Author Topic: kehidupan pendoa syafaat  (Read 494 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 10, 2019, 01:33:36 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1575
Biasanya yang dari Tuhan itu "Baik"...kalau ada ngerasa ga beres, perlu dipertanyakan...Berhati hatilah terhadap bahaya kesombongan Rohani...Sebaiknya mencintai Tuhan dengan Diam", membantu orang dengan Diam", maka DIA yang di atas akan melihat hal" baik yang tersembunyi darimu....

Salam Damai...
Tuhan Memberkati...
January 10, 2019, 10:45:44 PM
Reply #11
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 489
  • Gender: Male
  • Denominasi: kharismatik
baik full time ataupun tidak sama saja prinsipnya broh
keduanya intinya sama2 pelayanan kan, cuma full time itu dia kerja di gereja aja, kalo gak full time ya dia kerja diluar gereja/usaha sendiri

pekerjaan diluar gereja itu juga bisa termasuk pelayanan

nah apa yang dari Tuhan, Tuhan kasih kekuatan untuk melewatinya pasti
kalau memang Tuhan panggil untuk pelayanan 20 jam dalam sehari misalnya, ya pasti Dia akan berikan kekuatan untuk melewatinya tanpa ada masalah apapun

lihatlah Musa yang sampe tahan 40 hari 40 malam di atas gunung tanpa makan

nah ketika kita merasa kita pelayanan, tapi waktu istirahat malah kacau, sakit2an, kurang waktu sama keluarga sehingga sering ribut soal waktu pelayanan (misalnya)
ya dicek lagi aja broh, itu bener maunya Tuhan ato maunya kita sendiri

baik hamba Tuhan atau apapun posisinya, apapun panggilannya
prinsip ini tetap sama

yang dari Tuhan itu gak mungkin malah jadi mengorbankan hubungan

sebab melayani Tuhan dan melayani sesama itu setara
kalau full time pendoa syafaat, bukannya waktunya jam kerja adalah waktunya berdoa syafaat? jadi kalau doanya malam, ya siang dia bisa tidur. setidaknya itu yang saya dapat dari pembantu RT saya yang dulu. dia kekurangan uang karena gereja tidak lagi memberi sumbangan. dia mengatakan waktu full timer, kalau pagi sampai siang berdoa syafaat bersama tim doa. kemudian pulang ke keluarganya (anak dan menantu). malam berdoa syafaat lagi. siang kadang tidak pulang karena sering dipanggil untuk mendoakan orang sakit. jadi pendoa syafaat full timer sepertinya ada jadwal, kapan mau istirahat dan kapan mau pelayanan.

kekuatan apa dulu? kalau kekuatan rohani alias roh kita dikuatkan, saya setuju karena meski saya mengantuk waktu bangun dini hari tapi ada sesuatu di dalam saya yang membuat saya terus berdoa, bukannya tidur. kalau fisik, tidak selalu. Tuhan Yesus tidak kuat memikul salibnya sehingga harus dibantu, apakah pelayananNya itu bukan dari Tuhan?

jadi apakah pelayanan itu baru benar kalau tidak mengorbankan fisik dan kesehatan? jadi kesehatan mental saya agar rileks dengan bermain game juga tidak boleh? Tuhan Yesus saja mengorbankan nyawanya, apakah itu artinya pengorbanan itu tidak untuk diteladani? 2 hari ini tidak lagi merasakan Tuhan menaruh beban doa jam 3 dini hari, sehingga saya bisa tidur. jadi sepertinya Tuhan tau batas2 fisik saya sehingga saya bisa memulihkan kondisi tubuh. mungkin cuma 2 minggu saja karena banyak kerabat yang perlu didoakan. atau mungkin ini hanya break sebentar, tetap jadi pendoa syafaat lagi ya saya tidak tau.
January 10, 2019, 10:59:31 PM
Reply #12
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 489
  • Gender: Male
  • Denominasi: kharismatik
Biasanya yang dari Tuhan itu "Baik"...kalau ada ngerasa ga beres, perlu dipertanyakan...Berhati hatilah terhadap bahaya kesombongan Rohani...Sebaiknya mencintai Tuhan dengan Diam", membantu orang dengan Diam", maka DIA yang di atas akan melihat hal" baik yang tersembunyi darimu....

