Author Topic: Kenapa Yusuf Ingin Menceraikan Maria?  (Read 2985 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 17, 2018, 01:52:37 PM
Reply #10
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6447
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Penekanannya juga pd perkataan malaikat bhw Yusuf 'takut' mengambil Maria sbg istri, bukan 'merasa marah' atau 'sedih' atau 'cemburu' atau 'terluka'.

Klpun Maria (anggaplah) dituduh hamil dg laki lain, apa yg mbuat Yusuf harus 'takut' mngambil Maria sbg istri yg sah?
Tidak ada.

Tidak pernah tertutup kemungkinan Maria telah memberitahukan kpd Yusuf ttg alasan kehamilannya dan Yusuf percaya.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
December 17, 2018, 02:29:11 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9470
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
takut disitu juga bisa diartikan dia takut akan dosa, karena dia telah menganggap Maria itu hamil oleh laki2 lain, jadi kayak seperti Maria itu udah punya "suami" lain

Ulangan 22
22. Apabila seseorang kedapatan tidur dengan seorang perempuan yang bersuami, maka haruslah keduanya dibunuh mati: laki-laki yang telah tidur dengan perempuan itu dan perempuan itu juga. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari antara orang Israel.
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
December 23, 2018, 04:14:19 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10802
yup ini salah satu alternatif penjelasan yang tak populer

Yusuf saat itu masih statusnya tunangan belum menikah pd waktu tahu Maria hamil btw
ditekankan mereka itu "belum hidup sebagai suami istri"

hmm....
January 02, 2019, 10:43:51 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3673
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Sebelum sampai kepada soal kehamilan Maria oleh ROH KUDUS, mungkin yg harus diketahui lebih dahulu adalah latar belakang Maria dan Yusuf sebelum keduanya dipertunangkan. Siapakah mereka? Dan juga harus pula dipikirkan bahwa jika Allah jauh jauh hari telah menubuatkan tentang Mesias sang penebus sejak dosa Adam dan Hawa, kemudian dikabarkan oleh hampir setiap nabi perjanjian lama dengan ditutup oleh ajakan mempersiapkan diri atas kedatangan Mesias oleh Yohanes Pembaptis, maka akan kita ketahui bahwa Allan tidak asal asalan mempersiapkan semuanya ini.

Dia telah memilih para nabi lebih dahulu untuk menyampaikan nubuatan ini, masakan pada hari H nya Allah asal-asalan saja memilih 2 orang terbaik yg nantinya sebagai Bunda dari Sang mesias dan juga Pelindung bagi Mesias. Tentunya perutusan ke dua orang ini tidaklah bisa kita anggap sepele  sehingga kita pun memandang kecil perannya bahkan kita anggap tidak ada apa-apanya dibandingkan para nabi.

Yesus sendiri pernah berkata : Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat,  tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.(Matius 13:17)

Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya. "
(Lukas 10:24)

Kedua ayat diatas hendak menjelaskan kepada kita bahwa banyak nabi, para raja dan orang benar menaruh harap akan kedatagan Mesias ke dunia. Bahkan Simeon tua yang menantikan penghiburan bagi Israel, memohon agar diperpanjang usianya demi melihat Keselamatan yang telah dijanjikan Allah sejak awal melalui kedatangan Mesias. Jika para nabi yang tidak bisa melihat, sudah demikian merindukan-Nya.  Maka mereka akan menaruh iri kepada Simeon tua yg oleh kehendak Allah diperpanjangkan usianya hanya demi menggendong  Sang Mesias. Jika Simeon merasa bahagia oleh karena sukacita dapat menggendong Sang Bayi Mesias maka ia akan merasa cemburu kepada para Rasul dengan cemburu ilahi oleh sebab mereka diangkat menjadi rekan sekerja Mesias.

