Author Topic: Allah dan Firman  (Read 6611 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 20, 2018, 12:28:37 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
"Keterpisahan" antara Anak dengan Bapa itu adalah sama seperti perbedaan dua sisi mata uang, dimana masing-masing sisinya mempunyai gambar sendiri tetapi dengan nilai yang sama.

Paham gak?
Saya sangat paham maksut anda ? Tapi Pernahkan anda berfikir, apakah analogi itu bisa dimasukkan untuk memahami roh (roh itu seperti angin), artinya .. tidak mungkin sosok roh bisa demikian (seperti analogi anda), pasti dia bercampur. Bener kan ? Analogi anda diterapkan ke benda, pasti bisa dipahami, nah .. bagaimana dgn Roh yg seperti angin itu ?

Btw .. puji Tuhan, agak oot .. pemahaman anda semakin maju, jika anda menganalogikan Allah dan Firman itu seperti koin, artinya .. anda sudah mulai mencapai persamaan pemahaman dgn gereja main stream, sebab sekitar 7-8 tahun lalu, pemahaman anda tidak seperti sekarang. Kiranya Roh Kristus menyertai anda terus.

Balik ke topik yah saudara ku ..

Jbu
December 20, 2018, 07:15:57 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Begini, jika Anak / Yesus, adalah sosok yg terpisah dari Allah, lalu bagaimana Anak bisa mengenal Bapa, sebab Timotius bilang.. Allah itu tidak nampak/kelihatan.
Nah, jika sosok anak terpisah dari Allah/Bapa, bagai mana Yesus bisa mengenal Roh Allah itu, sebab Timotius bilang, Allah itu tidak nampak, dan Paulus bilang, cuma Roh Allah yg tahu diri Allah.

Jbu..

Kalau Anak Allah tidak berbeda secara pribadi dengan Allah Bapa maka semua komunikasinya dengan Allah Bapa yg tercatat di Alkitab selama didunia hanyalah sandiwara dan itu sama sekali tidak alkitabiah !

Inilah kekeliruan yg fatal dari Unitarianisme !

December 20, 2018, 12:36:20 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2503
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Begini, jika Anak / Yesus, adalah sosok yg terpisah dari Allah, lalu bagaimana Anak bisa mengenal Bapa, sebab Timotius bilang.. Allah itu tidak nampak/kelihatan.

bersatu maksudnya bukan harus nempel bro,, atau berlengketan atau berdempetan..
Bermusyawarah, Bersekutu,  bermufakat adalah juga bentuk dari Persatuan.

dengan mengetahui arti Persatuan tersebut maka terjawablah sudah pertanyaan brother..
bagaimana Yesus (Setelah inkarnasi) dapat mengenal Bapa.. ?
Jawab: Dengan Belajar Firman, dengan Berdoa, dengan mempraktekkan Kasih dari hasil belajar Firman dan persekutuan Doa..

dengan cara seperti itu pula Kita dapat menyatu dengan Tuhan. dengan Berdoa, Belajar Firman dan Bersaksi..  :)

ketika dua orang pribadi yang berbeda bermusyawarah untuk menentukan Tujuan bersama, membuat rencana bersama, bekerja bersama sama, untuk Satu Tujuan. itu namanya adalah Bersatu.

Jbu..
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 20, 2018, 12:55:47 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2503
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
bersatu maksudnya bukan harus nempel bro,, atau berlengketan atau berdempetan..
Bermusyawarah, Bersekutu,  bermufakat adalah juga bentuk dari Persatuan.

dengan mengetahui arti Persatuan tersebut maka terjawablah sudah pertanyaan brother..
bagaimana Yesus (Setelah inkarnasi) dapat mengenal Bapa.. ?
Jawab: Dengan Belajar Firman, dengan Berdoa, dengan mempraktekkan Kasih dari hasil belajar Firman dan persekutuan Doa..

dengan cara seperti itu pula Kita dapat menyatu dengan Tuhan. dengan Berdoa, Belajar Firman dan Bersaksi..  :)

ketika dua orang pribadi yang berbeda bermusyawarah untuk menentukan Tujuan bersama, membuat rencana bersama, bekerja bersama sama, untuk Satu Tujuan. itu namanya adalah Bersatu.

Jbu..

