Author Topic: Allah dan Firman  (Read 6717 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 06, 2019, 11:18:18 AM
Reply #200
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12795
    • fossil coral cantik
Contoh begini:
A bernyanyi didalam kamar, dan B mendengarkan nyanyian tsb diluar kamar.,
lalu B merekam nyanyian A tsb, kemudian B memperdengarkan suara nyanyian A itu ke C.
Apakah suara nyanyian itu terpisah dari A ? Jawab “Yah”,
tetapi apakah suara nyanyian itu bisa eksis tanpa “A”? Jawab bisa..

Lalu,
apakah suara yg terpisah dari A itu dan dapat Eksis, tanpa harus “A tetap melekat disana”?
Jawabnya TIDAK, mengapa ? sebab sekalipun terpisah dan dapat eksis sendiri,

tetapi dalam eksis nya suara itu, EMBEL2 si A akan tetap melekat dan tidak terpisahkan dari suara itu,
sebab .. setiap orang yg mendengar suara nyanyian itu, maka orang akan tahu dgn pasti, bahwa suara nyanyian itu adalah “milik si A”.
Ilustrasi yang menarik  :afro:.

Yang saya bold, walopun saya akui possible - tapi saya nggak sreg dgn kalimatnya  :D.
Nggak sreg, karena taroh kata rekaman itu beredar ke segala penjuru dimana orang mendengarkan-nya bunyi lagunya ---> maka ini nggak sertamerta para pendengar tsb tau pasti bahwa yg mereka denger itu berasal dari si A.... SEKALIPUN di rekaman tsb tertulis nama "A adalah penyanyi-nya".

Abaikan media penyiaran yg menyebabkan bisa diketahui bahwa emang iya si A adalah penyanyi-nya.
Dengan demikian sikonnya kayak gini : [orang2 gak pernah tau si A, ketemu kaset bertuliskan ungu, mendengarkan isi rekaman] ---> maka (imo) posibilitas yang eksis :
X. ada orang yg menyukai swara dan lagu di rekaman tsb
"wow.. the song is beautiful, and she sang beautifully".
Y. versus-nya X
Z. ada orang yang "biasa biasa aja tuh....".

Sikon yang kayak diatas itulah yang saya bilang bahwa itu BUKAN keputusan akal, 888.
Analogis dgn yg perihal iman-percaya.

Quote
Demikian juga dgn Firman, sebab Firman itu “milik Allah”, Firman itu tidak akan bisa “berdiri sendiri”, tanpa hadirnya si pemilik, kemanapun pemilik pergi, maka firman itu tetap melekat padanya.==> di sinilah perbedaan contoh suara yg direkam diatas, sebab suara itu direkam pada suatu alat perekam, sementara Firman tidak.

Jadi, Firman itu tidak dapat terpisah dari Allah, sebab Firman itu merupakan “tanda kehadiran Allah”, itulah sebabnya dalam Ajaran Tritunggal, Firman itu BUKAN substansi Allah, tetapi Firman itu adalah personifikasi atau kepribadian Allah, seperti contoh diatas.
Kalo saya liat liat sikonnya itu sama dengan ilustrasi rekaman diatas, 888.

Rekaman yg didengar oleh orang2 bisa dikatakan event "kehadiran" si A, walopun lewat perangkat player.

Selanjutnya saya masih belon bisa nangkep pada yang ungu itu ke-analogisan-nya begimana dgn ilustrasi rekaman.  :D


« Last Edit: January 06, 2019, 01:31:40 PM by odading »
January 06, 2019, 02:21:02 PM
Reply #201
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Dugaan saya, kayaknya versi vbn itu mirip ama saya. Yin Yang. Bedanya, kalo model saya : [Yin Yang] = Allah, kalo model vbn : [Yang] = Allah - [Yin] = diluar Allah. Keduanya eternal.

Kalo iya model vbn yg kayak oranye, ya mirip dgn ungu.   :D
Mirip tapi gak sama ya bro... :)

Akulah TUHAN yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang.

Seturut versi vbn:
Allah meng-Idea-kan gelap dan nasib malang, oleh karena itulah Allah menjadikan terang dan menjadikan nasib mujur.
Kalimat "yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang" itukan hanya sebagai kiasan dari adanya gelap dan terang; bukan bermakna "Allah menjadikan/menciptakan" dalam arti yang sesungguhnya.

Ya idem donk versi vbn ama saya.

oda : bisa by His Mind, bisa by His Voice, gak ngaruh.
vbn : mau by His Mind kek or by His Voice, gak ngaruh.
 Ya iyalaaaaaah....  :D.

