Poll

Salah Siapa ?

Salah Takdir
0 (0%)
Salah Petrus
1 (100%)
Salah Setan
0 (0%)

Total Members Voted: 1

Author Topic: Penyangkalan Petrus yang telah ditakdirkan  (Read 680 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 26, 2018, 09:28:07 AM
Reply #20
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Itu ajaran Islam !

Ups. Kacau nih si jamu.
Jelas tak boleh nyebrang ke agama lain.

I. NASIP - TAKDIR, Alkitab Terjemahan Bahasa Indonesia

"Nasib" adalah sesuatu yang sudah ditentukan oleh Allah atas diri seseorang, juga disebut "takdir", demikian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kata tsb dapat kita bandingkan dengan kata dalam bahasa Inggris "fate" atau "destinate" atau "destiny" atau "determined." Tidak ada kata Ibrani dan Yunani yang tepat yang digunakan sehingga diterjemahkan menjadi "nasib" dalam Alkitab Terjemahan bahasa Indonesia. Terjemahan tsb hanya dapat dipahami secara konteks, namun tidak secara harfiah. Contoh:

* Kejadian 44:29
LAI TB, Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan aku yang ubanan ini turun ke dunia orang mati karena nasib celaka.
KJV, And if ye take this also from me, and mischief befall him, ye shall bring down my gray hairs with sorrow to the grave.
Hebrew,
וּלְקַחְתֶּם גַּם־אֶת־זֶה מֵעִם פָּנַי וְקָרָהוּ אָסֹון וְהֹורַדְתֶּם אֶת־שֵׂיבָתִי בְּרָעָה שְׁאֹלָה׃
Translit interlinear, ULEQAKH'TEM {dan jika kaluan mengambil} GAM-'ET-ZEH {juga pada ini} ME'IM {dari} PANAI {hadapanku} VEQARAHU {dan dia ditimpa} 'ASON {kecelakaan} VEHORAD'TEM {maka kalian menyebabkan} 'ET-SEIVATI {pada rambut ubanku} BERA'AH {di dalam kejahatan (pada nasip celaka)} SHE'OLAH {di dunia orang mati}

Terjemahan "nasib (celaka)" merupakan cara terjemahan yg sifatnya kontekstual (bukan harfiah) oleh LAI, yaitu dari dari kata Ibrani רָעָה - RA'AH, sebuah nomina yang dibentuk dari kata dasar: רַע - RA', rêsy-'ayin, adjektive, yang sebenarnya bermakna "kejahatan" atau "kefasikan" atau "kecelakaan".

* Mazmur 81:15
LAI TB, Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.
KJV, The haters of the LORD should have submitted themselves unto him: but their time should have endured for ever.
Hebrew,
מְשַׂנְאֵי יְהוָה יְכַֽחֲשׁוּ־לֹו וִיהִי עִתָּם לְעֹולָֽם׃
Translit interlinear, MESAN'EY {orang2 yang membenci} YEHOVAH (dibaca: 'Adonay, TUHAN) YEKHAKHASHU-LO' {mereka akan tunduk kepada-Nya} VIHI {pasti mengalami} 'ITAM {pada masa mereka} LE'OLAM {selama-lamanya}

Kata "nasib" ini pula merupakan terjemahan kontekstual (non-harfiah) dari kata Ibrani עִתָּם - 'ITAM dari kata dasar עֵת - 'ET, 'ayin-tâv, ditulis עִתָּם - 'ITAM yaitu kata dasar plus pronomina orang ketiga jamak. Kata ini lebih tepat bermakna "waktu", "masa". KJV menerjemahkan ungkapan terakhir dengan "but their time should have endured for ever."

Ada tiga ayat dalam Perjanjian Baru Yunani yang diterjemahkan oleh LAI dengan kata "nasib" yaitu:
- Lukas 13:2 ("nasib" diterjemahkan dari τοιοῦτος - toitoutos, harfiah "hal-hal demikian")
- Yohanes 12:6 ("nasib orang-orang miskin" diterjemahkan dari πτωχός - ptôkhos, harfiah "orang miskin" saja)
- 2 Petrus 2:13, tetapi lagi-lagi tidak ada kata asli Yunani yang tepat di sana untuk menggambarkan "nasib" secara konseptual.
Hidup hanya sementara.
January 02, 2019, 04:38:13 PM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Biar ramai.

Matius  26
26:34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."

Kita tahu ceritanya, Petrus Menyangkal Tuhan Yesus 3 x.
Namun yang menjadi topik adalah, penyangkalan ini sudah ditakdirkan bahkan sebelum itu terjadi.

Jadi yang salah adalah ? Alasannya ?

Pernah dengan istilah SPOILER tidak? Kalau belum baca disini https://id.wikipedia.org/wiki/Beberan

Jadi anda juga harus paham bahwa Allah itu Maha Mengetahui, Ia tahu akan hal yang akan terjadi di masa yang akan datang. Karena itu Ia dapat memberikan spoiler kepada Petrus tentang perbuatannya sendiri.

Mengapa saya samakan dengan spoiler dan bukan dianggap telah ditakdirkan Allah?

Coba dibaca ayat sebelumnyaLukas 22:31-32 apa dikatakan Yesus, "Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu."

