Author Topic: Allah dan Firman  (Read 7317 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 06, 2019, 12:34:45 AM
Reply #190
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Nggak ... qiqiqi  :char11:

Begini vbn, soalnya ketika tak kutak-katik-ghatuk.... :
Kalo [gelap] tidak berasal dari Allah BUT exist,
Maka jadinya ini kan menimbulkan pertanyaan : [Lalu gelap exist-nya dari mana ?]
Untuk menjawab pertanyaan diatas, mao gak mao saya ngejawab ya [gelap beginingless]
Akibat dari jawaban saya tsb jadinya [Allah co-exist bersama gelap eternally externally].

Toh lagian kan informasinya :
I form the light, and create darkness: I make peace, and create evil: I the LORD do all these things
Memang sesungguhnya gelap aternally dan externally Allah...
Sedangkan pada ayat Yesaya 45:7 tersebut adalah gelap dalam arti tidak ada cahaya matahari karena pada ayat 5-nya jelas dikatakan seperti itu.

Bold itu apa sih di pov vbn ? Swara ? atau apa ya ?
Terus event-nya kayak apa itu ketika firman Allah nyatakan ?
Dan juga, kenapa Allah itu HARUS menyatakan firman ?
Selanjutnya, Allah nyatakan kepada siapa itu firman ?

Ya itu deh, mau by His Mind kek or by His Voice oda.... gak ngaruh.
Even-nya ya ada sesuatu yang terjadi oleh Kuasa yang ada dalam firman-Nya.

Kalo Allah tidak berfirman (mau by His Voice or by His Mind), maka semua IDE Penciptaan-Nya gak akan diketahui oleh kita.
Tentu Allah menyatakan Firman-nya kepada Diri-Nya sendiri, tetapi yang ujung-ujungnya untuk kita. :)
January 06, 2019, 09:39:07 AM
Reply #191
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Menurut saya, ketika saya sandingin di time-frame keberadaan Yesus, Bapa adalah sebutan/panggilan yang digunakan manusia ke [sesuatu yang gak keliatan]. [Sesuatu yg gak keliatan] dalam hal ini adalah Allah, Roh atas segala roh.
 versi saya : [Yesus disebut Anak], pengertian "anak" punya dobel pengertian :
1. anak yg dalam pengertian [tidak ada dulu2an didalam waktu] ---> The Logos/Rasio/Mind yg ada pada Roh atas segala roh tsb ---> infinite, eternal, has no beginning, juga gak keliatan.
2. anak yg dalam pengertian [ada dulu2an didalam waktu] ---> Incarnated Logos, keberadaan Yesus selama 33 tahun di bumi ---> has a beginning, finite, keliatan.
 versi saya : ROH KUDUS is the "SHE", juga punya dobel pengertian :
1. RK yg dalam pengertian [tidak ada dulu2an didalam waktu] ---> RK yg ada pada Roh atas segala roh tsb, impossible be tainted.
2. RK yg dalam pengertian [ada dulu2an didalam waktu] ---> RK yg ada pada manusia, possible be tainted.

RK = Spirits of God = misal Wisdom, Patience, Understanding, etc.
 Mungkin maksud 888, didalam span waktu A s/d Z, Allah menyatakan diriNya tiga kali dimana pertiap kali tsb dengan nama berbeda-beda ?
Bener Oda, Allah itu menyatakan diri-Nya 3 kali, yaitu:
(1). Menyatakan diri setelah proses penciptaan sampai sebelum kelahiran Yesus, dengan nama “YHVH” atau Yehova.
(2). Menyatakan diri sejak Inkarnasi menjadi manusia hingga Hari Penghakiman, dengan nama Yesus.
(3). Menyatakan diri setelah Hari Penghakiman “khusus” kepada orang2 yg telah diselamatkan, dengan nama “yang belum diketahui atau belum tercatat di Alkitab”.

Ke 3 pernyataan Allah dengan nama2 yg berbeda tsb lah, dapat dijadikan dasar Ajaran Tritunggal Maha Kudus, yaitu:

“Satu Roh Allah yg Esa, memiliki 3 nama atau 3 kepribadian”.

Jbu
January 06, 2019, 09:44:09 AM
Reply #192
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12878
    • fossil coral cantik
Memang sesungguhnya gelap aternally dan externally Allah...
Dugaan saya, kayaknya versi vbn itu mirip ama saya. Yin Yang. Bedanya, kalo model saya : [Yin Yang] = Allah, kalo model vbn : [Yang] = Allah - [Yin] = diluar Allah. Keduanya eternal.

Kalo iya model vbn yg kayak oranye, ya mirip dgn ungu.   :D

Quote
Sedangkan pada ayat Yesaya 45:7 tersebut adalah gelap dalam arti tidak ada cahaya matahari karena pada ayat 5-nya jelas dikatakan seperti itu.
Akulah TUHAN yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang.

