Author Topic: Perkataan “Kita” dalam Kejadian 1:26, bukan dasar ajaran Tritunggal.  (Read 730 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 08, 2019, 01:19:53 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Hmmm... mgkn krn ada bbrp org yg mbuat ini jd ribet.
Menurut saya, mungkin bukan intensi orang ybs untuk membuatnya jadi ribet - tetapi "jadi ribet" itu dikarenakan orang ybs udah duluan mementingkan perbedaan antara bara dan asah.  :D

Quote
Namun dlm pov Kekristenan,
makna creatio ex nihilo itu penting jg, yaitu utk melawan konsep 'pantheisme'.
saya kurang mengerti mengenai hal tsb. Namun terus terang buat saya jadi menimbulkan pertanyaan - karena kalimat di quote atas, bisa mengandung opsi kronologi sbb :

case-A
Sebelumnya perihal bhw [bara = to create from nothing] tidak ada.
Blakangan karena muncul konsep Pantheisme...
maka dibuatlah suatu pengertian baru, yakni [bara = to create from nothing]
dimana ini selanjutnya diajukan ke pihak Pantheisme utk melawannya.
(disini, Pantheisme menyebabkan muncul [bara = to create from nothing] )

case-B
[bara = to create from nothing] sudah ada duluan pengertiannya
Blakangan ketika muncul konsep Pantheisme...
maka diajukanlah ke Pantheisme bahwa [bara = to create from nothing] utk melawannya
(disini, Pantheisme TIDAKmenyebabkan muncul [bara = to create from nothing] )



Kalo menurut kutak-katik ghatuk saya kira2 mungkin kayak gini :

Sudah ada duluan pengertian bahwa vocab [bara] hanya bisa di aplikasikan ke Allah, apakah itu [meng-eksis-kan X from nothing] or [meng-eksis-kan X from something], it doesn't matter.

Sedangkan vocab [asah] juga diperihal [meng-eksis-kan X] .... namun,
apabila aplikasinya ke manusia, maka so pasti itu [meng-eksis-kan X from something]
apabila aplikasinya ke Allah, maka kembali lagi ke ijo.

Dengan demikian,
kalo itu aplikasinya ke Allah, maka [bara dan asah interchangeable].

Contoh:
Gen 1:26, Allah menggunakan vocab [asah]
Gen 1:27, narator menggunakan vocab [bara]

Gen 2:2, narator menggunakan vocab [asah] yg dia aplikasikan ke Allah
Gen 2:3, nyaris the same sentence dg yg di ayat 2, narator menggunakan vocab [bara].

karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu (Kol 1:16)
Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta (Ibrani 1:2)


Berdasarkan contoh2 diatas, ya itu karena oranye, dimana ijo.
Toh pada ijo yang perihal [meng-eksis-kan X from something], kalo di"tarik-mundur" kronologikanya -  maka [something] disitu biar bagaimanapun nggak akan "lari" ke awal keberadaan-nya, yakni finally that something is from nothing. Ilustrasi misal : keberadaan Hawa from rusuk Adam, keberadaan Adam from tanah, keberadaan tanah from nothing.  :char11:

Semisal saya orang Kristen yg idup di jaman ketika muncul Pantheism - maka saya akan ajukan kutak-katik-gathuk saya yang kayak diatas.   :D
January 08, 2019, 01:29:58 PM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9470
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
nah justru itulah kamu Oda
kamu sendiri yang bikin ribet dengan argumen kamu yang maaf menurut saya gak masuk akal

kamu memang pakai logika, tapi seriously, banyak yang bablas logikamu itu

kalau kamu orang Ibrani asli, ngerti bahasa Ibrani, bolela kamu ngomong kayak gitu, saya masih memikirkannya

kan lucu kalo kamu bilang bahasa yang kamu sendiri gak mengerti itu otak atik gathuk aja ;D

itu kayak kamu mau ngajarin bahasa sunda ke orang sunda
Oda : jalan pastur
orang sunda bilang : mas, itu pasteur mas, bacanya juga beda
Oda : ah sama aja, pastur dan pasteur itu interchangable kokkk, buktinya gw ngomong u ngerti kannnn

;D ;D ;D

wkwkwkwk
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 08, 2019, 02:13:08 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Perhatian buat oda....

Arti kata cipta dan ide menurut KBBI adalah...

cipta/cip·ta/ n kemampuan pikiran untuk mengadakan sesuatu yang baru; angan-angan yang kreatif;
ide /idé/ n rancangan yang tersusun di dalam pikiran; gagasan; cita-cita:

Apa bedanya menurut oda? :)
cipta = something ...
menciptakan X = verb --->melibatkan aksi, selama X itu bukan angan2 dibenak, melainkan X eksis.

