Author Topic: Allah itu Satu, Tdk Beranak, Tdk Diperanakkan, Mitos yg bikin muslim Tdk Percaya  (Read 699 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 11, 2019, 10:57:53 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Tidak bisa dibilang bahwa semua yang keluar dari mulut seseorang (misal meylan) yang memiliki Logos, selalu merupakan perkataan Logos murni, karena logika diri sendiri dari si meylan masih ada.
Dengan demikian, tetep aja orang yg bilang "saya memiliki logika INfinite, logika Tuhan" pada kenyataannya yang dia miliki itu logika finite, Logika manusia. Logika yang meylan miliki itu finite, logika manusia..... however oleh meylan dia nyatakan bhw logika yg dia miliki logika INfinite, logika Tuhan.

Quote
Inilah kenapa selalu dibutuhkan pengujian oleh orang yang mendengarnya (misal unyil)
Idem. Yang unyil miliki juga logika finite, logika manusia... however oleh unyil dia nyatakan bhw logika yg dia miliki logika INfinite, logika Tuhan.

Quote
karena kata-kata yang dikeluarkan si meylan (diklaim meylan sebagai kata-kata Logos) tentunya dan seharusnya akan sama dengan perkataan Logos yang ada diri si unyil, diamana Logos yang sama yang ada pada diri mereka.
Nope, nggak bisa masuk kayak yg diatas. Sekarang tambahin lagi orang ketiga, yakni cuplis yang tereaknya juga sama kayak meylan dan unyil  ---> "saya memiliki logika INfinite, logika Tuhan".

But.....

Quote
Keputusan yang dikeluarkan Tuhan oleh ukuran-ukuranNya pasti benar.
BUT, hasil kesimpulan yang meylan dan unyil sepakati itu TIDAK SAMA dgn hasil kesimpulan si cuplis.

Berdasarkan situasi spt diatas, maka bisa diliat bhw adalah USELESS tereak2 "saya memiliki logika INfinite, logika Tuhan", karena apapun hasil kesimpulan-nya dari masing2 pihak itu TETEP finite, hasil dari logika manusia. Alhasil, penilaian apakah [X adl hasil kesimpulan berangkat dari Logika Tuhan] apakah [Y adl hasil kesimpulan berangkat dari Logika Tuhan] berdasarkan dari kwantitas penggemarnya.

Taroh kata penggemar X lebih banyak drpd penggemar Y....
maka terkesan X lah yang berangkat dari Logika infinite, logika Tuhan...
sedangkan Y berangkat dari Logika finite, logika manusia.

Quote
Nidus bertanya untuk memastikan diamana posisi Oda setelah membaca semuanya ini dan tentunya kejujuran Oda yang Nidus harapkan, dan sudah terjawab.
Ya.... jadi dirimu panjang lebar nulis blableblo cuma untuk nge-test si oda jujur ato kagak.

Sekarang saya tanya :
Mao ngapain nidus repot2 panjang lebar nulis blableblo , sementara padahal nidus bisa dengan mudah nanya ke saya : "eh oda, logika yang elu miliki logika finite, logika manusia ataukah logika INfinite, logika Tuhan ?".

Si professor TAU bhw si unyil gak punya logika professor.
However si professor mau tau si unyil jujur ato kagak.
So, mao ngapain si professor repot2 ngasih penjelasan equation tsb ke unyil ?
Sementara padahal ada cara yang gak perlu ngabis2in energy si professor utk mengetahui unyil jujur ato kagak: "eh unyil ... elu miliki logika professor ato kagak?"

Quote
Faktanya memang hanya orang-orang yang sudah memiliki Logos (Yesus) dalam dirinya yang memiliki kesempatan untuk mengerti si Logos (mengenali siapa Dia, bagaimana keberadaanNya).

oda :
Karena si professor itu mao pamer dulu ke khalayak ramai bahwa dirinya punya logika professor sebelon dia dapet jawaban ---yg entah jujur ato kagak--- dari si unyil.
January 13, 2019, 06:24:17 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 619
@revoltzer #reply1: jika menurut anda Tuhan punya anak: silahkan

@zhezhu #reply3: Bukan soal Tuhan tidak beranak saja sampai kisah Yesus yang sudah jelas2 disalib mati mereka kisahkan tidak mati disalibkan..
Jika menurut anda Yesus mati disalib: silahkan

@zhezhu #reply3: mengingat lahirnya islam pada abad ke VI kemudian ada nabinya yang beristrikan seorang Kristen mungkin bisa dijadikan sebagai catatan kecil terkait nabinya ini jugalah yang mengaku diberi wahyu Allah dan akhirnya turunlah kitabnya itu.
Silahkan anda sebutkan: siapa nama nabinya dan Siapa nama istri nabi tersebut yang Kristen?

