Author Topic: Bumi datar atau bumi bulat  (Read 4722 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 24, 2018, 09:39:55 AM
Reply #150
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12985
    • fossil coral cantik
Begini Oda, Jesaya itu bernubuat pada zaman perang, dan fokusnya Jesaya bukan masalah2 kosmologi
namun kan tetep aja 888 dkk (yg idup di jaman tsb) tau bhw swaktu Yesaya berkata ke 888 dkk saat itu, 888 dkk tau bhw Yesaya disitu dg jelas dan tegas mengajukan iptek, yakni bumi itu bulat.

888:
Seperti kata ashes to ashes dalam penjelasannya, MUNGKIN “bangsa Yahudi tidak menyadari” , bahwa Tuhan sudah menyatakan bumi ini bulat seperti bola

Oda:
Kemungkinan itu nggak ada donk, 888. Kan swaktu Yesaya berkata ke 888 dkk saat itu, 888 dkk tau bhw Yesaya disitu dg jelas dan tegas mengajukan iptek, yakni bumi itu bulat.

Yesaya 40:22.... "chug bumi" (chug bumi tambahan oda) sudah sangat jelas memberitahukan kita, bahwa “bumi itu bulat”

jesaya sudah menyatakan, bumi itu bulat (sangat jelas dan tegas).
December 24, 2018, 09:55:03 AM
Reply #151
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12985
    • fossil coral cantik
Nah, saya sudah kasih “ilustrasi” ke Oda, tentang contoh bulan Purnama.

Kalau bulan Purnama itu, kita pahami sbg “lingkaran” datar, bagaimana FT tersebut dapat diaplikasikan dgn keadaan tsb ?? Tidak bisa kan.
but that's not my point, 888.

Point saya adalah:
Di jaman itu, sewaktu Yesaya berkata ke 888 dkk, kalian (888 dkk) tau bhw Yesaya dgn jelas dan tegas menyatakan bhw bumi itu bulat.

888:
Jadi, secara logika .. maka FT yg dimaksudkan oleh Yesaya tsb, tidak mungkin diartikan dengan lingkaran datar.

Oda:
Iya... makanya 888 dkk saat itu, swaktu Yesaya berkata2 ke kalian... 888 dkk tau bhw kalimat2 Yesaya tsb dgn jelas dan tegas ngasih tau ke kalian bhw bumi bulat.

« Last Edit: December 24, 2018, 09:57:50 AM by odading »
December 24, 2018, 10:04:08 AM
Reply #152
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12985
    • fossil coral cantik
Begini Oda, dalam FT di Yesaya itu, ada 2 hal yg kita lihat, yaitu: Nubuatan dan iptek., jadi karena ada “nubuatan” disana, maka Tuhan harus terlibat, namun untuk perkembangan ilmu pengetahuan lainnya dan yg tidak berhubungan dgn FT/Nubuatan, maka tdk dibutuhkan kehadiran Tuhan disana.
ya... namun kan tetep aja bhw saat itu sewaktu 888 dkk mendengar perkataan Yesaya tsb, 888 dkk tau bhw Yesaya dgn jelas dan tegas ngasih tau ke kalian bahwa bumi itu bulat. Iya kan 888?
December 24, 2018, 11:15:43 AM
Reply #153
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 494
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Begini, FT yg disampaikan oleh Yesaya tersebut adalah suatu nubuatan, dalam nubuatan, maka akan sering kita temukan perumpamaan2, simbol2 dan penekanan2 yg berulang.

Nah, secara umum.. untuk memahami suatu nubuatan tsb, maka perlu dipergunakan metode alegorisme untuk menafsirkannya, demikian juga terhadap FT dalam Yesaya tsb., walaupun kita menggunakan mayoritas metode alegorisme, untuk menafsirkan suatu nubuatan.. tetap juga kita harus hati2, karena bisa saja terselip “makna literal” didalamnya.

Jbu


Bisa saja? Bagaimana menentukan makna literal atau figuratif?

