Author Topic: Allah dan Firman  (Read 7370 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 12, 2019, 07:51:37 AM
Reply #310
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Setelah bertahun - tahun saya mengikuti banyak diskusi, saya pikir “sudah saatnya” untuk membicarakan hal2 yg lebih sulit, tetapi sekali lagi.. ulasan ini “BUKAN” untuk membawa perdebatan baru, terhadap doktrin gereja2 yg ada, tetapi ulasan ini.. saya tujukan untuk mereka yg “belum mengenal Allah”, sehingga didalam Kristus, mereka “boleh terselamatkan”.

Allah dan Firman.. dua kata yg membawa perdebatan selama 2.000 tahun, dua kata yg telah mengakibatkan terbunuhnya ribuan martir, dan dua kata yg membuat manusia saling menghakimi.

Sebenarnya dua kata itu sangat sederhana untuk dipahami, jika kita memahaminya “sebagai manusia”, tetapi dua kata itu akan menjadi sulit untuk dipahami, saat kita tanpa sadar, memahaminya “sebagai Allah”.

Dari dua kata itu, lahir pertanyaan besar bagi kita, yaitu: “siapakah yg duluan Eksis, Allah atau Firman”? Ataukah Allah dan Firman itu sama2 eksis ??

Mari kita melepaskan segala teory tentang ke allahan dan kembali kepada apa yg dituliskan oleh Alkitab, dan mari kita memahami tulisan2 tersebut dgn pemahaman2 yg sederhana. Mengapa ? Alkitab itu dituliskan untuk “manusia” dan bukan untuk malaikat ataupun Tuhan, sehingga pengertian2 yg muncul dari setiap tulisan2 itu, harus mudah dipahami manusia.

Yohanes 1:1 adalah bahasa yg sederhana, tetapi karena manusia mencoba memahaminya dgn “pemahaman Allah” dan bukan dgn “pemahaman manusia”, maka akhirnya melahirkan “tafsir yg beragam”..haha..

Nah, “Pada mulanya”.. artinya disana.. sejak “dimulainya waktu”, sehingga ayat ini sebanding dgn FT yg berbunyi ..”Aku adalah Alfa dan Omega, yg awal dan yg akhir”.

Tetapi kata yg sederhana itu, kita coba untuk memahaminya “dengan pemahaman Allah” dan “bukan dgn pemahaman manusia”, sehingga kata yg sederhana itu.. dipahami sebag sesuatu yg “tidak berawal dan tidak berakhir”.

Perubahan pemahaman dari “berawal dan berakhir” menjadi “tidak berawal dan tidak berakhir”, karena manusia menganggap.. Tuhan itu tidak ada awalnya, di sinilah manusia memahami FT tsb “dalam pemahaman Allah”, padahal Kita harus memahami semua isi Alkitab “dalam pemahaman sbg manusia”.

Nah, Perkataan “pada mulanya”.. jelas2 memberitahukan kepada kita, bahwa “Firman” itu adalah awal dar segala waktu, artinya:”Firman itu eksis, sejak waktu dimulai”, sehingga sebelum waktu ada, maka Firman itu “belum pernah ada”, karena itulah dituliskan di kitab Yohanes.. Pada Mulanya..atau FT tsb dapat juga dituliskan .. Sejak dimulainya sang waktu, maka yg pertama lahir adalah Firman.

Itulah sebabnya dalam kalimat selanjutnya dikatakan .. “Firman itu bersama dgn Allah”, artinya adalah .. Firman yg lahir bersama lahirnya waktu, ada pada Allah, sebab Firman itu adalah “suara Allah”.

Jadi, sebelum Allah bersuara, maka proses waktu belum dimulai dan Firman atau Suara itu “belum pernah ada”.

