menjadi pribadi tersendiri di samping Allah (Bapa).

Hal itu telah dijelaskan oleh Yehova (TUHAN) yg telah menjadi Manusia (Yesus) bahwa Diri-Nya berasal dari Allah (Bapa) [Yoh.8:42]

Yoh. 6:46   Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.


Siapakah orang yang telah/pernah melihat Allah (Bapa) selain Yehova (TUHAN) sendiri!?..... Musa-kah atau orang-orang Israel-kah?
« Last Edit: December 14, 2018, 02:11:28 AM by sizxbn »
December 15, 2018, 08:35:08 AM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2887
Maksudnya adalah bahwa antara Yehova (TUHAN) dengan Allah (Bapa) itu berbeda sekalipun Yehova (TUHAN) itu Kuasa Allah (Bapa); Sebab Yesus Kristus menjelaskannya sbb:

YHWH itu nama Allah bukan kuasa !
December 15, 2018, 12:29:57 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Well, sy juga gak begitu yakin

Apa yang pernah saya ingat adalah bahwa Trinitas ala Tertulian lebih sebagai "group Allah" daripada "'Allah yg itu-itu juga tapi beda peran", ala Sabelliu's.
===

Hanya saja, ada yang perlu saya tambahkan, bro Oda, sbb:

1) Walaupun Tertullian adalah termasuk Church Fathers... tidak berarti segala tulisannya adalah benar secara doktrin Katolik. Awalnya Tertullian bukan penganut Kristen, kemudian memeluk Kristen, dan akhirnya tidak beragama.


2) Point utama 'perdebatan' Hermogenes Vs Tertullian memang ada beberapa point, namun utamanya bermula dari soal 'penciptaan' Out of something Vs out of nothing


Hermogenes:

Allah menciptakan segala sesuatu (dunia) bukanlah dari ketiadaan, melainkan dari sesuatu yg sebelumnya sudah ada"(God had formed the world, not out of nothing, but out of previously existing uncreated matter)===> sebagimana tukang kayu 'menciptakan' kursi dar kayu/batang pohon

Dasar pemikiran Hermogenes adalah apa yg sering kita dengar sbg: "the problem of evil"==>

Jika Allah menciptakan segala sesuatu dari yg tidak ada... kenapa ada 'evil'???

Sedankan Tertullian ada pada posisi: ex nihilo sui (Allah mencipta segala sesuatu dari ketiadaan)
===

Hermogenes (juga Tertulian) membuat pembedaan: God Vs Lord

Hermogenes: Dia (Allah) selalu God dan selalu Lord" (dalam kaitanya dengan segala sesuatu==> lord of matter) Karena Allah selalu Lord atas matter, maka Dia bisa menciptakan segala sesuatu dari sesuatu yg sudah ada sebelumnya itu.

Tertullian: Dia (Allah) selalu God tetapi tidak selalu Lord, ketika mencipta Dia adalah God (bukan Lord) hingga setelah penciptaan umat manusialah Dia menjadi Lord.

Kurang lebih demikian....

===

Salam,
Manteep  :afro:.
Makasih atas penjelasannya, granits  :happy0062:

Saya jadi ketemu "Against Hemorgenes" dari Tertullian itu, ya gara gara pingin tau "apa sih itu Tres Personae"  :D
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)