Begini, coba suguhkan kepada saya .. ayat yg anda persoalkan tsb, tapi jangan banyak2, supaya bisa kita diskusikan dgn fokus dan detail. Contoh .. anda suguhkan Yesaya pasal 40 (satu Perikop), kemudian mari kita bahas beberapa ayat dulu, setelah itu lanjut lagi beberapa ayat, dst..

Mengapa ? Kalau anda suguhkan 1 Perikop, dan terdiri dari belasan ayat.. bisa sampai kapan selesainya dan pasti pembahasan tidak terfokus.

Jbu
Contohnya: Kita ambil 3 ayat.

Ayat ayat yang saya sampaikan ke anda berada dalam satu pasal dengan Yesaya 40:22

Mengapa yang hijau anda artikan secara literal
sedangkan merah dan biru anda artikan menggunakan metode alegorisme?
merah dan hijau.. Mengapa Merah figuratif dan hijau literal? padahal mereka dalam perikop yang sama?

Mudahnya apa alasan anda mengartikan secara literal yang hijau dan figuratif yang merah?
« Last Edit: December 24, 2018, 11:18:05 AM by Isac »
December 29, 2018, 03:07:58 AM
Reply #154
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 574
namun kan tetep aja 888 dkk (yg idup di jaman tsb) tau bhw swaktu Yesaya berkata ke 888 dkk saat itu, 888 dkk tau bhw Yesaya disitu dg jelas dan tegas mengajukan “iptek”, yakni bumi itu bulat.
Begini Oda, Yesaya disana “tidak berbicara tentang iptek, tetapi berbicara tentang nubuatan”, karena berbicara tentang “nubuatan”, maka bangsa Yahudi fokus pada nubuatan nya dan bukan iptek nya.

Jbu
December 29, 2018, 03:21:37 AM
Reply #155
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 574
Bisa saja? Bagaimana menentukan makna literal atau figuratif?
Contohnya: Kita ambil 3 ayat.
merah dan hijau.. Mengapa Merah figuratif dan hijau literal? padahal mereka dalam perikop yang sama?

Mudahnya apa alasan anda mengartikan secara literal yang hijau dan figuratif yang merah?
Begini.. saya sudah jelaskan.. semua kitab nubuatan, secara umum tidak dapat di pahami dengan pengertian literatur, walaupun ada beberapa kecil kemungkinan yg harus kita pahami secara literatur.

Lalu timbul pertanyaan, mengapa ayat yg satu harus di pahami secara literatur, padahal secara umum tidak demikian ? Tergantung pada dukungan ayat sebelum dan sesudahnya.

Contoh ayat 3: ada orang yg berseru-seru .. nah, sekalipun secara literatur “merujuk” pada peristiwa Yohanes pembaptis, tetapi jika kita pahami hal tsb dgn pengertian literatur di kondisi pada masa nubuatan itu dinyatakan, maka pasti yg mendengar nubuatan itu akan bingung., sebab tidak ada yg berseru-seru pada masa itu.

Jbu
December 29, 2018, 09:29:01 AM
Reply #156
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12985
    • fossil coral cantik
Begini Oda, Yesaya disana “tidak berbicara tentang iptek, tetapi berbicara tentang nubuatan”
Nggak ada hubungannya kan 888.

Seperti yg 888 tulis di awal post :
Semoga Yesaya 40:22 tsb, dapat menjadi “pegangan kita”, dalam berdiskusi dgn “kelompok bumi datar”, sebab ayat tersebut juga, merupakan “nubuat an” Yesaya, bahwa Allah AKAN menjadi raja atas seluruh dunia.
Yang bold, itu nubuatannya.