Kembali ke pertanyaan diatas, maka sekarang kita sudah dapat menjawab pertanyaan diatas dengan sangat mudah, yaitu: Yang pertama Eksis adalah Allah, baru kemudian setelah Allah “bersuara” untuk menciptakan segala sesuatu, barulah Firman itu Eksis.

Nah, penulis kitab Yohanes tidak ingin manusia keliru dalam memahami perbedaan Allah dan Firman ini, sehingga ditegaskan dalam kalimat selanjutnya .. Firman itu adalah Allah., artinya: sekalipun Firman itu eksis bersama dimulainya waktu, Tetapi Firman itu “bukanlah ciptaan Allah”, sebab Firman itu adalah “suara Allah”, itulah sebabnya ditegaskan oleh penulis kitab Yohanes, bahwa Firman itu adalah Allah.

(Halaman 1)
Jbu

Ada 2 macam Firman :

1.Firman yang tertulis sebelumnya tidak ada

2.Firman oknum Anak Allah sudah berada secara kekal,tidak pernah tidak ada.

February 14, 2019, 12:04:07 AM
Reply #311
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1256
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Jadi, Yohanes 1:1, dapat juga dituliskan kira2 demikian .. Sejak dimulainya waktu, maka yg pertama eksis adalah Firman, dan Firman itu suara Allah, dan Firman itu adalah Allah.

Nah, jika kita telah memahami “Eksistensi Firman”, maka sekarang kita masuk lebih jauh, untuk memahami Eksistensi Allah.

Alkitab berkata “Allah itu adalah Roh”, dan tidak ada satu mahluk pun yg mampu untuk melihat wujut Allah, sebab Allah itu adalah roh.

Roh itu seperti angin, tidak dapat Kita lihat, tetapi dapat kita rasakan kehadirannya.

Kitab kejadian menuliskan, .. dan roh Allah melayang - melayang di angkasa raya (diatas permukaan air).

Nah, sebelum proses penciptaan dimulai, kitab kejadian menuliskan.. bahwa Allah yg adalah Roh itu, tinggal dalam keheningannya dan tidak bersuara, dimana Roh itu terus2an melayang-layang dalam kesendiriannya.

Disana belum ada Firman, sebab Proses penciptaan belum di mulai.

Jadi, Firman itu adalah suara Allah, sehingga sebelum Allah bersuara, maka Firman itu belum Eksis, tetapi karena Firman itu adalah Suara milik Allah, maka Firman itu = Allah itu sendiri.


Jbu..
dimana tertulis Allah tinggal dlm keheningan & tdk bersuara sblm penciptaan
tetapi sebaliknya
tertulis RK melayang2 (ungkapan kiasan, dinamis, aktif, tidak ada satu waktu statis sperti patung) sblm penciptaan
February 16, 2019, 11:51:06 AM
Reply #312
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
dimana tertulis Allah tinggal dlm keheningan & tdk bersuara sblm penciptaan
tetapi sebaliknya
tertulis RK melayang2 (ungkapan kiasan, dinamis, aktif, tidak ada satu waktu statis sperti patung) sblm penciptaan
Sangat tepat sekali, RK itu aktif dinamis, TETAPI tidak berkarya, tidak berbuat, tidak melakukan untuk menghasilkan sesuatu. Sama artinya “hening” dalam kesendiriannya.

Nah, mula pertama atau pertama sekali RK yg aktif dinamis tersebut “berkarya” atau bertindak untuk menghasilkan sesuatu, disaat itulah “Firman itu Muncul”, itulah sebab nya dalam Yohanes 1:1 .. dikatakan “Pada Mulanya adalah Firman”.

Maksutnya bukan Firman itu di ciptakan, tetapi Firman itu “eksis” pertama sekali, sejak RK itu akan memulai “berkarya”.

Itulah sebabnya .. dalam kejadian 1:1 tersebut .. sebanding dgn Yohanes 1:1..Firman itu adalah awal atau yg pertama Eksis dari RK yg aktif dinamis tersebut, saat akan berkarya.