Namun dari semuanya itu tidak ada yang dapat melebihi kebahagiaan  dan sukacita Maria dan Yosef.  Kedua sosok kudus  inilah yang terpilih dari semua yang terpilih. Maria dipilih diantara seluruh wanita sebagai Bunda Allah, dan Yosef terpilih dari semua pria sebagai Bapak Asuh, pelindung dan pelayan utama Allah Putra Tuhan kita Yesus Kristus.

Karena itu siapakah kedua orang terpilih ini? Apa latarbelakang mereka? Injil memang tidak menuliskan hal tsb karena memang fokus utama Injil adalah Sang Mesias. Namun melalui beberapa literatur dan tradisi Katolik dikatakan bahwa Maria adalah perawan bait Allah, yg sudah dipersembahkan oleh kedua orangtuanya sejak berusia 3 tahun. Sejak kecil Maria sudah mengikatkan diri dengan Allah, dan dia dibawa asuhan Hana (Lukas2:36 ). Dan dapat dipastikan Maria juga tentu tahu akan nubuat para nabi akan kedatangan Mesias dan Maria tentu mempelajari hal tsb dan bisa jadi Maria juga kerabkali berdoa memohon dipercepatnya kedatangan Mesias suatu doa yg mungkin diucapkan hampir sebagian besar orang Israel pada jaman tsb. Dan mungkin Maria tidak menyangka bahwa Ialah yg kemudian hari terpilih menjadi Bunda dari Allah Putra. Diusia yg remaja Maria memiliki intelegensi dan pengetahuan sekelas seorang nabi, kita bisa menyimpulkan hal ini dari kidung Maria yg dia ucapkan pada Lukas 1:46-55. Salah satu perkataan Maria teryata merupakan salah satu ayat dari Kitab Jesus Bin Sirakh, dapat dipastikan bahwa  Maria banyak membaca kitab2 kuno bangsa Yahudi,

“Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah.” (Lukas 1:52)

“Tuhan menggulingkan takhta orang kuasa, dan menempatkan orang rendah hati ganti mereka” (Jesus Bin Sirakh 10:14)

 

Kemudian tentang Yosef. Siapakah Yosef? Menurut literatur Katolik, Yosef adalah kaum essesni dan juga seorang tukang kayu. Ia mendapatkan keahlian pertukangan sejak kecil. Namun ketika beranjak dewasa yosef bergabung dengan kaum Esseni. Jadi dapat dipastikan keduanya baik itu Maria dan Yosef bukanlah sembarang orang yg tidak tahu menahu tentang rencana Allah akan keselematan dunia melalui Putra-Nya Yesus Kristus. Mereka pastilah tahu, hanya saja mungkin mereka tidak menyangka bahwa mereka yg terpilih sebagai Bunda dan ayah asuh dari Sang Mesias ini kelak.

Bersambung dulu, karena ada kerjaan... berikutnya akan kita bahas soal sikap Yosef terhadap kehamilan Maria.

Oh ya tidak lupa saya ingin mengucapkan Selamat Natal 25 Des 2018 dan Tahun Baru 1 Jan 2019 untuk semua saudara-saudaraku dalam Kristus Tuhan.

Salam
« Last Edit: January 02, 2019, 11:11:53 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
January 02, 2019, 10:52:57 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4716
menarik
saya belum ketemu literatur katolik nya
ditunggu sambungannya bro
January 02, 2019, 11:17:13 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9470
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
coba literatur nya dishare disini broh

dan apakah ini merupakan pandangan resmi GRK?
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 02, 2019, 12:31:40 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 768
  • There is none like You

Namun dari semuanya itu tidak ada yang dapat melebihi kebahagiaan  dan sukacita Maria dan Yosef.   

Salam
Wrong !

Yesus tidak pernah mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat melebihi kebahagiaan dan sukacita seperti maria dan yusuf karena telah melahirkan dan mengasuh-Nya.

Yesus sendiri telah mengatakan :

Lukas 11:27-28 (TB) 
Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."

Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."

semoga masih ada nalar sehat..

