Author Topic: Pembatalan pernikahan karena tidak cocok  (Read 383 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 17, 2018, 02:45:03 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
Shallom.. salam sejahtera semuanya.

Saya pria berusia 30 th, baru menikah dgn seorang wanita berusia 34 tahun setahun yg lalu, secara Kristen dan telah diteguhkan. Seiring berjalannya waktu, hubungan kami terasa hambar dan tidak harmonis, bahkan istri saya tdk pernah peduli (acuh tak acuh) akan suaminya sendiri.

Hingga pada suatu titik saya emosi dan mengucapkan cerai utk kebaikan bersama. Dia tidak bersedih sama sekali malah menyetujui cerai. Saya pun mengakui kala itu sedang emosi dan ingin memperbaiki hub dengan istri. Namun istri tetap bilang bahwa ia tidak mau berkeluarga dulu, jadi silakan jika saya mau proses cerai. Bbrp teman bilang bahwa cerai dalam Kristen itu dilarang, dan kalaupun memang harus cerai, maka tidak boleh menikah lagi, karena kalau menikah lg dianggap berzinah.

Solusi lain adalah melakukan pembatalan pernikahan. Pertanyaan saya, apakah sebaiknya yg harus saya lakukan? Apakah bisa dilakukan pembatalan pernikahan karena ketidakcocokan kami? Terima ksh. Tuhan memberkati.

December 17, 2018, 03:35:18 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
istilah baru lagi aja itu.... pembatalan pernikahan....

itu ya sama aja cerai....

anda kan nikah secara Kristen, isteri Kristen, mengucapkan janji nikah "walau sulit maupun senang akan tetap bersama sampai mati"

nah saran sy coba direview lagi, dibicarakan baik2 aja dulu

jgn mikir ke pembatalan nikah a.k.a cerai dulu....
December 17, 2018, 05:10:56 PM
Reply #2
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Kata tidak cocok itu adalah hal yang paling aneh dalam sejarah perkawinan, tetapi biasa dijadikan alasan.
Kalau Lelaki udah Dewasa, Wanita udah Dewasa, terus seiman.

berarti ucok.. " Udah cocok " geto.

Coba meminta pendeta untuk mediasi kalian berdua dulu, bangunkan kembali cinta masa lalu kalian sampai kalian menikah. Cobalah saling mengikis ego masing-masing. Terimalah semua kekurangan pasangan.
Kita hanya manusia yang penuh dengan kelemahan. Jangan harapkan kesempurnaan dari pasangan anda.

Hidup untuk Kristus.

Salam Damai.
Hidup hanya sementara.
December 18, 2018, 06:07:10 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Shallom.. salam sejahtera semuanya.

Saya pria berusia 30 th, baru menikah dgn seorang wanita berusia 34 tahun setahun yg lalu, secara Kristen dan telah diteguhkan. Seiring berjalannya waktu, hubungan kami terasa hambar dan tidak harmonis, bahkan istri saya tdk pernah peduli (acuh tak acuh) akan suaminya sendiri.

Hingga pada suatu titik saya emosi dan mengucapkan cerai utk kebaikan bersama. Dia tidak bersedih sama sekali malah menyetujui cerai. Saya pun mengakui kala itu sedang emosi dan ingin memperbaiki hub dengan istri. Namun istri tetap bilang bahwa ia tidak mau berkeluarga dulu, jadi silakan jika saya mau proses cerai. Bbrp teman bilang bahwa cerai dalam Kristen itu dilarang, dan kalaupun memang harus cerai, maka tidak boleh menikah lagi, karena kalau menikah lg dianggap berzinah.

Solusi lain adalah melakukan pembatalan pernikahan. Pertanyaan saya, apakah sebaiknya yg harus saya lakukan? Apakah bisa dilakukan pembatalan pernikahan karena ketidakcocokan kami? Terima ksh. Tuhan memberkati.


Matius  19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

December 20, 2018, 02:11:33 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
Shallom.. salam sejahtera semuanya.

Saya pria berusia 30 th, baru menikah dgn seorang wanita berusia 34 tahun setahun yg lalu, secara Kristen dan telah diteguhkan. Seiring berjalannya waktu, hubungan kami terasa hambar dan tidak harmonis, bahkan istri saya tdk pernah peduli (acuh tak acuh) akan suaminya sendiri.

Hingga pada suatu titik saya emosi dan mengucapkan cerai utk kebaikan bersama. Dia tidak bersedih sama sekali malah menyetujui cerai. Saya pun mengakui kala itu sedang emosi dan ingin memperbaiki hub dengan istri. Namun istri tetap bilang bahwa ia tidak mau berkeluarga dulu, jadi silakan jika saya mau proses cerai. Bbrp teman bilang bahwa cerai dalam Kristen itu dilarang, dan kalaupun memang harus cerai, maka tidak boleh menikah lagi, karena kalau menikah lg dianggap berzinah.

Solusi lain adalah melakukan pembatalan pernikahan. Pertanyaan saya, apakah sebaiknya yg harus saya lakukan? Apakah bisa dilakukan pembatalan pernikahan karena ketidakcocokan kami? Terima ksh. Tuhan memberkati.
Begini, menurut saya.. cerita anda kurang lengkap, pertanyaan saya.. faktor apa yg membuat hubungan anda tidak harmonis ??

Karena tidak mungkin wanita, bisa menjadi tidak perduli pada anda suaminya, jika tidak ada masalah.