@sizxbn #reply4: Sebab hanya keyakinan Kristen saja yg dapat membongkar kebohongan-kebohongan ajaran islam itu.
Silahkan anda bongkar ajaran islam yang menurut anda kebohongan
January 14, 2019, 11:28:22 AM
Reply #22
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 56
  • Denominasi: Interdenominasi

But.....
BUT, hasil kesimpulan yang meylan dan unyil sepakati itu TIDAK SAMA dgn hasil kesimpulan si cuplis.

Berdasarkan situasi spt diatas, maka bisa diliat bhw adalah USELESS tereak2 "saya memiliki logika INfinite, logika Tuhan", karena apapun hasil kesimpulan-nya dari masing2 pihak itu TETEP finite, hasil dari logika manusia. Alhasil, penilaian apakah [X adl hasil kesimpulan berangkat dari Logika Tuhan] apakah [Y adl hasil kesimpulan berangkat dari Logika Tuhan] berdasarkan dari kwantitas penggemarnya.

Taroh kata penggemar X lebih banyak drpd penggemar Y....
maka terkesan X lah yang berangkat dari Logika infinite, logika Tuhan...
sedangkan Y berangkat dari Logika finite, logika manusia.
Ya.... jadi dirimu panjang lebar nulis blableblo cuma untuk nge-test si oda jujur ato kagak.

Sekarang saya tanya :
Mao ngapain nidus repot2 panjang lebar nulis blableblo , sementara padahal nidus bisa dengan mudah nanya ke saya : "eh oda, logika yang elu miliki logika finite, logika manusia ataukah logika INfinite, logika Tuhan ?".

Si professor TAU bhw si unyil gak punya logika professor.
However si professor mau tau si unyil jujur ato kagak.
So, mao ngapain si professor repot2 ngasih penjelasan equation tsb ke unyil ?
Sementara padahal ada cara yang gak perlu ngabis2in energy si professor utk mengetahui unyil jujur ato kagak: "eh unyil ... elu miliki logika professor ato kagak?"

oda :
Karena si professor itu mao pamer dulu ke khalayak ramai bahwa dirinya punya logika professor sebelon dia dapet jawaban ---yg entah jujur ato kagak--- dari si unyil.

Orang yang membaca permasalahan Meylan dan Unyil dengan logika finitpun seharusnya sudah mengerti bagaimana penyelesaiaanya. Meylan mengaku punya logika infinite, sedangkan Unyil mengaku tidak punya, yang Nidus tawarkan untuk terjadinya penyelesaian adalah dengan si Unyil sebaiknya memiliki logika infinite itu juga, sehingga Unyil bisa menguji pengakuan Meylan tentang si Logos itu betul atau tidak. Karena disini Logos yang berbicara, benar atau tidak Logoslah yang mengklarifikasi.

Oda bisa dengan jujur mengakui dengan demikian permasalahan akan selesai antara Meylan dan Unyil yaitu dengan keduanya memiliki Logos, sehingga dapat memahami perkataan Logos sesuai dengan si Logos sendiri (menguji perkataan Logos dengan mengembalikanya ke Logos), namun kenapa Oda malah menambah masalah dengan urusan si Cuplis setelah masalah Meylan dan Unyil menemukan titik terang?

Kalau Nidus mencoba problem-solving disini (dari ke-erroran membaca Logos), kenapa Oda malah melakukan problem-making lagi dengan memperluas masalah?

Mengapa pula Oda menganggap bahwa seharusnya Nidus bertanya dengan cara Oda?
Apakah logika Nidus harus tunduk kepada logika Oda juga?

Masalahnya jelas:
- Meylan mengaku Logos berhak mengatakan ini dan itu tentang dirinya sendiri karena Meylan punya Logos dalam dirinya.
- Unyil gagal memahami si Logos karena saat Unyil membaca si Logos terjadi error dalam logika Unyil.
- Karena logika Unyil error, maka si Unyil tidak mau mengakui Logos sebagaimana adanya si Logos, karena menurut Unyil Logos haruslah masuk logika Unyil.
- Meylan berkata perkataan Logos benar walaupun itu tidak masuk logika Meylan
- Unyil berkata perkataan Logos tidak masuk akal dan tidak layak dipercaya karena tidak logis menurut Unyil
- Menurut Meylan benar tidaknya perkataan Logos (menurut pendengaran Meylan) harus diuji kepada si Logos
- Sementara Unyil tidak memiliki Logos, Unyil tidak memiliki kemampuan untuk menguji kepada si Logos
- Meylan berharap bahwa seorang Unyil akan sadar bagaimana ia menguji perkataan dari Logos adalah dengan mengklarifikasinya kepada si Logos sendiri.
- Unyil paham permasalahan akan selesai jika Melyan dan dirinya sama-sama memiliki Logos dalam diri mereka, sehingga bisa crosscheck benar tidaknya perkataan si Logos menurut Meylan itu adalah benar benar Logos
- Dengan demikian permasalahan Meylan dan Unyil bisa terselesaikan tentang si Logos dengan si Logos ada dalam keduanya untuk menerangkan siapa diriNya dan apa kebenaranNya menurut Dia, bukan menurut Meylan ataupun Unyil.
- Perkataan Logos yang ada dalam diri Meylan tentunya akan sama dengan Perkataan Logos yang ada dalam Unyil (jika Unyil juga memiliki Logos), clear masalah akan selesai.