Idea = something ...
meng-ide-kan X ---> tidak melibatkan aksi, karena ini masih angan2 dibenak.

Pencipta = Noun
Cuplis adalah pencipta X ---> X sudah eksis, so telah melibatkan aksi.
Allah adalah pencipta langit dan bumi ---> langit dan bumi sudah eksis, so telah melibatkan aksi.

versi vbn = correct yang kayak gini :
Dengan demikian cuplis adalah penggagas X, Allah adalah penggagas langit dan bumi.

saya respond :
Ungu betul dan disini precede ---> X masih diangan2.
Namun kalimat coklat nggak sedang bermaksud menyampaikan HANYA yg kayak ungu, melainkan [langit dan bumi itu sudah di-ADA-kan, sudah di-KERJA-kan .... tidak berfokus apakah itu masih lagi dikerjain ataukah sudah jadi komplit] So, kalimat coklat, X bukan cuma masih ada di angan2.

A. Berfirmanlah Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia
oda thdp A :
[manusia] masih di angan-angan


B. Maka Allah menciptakan manusia itu
oda thdp B:
[manusia] sudah di-ADA-kan, sudah di-KERJA-kan oleh Allah.
tidak berfokus apakah itu masih lagi dikerjain ataukah sudah jadi komplit

vbn thdp B:
1. manusia belum wujud
2. belum dilakukan proses pembuatan manusia
3. baru dalam tahap mengerjakan = melakukan pekerjaan penciptaan manusia

Dan vbn belon kasih saya penjelasan dan kayak begimana itu event analogi-nya yang berisi rangkaian 1 2 dan 3, vbn.
« Last Edit: January 08, 2019, 02:55:04 PM by odading »
January 08, 2019, 02:38:32 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
nah justru itulah kamu Oda
kamu sendiri yang bikin ribet dengan argumen kamu yang maaf menurut saya gak masuk akal
Bisa henhen kopaskan yang mana itu yang adalah argumen saya ?

Saya sudah bilang ke siip kayak gini :
Quote
26.  Berfirmanlah Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita
27. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka


Di pov versi saya (dlm pengertian SIMPEL) :
A. ayat 26 ---> sebuah gagasan untuk meng-eksis-kan sesuatu (dlm hal ini AdamHawa)
B. ayat 27 ---> Either it's being done (work in progress)  ---or---  it's done, AdamHawa exist.
Yang [A dan B] itukah yang sedang henhen maksudkan [argumen oda] ?
Dengan kata lain, kalimat henhen di quote pertama secara lengkapnya sbb :
kamu sendiri yang bikin ribet dengan argumen [A dan B] kamu

selanjutnya :
Quote
kamu memang pakai logika, tapi seriously, banyak yang bablas logikamu itu
henhen :
logika [A dan B] kamu itu bablas, oda.

Quote
kalau kamu orang Ibrani asli, ngerti bahasa Ibrani, bolela kamu ngomong kayak gitu, saya masih memikirkannya

kan lucu kalo kamu bilang bahasa yang kamu sendiri gak mengerti itu otak atik gathuk aja ;D
Oke, saya nggak kutak-katik gathuk. Sekarang silahkan henhen jawab pertanyaan saya yang tidak mengkutak-katik gathuk :

(2) berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu (asah).
(3) Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu (bara)

Q1 :
Jadi, [segala-nya] eksis itu karena di-eksis-kan from nothing ataukah karena di-eksis-kan from something ?


26.  Berfirmanlah Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita (asah)
27. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka
(bara)

Q2 :
Jadi, [laki-laki dan perempuan menurut gambar dan rupa Allah] itu eksis karena di-eksis-kan from something ? ataukah karena di-eksis-kan from nothing ?

Kedua pertanyaan saya tsb berangkat dari apa adanya tanpa kutak-katik ghatuk, yakni : [bara = meng-ada-kan X from nothing] ... [asah = meng-ada-kan X from something], tegas. Dgn demikian saya juga mengharapkan jawaban yang tegas tanpa kutak-katik gathuk

Harap henhen jawab Q1 dan Q2.
« Last Edit: January 08, 2019, 02:44:13 PM by odading »
January 08, 2019, 03:03:55 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
berdasarkan analisis dan logika sy, mengatakan kalo kata 'KITA' itu mengacu kepada tritunggal.
Menurut saya, kalo underlined ....maka ini jadinya bisa membuka celah yang kayak sbb :

Dengan demikian,
kalimat [Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini],
kata "AKU" mengacu kepada SALAH SATU Tritunggal.

