Author Topic: Yesus Ingin Kita Menjadi Diri Sendiri  (Read 132 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 15, 2019, 08:48:30 AM
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 120
  • Denominasi: Protestan

Tuhan memikirkan Anda secara spesifik saat Dia menciptakan dan memanggil Anda untuk mengikuti-Nya. Kita didesain khusus sesuai panggilan masing-masing. Namun, ketika Anda menghadapi kesulitan dalam memenuhi panggilan tersebut, Anda mungkin melihat orang lain dan bertanya-tanya, “Kenapa beban mereka kelihatannya tidak seberat beban saya?”.
Jangan khawatir. Dalam Yohanes 21, Rasul Petrus mengalami cobaan yang sama.

“Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?”
Setelah Yesus yang telah bangkit memberi sarapan mukjizat untuk murid-murid-Nya di Danau Tiberias, Dia mengajak Petrus berjalan-jalan di pantai. Yesus ingin memberitahukan beberapa hal penting kepada Petrus sebelum berpisah secara fisik untuk terakhir kali. Kira-kira sepuluh meter di belakang, Yohanes mengikuti mereka.
Di akhir pembicaraan, Yesus mengungkap sebuah kenyataan pahit kepada Petrus: “Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.” Yesus lalu melihat ke dalam jiwa Petrus dan berkata, “Ikutlah Aku.”

“Itu bukan urusanmu.”
Yesus memanggil setiap orang untuk mengikuti Dia (Yohanes 15:16). Segala janji Allah adalah “ya” bagi kita di dalam Kristus (2 Korintus 1:20). Masing-masing dari kita mendapat bagian dalam warisan Kristus (Kolose 1:12) dan sebagai anggota-anggota tubuh Kristus, kita saling membutuhkan satu sama lain (Roma 12:5).
Namun, ini bukan berarti kita menjalankan fungsi yang sama (Roma 12:4). Setiap murid, setiap anggota tubuh, punya peran unik. Dan, masing-masing harus menjalani hidup yang Tuhan percayakan, yang untuk itulah kita dipanggil (1 Korintus 7:17).
Kalimat, “Itu bukan urusanmu,” perlu sering kita katakan pada diri sendiri. Bagaimana Tuhan mengurusi orang lain seringkali menjadi kerisauan berlebihan bagi kita, terutama jika jalan mereka tidak sesusah jalan kita.
Kesombongan dan ambisi egois membuat kita menggunakan orang lain untuk mengukur arti penting diri sendiri. Akan seberapa sukses dan mengesankannya kita.

“Tetapi engkau: ikutlah Aku.”
Di dalam kata-kata Yesus, “… itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku,” ada deklarasi kemerdekaan. Yesus wafat untuk memerdekakan Anda (Yohanes 8:36), dan ini termasuk kemerdekaan dari tirani sikap membandingkan dan menginginkan panggilan orang lain.
Tuhan memikirkan Anda ketika menciptakan Anda (Mazmur 139:13-16). Tuhan tahu apa yang Dia lakukan. Anda, tubuh Anda, pikiran Anda, situasi Anda, bukanlah suatu kebetulan atau kecelakaan. Ya, Tuhan tahu kekurangan-kekurangan Anda, dan ya, Dia memanggil Anda untuk bertumbuh dalam kasih karunia (2 Petrus 3:18). Namun, Tuhan tidak merancang Anda untuk menjadi orang lain atau mengikuti jalan orang lain.
Yesus ingin Anda menjadi diri sendiri, apa adanya. Kepercayaan-Nya kepada Anda memampukan Anda melewati jalan hidup yang Dia berikan (Roma 12:3). Dan, kasih karunia-Nya cukup saat Anda harus menghadapi cobaan (2 Korintus 12:9).
Anda menjadi diri sendiri bukan ketika Anda menganalisis atau membandingkan diri dengan orang lain. Anda adalah diri Anda yang paling sejati ketika mata Anda terarah kepada Yesus (Ibrani 12:2). Saat Anda mengikuti-Nya dengan iman. Saat Anda melayani sesama dengan karunia yang Dia percayakan kepada Anda (Roma 12:4-8).

Jadi, apapun yang terjadi hari ini, jangan lagi berkata, “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Karena Yesus telah memilih Anda (Yohanes 15:16), memenuhi segala keperluan Anda (Filipi 4:19), dan ingin Anda mengikuti-Nya.

Amin!

Source : https://gkdi.org/blog/yesus-ingin-kita-menjadi-diri-sendiri/
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)