Author Topic: Allah dan Firman  (Read 7334 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 16, 2018, 12:56:58 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Setelah bertahun - tahun saya mengikuti banyak diskusi, saya pikir “sudah saatnya” untuk membicarakan hal2 yg lebih sulit, tetapi sekali lagi.. ulasan ini “BUKAN” untuk membawa perdebatan baru, terhadap doktrin gereja2 yg ada, tetapi ulasan ini.. saya tujukan untuk mereka yg “belum mengenal Allah”, sehingga didalam Kristus, mereka “boleh terselamatkan”.

Allah dan Firman.. dua kata yg membawa perdebatan selama 2.000 tahun, dua kata yg telah mengakibatkan terbunuhnya ribuan martir, dan dua kata yg membuat manusia saling menghakimi.

Sebenarnya dua kata itu sangat sederhana untuk dipahami, jika kita memahaminya “sebagai manusia”, tetapi dua kata itu akan menjadi sulit untuk dipahami, saat kita tanpa sadar, memahaminya “sebagai Allah”.

Dari dua kata itu, lahir pertanyaan besar bagi kita, yaitu: “siapakah yg duluan Eksis, Allah atau Firman”? Ataukah Allah dan Firman itu sama2 eksis ??

Mari kita melepaskan segala teory tentang ke allahan dan kembali kepada apa yg dituliskan oleh Alkitab, dan mari kita memahami tulisan2 tersebut dgn pemahaman2 yg sederhana. Mengapa ? Alkitab itu dituliskan untuk “manusia” dan bukan untuk malaikat ataupun Tuhan, sehingga pengertian2 yg muncul dari setiap tulisan2 itu, harus mudah dipahami manusia.

Yohanes 1:1 adalah bahasa yg sederhana, tetapi karena manusia mencoba memahaminya dgn “pemahaman Allah” dan bukan dgn “pemahaman manusia”, maka akhirnya melahirkan “tafsir yg beragam”..haha..

Nah, “Pada mulanya”.. artinya disana.. sejak “dimulainya waktu”, sehingga ayat ini sebanding dgn FT yg berbunyi ..”Aku adalah Alfa dan Omega, yg awal dan yg akhir”.

Tetapi kata yg sederhana itu, kita coba untuk memahaminya “dengan pemahaman Allah” dan “bukan dgn pemahaman manusia”, sehingga kata yg sederhana itu.. dipahami sebag sesuatu yg “tidak berawal dan tidak berakhir”.

Perubahan pemahaman dari “berawal dan berakhir” menjadi “tidak berawal dan tidak berakhir”, karena manusia menganggap.. Tuhan itu tidak ada awalnya, di sinilah manusia memahami FT tsb “dalam pemahaman Allah”, padahal Kita harus memahami semua isi Alkitab “dalam pemahaman sbg manusia”.

Nah, Perkataan “pada mulanya”.. jelas2 memberitahukan kepada kita, bahwa “Firman” itu adalah awal dar segala waktu, artinya:”Firman itu eksis, sejak waktu dimulai”, sehingga sebelum waktu ada, maka Firman itu “belum pernah ada”, karena itulah dituliskan di kitab Yohanes.. Pada Mulanya..atau FT tsb dapat juga dituliskan .. Sejak dimulainya sang waktu, maka yg pertama lahir adalah Firman.

Itulah sebabnya dalam kalimat selanjutnya dikatakan .. “Firman itu bersama dgn Allah”, artinya adalah .. Firman yg lahir bersama lahirnya waktu, ada pada Allah, sebab Firman itu adalah “suara Allah”.

Jadi, sebelum Allah bersuara, maka proses waktu belum dimulai dan Firman atau Suara itu “belum pernah ada”.

Kembali ke pertanyaan diatas, maka sekarang kita sudah dapat menjawab pertanyaan diatas dengan sangat mudah, yaitu: Yang pertama Eksis adalah Allah, baru kemudian setelah Allah “bersuara” untuk menciptakan segala sesuatu, barulah Firman itu Eksis.

Nah, penulis kitab Yohanes tidak ingin manusia keliru dalam memahami perbedaan Allah dan Firman ini, sehingga ditegaskan dalam kalimat selanjutnya .. Firman itu adalah Allah., artinya: sekalipun Firman itu eksis bersama dimulainya waktu, Tetapi Firman itu “bukanlah ciptaan Allah”, sebab Firman itu adalah “suara Allah”, itulah sebabnya ditegaskan oleh penulis kitab Yohanes, bahwa Firman itu adalah Allah.

