Author Topic: Apa yang dipikirkan MARIA tentang seks?  (Read 3079 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 12, 2019, 12:11:48 PM
Reply #100
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2411
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Matius menceritakan yang diketahuinya bahwa Yusuf dan Maria
tidak bersetubuh sampai melahirkan Yesus.
Matius menuliskan itu setelah 60 thn kisahnya berlalu
Tulisan itu mungkin bukan hasil ingatan pribadinya
Tak tertutup kemungkinan sumbernya dr macam2
Jadi, “sampai melahirkan” bukan hasil karangan


Matius dan penulis Injil lainnya tidak menulis karena tidak mengetahui
apakah Yusuf bersetubuh dengan Maria setelah kelahiran Yesus.
Bisa jadi prinsipnya spt Yohanes, bw apa yg sudah ditulis tak hrs diulang
Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran, pun ttg semasa Yesus < 30 thn


Idealnya, penganut Sola Scriptura tidak menyimpulkan bahwa Yusuf bersetubuh dengan Maria setelah kelahiran Yesus, karena tidak ada catatan di Injil yang menyatakan bahwa Yusuf dan Maria melakukannya. Hanya dorongan kedegilan hati saja menganut Sola Scriptura namun menyimpulkan sesuatu yang tidak tercatat dalam Scriptura.
Apa ideal, jika kita menyimpulkan Matius keliru/ragu2?
Idealnya kita tak boleh mengurangi atau me-nambah2
Artinya kita hrs menerima apa saja yg bisa kita tangkap
Mungkin kau tak bisa atau mungkin tak boleh tangkap itu


Dugaanku itu kubangun dari ketiadaan catatan di Injil
bahwa Yusuf dan Maria melakukan persetubuhan.
Idealnya hal persetubuhan mereka pasti tercatat,
Jika memang ada tragedi penting terkait persetubuhan itu
Jika itu normal2 saja utk apa menuntut yg komplit dan fulgar


Matius menuliskan yang diketahuinya,
bahwa Yusuf dan Maria tidak melakukan persetubuhan sampai kelahiran Yesus.
Tidak ideal jika ia pribadi yg mengingat2 itu sejak 60 thn yg lalu
Idealnya temuan catatan itu dari kisah2 yg bertahan terus
Artinya, "betrothal" yg mereka teken tak dibatalkan


Setelah kelahiran Yesus,
tidak ada catatan Injil bahwa Yusuf dan Maria melakukannya.
Utk apa dicatat?
Tak ada urgensinya menceriterakan Yusuf menghampiri Maria
Dan tak ada catatan, perjanjian nikah (Betrothal) menjadi batal
Sanak saudara/kerabat pasti menceriterakan itu jika itu penting

Jika memang ternyata hrs “sampai selamanya”
Aku yakin inisiatif tak bersetubuh bukan dr Tuhan,
Mungkin dr Maria mengatas namakan Tuhan atau dr Yusuf
Atau dr kedua-nya yg terus berselisih paham ttg Firman Tuhan,
Spt yg kuminta kpd Krispus menanggapi imajinasiku ttg Yusuf BT.

Banyak sekali hal lain yg lebih penting ttg Yesus,
Tapi itu pun tak semua hrs bisa dituliskan satu per satu,
Dunia tak dpt memuat semua yg hrs ditulis itu [Yoh.21:25]


Bisa @Maren Kitatau tangkap?
Kuragukan.
Ya! Tebakanmu tepat, Bro!
Dgn logika sehat utk menghayati kedahsyatan Yesus
Aku meragukan pentingnya tercatat hal persetubuhan mereka

Apa pentingnya, coba!

Utk apa hrs menceritakan "ada" persetubuhan itu,
Jika mudah dimengerti arti tak bersetubuh "sampai melahirkan"
Yg sulit dimengeri adalah mereka tak bersetubuh "sampai selamanya"
Apa catatannya, coba!

Salam Damai!
« Last Edit: February 12, 2019, 04:52:19 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 12, 2019, 10:48:06 PM
Reply #101
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3958
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Matius menceritakan yang diketahuinya bahwa Yusuf dan Maria tidak bersetubuh sampai melahirkan Yesus. Matius dan penulis Injil lainnya tidak menulis karena tidak mengetahui apakah Yusuf bersetubuh dengan Maria setelah kelahiran Yesus. Idealnya, penganut Sola Scriptura tidak menyimpulkan bahwa Yusuf bersetubuh dengan Maria setelah kelahiran Yesus, karena tidak ada catatan di Injil yang menyatakan bahwa Yusuf dan Maria melakukannya. Hanya dorongan kedegilan hati saja menganut Sola Scriptura namun menyimpulkan sesuatu yang tidak tercatat dalam Scriptura.
Bagaimana Yesus memiliki saudara tanpa persetubuhan ?