Quote
karena berbicara tentang “nubuatan”, maka bangsa Yahudi fokus pada nubuatan nya dan bukan iptek nya.
Iya... mao fokus pada nubuatannya ato kagak, the point is : di jaman itu... diketika 888 dkk mendengar bunyi nubuatan yg seperti ungu, 888 dkk tau bahwa kalimat "seluruh dunia" = "seluruh buletan bumi" ---> Seperti yg 888 tuliskan sebelumnya :
Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 40:22.. Dia yg ber tahtah diatas “bulatan” bumi..sudah sangat jelas memberitahukan kita, bahwa “bumi itu bulat”

Dengan kata lain, sepenggal kalimat Yesaya Dia bertakhta di atas bulatan bumi yang di jaman itu 888 dkk dengar, 888 dkk tau bahwa Yesaya sangat jelas memberitahukan 888 dkk bahwa bumi itu bulat.

Sekarang, ambil pembacaan ayat-nya dari ayat 12 s/d 31.
Keseluruhan rangkaian kalimat dari ayat 12 sampe 31 disampaikan Yesaya ke 888 dkk saat itu.
Setelah mendengar keseluruhan rangkaian kalimat Yesaya tsb, 888 bilang kayak gini ke teman teman 888 yg lain (sebangsa setanah air) yang baru nongol sehingga temen2 yg baru nongol ini gak denger perkataan Yesaya ke 888 dkk :
temen2.... Yesaya tadi menyampaikan suatu nubuatan kepada kami (kami = 888 dkk, sebangsa setanah air, Yahudi) bahwa Allah AKAN menjadi raja atas seluruh dunia

Maka temen2 yg baru nongol itu TAU bhw kalimat "seluruh dunia" pada ungu yg mereka denger dari 888 tsb, itu sudah sangat jelas memberitahukan mereka, bahwa bumi itu bulat.

So, nggak ada hubungannya dengan "berfokus pada nubuatan ato kagak" kan 888.... karena mao fokus kek, nggak fokus kek pada nubuatan bahwa Allah AKAN menjadi raja atas seluruh dunia, pointnya adalah baik 888 dkk maupun temen2 yg baru nongol itu tau bahwa dari kalimat Yesaya dan kalimat ungu yang disampaikan oleh si pembicara, si pembicara dgn jelas memberi tahukan si pendengar bahwa bumi itu bulat.
December 29, 2018, 01:53:59 PM
Reply #157
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 574
Nggak ada hubungannya kan 888.

Seperti yg 888 tulis di awal post : Yang bold, itu nubuatannya.

 Iya... mao fokus pada nubuatannya ato kagak, the point is : di jaman itu... diketika 888 dkk mendengar bunyi nubuatan yg seperti ungu, 888 dkk tau bahwa kalimat "seluruh dunia" = "seluruh buletan bumi" ---> Seperti yg 888 tuliskan sebelumnya :
Dengan kata lain, sepenggal kalimat Yesaya Dia bertakhta di atas bulatan bumi yang di jaman itu 888 dkk dengar, 888 dkk tau bahwa Yesaya sangat jelas memberitahukan 888 dkk bahwa bumi itu bulat.

Sekarang, ambil pembacaan ayat-nya dari ayat 12 s/d 31.
Keseluruhan rangkaian kalimat dari ayat 12 sampe 31 disampaikan Yesaya ke 888 dkk saat itu.
Setelah mendengar keseluruhan rangkaian kalimat Yesaya tsb, 888 bilang kayak gini ke teman teman 888 yg lain (sebangsa setanah air) yang baru nongol sehingga temen2 yg baru nongol ini gak denger perkataan Yesaya ke 888 dkk :
temen2.... Yesaya tadi menyampaikan suatu nubuatan kepada kami (kami = 888 dkk, sebangsa setanah air, Yahudi) bahwa Allah AKAN menjadi raja atas seluruh dunia

Maka temen2 yg baru nongol itu TAU bhw kalimat "seluruh dunia" pada ungu yg mereka denger dari 888 tsb, itu sudah sangat jelas memberitahukan mereka, bahwa bumi itu bulat.