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
January 02, 2019, 02:18:50 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1550
Matius
1:18   Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari ROH KUDUS, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
1:19   Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
1:20   Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari ROH KUDUS.
1:21   Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
1:22   Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
1:23   "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.
1:24   Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
1:25   tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Kita lihat beberapa fakta berikut :
1. Yusuf sudah bertunangan dengan Maria
2. Sebelum menikah, Maria sudah mengandung dari ROH KUDUS.

Kenapa justru Yusuf mau meninggalkan (menceraikan ikatan pertunangan) Maria? Apa yg sebenarnya dipikirkan oleh Yusuf?

Apakah dia mengikuti hukum Yahudi dengan cara menceraikan wanita yg sudah duluan hamil? Atau dia terlalu takut menjadi 'Bapak'-nya Tuhan (secara hukum/legal)?? Atau apa??

Coba baca lagi ini : "Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam."

Coba pikirkan "Seorang (tunangan) yang tulus hati" meninggalkan seorang wanita muda (tunangannya) yg hamil?? Bukankah itu jahat??
Bro, sebelum mengeluarkan pertanyaan sebaiknya bro pelajari dahulu kronologi pertunangan dan kehamilan Maria secara cermat dan berurut di Alkitab. Kenapa saya katakan begitu ? Karena pertanyaan bro yang kedua itu sudah ga nyambung ( Yusuf ingin cerai karena takut menjadi bapaknya Tuhan ). Waktu Yusuf berpikir ingin menceraikan Maria secara diam", dia belum tahu bahwa anak yang dikandung Maria adalah Yesus. Setelah diberitahukan oleh Malaikat bahwa anak yang dikandung adalah Yesus, lalu dia membatalkan keinginan untuk bercerai.

Salam Damai Bro...
Tuhan Memberkati...
January 02, 2019, 02:43:17 PM
Reply #18
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6447
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Bro Ronny,
Justru Hukum Taurat mewajibkan perzinahan dilaporkan dan diadili.

Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Kl Yusuf belum tau Maria mengandung anak dari ROH KUDUS, maka tindakan yg sesuai Taurat adalah menceraikan Maria scr terang-terangan dan melaporkannya pd penatua.

Yusuf tidak melaporkan pd penatua, kemungkinannya Yusuf tau dari mana janin itu berasal,
Yusuf hendak menceraikan Maria krn memang anak itu bukan dari dia sendiri,
Yusuf hendak menceraikannya diam-diam itu agar kasus ini tidak jadi bahan pembicaraan yg dapat menyeret Maria ke penatua kota.

Penjelasan di atas akan masuk akal bila Yusuf tau Maria mengandung dari ROH KUDUS dan krn itu mengurungkan niatnya utk menikahi Maria scr resmi dan hendak menceraikannya dg diam-diam.

Makanya malaikat membuka ucapannya dg mengatakan 'Yusuf janganlah takut menikahi Maria".

Kl mau coba dibayangkan, seorang punya tunangan, belum hidup sbg suami-istri lalu tunangannya mengandung, sesudah dibicarakan, ternyata tunangannya mengandung tanpa campur tangan laki-laki, kandungan dari Allah Maha Tinggi. Bagaimanakah sikap si laki-laki yg adalah orang Yahudi tulen?
Respons alamiah yg muncul pertama adalah 'takut', takut krn merasa segan dan tidak layak.

Namun ini penafsiran juga, jd gak perlu tlalu dipersoalkan.
« Last Edit: January 02, 2019, 02:46:37 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 02, 2019, 02:57:59 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Matius
1:18   Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari ROH KUDUS, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
1:19   Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
1:20   Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari ROH KUDUS.
1:21   Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
1:22   Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
1:23   "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.
1:24   Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
1:25   tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Kita lihat beberapa fakta berikut :
1. Yusuf sudah bertunangan dengan Maria
2. Sebelum menikah, Maria sudah mengandung dari ROH KUDUS.

Kenapa justru Yusuf mau meninggalkan (menceraikan ikatan pertunangan) Maria? Apa yg sebenarnya dipikirkan oleh Yusuf?