Jbu
February 16, 2019, 11:54:59 AM
Reply #313
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Ada 2 macam Firman :

1.Firman yang tertulis sebelumnya tidak ada

2.Firman oknum Anak Allah sudah berada secara kekal,tidak pernah tidak ada.
Nah saudara ku, dimana ada dituliskan dalam Alkitab, bahwa Firman yg merupakan Oknum Anak Allah itu, sudah ada dalam kekekalan sebelum dunia dijadikan ?

Jbu
February 16, 2019, 01:57:35 PM
Reply #314
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 956
  • Denominasi: Protestan
Sangat tepat sekali, RK itu aktif dinamis, TETAPI tidak berkarya, tidak berbuat, tidak melakukan untuk menghasilkan sesuatu. Sama artinya “hening” dalam kesendiriannya.
Coba kasih tunjuk ayatnya, bray ? Gak usah banyak-banyak, satu az dah cukup.

Nah, mula pertama atau pertama sekali RK yg aktif dinamis tersebut “berkarya” atau bertindak untuk menghasilkan sesuatu, disaat itulah “Firman itu Muncul”, itulah sebab nya dalam Yohanes 1:1 .. dikatakan “Pada Mulanya adalah Firman”.
Jangan ngawur, bray. udah baca ini, bray :

(2) Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.


Maksutnya bukan Firman itu di ciptakan,
Yup. Firman tidak diciptakan. Justru Firman itulah yang menciptakan SEGALA SESUATU.

(3) Segala sesuatu dijadikan oleh Firman dan tanpa Firman tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.


tetapi Firman itu “eksis” pertama sekali, sejak RK itu akan memulai “berkarya”.
Awas. Jangan ngaco, bray!

(2) Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.


Itulah sebabnya .. dalam kejadian 1:1 tersebut .. sebanding dgn Yohanes 1:1..Firman itu adalah awal atau yg pertama Eksis dari RK yg aktif dinamis tersebut, saat akan berkarya.
Jangan ngibul, bray.

(1) Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
(1) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Kedua ayat tersebut tidak menyebutkan sama-sekali seperti yang elo komen di atas.
« Last Edit: February 16, 2019, 02:11:21 PM by viruskasih »
February 18, 2019, 04:52:45 PM
Reply #315
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Coba kasih tunjuk ayatnya, bray ? Gak usah banyak-banyak, satu az dah cukup.
Jangan ngawur, bray. udah baca ini, bray :
Haha.. anda kalau belum baca dan teliti alkitab dgn baik dan benar, tidak boleh anda menuduh orang itu “ngibul”, berdiskusi lah dgn ber etika, apa lagi anda mengaku seorang Kristen. Apa Yesus mengajari anda demikian.??

Nah, silahkan baca kejadian 1:1 .. dan roh Allah melayang-layang diatas permukaan air. Lihat disana .. roh yg aktif dinamis dalam kekekalan tersebut “belum berkarya”, dan ia cuma melayang2 dalam kekekalan (mungkin jika berdasarkan waktu manusia, melayang2 nya roh Allah itu, bisa 1 milyar tahun, bisa 1 triliun tahun, namanya juga alam kekal).

Maaf, saya tida tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut  dgn orang2 yg tidak punya etika, orang2 seperti anda ini, hanya membuat malu Kristus, jadi saya mohon maaf, dalam topik apapun tidak akan merespon anda lagi.

 
February 21, 2019, 02:12:05 AM
Reply #316
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Pada Mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Mempunyai perbeda pengertian dengan:

Pada mulanya Firman.

Dimana bedanya?

Pengertian Kej.1:1 adalah bahwa Allah adalah sumber segala sesuatu' Sedangkan pengertian Yoh.1:1 adalah bahwa Firman adalah mula dari segaka sesuatu.
February 21, 2019, 12:09:40 PM
Reply #317
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Pada Mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Mempunyai perbeda pengertian dengan:

Pada mulanya Firman.