Kalo Allah tidak menjadikan [nasib mujur],
Maka Idea Dia yang berupa [nasib malang] nggak akan diketahui oleh manusia.
Nasib mujur nasib malang tidak pernah dijadikan/diciptakan Allah sebagaimana Allah menjadikan Terang dalam Kitab Kejadian Pasal 1:3.

Nasib mujur, nasib malang hanya timbul dari hasil perbuatan manusia itu sendiri, seperti hukum sebab-akibat..... bukan dijadikan atau diciptakan Allah. :D
January 06, 2019, 03:43:14 PM
Reply #202
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12795
    • fossil coral cantik
Mirip tapi gak sama ya bro... :)
Iya deh  :happy0062:

Quote
Kalimat "yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang" itukan hanya sebagai kiasan dari adanya gelap dan terang
Tetep aja itu meng-ADA-kan, kan vbn.

Quote
Nasib mujur, nasib malang hanya timbul dari hasil perbuatan manusia itu sendiri, seperti hukum sebab-akibat..... bukan dijadikan atau diciptakan Allah.
Iya saya nangkep bahwa ayat yg saya ajukan bukan diperihal benda, vbn. Namun perihal [sebab-akibat] di pov saya tetep aja Allah yang meng-ada-kan, vbn. The First Cause.

Anyway, saya ngerti (dan inget jadul entah bbrp tahun yang lalu sewaktu kita sempet ngobrol2 di suatu thread)  bhw kalo seturut pov versi vbn, Allah itu bukan satu2nya The First Cause. Di pov versi vbn, there is another The First Cause ---> Yin (selain Allah) & Yang (Allah) ---> di pov vbn keduanya sama sama dua Power/Kuasa berlawanan yang eternal.
January 06, 2019, 03:44:50 PM
Reply #203
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Tidak ada yg terpisah dari Allah, kecuali dosa.. dosa “terpisah” dari Allah, bukan karena Allah memiliki keterbatasan, dosa “terpisah” dari Allah, karena “kekudusan”  allah.

Nah, sebaliknya .. jika anda memahami, bahwa Firman itu terpisah dari Allah, Sementara Firman itu adalah “Kuasa” Allah, maka saat Firman itu terpisah, berarti Allah itu tidak memiliki kuasa lagi dong.

Saudara, memberikan contoh .. tentang seseorang “memberikan kuasa” kepada orang lain dan anda berfikir.. bahwa orang yg memberikan kuasa itu, dapat “mencabut” kuasa yg diberikannya.

Nah, pada kasus Allah “berbeda”, sebab Allah “tidak pernah” memberikan kuasa-nya kepada siapapun, tetapi dalam pemahaman anda, kuasa itu “terpisah” dan berdiri sendiri, sehingga contoh yg anda sajikan itu, tidak tepat.

Dalam pemahaman anda .. kuasa Allah itu “terpisah” dan “bukan diberikan”, karena itulah saya katakan .. jika kuasa itu “terpisah” dari Allah, maka artinya: Allah itu tidak memiliki kuasa lagi.
Kuasa itu ada di dalam Firman Allah.

Ketika Firman Allah itu menjadi Manusia, maka segala kuasa yang terkandung di dalamnya pun ikut ke dalam Firman yang telah menjadi manusia itu....

Hal itu sudah dibuktikan dengan pernyataan Yesus Kristus ini:
"Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Saudara ku .. sampai saat ini, kita semua ada didalam diri Allah, karena itulah dalam bahasa Inggris dituliskan “believe IN God dan bukan believe TO God”, sebab semua yg ada ini, ada dalam diri Allah.
Tidak semua kita berada di dalam diri Allah bro.... coba direnungkan kembali.

Begini saudara ku .. tidak ada satupun yg dapat melihat Allah, kecuali Allah itu sendiri.. jadi, dikatakan “keluar” dari Allah, maksutnya disana “bukan terpisah”, tetapi “berasal atau bersumber”.

Contoh begini: A bernyanyi didalam kamar, dan B mendengarkan nyanyian tsb diluar kamar., lalu B merekam nyanyian A tsb, kemudian B memperdengarkan suara nyanyian A itu ke C. Apakah suara nyanyian itu terpisah dari A ? Jawab “Yah”, tetapi apakah suara nyanyian itu bisa eksis tanpa “A”? Jawab bisa.. Lalu, apakah suara yg terpisah dari A itu dan dapat Eksis, tanpa harus “A tetap melekat disana”? Jawabnya TIDAK, mengapa ? sebab sekalipun terpisah dan dapat eksis sendiri, tetapi dalam eksis nya suara itu, EMBEL2 si A akan tetap melekat dan tidak terpisahkan dari suara itu, sebab .. setiap orang yg mendengar suara nyanyian itu, maka orang akan tahu dgn pasti, bahwa suara nyanyian itu adalah “milik si A”.