Apakah harus dijelaskan lagi secara detail oleh Alkitab bahwa kelahiran manusia normalnya pakai persetubuhan ?
Kalo dengan nalar sehat, saudara bukan hanya karena dilahirkan dari rahim yang sama, lhoh. Kalo dengan nalar yang kurang sehat, memang bisa saja mengartikan bahwa jika disebut saudara berarti harus lahir dari rahim yang sama.

Dijelaskan lagii secara detail?
Emang di Alkitab yang @jamu gunakan, ada penjelasan detail mengenai proses lahirnya manusia normal? Silahkan jangan mengoplos segala sesuatu seperti mengoplos jamu.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 12, 2019, 11:59:55 PM
Reply #102
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3958
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Matius menceritakan yang diketahuinya bahwa Yusuf dan Maria tidak bersetubuh sampai melahirkan Yesus.
Matius menuliskan itu setelah 60 thn kisahnya berlalu
Tulisan itu mungkin bukan hasil ingatan pribadinya
Tak tertutup kemungkinan sumbernya dr macam2
Jadi, “sampai melahirkan” bukan hasil karangan
Karangan atau bukan karangan, menurut pendapatku, jika ditulis "sampai melahirkan", artinya ya sampai melahirkan, bukan menceritakan "setelah melahirkan". Jika menurut pendapatmu, apabila ditulis "sampai melahirkan" diartikan sebagai "setelah melahirkan", ya, merdeka saja.

Quote
Bisa jadi prinsipnya spt Yohanes, bw apa yg sudah ditulis tak hrs diulang
Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran, pun ttg semasa Yesus < 30 thn
Betul. Bisa saja.
Artinya, penerus rasul mengajarkan Yusuf tidak menyetubuhi Maria, bisa saja.
Yang bukan penerus rasul mengajarkan Yusuf meyetubuhi Maria, bisa saja.
Keduanya bisa saja.
@Sotardugur Parreva memilih menerima ajaran yang diajarkan oleh pengajar kompeten.

Apa ideal, jika kita menyimpulkan Matius keliru/ragu2?
Idealnya kita tak boleh mengurangi atau me-nambah2
Artinya kita hrs menerima apa saja yg bisa kita tangkap
Mungkin kau tak bisa atau mungkin tak boleh tangkap itu
Kupikir, agar pendapatmu mengenai Matius keliru, atau ragu-ragu, atau adanya pengurangan, atau adanya penambah-nambahan, tunjukkan bagian mana landasan pendapat seperti itu, agar menjadi pantas dikemukakan ke ruang diskusi.

Quote
Idealnya hal persetubuhan mereka pasti tercatat,
Jika memang ada tragedi penting terkait persetubuhan itu
Jika itu normal2 saja utk apa menuntut yg komplit dan fulgar
Nah, justru @Maren Kitatau yang menambam-nambah, eh, atau mengurangi yang tertulis, ya?
Tidak ada kisah di Injil yang menceritakan persetubuhan Yusuf dan Maria setelah kelahiran Yesus, @Maren Kitatau malah menduga-duga bahwa hal itu tidak diceritakan karena tidak adanya tragedi penting atasnya.

Quote
Tidak ideal jika ia pribadi yg mengingat2 itu sejak 60 thn yg lalu
Idealnya temuan catatan itu dari kisah2 yg bertahan terus
Artinya, "betrothal" yg mereka teken tak dibatalkan
Apa yang hendak @Maren Kitatau sampaikan?
Menurut pendapatku, justru karena ketidak idealan pula maka sebagian besar Yahudi menolak Yesus pada zaman itu. Sebagian besar berteriak, "Salibkan Dia".
Para penulis Injil diterangi ROH KUDUS, juga bukan yang ideal dari sudut akal manusia. Maka, jangankan 60 tahun, 600 bahkan 6000 tahunpun, jika ROH KUDUS menginspirasi, penulis Injil tetap menuliskan yang diketahuinya dari pemberitahuan ROH KUDUS.