Dimana bedanya?

Pengertian Kej.1:1 adalah bahwa Allah adalah sumber segala sesuatu' Sedangkan pengertian Yoh.1:1 adalah bahwa Firman adalah mula dari segaka sesuatu.
Benar sekali saudara ku..

Kejadian 1:1 adalah sebanding dgn Yohanes 1:1, dalam arti “berbicara” tentang awal atau mula “segala waktu”.

Kejadian 1:1, memiliki 2 pengertian, yaitu:
(1). Pengertian bahwa Allah itu adalah “sumber segala sesuatu”.
(2). Pengertian awal atau mula “segala waktu”.

Pengertian point no 2 diatas, dapat kita lihat dari perkataan “pada mulanya”, artinya .. disanalah “dimulainya sang waktu”.

Kemudian, point No 2 tersebut diatas, sebagai awal atau mulanya “sang waktu”, dijelaskan oleh penulis kitab Yohanes, pada Yoh 1:1 tsb, sebagai “lahirnya atau munculnya” Firman.

Jadi, kemunculan “Firman” tersebut, adalah “pertanda” dimulainya “waktu”, dan kemunculan Firman pada Yoh 1:1, dinyatakan dalam Kejadian 1 tsb, dengan kalimat .. “berfirman lah Allah”.

Jadi, jika Allah tidak melakukan “proses penciptaan”, maka “kemunculan atau kehadiran Firman itu”, tidak akan pernah ada, sebab “tidak ada satupun yg tahu, apakah Allah itu ada”.

Jadi, sekalipun Allah itu adalah Roh yg aktif dan dinamis, tetapi jika Allah tidak melakukan “proses penciptaan alam semesta ini”, maka artinya: Allah itu berdiam diri dalam keheningan Nya, hal ini dapat kita lihat dalam kalimat pada Kejadian 1 tersebut .. dan Roh Allah “melayang-layang” diatas permukaan air.

Perkataan melayang - layang disana, memperlihatkan betapa aktif dan dinamisnya Roh Allah tersebut, tetapi keaktifan dan kedinamisan itu, tidak “melahirkan” apapun, karena Allah belum memulai “proses penciptaan”.

Jadi saudara ku..seperti dalam berbagai penjelasan saya, bahwa Substansi/hakikat Roh Allah itu adalah Esa, adalah untuk maksut “Roh Allah yg melayang - layang” tersebut, artinya adalah: Disaat proses penciptaan alam semesta ini (sekali lagi alam semesta ini) belum dimulai, maka yg ada adalah substansi/hakikat dari Allah itu sendiri, yaitu Roh yg melayang - layang tersebut, dan Roh yg melayang - layang itu, pastilah Roh yg Kudus, karena itulah dalam berbagai penjelasan saya, saya jelaskan bahwa Substansi/Hakikat dari Allah yg sebenarnya adalah “ROH KUDUS”.

Jadi dari penjelasan diatas tsb, dapat kita ketahui, bahwa “Firman” dalam Yohanes 1:1 tersebut “tidak dimaksudkan” untuk berbicara tentang “suatu sosok”, tetapi dimaksudkan untuk menjelaskan suatu “tindakan” dari Allah.

Sehingga, Yohanes 1:1 tersebut, dapat juga dituliskan kira - kira demikian:

Pada mulanya adalah kuasa, Pada mulanya adalah Kehendak, pada mulanya adalah Hikmat, Pada mulanya adalah Suara, Kuasa/Kehendak/hikmat/suara itu “ada pada Allah”, dan Kuasa/kehendak/hikmat/suara itu adalah Allah.