Nah, masalah itu yg harus diselesaikan..
December 20, 2018, 02:30:33 PM
Reply #5
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
Salam sejahtera,

Bp.Adhi menurut saya sebaiknya bapa mempunyai komunitas terlebih kakak rohani sebagai pembimbing, saya juga mengalami keadaan yang sama seperti bapa. Ada baiknya bila cerai sudah tidak ter elakan. Kita harus belajar lebih lagi membina diri di dalam kristus. Pikirkan terlebih dahulu, apakah bapa sanggup hidup sendiri dan tidak menikah lagi?awalnya bagi saya pun itu menjadi dilemma. Tapi percayalah pak, Tuhan sudah merencanakan semuanya, berharap lah selalu kepada Tuhan dan tetap setia memegang firmannya. Bahwa kita harus hidup dalam kesendirian dan terus dipulihkan oleh Tuhan hingga menjadi emas di hadapan Tuhan. Suatu saat akan terjadi pemulihan antara hubungan suami istri, percayalah terus dan tetap berharap hanya kepada Tuhan.
December 20, 2018, 02:59:23 PM
Reply #6
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 10
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen
Bro, sebelum anda melakukan pernikahan, tentulah anda melewati masa pacaran, kemudian ada bimbingan pranikah. Dan hanya 1 saja yang akan saya tanyakan : menurut anda untuk apa manusia menikah ? tentu bro bisa jawab dengan mudah : bla...bla...bla... Prinsip dasar pernikahan adalah menghargai satu sama lain dan komunikasi. Dan permasalahan bro mungkin saja di komunikasi. Ajaklah istri berkomunikasi satu sama lain..

Saya ada usul bro dan istri datang konsultasi ke Bapak Julianto Simanjuntak pakar Konseling keluarga. Dan jika sempat Baca buku "Mencintai hingga terluka" karya beliau...

Semoga membantu.......
December 22, 2018, 04:57:36 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1725
Shallom.. salam sejahtera semuanya.

Saya pria berusia 30 th, baru menikah dgn seorang wanita berusia 34 tahun setahun yg lalu, secara Kristen dan telah diteguhkan. Seiring berjalannya waktu, hubungan kami terasa hambar dan tidak harmonis, bahkan istri saya tdk pernah peduli (acuh tak acuh) akan suaminya sendiri.

Hingga pada suatu titik saya emosi dan mengucapkan cerai utk kebaikan bersama. Dia tidak bersedih sama sekali malah menyetujui cerai. Saya pun mengakui kala itu sedang emosi dan ingin memperbaiki hub dengan istri. Namun istri tetap bilang bahwa ia tidak mau berkeluarga dulu, jadi silakan jika saya mau proses cerai. Bbrp teman bilang bahwa cerai dalam Kristen itu dilarang, dan kalaupun memang harus cerai, maka tidak boleh menikah lagi, karena kalau menikah lg dianggap berzinah.

Solusi lain adalah melakukan pembatalan pernikahan. Pertanyaan saya, apakah sebaiknya yg harus saya lakukan? Apakah bisa dilakukan pembatalan pernikahan karena ketidakcocokan kami? Terima ksh. Tuhan memberkati.



pembatalan pernikahan = cerai

selanjutnya kembali ke diri kalian masing2 apakah mau mentaati Firman Tuhan atau lebih prefer ngikutin emosi sesaat (dgn konsekuensi melanggar janji pernikahan yg kalian ucapkan sendiri di hadapan Tuhan). klo mau berpikir pake cara orang dunia memang kadang kita lebih cenderung cari gampangnya aja (contohnya dengan bercerai).
January 02, 2019, 04:25:24 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Shallom.. salam sejahtera semuanya.

Saya pria berusia 30 th, baru menikah dgn seorang wanita berusia 34 tahun setahun yg lalu, secara Kristen dan telah diteguhkan. Seiring berjalannya waktu, hubungan kami terasa hambar dan tidak harmonis, bahkan istri saya tdk pernah peduli (acuh tak acuh) akan suaminya sendiri.

Hingga pada suatu titik saya emosi dan mengucapkan cerai utk kebaikan bersama. Dia tidak bersedih sama sekali malah menyetujui cerai. Saya pun mengakui kala itu sedang emosi dan ingin memperbaiki hub dengan istri. Namun istri tetap bilang bahwa ia tidak mau berkeluarga dulu, jadi silakan jika saya mau proses cerai. Bbrp teman bilang bahwa cerai dalam Kristen itu dilarang, dan kalaupun memang harus cerai, maka tidak boleh menikah lagi, karena kalau menikah lg dianggap berzinah.

Solusi lain adalah melakukan pembatalan pernikahan. Pertanyaan saya, apakah sebaiknya yg harus saya lakukan? Apakah bisa dilakukan pembatalan pernikahan karena ketidakcocokan kami? Terima ksh. Tuhan memberkati.



Apa yang harus anda lakukan? Carilah penengah, untuk menjadi pembimbing, mentor dan coach bagi anda berdua sehingga anda dapat menemukan tujuan ilahi dari pernikahan. Lewat proses maka pernikahan itu akan menemukan jalannya kembali sehingga anda dapat mengenal satu dengan  yang lain dan bertumbuh bersama untuk menggenapkan kehendak Allah dalam hidup kalian berdua.

Jangan segan meminta pertolongan, berdoalah untuk mendapatkan pembimbing jika memang hati anda tulus.
January 06, 2019, 11:10:41 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1725
anda dan istri kudu bawa pernikahan kalian dalam doa ke Tuhan karena kondisi kalian rawan diintimidasi oleh iblis untuk bercerai (dengan berbagai macam istilah).
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)