Apakah dia mengikuti hukum Yahudi dengan cara menceraikan wanita yg sudah duluan hamil? Atau dia terlalu takut menjadi 'Bapak'-nya Tuhan (secara hukum/legal)?? Atau apa??

Coba baca lagi ini : "Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam."

Coba pikirkan "Seorang (tunangan) yang tulus hati" meninggalkan seorang wanita muda (tunangannya) yg hamil?? Bukankah itu jahat??

Pertama-tama kita harus tahu tradisi perniakahan Yahudi. Pernikahan Yahudi terdiri dari dua tahap yaitu kidusyin (pertunangan) dan kedua nissu'in (pernikahan). Antara kidusyin dan nissu'in dapat terjadi dalam kurun waktu satu tahun. Selama keduanya terikat dengan pertunangan atau kidusyin, maka mereka berdua tidak boleh berhubungan seksual dan kudus satu sama lain untuk pasangannya. Dalam Wikipedia juga tertulis singkat tentang hal tersebut bisa anda baca disini https://id.wikipedia.org/wiki/Pernikahan_Yahudi sebagai pengetahuan umum. Juga tentang kidusyin disini https://en.wikipedia.org/wiki/Erusin

Dalam Matius 1:18-25 yang anda copas diatas, hubungan Yusuf dan Maria adalah hubungan pertunangan atau kidusyin dimana secara tradisi mereka telah dianggap suami dan isteri walau tidak boleh melakukan hubungan seksual sampai hari pernikahan atau nissu'in. Karena itu juga selama dalam masa pertunangan, hukum mati untuk perzinahan telah dapat berlaku juga. Jika Yusuf mempermasalahkan hal itu maka Maria akan dirajam batu sampai mati sebagai penzinah (Imammat 20:10).

Namun kita baca di ayat 19 alasan dan isi hati Yusuf bahwa Yusuf seorang yang tulus hati dan tidak ingin mencemarkan nama isterinya di muka umum maka ia hendak menceraikan diam-diam. Dalam tradisi Yahudi ada hafqa'at kiddushin yang artinya pembatalan pertunangan secara sepihak dari pihak suami. Inilah yang hendak dilakukan oleh Yusuf terhadap Maria secara diam-diam agar Maria tidak dianggap berzinah dan dirajam batu sampai mati.

Berdasarkan beberapa referensi diyakini usia Yusuf dan Maria terpaut cukup jauh. Maria yang saat itu masih remaja menikah karena tradisi yang mungkin perjodohan dengan Yusuf yang berusia sekitar 33 tahun menurut referensi termuda dan bahkan ada yang beranggapan berusia 90 tahun berdasarkan teks apokrifa "Historia Josephi Fabri Lignari" abad ke-7. Walau tidak disebutkan usia yang pasti, namun semua pihak sepakat perbedaan usia Yusuf dan Maria terpaut cukup jauh. Sebab karena itulah maka dugaan saya Yusuf yang tulus hati itu beranggapan Maria telah memiliki kekasih sebaya yang membuatnya hamil sehingga ia yang usianya terpaut jauh hendak merelakan Maria dengan kakasihnya dan hendak menceraikan (hafqa'at kiddushin) secara diam-diam agar mereka dapat menikah. Waktu itu Yusuf tidak tahu siapa yang menghamili Maria.

Akhirnya datanglah malaikat dalam mimpi kepada Yusuf menjelaskan Siapa yang dikandung oleh Maria. Sehingga Yusuf tidak lagi takut telah melanggar tradisi Yahudi yang berakar dari hukum Taurat tentang masa kidusyin dan anggapan perzinahan Maria.

Jadi perbuatan Yusuf termasuk pria yang tulus dan baik hati sesuai dengan tradisi Yahudi. Jangan bandingkan dengan tradisi pop zaman modern ini dengan kisah percintaannya.
« Last Edit: January 02, 2019, 03:37:32 PM by Krispus »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)