Karena yg mengacu kepada tritunggal, kalimatnya akan berupa :
[Kamilah TUHAN yang membuat semuanya ini]
January 08, 2019, 05:42:30 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12358
  • tidak menyimpan kepahitan
cipta = something ...
menciptakan X = verb --->melibatkan aksi, selama X itu bukan angan2 dibenak, melainkan X eksis.

Idea = something ...
meng-ide-kan X ---> tidak melibatkan aksi, karena ini masih angan2 dibenak.
Dua-duanya masih di benak oda,.... :D :D

Pencipta = Noun
Cuplis adalah pencipta X ---> X sudah eksis, so telah melibatkan aksi.
Allah adalah pencipta langit dan bumi ---> langit dan bumi sudah eksis, so telah melibatkan aksi.
Pengide juga noun oda... :D


versi vbn = correct yang kayak gini :
Dengan demikian cuplis adalah penggagas X, Allah adalah penggagas langit dan bumi.

saya respond :
Ungu betul dan disini precede ---> X masih diangan2.
Namun kalimat coklat nggak sedang bermaksud menyampaikan HANYA yg kayak ungu, melainkan [langit dan bumi itu sudah di-ADA-kan, sudah di-KERJA-kan .... tidak berfokus apakah itu masih lagi dikerjain ataukah sudah jadi komplit] So, kalimat coklat, X bukan cuma masih ada di angan2.
Kliatannya oda lagi berusaha membedakan mana 'embe' mana 'kambing'  :D

A. Berfirmanlah Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia
oda thdp A :
[manusia] masih di angan-angan


B. Maka Allah menciptakan manusia itu
oda thdp B:
[manusia] sudah di-ADA-kan, sudah di-KERJA-kan oleh Allah.
tidak berfokus apakah itu masih lagi dikerjain ataukah sudah jadi komplit

vbn thdp B:
1. manusia belum wujud
2. belum dilakukan proses pembuatan manusia
3. baru dalam tahap mengerjakan = melakukan pekerjaan penciptaan manusia

Dan vbn belon kasih saya penjelasan dan kayak begimana itu event analogi-nya yang berisi rangkaian 1 2 dan 3, vbn.
Evennya sesuai dengan Kej.1:26-27

1:26   Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
1:27   Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.


Analoginya....

1. cuplis mau "sesuatu" yang sesuai dengan keinginannya, yakni cuplis mau jalan di tengah-tengah hujan besar namun cuplis tidak kebasahan.
2. Maka cuplis menciptakan sesuatu itu menurut keinginannya, menurut keinginan cuplis diciptakannya payung, bisa dibuka dan bisa ditutup.

Yang membuat jadi ide/kreasi payung itu ya tentunya tukang payung.... cuplis cuma kasih gambarannya sesuai dengan keinginannya ke tukang payung. :D
January 08, 2019, 06:15:04 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1297
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Pada ayat sebelum nya, dituliskan .. maka Allah “menciptakan”.. artinya disini, memperlihatkan kepada kita, bahwa proses penciptaan itu, dilakukan oleh Allah sendiri dan tanpa ada campur tangan pihak lain ataupun malaikat.

Sedangkan pada kejadian 1:26, disana dituliskan.. marilah kita “MENJADIKAN” .. dan bukan dituliskan.. marilah kita “menciptakan”, maksut saya adalah .. agar kita memahami, perbedaan makna dari menciptakan dan menjadikan.

Menciptakan adalah “membuat sesuatu dari yg tidak ada menjadi ada”, sedangkan menjadikan adalah “membuat sesuatu atau membentuk sesuatu, dari yg sudah ada menjadi bentuk yg baru”.
Kurasapun harus ada bedanya
Antara menciptakan dgn menjadikan


Saya gak ngerti kenapa sepertinya begitu penting mengadakan pembedaan antara [menjadikan] vs [menciptakan].
Secara pendek, menurutku, nih:
Menciptakan itu mengadakan "apa adanya", kini
Menjadikan itu mengadakan "ada apanya", nanti

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
January 08, 2019, 07:51:04 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12649
    • fossil coral cantik
Dua-duanya masih di benak oda,.... :D :D
Sudah saya detailkan, vbn ... :
selama X masih dibenak, X tidak eksis secuilpun didunia nyata shg bisa di observed, maka [mencipta X] = masih angan2 dibenak.

TAPI
kalo X itu sendiri sudah eksis, maka [mencipta X] = is NOT angan2 dibenak anymore.

Quote
Pengide juga noun oda... :D
Iya. Pencipta = Peng-Ide = Noun  :happy0062:.
Tapi kan disini yg lagi dibicarain adalah : [to create = verb], vbn.

