Author Topic: Apa yang dipikirkan MARIA tentang seks?  (Read 2960 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 20, 2019, 07:22:46 AM
Reply #80
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Hanya pertanyaan ringan, tidak perlu berdebat teologia, ribut arti kata bahasa Yunani atau tulisan bapa gereja soal pernyataan mereka bahwa Maria tetap perawan sampai matinya.

Jika anda sebagai Maria, Bunda Yesus Kristus pada zaman itu. Sedikit berandai saja untuk menyelami apa yang dipikirkan, dirasakan, dipahami dan dipercayai oleh Maria, isterinya Yusuf pada tahun-tahun awal pernikahan mereka.

Pertanyaannya:
Atas dasar apakah Maria, Bunda Yesus Kristus memutuskan untuk tetap menjaga keperawanannya sampai mati?



Buat bacaan pemanasan yang ringan: Keperaawanan Abadi Maria dan  Mungkinkah Maria tetap perawan dan Saudara kandung Yesus dan Maria tidak tahu rencana Allah sepenuhnya



Buat apa berandai andai kalau memang tidak pernah ada ayatnya Maria perawan abadi sebab jelas dia hanya perawan sebelum melahirkan Yesus.

Matius  1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

January 21, 2019, 12:45:35 PM
Reply #81
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Terima kasih atas tanggapan dan diskusi dari teman-teman semua disini.
Saya baru bisa buka forum ini hari ini dan telah membaca satu persatu tulisan anda semua.

Memang topik ini bukan hal yang hakiki bagi iman yang membawa kepada keselamatan kita seperti yang dikatakan id Siip. Tetapi bagi saya menarik dibicarakan dengan pikiran terbuka.

id felicesolagracia menyebut soal selisih usia Maria dan Yusuf menjadi alasan logis mereka tidak berhubungan seks, melanjutkan pemikiran id HenHen yang membuka pikiran kita mungkin juga peran Yusuf cukup besar dalam hal ini. Mengingat memang secara tradisi pada zaman itu di abad itu hubungan seks suami isteri dimulai dan diprakasai oleh keinginan suami, sebagai laki-laki. Demikian juga id Granits mendukung hal itu dengan menyebut secara psikologis Yusuf sudah tidak birahi lagi.

Namun dari apa yang disampaikan id Maren Kitatau yang juga disepakati id jamu dengan mengutip ayat dengan penekanan "sampai" seakan memberi kesan bahwa keperawanan Maria merupakan tanda sebelum Tuhan Yesus dilahirkan dan tidak menjadi tanda setelah Maria melahirkan Yesus.

Diskusi berlanjut sampai kepada defisini perawan yang dimaksud gereja. Sebab kita semua tahu secara kedokteran disebut perawan jika masih ada selaput dara, namun secara tradisi jika seorang wanita tidak pernah berhubungan seksual. Sebenarnya hal ini jelas yang dimaksud perawan adalah Maria tidak pernah berhubungan seksual dengan suaminya yang menjadi topik diskusi disini.

Berbeda dengan zaman sekarang pernikahan didasari atas suka sama suka, dimana dimulai dari cinta (eros) sedangkan pada zaman lampau pernikahan tidak didasari suka sama suka, tetapi lebih banyak dijodohkan atau berkewajiban untuk menikahi karena sebab-sebab hukum adat atau tradisi. Kemungkinan Yusuf menikahi Maria karena hal-hal tersebut.

Namun demikian dalam pikiran keduanya belum ada konsep seperti yang dimiliki gereja sekarang ini. Mereka tidak paham bahwa Mesias itu adalah Allah sendiri sehingga sulit dipahami bahwa mereka memiliki pemikiran harus tetap menjaga keperawanan karena sebab-sebab iman seperti yang kita miliki saat ini. Bagi semua orang Yahudi pada masa itu Mesias adalah seorang manusia biasa yang lahir dari keturunan Daud untuk melepaskan mereka dari penjajahan dan mendirikan kerajaan Israel seperti pada masa jayanya di zaman Daud dimana Mesias itu yang menjadi rajanya. Konsep rahim kudus karena Allah pernah terlahir dari sana belum ada dalam benak Maria atau Yusuf pada saat itu.

Jika memang para rasul dan generasi pertama gereja meyakini Maria tetap perawan tidak punya anak lain selain Yesus maka penyebabnya tentu bukan kaul ataupun nazar.