Seorang Penulis yang kupercaya diinspirasi oleh Tuhan menulis di dalam bukunya kalimat berikut ini:

* Sungguh ajaib arti riwayat singkat tentang hidup-Nya semasa kanakkanak: “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.” Dalam sinar wajah Bapa-Nya, Yesus “makin bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” Pikiran-Nya giat dan tajam, dengan kecerdasan otak dan akal budi yang jauh melampaui usia-Nya. Namun tabiat-Nya baik sekali dalam keselarasannya. Tenaga pikiran dan tubuh berkembang secara berangsur-angsur sesuai dengan hukum masa kanak-kanak.  Kerinduan Segala Zaman Bab 7, Hal. 58.2

* Yesus tidak memperoleh pendidikan di sekolah rumah sembahyang. Ibu-Nyalah guru-Nya manusia yang pertama. Dari bibir ibu-Nya dan surat gulungan nabi-nabi Ia mempelajari hal-hal semawi. Justru sabda yang difirmankan-Nya sendiri dahulu kepada Musa untuk bani Israel, kini diajarkan kepada-Nya di pangkuan ibu-Nya. Ketika Ia meningkat dari masa kanak-kanak ke masa muda, Ia tidak berusaha belajar di sekolah rabi-rabi. Ia tidak memerlukan pendidikan yang diperoleh dari surnber semacam itu; sebab guru-Nya ialah Allah. Kerinduan Segala Zaman Bab 7, Hal. 60.1

Yesus tinggal dalam rumah tangga petani dan dengan setia serta riang gembira turut memikul segala tanggungan rumah tangga. Dahulu Ialah Pemerintah surga, dan malaikat-malaikat dengan gembira melaksanakan segala perintah-Nya; kini Ia menjadi Seorang hamba yang sukarela, Seorang Anak pengasih dan penurut. Ia belajar bertukang kayu dan dengan tangan-Nya sendiri Ia bekerja di bengkel pertukangan bersama Yusuf. Dengan pakaian yang serba sederhana seperti yang dipakai oleh seorang pekerja biasa Ia menjalani jalan-jalan kota kecil itu, pergi dan pulang dari pekerjaan-Nya yang sederhana itu. Ia tidak menggunakan kuasa Ilahi-Nya untuk mengurangi beban-Nya atau meringankan pekerjaan-Nya. Kerinduan Segala Zaman Bab 7, Hal. 62.4


Tuhan Yesus adalah Teladan kita dalam segala hal. Tuhan Yesus Bersekutu dengan Bapa-Nya, dengan belajar Firman Tuhan (Yang Dia sendiri Firmankan dahulu, Berdoa, Bersaksi, Bekerja) Tuhan Yesus Bertumbuh Sehat Jasmani dan Rohani.

Yesuslah teladan kita, Persatuan Yesus dengan Bapa-Nya, Bisa kita ikuti dengan mengikuti teladan-Nya.,



berikut ini adalah Kisah 30 Tahun PERTAMA kehidupan Yesus dibumi yang ditulis oleh seorang yang aku Percaya di Ilhami oleh ROH KUDUS.. kalau berminat silahkan Baca Buku Berikut ini: https://m.egwwritings.org/id/book/13842.240#263 Kemenangan Akhir Bab. 7..


salam
 :) :)
TYM
« Last Edit: December 20, 2018, 01:08:49 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 20, 2018, 03:23:04 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
Kalau Anak Allah tidak berbeda secara pribadi dengan Allah Bapa maka semua komunikasinya dengan Allah Bapa yg tercatat di Alkitab selama didunia hanyalah sandiwara dan itu sama sekali tidak alkitabiah !

Inilah kekeliruan yg fatal dari Unitarianisme !
Begini saudara ku .. pertama, saya menolak: saksi Yehova, unitarian, monofisitisme, sabelisme, modalisme, onenes, nestorian, mormon, adventis.. hahaha ..

Nah, pengertian “berbeda” dengan “terpisah”, adalah 2 hal yg berbeda, ini dahulu yg harus anda pahami.

Allah Bapa sudah pasti “berbeda” dengan Anak., demikian juga sebaliknya.

Tetapi yg menjadi pertanyaan saya adalah: Apakah “sosok” Bapa itu benar2 “terpisah” dengan “sosok” Anak itu ? Ini yg menjadi pertanyaan saya..

Jbu
December 20, 2018, 03:33:54 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
bersatu maksudnya bukan harus nempel bro,, atau berlengketan atau berdempetan..
Bermusyawarah, Bersekutu,  bermufakat adalah juga bentuk dari Persatuan.
Jadi, apakah maksut anda, pengertian “bersatu” terhadap Bapa dan Anak itu, seperti pengertian “bersatu”, dalam bermusyawarah, bersekutu, dan bermufakat, apakah demikian ? Jika demikian pemahaman anda, sebagai “persatuan Bapa dgn Anak”, berarti Bapak dan Anak itu, adalah benar2  dua sosok yg terpisah, lalu mengadakan persatuan dalam kesatuan, seperti bersekutu menjadi satu, atau berkumpul menjadi satu. Nah .. bukan kah ini “polytheis”?