Kalau itu telah ditakdirkan Allah,maka tidakperlu pakai berdoa supaya imannya jangan gugur. Tetapi sebaliknya karena Petrus punya kebebasan untuk mengambil keputusan atas dirinya sendiri (Luk 12:57), maka Yesus berdoa kepada Bapa agar memberi roh yang teguh seperti doa raja Daud dalam Mazmur 51:11-12, "Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku! Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!" Yesus didalam Roh telah melihat Petrus jatuh, menyesal, bertobat dan menjadi berkat bagi banyak orang sebelum semuanya itu terjadi.
« Last Edit: January 02, 2019, 04:40:47 PM by Krispus »
March 23, 2019, 04:16:34 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
April 05, 2019, 11:34:24 AM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Ups. Kacau nih si jamu.
Jelas tak boleh nyebrang ke agama lain.

I. NASIP - TAKDIR, Alkitab Terjemahan Bahasa Indonesia

"Nasib" adalah sesuatu yang sudah ditentukan oleh Allah atas diri seseorang, juga disebut "takdir", demikian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kata tsb dapat kita bandingkan dengan kata dalam bahasa Inggris "fate" atau "destinate" atau "destiny" atau "determined." Tidak ada kata Ibrani dan Yunani yang tepat yang digunakan sehingga diterjemahkan menjadi "nasib" dalam Alkitab Terjemahan bahasa Indonesia. Terjemahan tsb hanya dapat dipahami secara konteks, namun tidak secara harfiah. Contoh:

* Kejadian 44:29
LAI TB, Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan aku yang ubanan ini turun ke dunia orang mati karena nasib celaka.
KJV, And if ye take this also from me, and mischief befall him, ye shall bring down my gray hairs with sorrow to the grave.
Hebrew,
וּלְקַחְתֶּם גַּם־אֶת־זֶה מֵעִם פָּנַי וְקָרָהוּ אָסֹון וְהֹורַדְתֶּם אֶת־שֵׂיבָתִי בְּרָעָה שְׁאֹלָה׃
Translit interlinear, ULEQAKH'TEM {dan jika kaluan mengambil} GAM-'ET-ZEH {juga pada ini} ME'IM {dari} PANAI {hadapanku} VEQARAHU {dan dia ditimpa} 'ASON {kecelakaan} VEHORAD'TEM {maka kalian menyebabkan} 'ET-SEIVATI {pada rambut ubanku} BERA'AH {di dalam kejahatan (pada nasip celaka)} SHE'OLAH {di dunia orang mati}

Terjemahan "nasib (celaka)" merupakan cara terjemahan yg sifatnya kontekstual (bukan harfiah) oleh LAI, yaitu dari dari kata Ibrani רָעָה - RA'AH, sebuah nomina yang dibentuk dari kata dasar: רַע - RA', rêsy-'ayin, adjektive, yang sebenarnya bermakna "kejahatan" atau "kefasikan" atau "kecelakaan".

* Mazmur 81:15
LAI TB, Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.
KJV, The haters of the LORD should have submitted themselves unto him: but their time should have endured for ever.
Hebrew,
מְשַׂנְאֵי יְהוָה יְכַֽחֲשׁוּ־לֹו וִיהִי עִתָּם לְעֹולָֽם׃
Translit interlinear, MESAN'EY {orang2 yang membenci} YEHOVAH (dibaca: 'Adonay, TUHAN) YEKHAKHASHU-LO' {mereka akan tunduk kepada-Nya} VIHI {pasti mengalami} 'ITAM {pada masa mereka} LE'OLAM {selama-lamanya}

Kata "nasib" ini pula merupakan terjemahan kontekstual (non-harfiah) dari kata Ibrani עִתָּם - 'ITAM dari kata dasar עֵת - 'ET, 'ayin-tâv, ditulis עִתָּם - 'ITAM yaitu kata dasar plus pronomina orang ketiga jamak. Kata ini lebih tepat bermakna "waktu", "masa". KJV menerjemahkan ungkapan terakhir dengan "but their time should have endured for ever."

Ada tiga ayat dalam Perjanjian Baru Yunani yang diterjemahkan oleh LAI dengan kata "nasib" yaitu:
- Lukas 13:2 ("nasib" diterjemahkan dari τοιοῦτος - toitoutos, harfiah "hal-hal demikian")
- Yohanes 12:6 ("nasib orang-orang miskin" diterjemahkan dari πτωχός - ptôkhos, harfiah "orang miskin" saja)
- 2 Petrus 2:13, tetapi lagi-lagi tidak ada kata asli Yunani yang tepat di sana untuk menggambarkan "nasib" secara konseptual.


Kalau menyangkut keselamatan maka istilah Alkitab yang paling tepat adalah predestinasi dan pilihan kekal.

April 14, 2019, 03:43:29 PM
Reply #24
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 468
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Biar ramai.

Matius  26
26:34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."

Kita tahu ceritanya, Petrus Menyangkal Tuhan Yesus 3 x.
Namun yang menjadi topik adalah, penyangkalan ini sudah ditakdirkan bahkan sebelum itu terjadi.

Jadi yang salah adalah ? Alasannya ?
jika saya adalah Tuhan maka sy katakan ya, tidak ada yg salah. ya jelas di sini Petrus uda 'ditakdirkan' menyangkal. bahkan diberitahu soal penyangkalan pun dia tetap menyangkal. Tuhan juga tidakmau merubah masa depan. Kesimpulannya, dari kacamata Tuhan yg Maha Tahu, ini adalah takdir.


jika saya adalah Petrus saya akan mengatakan ini sikap bebas saya sendiri (free will).
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)