(Halaman 1)
Jbu
December 16, 2018, 01:20:39 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Jadi, Yohanes 1:1, dapat juga dituliskan kira2 demikian .. Sejak dimulainya waktu, maka yg pertama eksis adalah Firman, dan Firman itu suara Allah, dan Firman itu adalah Allah.

Nah, jika kita telah memahami “Eksistensi Firman”, maka sekarang kita masuk lebih jauh, untuk memahami Eksistensi Allah.

Alkitab berkata “Allah itu adalah Roh”, dan tidak ada satu mahluk pun yg mampu untuk melihat wujut Allah, sebab Allah itu adalah roh.

Roh itu seperti angin, tidak dapat Kita lihat, tetapi dapat kita rasakan kehadirannya.

Kitab kejadian menuliskan, .. dan roh Allah melayang - melayang di angkasa raya (diatas permukaan air).

Nah, sebelum proses penciptaan dimulai, kitab kejadian menuliskan.. bahwa Allah yg adalah Roh itu, tinggal dalam keheningannya dan tidak bersuara, dimana Roh itu terus2an melayang-layang dalam kesendiriannya.

Disana belum ada Firman, sebab Proses penciptaan belum di mulai.

Jadi, Firman itu adalah suara Allah, sehingga sebelum Allah bersuara, maka Firman itu belum Eksis, tetapi karena Firman itu adalah Suara milik Allah, maka Firman itu = Allah itu sendiri.


Jbu..
December 16, 2018, 03:17:29 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3178
Jadi, Yohanes 1:1, dapat juga dituliskan kira2 demikian .. Sejak dimulainya waktu, maka yg pertama eksis adalah Firman, dan Firman itu suara Allah, dan Firman itu adalah Allah.

Nah, jika kita telah memahami “Eksistensi Firman”, maka sekarang kita masuk lebih jauh, untuk memahami Eksistensi Allah.

Alkitab berkata “Allah itu adalah Roh”, dan tidak ada satu mahluk pun yg mampu untuk melihat wujut Allah, sebab Allah itu adalah roh.

Roh itu seperti angin, tidak dapat Kita lihat, tetapi dapat kita rasakan kehadirannya.

Kitab kejadian menuliskan, .. dan roh Allah melayang - melayang di angkasa raya (diatas permukaan air).

Nah, sebelum proses penciptaan dimulai, kitab kejadian menuliskan.. bahwa Allah yg adalah Roh itu, tinggal dalam keheningannya dan tidak bersuara, dimana Roh itu terus2an melayang-layang dalam kesendiriannya.

Disana belum ada Firman, sebab Proses penciptaan belum di mulai.

Jadi, Firman itu adalah suara Allah, sehingga sebelum Allah bersuara, maka Firman itu belum Eksis, tetapi karena Firman itu adalah Suara milik Allah, maka Firman itu = Allah itu sendiri.


Jbu..


Firman itu adalah Allah yang kekal jadi sebelum ada waktu Firman sudah ada karena Alkitab mengatakan Allah adalah kasih dan tidak mungkin ada kasih tanpa obyek yang dikasihi yaitu saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah.

Itulah kebenaran Alkitab.

December 16, 2018, 04:34:36 PM
Reply #3
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 494
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan

Firman itu adalah Allah yang kekal jadi sebelum ada waktu Firman sudah ada karena Alkitab mengatakan Allah adalah kasih dan tidak mungkin ada kasih tanpa obyek yang dikasihi yaitu saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah.

Itulah kebenaran Alkitab.



Ngomong apa sih kamu...

Coba jelaskan apa maksudnya saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah
adalah objek?
Kalau lihat dari bahasa Indonesia sih itu bukan objek. Mungkin anda ada pandangan lain. Sila dijelaskan

Apa maksud anda Firman=Allah=Kasih=saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah???
#seriusnanya
« Last Edit: December 16, 2018, 04:36:42 PM by Isac »
December 16, 2018, 05:01:00 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3178
Ngomong apa sih kamu...

Coba jelaskan apa maksudnya saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah
adalah objek?
Kalau lihat dari bahasa Indonesia sih itu bukan objek. Mungkin anda ada pandangan lain. Sila dijelaskan

Apa maksud anda Firman=Allah=Kasih=saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah???
#seriusnanya

Kasih tidak bisa berdiri sendiri karena mengasihi diri sendiri itu bukan kasih yang sempurna !