Jbu
December 20, 2018, 04:43:04 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2503
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Jadi, apakah maksut anda, pengertian “bersatu” terhadap Bapa dan Anak itu, seperti pengertian “bersatu”, dalam bermusyawarah, bersekutu, dan bermufakat, apakah demikian ?

ya itulah artinya Persatuan.

Bersatu dengan Bapa artinya Menyatukan Maksud, Menyatukan Tujuan, Menyatukan Kehendak dengan Firman Tuhan. dimana Firman Tuhan tersebut adalah Kehendak Bapa.

Quote
Jika demikian pemahaman anda, sebagai “persatuan Bapa dgn Anak”, berarti Bapak dan Anak itu, adalah benar2  dua sosok yg terpisah, lalu mengadakan persatuan dalam kesatuan, seperti bersekutu menjadi satu, atau berkumpul menjadi satu. Nah ..


lebih tepatnya 2 Sosok, 2 Pribadi yang berbeda..  :) :)
dimana Yesus bukanlah Bapa, atau Bapa bukanlah Yesus.

Quote
bukan kah ini “polytheis”?

bukan..
Itulah Monoteisme yang benar, sesuai Firman Tuhan.

Jbu
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 20, 2018, 05:03:38 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2503
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Jadi, apakah maksut anda, pengertian “bersatu” terhadap Bapa dan Anak itu, seperti pengertian “bersatu”, dalam bermusyawarah, bersekutu, dan bermufakat, apakah demikian ? Jika demikian pemahaman anda, sebagai “persatuan Bapa dgn Anak”, berarti Bapak dan Anak itu, adalah benar2  dua sosok yg terpisah, lalu mengadakan persatuan dalam kesatuan, seperti bersekutu menjadi satu, atau berkumpul menjadi satu. Nah .. bukan kah ini “polytheis”?


Jbu

itulah kenapa Perumpamaan yang paling tepat untuk menggambarkan Allah Tritunggal yang Esa adalah KELUARGA.

Matius 19:6. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 20, 2018, 06:29:10 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Saya sangat paham maksut anda ? Tapi Pernahkan anda berfikir, apakah analogi itu bisa dimasukkan untuk memahami roh (roh itu seperti angin), artinya .. tidak mungkin sosok roh bisa demikian (seperti analogi anda), pasti dia bercampur. Bener kan ? Analogi anda diterapkan ke benda, pasti bisa dipahami, nah .. bagaimana dgn Roh yg seperti angin itu ?

Btw .. puji Tuhan, agak oot .. pemahaman anda semakin maju, jika anda menganalogikan Allah dan Firman itu seperti koin, artinya .. anda sudah mulai mencapai persamaan pemahaman dgn gereja main stream, sebab sekitar 7-8 tahun lalu, pemahaman anda tidak seperti sekarang. Kiranya Roh Kristus menyertai anda terus.

Balik ke topik yah saudara ku ..

Jbu
Inti penjelasan saya adalah bahwa Allah (Bapa) dengan Yehova (TUHAN) itu berbeda.

Yang satu adalah Roh dan yang satunya lagi adalah Firman dan kuasanya Roh.
December 20, 2018, 11:58:05 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
ya itulah artinya Persatuan.

Bersatu dengan Bapa artinya Menyatukan Maksud, Menyatukan Tujuan, Menyatukan Kehendak dengan Firman Tuhan. dimana Firman Tuhan tersebut adalah Kehendak Bapa.
Tunggu, kita sekarang sedang mengerucut, mendiskusikan tentang “sosok”, artinya kita sedang membicarakan “tubuh Allah” (supaya lebih paham) dan bukan “pemikiran2 Allah”.

Nah, pertanyaan saya adalah: Apakah tubuh (sosok) Allah itu, TERPISAH dari tubuh (sosok Firman) ??
 

Quote from:
lebih tepatnya 2 Sosok, 2 Pribadi yang berbeda..  :) :)
dimana Yesus bukanlah Bapa, atau Bapa bukanlah Yesus.
Nah, yg saya pertanyakan, adalah
1). Apakah 2 pribadi yg berbeda itu, berada dalam 2 sosok (tubuh) yg terpisah.
2). Atau Apakah 2 pribadi yg berbeda itu, berada dalam 1 sosok (tubuh) yg sama.

Jbu
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)