So, nggak ada hubungannya dengan "berfokus pada nubuatan ato kagak" kan 888.... karena mao fokus kek, nggak fokus kek pada nubuatan bahwa Allah AKAN menjadi raja atas seluruh dunia, pointnya adalah baik 888 dkk maupun temen2 yg baru nongol itu tau bahwa dari kalimat Yesaya dan kalimat ungu yang disampaikan oleh si pembicara, si pembicara dgn jelas memberi tahukan si pendengar bahwa bumi itu bulat.
Bener Oda, tetapi permasalahannya adalah.. Tuhan memanggil manusia, untuk menjadi nabinya.. BUKAN untuk berbicara tentang “iptek”, sehingga iptek tsb.. hanyalah “alat” untuk mendukung FT.

Jadi, bangsa Yahudi tidak “fokus” pada hal2 yg berhubungan dgn iptek tsb, dan bahkan dimasa abad pertengahan, iptek itu “sering” dianggap bertentangan dgn FT.

Jbu
December 29, 2018, 11:04:08 PM
Reply #158
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12985
    • fossil coral cantik
Bener Oda, tetapi permasalahannya adalah.. Tuhan memanggil manusia, untuk menjadi nabinya.. BUKAN untuk berbicara tentang “iptek
Lupakan vocab "iptek", lupakan pula kalimat "Tuhan memanggil manusia", 888.

The point is :
di jaman itu, saat itu, ketika 888 dkk (sebangsa setanah air, Yahudi) mendengar sepenggal kalimat "xhrudzn wypiexj slaevhjol chuwg byumiev" dari Yesaya... 888 dkk TAU bahwa Yesaya disitu memberi tahu ke kalian dgn tegas dan jelas bhw bumi itu bulat.

Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 40:22.. Dia yg ber tahtah diatas “bulatan” bumi..sudah sangat jelas memberitahukan kita, bahwa “bumi itu bulat”
"hai temen2 yg baru nongol, Firman Tuhan Dia yg ber tahtah diatas “bulatan” bumi yg barusan Yesaya sampaikan ke kita - sudah sangat jelas memberitahukan kita, bahwa “bumi itu bulat”".

Bener Oda
Nah... jadi bener point yang saya ajukan diatas  :afro:

Quote
tetapi permasalahannya adalah.. Tuhan memanggil manusia, untuk menjadi nabinya.. BUKAN untuk berbicara tentang “iptek”
tetapi permasalahannya itu bukan yg ungu, 888.

Permasalahannya adalah :
Begimana itu ceritanya kok saat itu 888 dkk (orang2 Yahudi) tau bhw kalimat chuwg byumiev Yesaya tsb bukan chuwg yg kayak piring, bukan chuwg yg kayak mangkok, bukan chuwg yg kayak gulungan melainkan chuwg yg kayak bola ?  :rolleye0014:

:D
« Last Edit: December 29, 2018, 11:50:23 PM by odading »
December 31, 2018, 10:20:11 AM
Reply #159
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11003
Begini.. saya sudah jelaskan.. semua kitab nubuatan, secara umum tidak dapat di pahami dengan pengertian literatur, walaupun ada beberapa kecil kemungkinan yg harus kita pahami secara literatur.

Lalu timbul pertanyaan, mengapa ayat yg satu harus di pahami secara literatur, padahal secara umum tidak demikian ? Tergantung pada dukungan ayat sebelum dan sesudahnya.

Contoh ayat 3: ada orang yg berseru-seru .. nah, sekalipun secara literatur “merujuk” pada peristiwa Yohanes pembaptis, tetapi jika kita pahami hal tsb dgn pengertian literatur di kondisi pada masa nubuatan itu dinyatakan, maka pasti yg mendengar nubuatan itu akan bingung., sebab tidak ada yg berseru-seru pada masa itu.

Jbu

oo gitu ya..
terima kasih atas penjelasannnya..

dengan demikian bisa disimpulkan bahwa ANDA-LAH yang MENENTUKAN kapan suatu ayat dimaknai figuratif atau literal, tergantung dari HASIL INTERPRETASI ANDA atas ayat sebelumnya ya..


kira-kira...
Mungkinkah PEMILIHAN MAKNA figuratif/literal yang ANDA TENTUKAN itu MUNGKIN SALAH atau TIDAK MUNGKIN SALAH?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)