Seturut versi vbn:
Allah meng-Idea-kan gelap dan nasib malang, oleh karena itulah Allah menjadikan terang dan menjadikan nasib mujur.

Quote
Ya itu deh, mau by His Mind kek or by His Voice oda.... gak ngaruh.
Ya idem donk versi vbn ama saya.

oda : bisa by His Mind, bisa by His Voice, gak ngaruh.
vbn : mau by His Mind kek or by His Voice, gak ngaruh.

Quote
Kalo Allah tidak berfirman (mau by His Voice or by His Mind), maka semua IDE Penciptaan-Nya gak akan diketahui oleh kita.
Ya iyalaaaaaah....  :D.

Kalo Allah tidak menjadikan [nasib mujur],
Maka Idea Dia yang berupa [nasib malang] nggak akan diketahui oleh manusia.
January 06, 2019, 10:00:32 AM
Reply #193
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12878
    • fossil coral cantik
Bener Oda, Allah itu menyatakan diri-Nya 3 kali, yaitu:
(1). Menyatakan diri setelah proses penciptaan sampai sebelum kelahiran Yesus, dengan nama “YHVH” atau Yehova.
(2). Menyatakan diri sejak Inkarnasi menjadi manusia hingga Hari Penghakiman, dengan nama Yesus.
Saya belon tau, [sosok bayi yg lahir di tgl 25 Des 1 AD] di pov versi 888 itu spesies human atau bukan yah ?


Quote
(3). Menyatakan diri setelah Hari Penghakiman “khusus” kepada orang2 yg telah diselamatkan, dengan nama “yang belum diketahui atau belum tercatat di Alkitab”.
Di buku yg bukan Alkitab, namanya tercatat : [Kalki, on the white horse]  :char11:
January 06, 2019, 10:20:04 AM
Reply #194
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Jika seperti itu pemahaman sdr, maka artinya sdr blm juga memahami tentang Allah yang benar; Sebab menurut saya tidak semua yang ada, berada di dalam lingkup Allah.

Apakah kenajisan dan kecemaran ada di dalam lingkup Allah? :)
Jika sekiranya Firman itu tidak keluar dari Allah, mungkinkah langit dan bumi ini menjadi ada?
Tidak ada yg terpisah dari Allah, kecuali dosa.. dosa “terpisah” dari Allah, bukan karena Allah memiliki keterbatasan, dosa “terpisah” dari Allah, karena “kekudusan”  allah.

Nah, sebaliknya .. jika anda memahami, bahwa Firman itu terpisah dari Allah, Sementara Firman itu adalah “Kuasa” Allah, maka saat Firman itu terpisah, berarti Allah itu tidak memiliki kuasa lagi dong.

Saudara, memberikan contoh .. tentang seseorang “memberikan kuasa” kepada orang lain dan anda berfikir.. bahwa orang yg memberikan kuasa itu, dapat “mencabut” kuasa yg diberikannya.

Nah, pada kasus Allah “berbeda”, sebab Allah “tidak pernah” memberikan kuasa-nya kepada siapapun, tetapi dalam pemahaman anda, kuasa itu “terpisah” dan berdiri sendiri, sehingga contoh yg anda sajikan itu, tidak tepat.

Dalam pemahaman anda .. kuasa Allah itu “terpisah” dan “bukan diberikan”, karena itulah saya katakan .. jika kuasa itu “terpisah” dari Allah, maka artinya: Allah itu tidak memiliki kuasa lagi.

Quote from:
Jika sekiranya Firman itu tidak keluar dari Allah dan berkarya, mungkinkah manusia dan hewan di bumi ini menjadi ada?
Saudara ku .. sampai saat ini, kita semua ada didalam diri Allah, karena itulah dalam bahasa Inggris dituliskan “believe IN God dan bukan believe TO God”, sebab semua yg ada ini, ada dalam diri Allah.

Quote from:
Jika sekiranya Firman itu tidak keluar dari Allah, mungkinkah Allah menyatakan Diri-Nya kepada manusia?
Begini saudara ku .. tidak ada satupun yg dapat melihat Allah, kecuali Allah itu sendiri.. jadi, dikatakan “keluar” dari Allah, maksutnya disana “bukan terpisah”, tetapi “berasal atau bersumber”.

Contoh begini: A bernyanyi didalam kamar, dan B mendengarkan nyanyian tsb diluar kamar., lalu B merekam nyanyian A tsb, kemudian B memperdengarkan suara nyanyian A itu ke C. Apakah suara nyanyian itu terpisah dari A ? Jawab “Yah”, tetapi apakah suara nyanyian itu bisa eksis tanpa “A”? Jawab bisa.. Lalu, apakah suara yg terpisah dari A itu dan dapat Eksis, tanpa harus “A tetap melekat disana”? Jawabnya TIDAK, mengapa ? sebab sekalipun terpisah dan dapat eksis sendiri, tetapi dalam eksis nya suara itu, EMBEL2 si A akan tetap melekat dan tidak terpisahkan dari suara itu, sebab .. setiap orang yg mendengar suara nyanyian itu, maka orang akan tahu dgn pasti, bahwa suara nyanyian itu adalah “milik si A”.