Quote
Kliatannya oda lagi berusaha membedakan mana 'embe' mana 'kambing'  :D
Tidak. Embek dan kambing sama sama hewan. Idea = something. To create = verb. So tidak sama.

Dan vbn lupa, bahwa ADA itu kalimat [create an Idea],
sementara vbn bilang TIDAK ADA itu kalimat [create an Idea]

Quote
Evennya sesuai dengan Kej.1:26-27

1:26   Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
1:27   Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.


Analoginya....

1. cuplis mau "sesuatu" yang sesuai dengan keinginannya, yakni cuplis mau jalan di tengah-tengah hujan besar namun cuplis tidak kebasahan.
2. Maka cuplis menciptakan sesuatu itu menurut keinginannya, menurut keinginan cuplis diciptakannya payung, bisa dibuka dan bisa ditutup.

Yang membuat jadi ide/kreasi payung itu ya tentunya tukang payung.... cuplis cuma kasih gambarannya sesuai dengan keinginannya ke tukang payung. :D
Nggak sesuai dgn yang vbn ajukan.

Quote from: vbn
B. maka Allah menciptakan manusia

Dalam konteks B inipun
1. manusia belum wujud
karena memang
2. belum dilakukan proses pembuatan manusia;
baru dalam
3. tahap mengerjakan penciptaan manusia.
Jelaskan sikonnya kayak begimana :
1. manusia belum wujud
2. belum dilakukan proses pembuatan manusia;
3. tahap mengerjakan penciptaan manusia

Silahkan posisikan diri vbn sebagai Allah....
dimulai dengan vbn berkata "Baiklah Kita menjadikan manusia" selanjutnya vbn gambarkan/detailkan sikon vbn ngapain setelah berkata demikian berdasarkan komentar narator yg berupa [MAKA vbn menciptakan manusia] seturut 1 2 3.
January 09, 2019, 01:55:42 AM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12358
  • tidak menyimpan kepahitan
Sudah saya detailkan, vbn ... :
selama X masih dibenak, X tidak eksis secuilpun didunia nyata shg bisa di observed, maka [mencipta X] = masih angan2 dibenak.

TAPI
kalo X itu sendiri sudah eksis, maka [mencipta X] = is NOT angan2 dibenak anymore.
Kalo cuma begono anak kecil juga tau oda!!?
Persoalannya, mencipta dalam pemahaman saya = angan-angan alias =IDE; Kalo udah eksis itu tidak lagi dibilang diciptakan melainkan sudah dijadikan.

Iya. Pencipta = Peng-Ide = Noun  :happy0062:.
Tapi kan disini yg lagi dibicarain adalah : [to create = verb], vbn.
Meng-IDE-kan juga verb.

Tidak. Embek dan kambing sama sama hewan. Idea = something. To create = verb. So tidak sama.

Dan vbn lupa, bahwa ADA itu kalimat [create an Idea],
sementara vbn bilang TIDAK ADA itu kalimat [create an Idea]
Gak lupa kok....
Justru kalimat create an idea itu malah menandaskan bahwa apa yang dibuat oleh Allah itu baru sebatas IDE alias angan-angan di benak.

Nggak sesuai dgn yang vbn ajukan.
 Jelaskan sikonnya kayak begimana :
1. manusia belum wujud
2. belum dilakukan proses pembuatan manusia;
3. tahap mengerjakan penciptaan manusia

Silahkan posisikan diri vbn sebagai Allah....
dimulai dengan vbn berkata "Baiklah Kita menjadikan manusia" selanjutnya vbn gambarkan/detailkan sikon vbn ngapain setelah berkata demikian berdasarkan komentar narator yg berupa [MAKA vbn menciptakan manusia] seturut 1 2 3.
Gak sesuai gimana?

"Baiklah Kita menjadikan manusia" itu sebagai bentuk keinginan Allah atas adanya manusia di bumi yg segambar dengan Diri-Nya, supaya mereka dapat bla, bla, bla....

Dalam konteks ini manusia belum eksis (blm ada).


Kemudian...


"Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia;"
Atas keinginan Allah ltu maka Allah mulai membuat konsepnya (mencipta) manusia yang segambar dengan Diri-Nya itu..... namun lagi-lagi dalam konteks inipun manusia itu belum eksis (belum ada).
January 09, 2019, 06:59:28 AM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9470
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Oda2

gak segampang itu fernando ;D

https://biblehub.com/hebrew/6213.htm

https://biblehub.com/hebrew/1254.htm

baca di bagian Strong's Exhaustive Concordance
kalo dari situ masih gak jelas, tanya2 lanjutan disini aja:

http://www.sarapanpagi.org/bara-studi-kata-ibrani-vt211.html
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)