Lalu kenapa Oda memasukan Cuplis sebagai problem baru antara Meylan dan Unyil?
Bukankah permasalahan akan selesai jika Cuplis juga memiliki Logos?

Sekali lagi Perkataan Logos itu benar atau tidak Logoslah yang bisa mengklarifikasi.
-Logika Melyan tidak bisa
-Logika Unyil tidak bisa
-Logika Cuplis tidak bisa
-Logika Nidus tidak bisa
-Logika Oda tidak bisa

-Logika Tuhan / The Logoslah yang bisa dan berhak mengklarifikasi diriNya

GB
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
January 19, 2019, 10:43:30 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 619
@nidus

masalahnya adalah: jika ada 2 orang yang mengaku memiliki logika logos tetapi memiliki kesimpulan yang berbeda terhadap satu kalimat logos yang sama,

contoh: logos berkata "jalan sudirman macet"
si A (mengaku memiliki logika logos): jalan sudirman jakarta yang macet
si B (mengaku memiliki logika logos): jalan sudirman bogor yang macet
pertanyaan: logika logos manakah yang benar? si A atau si B?
January 20, 2019, 12:32:20 AM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Meylan mengaku punya logika infinite, sedangkan Unyil mengaku tidak punya, yang Nidus tawarkan untuk terjadinya penyelesaian adalah dengan si Unyil sebaiknya memiliki logika infinite itu juga, sehingga Unyil bisa menguji pengakuan Meylan tentang si Logos itu betul atau tidak. Karena disini Logos yang berbicara, benar atau tidak Logoslah yang mengklarifikasi
Nidus belon nangkep yg saya ilustrasikan.

Meylan dan Unyil sama sama tereak punya logika Tuhan.
Hasil kesimpulan mereka berdua idem, yakni blablabla.

Blakangan ada cuplis yg juga tereak punya logika Tuhan.
cuplis MENGUJI blablabla, selanjutnya cuplis bilang :
blablabla SALAH coy... yang bener itu blobloblo. Makanya kalian (meylan dan unyil) mesti punya dulu logika Tuhan, maka baru kalian sependapat saya yg bener, yakni blobloblo.

Quote
kenapa Oda malah menambah masalah dengan urusan si Cuplis setelah masalah Meylan dan Unyil menemukan titik terang?
Lah... wong yg katanya "titik terang" itu adanya di pov meylan dan unyil aja kok. cuplis nggak.

Quote
kenapa Oda malah melakukan problem-making lagi dengan memperluas masalah?
Karena nidus gak sadar bahwa semua orang tinggal tereak "gue punya logika Tuhan" YET penjelasan yg mereka sampaikan berdasarkan baca kalimat yg sama, berbeda-beda.

Quote
Mengapa pula Oda menganggap bahwa seharusnya Nidus bertanya dengan cara Oda?
Karena saya tidak punya logika Tuhan, punya-nya logika manusia. So, dirimu punya logika manusia juga ataukah hanya punya logika Tuhan ?

A. Kalo nidus cuma punya logika Tuhan,
then kita sudahi pembicaran ini daripada nidus sampai tua nunggu2 saya ngaku2 punya logika Tuhan.

B. Kalo nidus juga punya logika manusia,
then gunakan itu logika manusia agar pembicaraan bisa berlanjut.

Quote
Apakah logika Nidus harus tunduk kepada logika Oda juga?
Nggak. Yang harus itu adalah apabila nidus yg B, maka nidus harus tunduk dengan logika manusia. Perihal percaya, itu laen cerita dan gak ada perlunya dibicarakan.


Quote
Masalahnya jelas:
- Meylan mengaku Logos berhak mengatakan ini dan itu tentang dirinya sendiri karena Meylan punya Logos dalam dirinya.
- Unyil gagal memahami si Logos karena saat Unyil membaca si Logos terjadi error dalam logika Unyil.
- Karena logika Unyil error, maka si Unyil tidak mau mengakui Logos sebagaimana adanya si Logos, karena menurut Unyil Logos haruslah masuk logika Unyil.
Lah... wong masalahnya bukan itu. Masalahnya :
Meylan dan unyil sama sama tereak punya logika Tuhan, sama sama berkesimpulan blablabla thdp info X terbaca.