Salam Damai...
Tuhan Memberkati...
baik dalam hal apa? fisik saya merasa mengantuk, tapi roh saya tetap dikuatkan. entah itu termasuk kategori baik atau tidak.

saya ingin tau bagaimana cara mengatur kehidupan pendoa syafaat, kok jadi menyambung ke kesombongan? apakah saya mengatakan siapa orang yang saya doakan secara detail sehingga orang2 FK jadi tau? apakah saya mengatakan hal yang saya alami ke orang2 yang saya doakan? mungkin sekali waktu ada famili yang mau bunuh diri, karena saya merasa dia butuh teman bicara dan dia heran kok saya bisa tau. lainnya malah saya dengar kabar dari orang yang saya doakan, misal tiba2 yang saya doakan curhat tentang masalah keuangan beberapa hari kemudian. atau seorang kepala keluarga meninggal dan keluarganya cerita kalau meski merasa sedih, tapi anehnya juga merasa siap ditinggal. saya tidak pernah menceritakan pada mereka kalau saya berdoa syafaat untuk mereka.
January 11, 2019, 07:23:09 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9486
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
kalau full time pendoa syafaat, bukannya waktunya jam kerja adalah waktunya berdoa syafaat? jadi kalau doanya malam, ya siang dia bisa tidur. setidaknya itu yang saya dapat dari pembantu RT saya yang dulu. dia kekurangan uang karena gereja tidak lagi memberi sumbangan. dia mengatakan waktu full timer, kalau pagi sampai siang berdoa syafaat bersama tim doa. kemudian pulang ke keluarganya (anak dan menantu). malam berdoa syafaat lagi. siang kadang tidak pulang karena sering dipanggil untuk mendoakan orang sakit. jadi pendoa syafaat full timer sepertinya ada jadwal, kapan mau istirahat dan kapan mau pelayanan.

bagus toh
kalau begitu kan tidak akan mengganggu jam tidur harusnya

kekuatan apa dulu? kalau kekuatan rohani alias roh kita dikuatkan, saya setuju karena meski saya mengantuk waktu bangun dini hari tapi ada sesuatu di dalam saya yang membuat saya terus berdoa, bukannya tidur. kalau fisik, tidak selalu. Tuhan Yesus tidak kuat memikul salibnya sehingga harus dibantu, apakah pelayananNya itu bukan dari Tuhan?

jasmani dan rohani dong
Tuhan kalo kasih kekuatan lengkap broh
Musa itu sampe umur 120 tahun masih gagah dan prima fisiknya


jadi apakah pelayanan itu baru benar kalau tidak mengorbankan fisik dan kesehatan? jadi kesehatan mental saya agar rileks dengan bermain game juga tidak boleh? Tuhan Yesus saja mengorbankan nyawanya, apakah itu artinya pengorbanan itu tidak untuk diteladani? 2 hari ini tidak lagi merasakan Tuhan menaruh beban doa jam 3 dini hari, sehingga saya bisa tidur. jadi sepertinya Tuhan tau batas2 fisik saya sehingga saya bisa memulihkan kondisi tubuh. mungkin cuma 2 minggu saja karena banyak kerabat yang perlu didoakan. atau mungkin ini hanya break sebentar, tetap jadi pendoa syafaat lagi ya saya tidak tau.

kamu yang seharusnya tahu mana yang dari Tuhan, mana yang keinginan kamu sendiri

saya hanya sekedar mengingatkan saja

prinsipnya apa yang dari Tuhan gak akan mungkin merusak hubungan, kesehatan, dan hal2 seputar itu
masa Tuhan suruh kita tapi gak kasih kekuatan untuk melewatinya?
masa Tuhan suruh kita tapi mengorbankan kesehatan kita?
Tuhan mana itu yang ingin merusak ciptaannya sendiri? setahu saya sih iblis yang pengen merusak ciptaan Tuhan

maka dari itu harusnya tidak begitu

God Bless
« Last Edit: January 11, 2019, 07:45:29 AM by HenHen »
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)