Saling mengasihi memerlukan 2 atau lebih pribadi !

« Last Edit: December 16, 2018, 05:12:48 PM by jamu »
December 16, 2018, 06:47:11 PM
Reply #5
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 494
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Kasih tidak bisa berdiri sendiri karena mengasihi diri sendiri itu bukan kasih yang sempurna !

Saling mengasihi memerlukan 2 atau lebih pribadi !



saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah
adalah objek?

saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah itu apa? Objek? benda? atau kata kerja? saya kurang paham
December 17, 2018, 01:34:57 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565

Firman itu adalah Allah yang kekal jadi sebelum ada waktu Firman sudah ada karena Alkitab mengatakan Allah adalah kasih dan tidak mungkin ada kasih tanpa obyek yang dikasihi yaitu saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah.

Itulah kebenaran Alkitab.
Kalau sebelum adanya “waktu” Eksistensi Firman sudah ada, maka Yohanes 1:1 .. tidak boleh dituliskan.. perkataan “pada mulanya”, sebab perkataan “pada mulanya” pasti berbicara tentang “waktu”.

Artinya: Sekalipun Firman = Allah, tetapi eksistensi Firman itu, lahir sejak “dimulainya sang waktu”, itulah sebabnya dituliskan..”pada mulanya”.

Jbu
December 17, 2018, 01:39:24 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Setelah bertahun - tahun saya mengikuti banyak diskusi, saya pikir “sudah saatnya” untuk membicarakan hal2 yg lebih sulit, tetapi sekali lagi.. ulasan ini “BUKAN” untuk membawa perdebatan baru, terhadap doktrin gereja2 yg ada, tetapi ulasan ini.. saya tujukan untuk mereka yg “belum mengenal Allah”, sehingga didalam Kristus, mereka “boleh terselamatkan”.

Allah dan Firman.. dua kata yg membawa perdebatan selama 2.000 tahun, dua kata yg telah mengakibatkan terbunuhnya ribuan martir, dan dua kata yg membuat manusia saling menghakimi.

Sebenarnya dua kata itu sangat sederhana untuk dipahami, jika kita memahaminya “sebagai manusia”, tetapi dua kata itu akan menjadi sulit untuk dipahami, saat kita tanpa sadar, memahaminya “sebagai Allah”.

Dari dua kata itu, lahir pertanyaan besar bagi kita, yaitu: “siapakah yg duluan Eksis, Allah atau Firman”? Ataukah Allah dan Firman itu sama2 eksis ??

Mari kita melepaskan segala teory tentang ke allahan dan kembali kepada apa yg dituliskan oleh Alkitab, dan mari kita memahami tulisan2 tersebut dgn pemahaman2 yg sederhana. Mengapa ? Alkitab itu dituliskan untuk “manusia” dan bukan untuk malaikat ataupun Tuhan, sehingga pengertian2 yg muncul dari setiap tulisan2 itu, harus mudah dipahami manusia.

Yohanes 1:1 adalah bahasa yg sederhana, tetapi karena manusia mencoba memahaminya dgn “pemahaman Allah” dan bukan dgn “pemahaman manusia”, maka akhirnya melahirkan “tafsir yg beragam”..haha..

Nah, “Pada mulanya”.. artinya disana.. sejak “dimulainya waktu”, sehingga ayat ini sebanding dgn FT yg berbunyi ..”Aku adalah Alfa dan Omega, yg awal dan yg akhir”.

Tetapi kata yg sederhana itu, kita coba untuk memahaminya “dengan pemahaman Allah” dan “bukan dgn pemahaman manusia”, sehingga kata yg sederhana itu.. dipahami sebag sesuatu yg “tidak berawal dan tidak berakhir”.

Perubahan pemahaman dari “berawal dan berakhir” menjadi “tidak berawal dan tidak berakhir”, karena manusia menganggap.. Tuhan itu tidak ada awalnya, di sinilah manusia memahami FT tsb “dalam pemahaman Allah”, padahal Kita harus memahami semua isi Alkitab “dalam pemahaman sbg manusia”.