Demikian juga dgn Firman, sebab Firman itu “milik Allah”, Firman itu tidak akan bisa “berdiri sendiri”, tanpa hadirnya si pemilik, kemanapun pemilik pergi, maka firman itu tetap melekat padanya.==> di sinilah perbedaan contoh suara yg direkam diatas, sebab suara itu direkam pada suatu alat perekam, sementara Firman tidak.

Jadi, Firman itu tidak dapat terpisah dari Allah, sebab Firman itu merupakan “tanda kehadiran Allah”, itulah sebabnya dalam Ajaran Tritunggal, Firman itu BUKAN substansi Allah, tetapi Firman itu adalah personifikasi atau kepribadian Allah, seperti contoh diatas.
Tolong sdr. bedakan antara suara manusia dengan Firman Allah.
Suara manusia memang tidak mungkin dapat terpisah dari manusianya, namun Firman Allah itu hidup secara mandiri/terpisah dengan Allah bro... 

Perhatikan penjelasan rasul Yohanes ini dan renungkan bro
1Yoh. 1:1   Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu.


Jawabnya sederhana, sebab nama Allah yaitu “Yehova”, baru dinyatakan pada Musa, sehingga sejak musalah baru manusia tahu nama Allah. (Yehova adalah nama Allah yg pertama yg dinyatakan pada manusia).

Jbu
Sejarahnya memang baru diketahui/diberitahu kepada Musa pada masanya, tetapi sesungguhnya Nama Yehova itu sudah hadir dari sejak manusia dijadikan.

Namun demikian jawaban sdr, di atas tidak menjawab pertanyaan saya yakni tentang makna perbedaan tulisan Allah dengan TUHAN Allah dalam Kitab Kejadian.
January 06, 2019, 03:46:42 PM
Reply #204
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Iya deh  :happy0062:
 Tetep aja itu meng-ADA-kan, kan vbn.
 Iya saya nangkep bahwa ayat yg saya ajukan bukan diperihal benda, vbn. Namun perihal [sebab-akibat] di pov saya tetep aja Allah yang meng-ada-kan, vbn. The First Cause.

Anyway, saya ngerti (dan inget jadul entah bbrp tahun yang lalu sewaktu kita sempet ngobrol2 di suatu thread)  bhw kalo seturut pov versi vbn, Allah itu bukan satu2nya The First Cause. Di pov versi vbn, there is another The First Cause ---> Yin (selain Allah) & Yang (Allah) ---> di pov vbn keduanya sama sama dua Power/Kuasa berlawanan yang eternal.
:afro: :afro:
January 06, 2019, 07:54:11 PM
Reply #205
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Yehova itu, bukan hanya Allah Israel.. Siapakah Yehova itu:
(1). Yehova itu adalah Allah dari Roh segala mahluk ==> Jadi, bukan hanya Allah Israel (Bilangan 27:16).
(2). Yehova itu “nama Firman” (Yesaya 48:15 / 46:18).
(3). Yehova sendiri “memiliki Firman”, dan “nama Firman Yehova” itu adalah “Allah semesta alam”., artinya: Allah yg anda kenal itu, adalah “nama” Yehova (Amos 5:27).

Kesimpulannya:

Firman Allah bernama Yehova.
Firman Yehova bernama Allah.
Jadi.. Yehova adalah Allah dan Allah adalah Yehova.

Yehova atau Allah itu, bukan hanya Allah Israel, tetapi Allah dari roh segala mahluk.

Jbu
Yang dimaksud Allah Israel saja sdr. gak paham.... bagaimana bisa sdr. mengenal-Nya dengan benar dengan mengatakan: bukan hanya Allah Israel dengan mengutip ayat Bil.27:16.

Maksud dari TUHAN itu adalah Allahnya Israel ialah bahwa semua bangsa di dunia ini harus datang dan beribadah kepada-Nya.... jika ternyata bangsa2 yang ada di dunia ini tidak mau datang dan beribadah kepada TUHAN, Allahnya Israel maka tentunya mereka beribadah bukan kepada Allah yang benar, meskipun sdr. katakan bahwa TUHAN adalah Allah dari Roh segala makhluk.
January 07, 2019, 07:24:07 AM
Reply #206
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9545
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Dari Alkitab ..