Jadi, disaat kita sudah “ter doktrin” untuk menerima presepsi, bahwa Firman yg dimaksut dalam Yohanes 1:1 tersebut, sebagai “suatu sosok” yg berbeda dgn Allah (untuk maksut Bapa), maka akhirnya .. dalam setiap mempelajari Alkitab, kita akan mengacu pada “presepsi yg sudah tertanam tersebut”, akhirnya .. lahirlah perdebatan yg tidak kunjung selesai, pada hal .. pemahaman tersebut (Firman sbg suatu sosok yg berbeda dengan Allah untuk maksut Bapa), adalah “keliru”, sebab pemahaman tersebut “tidak dapat menjelaskan keadaan yg terjadi pada kejadian 1 itu, yaitu keadaan sebelum proses penciptaan alam semesta di mulai.

Saudara ku.. sebenarnya Allah itu “mencipta”, hanya 1 kali (diluar penciptaan manusia), yaitu: “Gelab” (proses penciptaan gelab inilah, yg sebenar diciptakan Allah dari tiada menjadi ada). 

Mengapa Gelab yg “asli diciptakan dari tiada menjadi ada tersebut”? Jawabnya sederhana, Karena Allah adalah Terang, sehingga yg Pertama ia ciptakan adalah “lawan dari terang”.

Nah, dalam kejadian 1:1 tersebut, disaat Pertama Allah sudah menciptakan “materi gelab”, Firman itu belum muncul atau belum lahir, sebab materi gelab yg diciptakan Allah itu, berada dalam “diri Allah saja”, hal ini dapat kita lihat dari kalimat .. melayang-layang diatas permukaan air, artinya: Karena Allah itu tidak terbatas, maka kita harus memahami Substansi/Hakikat Allah itu seperti lingkaran, dan materi gelab itu ada dalam lingkaran tersebut.

Nah, dari proses penciptaan materi gelab, sampai proses penciptaan alam semesta ini, dapat kita lihat.. bahwa Firman itu belum ada muncul atau belum lahir, disini lah “BUKTINYA”, bahwa Firman itu “bukan” sesuatu sosok diluar Allah atau bukan suatu sosok yg berbeda dari Allah.


Jbu

« Last Edit: February 21, 2019, 12:15:16 PM by Pencerah888 »
March 04, 2019, 12:44:00 PM
Reply #318
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
Benar sekali saudara ku..

Kejadian 1:1 adalah sebanding dgn Yohanes 1:1, dalam arti “berbicara” tentang awal atau mula “segala waktu”.

Kejadian 1:1, memiliki 2 pengertian, yaitu:
(1). Pengertian bahwa Allah itu adalah “sumber segala sesuatu”.
(2). Pengertian awal atau mula “segala waktu”.

Pengertian point no 2 diatas, dapat kita lihat dari perkataan “pada mulanya”, artinya .. disanalah “dimulainya sang waktu”.

Kemudian, point No 2 tersebut diatas, sebagai awal atau mulanya “sang waktu”, dijelaskan oleh penulis kitab Yohanes, pada Yoh 1:1 tsb, sebagai “lahirnya atau munculnya” Firman.

Jadi, kemunculan “Firman” tersebut, adalah “pertanda” dimulainya “waktu”, dan kemunculan Firman pada Yoh 1:1, dinyatakan dalam Kejadian 1 tsb, dengan kalimat .. “berfirman lah Allah”.

Jadi, jika Allah tidak melakukan “proses penciptaan”, maka “kemunculan atau kehadiran Firman itu”, tidak akan pernah ada, sebab “tidak ada satupun yg tahu, apakah Allah itu ada”.

Jadi, sekalipun Allah itu adalah Roh yg aktif dan dinamis, tetapi jika Allah tidak melakukan “proses penciptaan alam semesta ini”, maka artinya: Allah itu berdiam diri dalam keheningan Nya, hal ini dapat kita lihat dalam kalimat pada Kejadian 1 tersebut .. dan Roh Allah “melayang-layang” diatas permukaan air.