Cuplis yg juga tereak2 punya logika Tuhan tapi kesimpulannya blobloblo thdp info X terbaca.

Quote
Lalu kenapa Oda memasukan Cuplis sebagai problem baru antara Meylan dan Unyil?
Jiah kok nidus belon nyadar2 juga ya. Melibatkan hanya 2 orang, ataupun 3 orang atopun berjuta orang itu hanyalah sebuah contoh bahwa ternyata versi meylan+unyil itu SALAH di pov cuplis.

Quote
Bukankah permasalahan akan selesai jika Cuplis juga memiliki Logos?
Coba dibaca itu ilustrasi kalimat yg saya tulis sebelumnya. Ijo. Begimana bisa permasalahannya selesai, wong cuplis bilang ke meylan dan unyil : elu orang gak punya logika Tuhan. Kalian punya dulu logika Tuhan, baru dah ngerti blobloblo.

Quote
Sekali lagi Perkataan Logos itu benar atau tidak Logoslah yang bisa mengklarifikasi.
Nah itu, bold.

Tuh tulisan rama diatas menunjukkan rama nangkep apa yg saya maksudkan.
nidus gak nangkep.
akibatnya saya duga :
nidus cuma punya logika Tuhan
makanya gak nangkep kalimat2 saya yg dgn logika manusia :D

akibat selanjutnya saya duga :
nidus juga gak ngerti apa yg rama sampaikan, karena rama menyampaikan dgn logika manusia.
nidus akan bilang "jangan gunakan logika manusia, rama .... gunakan logika Tuhan".
« Last Edit: January 20, 2019, 12:45:25 AM by odading »
January 20, 2019, 08:00:09 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2887
@revoltzer #reply1: jika menurut anda Tuhan punya anak: silahkan

@zhezhu #reply3: Bukan soal Tuhan tidak beranak saja sampai kisah Yesus yang sudah jelas2 disalib mati mereka kisahkan tidak mati disalibkan..
Jika menurut anda Yesus mati disalib: silahkan

@zhezhu #reply3: mengingat lahirnya islam pada abad ke VI kemudian ada nabinya yang beristrikan seorang Kristen mungkin bisa dijadikan sebagai catatan kecil terkait nabinya ini jugalah yang mengaku diberi wahyu Allah dan akhirnya turunlah kitabnya itu.
Silahkan anda sebutkan: siapa nama nabinya dan Siapa nama istri nabi tersebut yang Kristen?

@sizxbn #reply4: Sebab hanya keyakinan Kristen saja yg dapat membongkar kebohongan-kebohongan ajaran islam itu.
Silahkan anda bongkar ajaran islam yang menurut anda kebohongan


Tidak boleh membahas soal Islam disini !

January 20, 2019, 11:53:35 AM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12358
  • tidak menyimpan kepahitan
--cut--

@sizxbn #reply4: Sebab hanya keyakinan Kristen saja yg dapat membongkar kebohongan-kebohongan ajaran islam itu.
Silahkan anda bongkar ajaran islam yang menurut anda kebohongan
Islam berbohong soal Yesus tidak disalib.
February 26, 2019, 10:37:13 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 619
@sizxbn

jika anda percaya bahwa yesus disalib: silahkan
jika anda tidak percaya yesus disalib: silahkan

masalahnya adalah: yang bisa menjawab pertanyaan itu hanya yesus sendiri kan

@jamu

anda: Tidak boleh membahas soal Islam disini !
saya: judul thread ini sudah menggunakan kata muslim yang mengacu pada pemeluk islam. jadi silahkan ajukan keberatan anda kepada moderator atau yang membuat thread ini
February 27, 2019, 05:36:50 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1298
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Tidak boleh membahas soal Islam disini !
Koq, tak?
Islam berbohong soal Yesus tidak disalib.
Mungkin selalu secara tidak sengaja, bw
Dgn Katolik selalu membahas dua Maria
Dgn Islam spt selalu membahas dua Isa

Dgn demikian kita hrs terus belajar Yesus!
Dgn firman-Nya, dgn kontra firman-Nya
Hanya dgn begitu kita waspada berjaga
Sehingga Logos menjadi Rhema

Salam Damai!

« Last Edit: February 28, 2019, 08:31:02 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 27, 2019, 06:01:59 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1298
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Eh! Ke mana Mr.Oda, ya!
Apa masih minum2 drink?
Terakhir nimbu di daku 20hr lalu
February 07, 2019, 07:18:18 PM


Dan kita disini sudah OOT :D
Yes, kudu kita balikin ke topik dulu:
Sblm ke percaya atau tak percaya
Logis atau tdk, bw "Allah itu satu"?

Salam Damai Oda & Rama!

« Last Edit: February 28, 2019, 08:06:36 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)