Jbu

Alkitab terjemahan mana yang anda pake?

yakin pasti benar dibacanya begitu?
January 07, 2019, 09:20:26 AM
Reply #207
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4716
tidak perlu ad hominem..

coba di baca pelan2 biar meresap..
anda keberatan membaca argument saya diatas ?
lalu ad hominem

jika keberatan tidak perlu anda ad hominem seharusnya anda utara bagaimana keberatan anda ?

katanya anda sudah punya anak,
anak anda butuh figur seorang Ayah bila anda pria kan atau Ibu bila anda wanita kan ?
bukan cuman koar2 sudah punya anak saja bisanya
nangkep..?

semoga masih ada nalar sehat

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu

gak usah ngeles tong
gak bisa , bilang gak bisa
takut bilang takut
takut jawaban loe dibedah rame2 disini??
wkwkwk
penakut

-----------------

anda takut bilang saja
gak usah ad hominem2 lah
penakut bilang takut
mahluk kegelapan kok ngaku dalam terang

jawab aja kalo bisa dan berani

cepetan beli otak, mumpug masih pagi nich, stock warung masih banyak
January 07, 2019, 01:32:21 PM
Reply #208
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12795
    • fossil coral cantik
coba di baca pelan2 biar meresap..
Jadi bila anda mengaku beriman kepada Yesus Kristus namun masih mengalami penuh ganjalan,kebingungan serta dilingkupi misteri pada iman anda itu sih bukan beriman kepada Yesus Kristus sebab jika seorang sudah mengikut Yesus tidaklah berjalan dalam kegelapan karena mempunyai terang hidup.
anda keberatan membaca argument saya diatas ?
oda :
Ya.

Quote from: zhu
anda utara bagaimana keberatan anda ?
zhu :
Apa keberatanmu ?

oda :
argumenmu GAK NYAMBUNG !

zhu:
Gak nyambung dimananya ?

oda:
saya dan pt TIDAK sedang membicarakan perihal iman, melainkan logika.
Quote from: pt
wah saya belum ketemu yang cocok untuk di deskripsikan
sampai sekarang masih bingung untuk menggambarkan trinitas
dulu sewaktu membaca tulisan tsb sempat terbayang  body, mind and soul
tapi setelah dipikir2 kurang, masih ada ganjelan
lalu terbayang body, mind and heart
masih ganjel
vocab "ganjel" dari pt ada diperihal ketika dirinya mengambil ke anaLOGISan Trinitas berupa BMS. Di pov pt, ke-anaLOGISan Trinitas secara BMS masih kurang pas. Selanjutnya pt mencoba ngambil ke anaLOGISan Trinitas berupa BMH, but still di pov pt masih nggak pas,

Ijo itulah sikon-nya.
Apabila dirimu mao mengajukan argumen nyambung, maka yang kamu seharusnya ajukan adalah :
A. gue gak sependapat bahwa [ke anaLOGISan Trinitas berupa BMS] itu kurang pas.
ataupun berupa
B. kalo menurut gue, [ke anaLOGISan Trinitas berupa BMS] itu pas.

So just shut up your f-mouth selama menurutmu oranye diatas nyambung !
« Last Edit: January 07, 2019, 01:34:44 PM by odading »
January 07, 2019, 01:55:53 PM
Reply #209
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1047
  • There is none like You
gak usah ngeles tong
gak bisa , bilang gak bisa
takut bilang takut
takut jawaban loe dibedah rame2 disini??
wkwkwk
penakut

-----------------

anda takut bilang saja
gak usah ad hominem2 lah
penakut bilang takut
mahluk kegelapan kok ngaku dalam terang

jawab aja kalo bisa dan berani

cepetan beli otak, mumpug masih pagi nich, stock warung masih banyak
Yang saya katakan bukan "tidak bisa" melainkan "tidak mau"

rupanya sampai sekarang anda masih menyamaartikan antara "tidak bisa" dengan "tidak mau"

dan lagi2 anda belum bisa menyampaikan keberatan anda terhadap statement di bawah ini terhadap argument anda yang keliru sebagai seorang yang mengaku beriman kepada
Kristus.

Quote from: ZheZhu

adalah sebuah kabar buruk dan merupakan kepalsuan,
Jika seorang mengaku beriman kepada Yesus Kristus namun masih merasa penuh ganjalan, kebingungan serta dilingkupi misteri pada imannya..

sangat bertolak belakang dengan kabar baik yang Yesus katakan,

Yohanes 8:12 (TB)
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."


jadi anda tidak perlu ad hominem.

semoga masih ada nalar..

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)