Perkataan melayang - layang disana, memperlihatkan betapa aktif dan dinamisnya Roh Allah tersebut, tetapi keaktifan dan kedinamisan itu, tidak “melahirkan” apapun, karena Allah belum memulai “proses penciptaan”.

Jadi saudara ku..seperti dalam berbagai penjelasan saya, bahwa Substansi/hakikat Roh Allah itu adalah Esa, adalah untuk maksut “Roh Allah yg melayang - layang” tersebut, artinya adalah: Disaat proses penciptaan alam semesta ini (sekali lagi alam semesta ini) belum dimulai, maka yg ada adalah substansi/hakikat dari Allah itu sendiri, yaitu Roh yg melayang - layang tersebut, dan Roh yg melayang - layang itu, pastilah Roh yg Kudus, karena itulah dalam berbagai penjelasan saya, saya jelaskan bahwa Substansi/Hakikat dari Allah yg sebenarnya adalah “ROH KUDUS”.

Jadi dari penjelasan diatas tsb, dapat kita ketahui, bahwa “Firman” dalam Yohanes 1:1 tersebut “tidak dimaksudkan” untuk berbicara tentang “suatu sosok”, tetapi dimaksudkan untuk menjelaskan suatu “tindakan” dari Allah.

Sehingga, Yohanes 1:1 tersebut, dapat juga dituliskan kira - kira demikian:

Pada mulanya adalah kuasa, Pada mulanya adalah Kehendak, pada mulanya adalah Hikmat, Pada mulanya adalah Suara, Kuasa/Kehendak/hikmat/suara itu “ada pada Allah”, dan Kuasa/kehendak/hikmat/suara itu adalah Allah.

Jadi, disaat kita sudah “ter doktrin” untuk menerima presepsi, bahwa Firman yg dimaksut dalam Yohanes 1:1 tersebut, sebagai “suatu sosok” yg berbeda dgn Allah (untuk maksut Bapa), maka akhirnya .. dalam setiap mempelajari Alkitab, kita akan mengacu pada “presepsi yg sudah tertanam tersebut”, akhirnya .. lahirlah perdebatan yg tidak kunjung selesai, pada hal .. pemahaman tersebut (Firman sbg suatu sosok yg berbeda dengan Allah untuk maksut Bapa), adalah “keliru”, sebab pemahaman tersebut “tidak dapat menjelaskan keadaan yg terjadi pada kejadian 1 itu, yaitu keadaan sebelum proses penciptaan alam semesta di mulai.

Saudara ku.. sebenarnya Allah itu “mencipta”, hanya 1 kali (diluar penciptaan manusia), yaitu: “Gelab” (proses penciptaan gelab inilah, yg sebenar diciptakan Allah dari tiada menjadi ada). 

Mengapa Gelab yg “asli diciptakan dari tiada menjadi ada tersebut”? Jawabnya sederhana, Karena Allah adalah Terang, sehingga yg Pertama ia ciptakan adalah “lawan dari terang”.

Nah, dalam kejadian 1:1 tersebut, disaat Pertama Allah sudah menciptakan “materi gelab”, Firman itu belum muncul atau belum lahir, sebab materi gelab yg diciptakan Allah itu, berada dalam “diri Allah saja”, hal ini dapat kita lihat dari kalimat .. melayang-layang diatas permukaan air, artinya: Karena Allah itu tidak terbatas, maka kita harus memahami Substansi/Hakikat Allah itu seperti lingkaran, dan materi gelab itu ada dalam lingkaran tersebut.

Nah, dari proses penciptaan materi gelab, sampai proses penciptaan alam semesta ini, dapat kita lihat.. bahwa Firman itu belum ada muncul atau belum lahir, disini lah “BUKTINYA”, bahwa Firman itu “bukan” sesuatu sosok diluar Allah atau bukan suatu sosok yg berbeda dari Allah.


Jbu


Tetapi Yesus adalah yang awal dan akhir dan Mahakuasa !
Ecclesia Semper Reformanda Est
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)