Quote
Utk apa dicatat?
Tak ada urgensinya menceriterakan Yusuf menghampiri Maria
Dan tak ada catatan, perjanjian nikah (Betrothal) menjadi batal
Sanak saudara/kerabat pasti menceriterakan itu jika itu penting
Siapa pula yang bicara pembatalan janji nikah? @Maren Kitatau masih bisa fokus, bukan?
Menurut pendapatmu, hal Yusuf menghampiri Maria itu bukan hal penting. Sangat mengherankan, @Maren Kitatau bersikukuh mengupayakan "hal yang tidak penting itu" terjadi, meski Anda menganut Sola Scriptura dan di Scriptura tidak ada catatan peristiwa Yusuf menghampiri Maria.

Quote
Jika memang ternyata hrs “sampai selamanya”
Aku yakin inisiatif tak bersetubuh bukan dr Tuhan,
Mungkin dr Maria mengatas namakan Tuhan atau dr Yusuf
Atau dr kedua-nya yg terus berselisih paham ttg Firman Tuhan,
Spt yg kuminta kpd Krispus menanggapi imajinasiku ttg Yusuf BT.
Anda merdeka untuk berpendapat apapun. Agar pendapat itu berterima, beritahu alas nalar yang logis.

Quote
Banyak sekali hal lain yg lebih penting ttg Yesus,
Tapi itu pun tak semua hrs bisa dituliskan satu per satu,
Dunia tak dpt memuat semua yg hrs ditulis itu [Yoh.21:25]
Tepat.

Quote
Salam Damai!
Salam damai (tanpa pentung).
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 13, 2019, 03:27:46 PM
Reply #103
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2411
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
MK: Matius menuliskan itu setelah 60 thn kisahnya berlalu
Tulisan itu mungkin bukan hasil ingatan pribadinya
Tak tertutup kemungkinan sumbernya dr macam2
Jadi, “sampai melahirkan” bukan hasil karangan

SP:..., menurut pendapatku, jika ditulis "sampai melahirkan",
artinya ya sampai melahirkan, bukan menceritakan "setelah melahirkan".
Ya!
Yosef tidak bersetubuh dgn istrinya sampai istrinya melahirkan
Bukan berarti setelah istrinya melahirkan Yosef terus bersetubuh
Bukan pula berarti setelah istrinya melahirkan Yosef tidak bersetubuh
Makin bukan, jika Yosef harus selamanya tidak bersetubuh dgn istrinya

"harus", berarti tidak ada pilihan
Siapa yg mengharuskan?
Ada 3 pilihan-nya

Tuhan
Maria
Yosef

Mengapa harus?
Ini tak perlu dijawab


Jika menurut pendapatmu, apabila ditulis "sampai melahirkan"
diartikan sebagai "setelah melahirkan", ya, merdeka saja.
Sayangnya, arti “sampai melahirkan” beda arti dgn “setelah melahirkan”
Dlm hal ini, sampai = menuju ke..., setelah = berangkat dr...

Salam Damai!

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 14, 2019, 08:34:22 PM
Reply #104
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3958
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Salam damai (tanpa pentung).
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 15, 2019, 07:57:06 AM
Reply #105
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2411
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Salam damai (tanpa pentung).
Tq, Bro Sotar!
Aku tak perlu memberi arit (?) pd pentungmu (!)
Ku ambil "Salam damai-mu" saja; Terima kasih!

Salam Damai!

NB:
Damai itu indah, bukan sedap
Maka dr itu nggak usah tiarap2
Ngesot spt mo cari jalan keluar...-> !?

Kucing-kawin sedap2an-nya cakar2-an
Anjing-kawin kliatannya lama & menyedihkan
Bebek wkwk lain pula, jungkir-balik klimak-nya
« Last Edit: February 15, 2019, 08:58:33 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 02, 2019, 06:11:54 AM
Reply #106
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
Ayat yg ada [Mat.1:24-25]

Ayat itu harusnya dibaca:
Yusuf mengambil Maria sebagai isterinya,
tetapi tidak bersetubuh dengan dia
sampai ia melahirkan anaknya laki2
dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Bila benar duga [SP]:
Kuduga Maria tetap menjaga keperawanannya adalah atas dasar
perkataan Tuhan yg disampaikan kpd Maria melalui malaikat.


Maka ay.itu menjadi terduga:
Yusuf mengambil Maria sebagai isterinya,
tetapi tidak bersetubuh dgn dia selamanya
walau ia telah melahirkan anaknya laki2
dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Tapi aku belum percaya, Bro
Dan tak ada guna percaya, bw
Tuhan yg berinisiatif merubah itu
Merubah "sampai melahirkan"
Menjadi "sampai selamanya"

Salam Damai!