Demikian juga dgn Firman, sebab Firman itu “milik Allah”, Firman itu tidak akan bisa “berdiri sendiri”, tanpa hadirnya si pemilik, kemanapun pemilik pergi, maka firman itu tetap melekat padanya.==> di sinilah perbedaan contoh suara yg direkam diatas, sebab suara itu direkam pada suatu alat perekam, sementara Firman tidak.

Jadi, Firman itu tidak dapat terpisah dari Allah, sebab Firman itu merupakan “tanda kehadiran Allah”, itulah sebabnya dalam Ajaran Tritunggal, Firman itu BUKAN substansi Allah, tetapi Firman itu adalah personifikasi atau kepribadian Allah, seperti contoh diatas.



Quote from:
Jika sekiranya Firman (yang adalah sumber dari kuasa Allah) tidak terpisah dengan Allah ketika Allah mulai berfirman, maka sekarang coba sdr jelaskan apa perbedaannya antara tulisan2 kata Allah yang ada di dalam kitab Kejadian pasal 1 ayat 1 s/d ayat ke 31 serta Kitab Kejadian Pasal 2 ayat 1 s/d ayat ke 3 dengan tulisan2 kata TUHAN Allah yang ada pada ayat-ayat selanjutnya.

Apa bedanya..... ?
Jawabnya sederhana, sebab nama Allah yaitu “Yehova”, baru dinyatakan pada Musa, sehingga sejak musalah baru manusia tahu nama Allah. (Yehova adalah nama Allah yg pertama yg dinyatakan pada manusia).

Jbu
January 06, 2019, 10:21:27 AM
Reply #195
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
darimana bisa didapat kesimpulan ada nama Yehova?
Dari Alkitab ..

Jbu
January 06, 2019, 10:32:34 AM
Reply #196
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Yehova itu nama Allah Israel..... Dia bukan Allah Bapa yang diberitakan oleh Yesus Kristus.
Yehova itu, bukan hanya Allah Israel.. Siapakah Yehova itu:
(1). Yehova itu adalah Allah dari Roh segala mahluk ==> Jadi, bukan hanya Allah Israel (Bilangan 27:16).
(2). Yehova itu “nama Firman” (Yesaya 48:15 / 46:18).
(3). Yehova sendiri “memiliki Firman”, dan “nama Firman Yehova” itu adalah “Allah semesta alam”., artinya: Allah yg anda kenal itu, adalah “nama” Yehova (Amos 5:27).

Kesimpulannya:

Firman Allah bernama Yehova.
Firman Yehova bernama Allah.
Jadi.. Yehova adalah Allah dan Allah adalah Yehova.

Yehova atau Allah itu, bukan hanya Allah Israel, tetapi Allah dari roh segala mahluk.

Jbu
January 06, 2019, 10:41:29 AM
Reply #197
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Menurut bro..nama Allah yg ke-3 itu siapa ?
Hahaha .. mana saya tahu, karena saya bukan Allah.. saya cuma membaca apa yg “tertulis di alkitab”.

FT berkata, banyak manusia yg membaca Alkitab, namun tidak memahaminya, karena Allah tidak membukakan pintu pengertian baginya, sehingga FT yg sudah ribuan kali kita baca, lewat begitu saja..

Nah, mungkin anda “terkejut”. mengetahui nama Allah ada 3, jangan kan anda .. saya sendiri “sangat terkejut”, karena ternyata “nama Allah itu ada 3”.. hahaha..

Jbu
January 06, 2019, 10:58:20 AM
Reply #198
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Kalo iya model vbn yg kayak oranye, ya mirip dgn ungu.   :D
 Akulah TUHAN yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang.

Seturut versi vbn:
Allah meng-Idea-kan gelap dan nasib malang, oleh karena itulah Allah menjadikan terang dan menjadikan nasib mujur.
Ikutan yah Oda ..

Jadi begini Oda, anda harus “memahami” perbedaan perkataan “menciptakan dan menjadikan” disana, karena mirip tapi memiliki perbedaan yg signifikan.

Nah, Allah tidak pernah “menciptakan terang”, tetapi yg Allah ciptakan adalah “kegelapan”, dan setelah kegelapan itu “tercipta”, barulah Allah membentuk terang dari kegelapan tsb, karena itulah FT mengatakan “dari gelap terbitlah terang”.

Jbu
January 06, 2019, 11:01:34 AM
Reply #199
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Saya belon tau, [sosok bayi yg lahir di tgl 25 Des 1 AD] di pov versi 888 itu spesies human atau bukan yah ?
Bener2 human Oda, seperti saya dan anda..

Firman itu  “menjadi” manusia...

Jbu
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)