Nah, Perkataan “pada mulanya”.. jelas2 memberitahukan kepada kita, bahwa “Firman” itu adalah awal dar segala waktu, artinya:”Firman itu eksis, sejak waktu dimulai”, sehingga sebelum waktu ada, maka Firman itu “belum pernah ada”, karena itulah dituliskan di kitab Yohanes.. Pada Mulanya..atau FT tsb dapat juga dituliskan .. Sejak dimulainya sang waktu, maka yg pertama lahir adalah Firman.

Itulah sebabnya dalam kalimat selanjutnya dikatakan .. “Firman itu bersama dgn Allah”, artinya adalah .. Firman yg lahir bersama lahirnya waktu, ada pada Allah, sebab Firman itu adalah “suara Allah”.

Jadi, sebelum Allah bersuara, maka proses waktu belum dimulai dan Firman atau Suara itu “belum pernah ada”.

Kembali ke pertanyaan diatas, maka sekarang kita sudah dapat menjawab pertanyaan diatas dengan sangat mudah, yaitu: Yang pertama Eksis adalah Allah, baru kemudian setelah Allah “bersuara” untuk menciptakan segala sesuatu, barulah Firman itu Eksis.

Nah, penulis kitab Yohanes tidak ingin manusia keliru dalam memahami perbedaan Allah dan Firman ini, sehingga ditegaskan dalam kalimat selanjutnya .. Firman itu adalah Allah., artinya: sekalipun Firman itu eksis bersama dimulainya waktu, Tetapi Firman itu “bukanlah ciptaan Allah”, sebab Firman itu adalah “suara Allah”, itulah sebabnya ditegaskan oleh penulis kitab Yohanes, bahwa Firman itu adalah Allah.

(Halaman 1)
Jbu
Jadi, Yohanes 1:1, dapat juga dituliskan kira2 demikian .. Sejak dimulainya waktu, maka yg pertama eksis adalah Firman, dan Firman itu suara Allah, dan Firman itu adalah Allah.

Nah, jika kita telah memahami “Eksistensi Firman”, maka sekarang kita masuk lebih jauh, untuk memahami Eksistensi Allah.

Alkitab berkata “Allah itu adalah Roh”, dan tidak ada satu mahluk pun yg mampu untuk melihat wujut Allah, sebab Allah itu adalah roh.

Roh itu seperti angin, tidak dapat Kita lihat, tetapi dapat kita rasakan kehadirannya.

Kitab kejadian menuliskan, .. dan roh Allah melayang - melayang di angkasa raya (diatas permukaan air).

Nah, sebelum proses penciptaan dimulai, kitab kejadian menuliskan.. bahwa Allah yg adalah Roh itu, tinggal dalam keheningannya dan tidak bersuara, dimana Roh itu terus2an melayang-layang dalam kesendiriannya.

Disana belum ada Firman, sebab Proses penciptaan belum di mulai.

Jadi, Firman itu adalah suara Allah, sehingga sebelum Allah bersuara, maka Firman itu belum Eksis, tetapi karena Firman itu adalah Suara milik Allah, maka Firman itu = Allah itu sendiri.


Jbu..

Pertanyaan....

Siapakah yang disebut Yehova?
Allah atau Firman?
December 17, 2018, 02:04:50 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Pertanyaan....

Siapakah yang disebut Yehova?
Allah atau Firman?
Yang disebut Yehova itu adalah Allah, sebab Firman tidak bisa berdiri sendiri. Firman itu adalah suara Allah, sehingga jika Allah tidak ada, maka sudah pasti suaranya tidak ada, sebaliknya.. jika suara tidak ada, maka bukan berarti Allah menjadi tidak ada, mungkin Allah itu sedang diam dan tidak bersuara.

Nah, saat Alkitab menuliskan.. bahwa Yehova adalah nama “Sang Suara”, bukan berarti “suara itu terpisah dari pemiliknya, sehingga pemilik dan suara menjadi 2 subjek yg terpisah, sebab tidak mungkin pemilik suara dan suara terdiri dari 2 subjek”, sehingga dengan kenyataan tersebut, bahwa suara dan pemilik suara adalah satu, maka sekalipun dituliskan dalam Alkitab, bahwa Suara itu bernama Yehova, pasti yg dimaksudkan dengan nama Yehova itu adalah nama pemilik suara, yaitu: Allah.

Jbu..
December 17, 2018, 04:50:08 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3178
saling mengasihi didalam ketritunggalan Allah itu apa? Objek? benda? atau kata kerja? saya kurang paham

Saling mengasihi artinya ada lebih dari satu pribadi yg mengasihi !

Anak kecil juga paham kecuali orang bloon !



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)