Mana ayatnya Malaikat mengatakan Maria akan tetap perawan setelah melahirkan Yesus ?
Ecclesia Semper Reformanda Est
March 02, 2019, 06:14:03 AM
Reply #107
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
Matius menuliskan itu setelah 60 thn kisahnya berlalu
Tulisan itu mungkin bukan hasil ingatan pribadinya
Tak tertutup kemungkinan sumbernya dr macam2
Jadi, “sampai melahirkan” bukan hasil karangan
Karangan atau bukan karangan, menurut pendapatku, jika ditulis "sampai melahirkan", artinya ya sampai melahirkan, bukan menceritakan "setelah melahirkan". Jika menurut pendapatmu, apabila ditulis "sampai melahirkan" diartikan sebagai "setelah melahirkan", ya, merdeka saja.
Betul. Bisa saja.
Artinya, penerus rasul mengajarkan Yusuf tidak menyetubuhi Maria, bisa saja.
Yang bukan penerus rasul mengajarkan Yusuf meyetubuhi Maria, bisa saja.
Keduanya bisa saja.
@Sotardugur Parreva memilih menerima ajaran yang diajarkan oleh pengajar kompeten.
Kupikir, agar pendapatmu mengenai Matius keliru, atau ragu-ragu, atau adanya pengurangan, atau adanya penambah-nambahan, tunjukkan bagian mana landasan pendapat seperti itu, agar menjadi pantas dikemukakan ke ruang diskusi.
Nah, justru @Maren Kitatau yang menambam-nambah, eh, atau mengurangi yang tertulis, ya?
Tidak ada kisah di Injil yang menceritakan persetubuhan Yusuf dan Maria setelah kelahiran Yesus, @Maren Kitatau malah menduga-duga bahwa hal itu tidak diceritakan karena tidak adanya tragedi penting atasnya.
Apa yang hendak @Maren Kitatau sampaikan?
Menurut pendapatku, justru karena ketidak idealan pula maka sebagian besar Yahudi menolak Yesus pada zaman itu. Sebagian besar berteriak, "Salibkan Dia".
Para penulis Injil diterangi ROH KUDUS, juga bukan yang ideal dari sudut akal manusia. Maka, jangankan 60 tahun, 600 bahkan 6000 tahunpun, jika ROH KUDUS menginspirasi, penulis Injil tetap menuliskan yang diketahuinya dari pemberitahuan ROH KUDUS.
Siapa pula yang bicara pembatalan janji nikah? @Maren Kitatau masih bisa fokus, bukan?
Menurut pendapatmu, hal Yusuf menghampiri Maria itu bukan hal penting. Sangat mengherankan, @Maren Kitatau bersikukuh mengupayakan "hal yang tidak penting itu" terjadi, meski Anda menganut Sola Scriptura dan di Scriptura tidak ada catatan peristiwa Yusuf menghampiri Maria.
Anda merdeka untuk berpendapat apapun. Agar pendapat itu berterima, beritahu alas nalar yang logis.
Tepat.
Salam damai (tanpa pentung).

Kalau menurut akal sehat setelah melahirkan ya pasti tidak mungkin perawan lagi !

Kalau masih perawan juga artinya Yesus bukan manusia seutuhnya sebagaimana kelahiran manusia lainnya pada umumnya .

Ecclesia Semper Reformanda Est
March 02, 2019, 11:57:00 PM
Reply #108
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3958
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kalau menurut akal sehat setelah melahirkan ya pasti tidak mungkin perawan lagi !

Kalau masih perawan juga artinya Yesus bukan manusia seutuhnya sebagaimana kelahiran manusia lainnya pada umumnya .
Nalar sehat kedaginganmu, memang mampunya begitu.
Dengan nalar rohani sehat, jika perawan atau anak dara Maria mengandung Anak Allah tanpa merusak apa-apa, maka Maria juga melahirkan Anak Allah tanpa merusak apa-apa.

Salam damai. 
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 03, 2019, 10:12:49 AM
Reply #109
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Nalar sehat kedaginganmu, memang mampunya begitu.
Dengan nalar rohani sehat, jika perawan atau anak dara Maria mengandung Anak Allah tanpa merusak apa-apa, maka Maria juga melahirkan Anak Allah tanpa merusak apa-apa.

Salam damai.

Yesus manusia seutuhnya ,makanya dia lahir sebagaimana manusia normal lainnya,jadi mengatakan Yesus lahir berbeda dgn manusia lainnya hanyalah cerita dongengan.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)