Jika penyebabnya itu Yusuf yang tua, bagaimana dengan Maria sendiri, benarkah ia tidak bercumbu-cumbuan dengan Yusuf sempai matinya Yusuf?
January 21, 2019, 02:41:52 PM
Reply #82
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2154
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Jika memang para rasul dan generasi pertama gereja meyakini Maria tetap perawan
tidak punya anak lain selain Yesus maka penyebabnya tentu bukan kaul ataupun nazar[/color

Apa dasarnya bukan kaul atau nazar penyebabnya, Bro!
Bisa saja Maria kerap berkata, “Don’t touch me!”, mulu kpd Yosef
Atau, “Wait until he become the man of the book” katanya pula bersyarat

Yg jelas inisiatif utk tidak bersetubuh selamanya tentu bukan dr Tuhan
Tuhan hanya minjem rahim Maria selama 9 bln di masa perjanjian Betrothal
Tuhan menghormati lembaga perkawinan, telah berfirman:”Beranak cuculah...!”,

Granist juga ragu jika Yosef yg berinisiatif melampai perintah Tuhan kpd-nya
Apa mungkin itu "nazar" Maria, atau “nazar org2 suci” generasi gereja mula2
Atau Yosef mejadi BT karena dibilang "Wait" mulu, kata Maria kpd Yosef.
http://forumkristen.com/index.php?topic=62916.msg1222191#msg1222191

Yg jelas pengetahuan kebenaran ttg hal itu,
Tidak akan mengurangi atau menambah
Daya tumbuh keimanan kita kpd Yesus

Salam Damai!

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
January 22, 2019, 05:47:16 PM
Reply #83
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10923

Buat apa berandai andai kalau memang tidak pernah ada ayatnya Maria perawan abadi sebab jelas dia hanya perawan sebelum melahirkan Yesus.

Matius  1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

jadi karena tidak ada ayatnya Yesus pernah buang air besar, maka kamu juga dengan pasti menganggap bahwa Yesus tidak pernah buang air besar?

tolong mas, kalo dogol jangan diambil semua..
disisakan buat yg lain ya..
January 23, 2019, 06:56:27 PM
Reply #84
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Apa dasarnya bukan kaul atau nazar penyebabnya, Bro!
Bisa saja Maria kerap berkata, “Don’t touch me!”, mulu kpd Yosef
Atau, “Wait until he become the man of the book” katanya pula bersyarat

Yg jelas inisiatif utk tidak bersetubuh selamanya tentu bukan dr Tuhan
Tuhan hanya minjem rahim Maria selama 9 bln di masa perjanjian Betrothal
Tuhan menghormati lembaga perkawinan, telah berfirman:”Beranak cuculah...!”,

Granist juga ragu jika Yosef yg berinisiatif melampai perintah Tuhan kpd-nya
Apa mungkin itu "nazar" Maria, atau “nazar org2 suci” generasi gereja mula2
Atau Yosef mejadi BT karena dibilang "Wait" mulu, kata Maria kpd Yosef.
http://forumkristen.com/index.php?topic=62916.msg1222191#msg1222191

Yg jelas pengetahuan kebenaran ttg hal itu,
Tidak akan mengurangi atau menambah
Daya tumbuh keimanan kita kpd Yesus

Salam Damai!




Pelajari maksud nazar itu dalam Perjanjian Lama dan untuk apa seseorang bernazar.

Pelajari juga maksud kata kaul dalam zaman gereja dan untuk apa dan mengapa seorang ber-kaul.

Dari sana anda mungkin revisi pernyataan anda.
February 07, 2019, 11:53:00 AM
Reply #85
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2154
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Pelajari maksud nazar itu dalam Perjanjian Lama dan untuk apa seseorang bernazar.
Pelajari juga maksud kata kaul dalam zaman gereja dan untuk apa dan mengapa seorang ber-kaul

Mungkin kau benar, bahwa
Penyebabnya bukan kaul ataupun nazar para rasul dan generasi pertama gereja


Dari sana anda mungkin revisi pernyataan anda.
Pernyataanku hrs memperhatikan tanda petik
Itu "nazar" Maria bukan nazar para rasul
Pelajarilah itu walau tanpa referensi
Bw Maria bagai ingin hebat


Jika penyebabnya itu Yusuf yang tua, bagaimana dengan Maria sendiri,
Yusuf tua atau muda bukan soal menurutku
Betrothal dpt menghilangkan alasan itu
Ia tulus hati utk berumah tangga

Maria jelas masih perawan, muda belia (SPM kls-2)
"ibu Tuhanku" masih terngiang ditelinganya
Dan "susu yg menyusui-nya", dll


benarkah ia tidak bercumbu-cumbuan dengan Yusuf sempai matinya Yusuf?
Mungkin benar jika Yusuf menjadi BT sebab "nazar" Maria tadi
Pls pelajari, koreksi jika perlu, bw interpretasiku Yusuf jadi BT, logis

http://forumkristen.com/index.php?topic=62916.msg1222191#msg1222191

Salam Damai!
« Last Edit: February 11, 2019, 09:41:55 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 07, 2019, 10:21:32 PM
Reply #86
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3548
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Hanya pertanyaan ringan, tidak perlu berdebat teologia, ribut arti kata bahasa Yunani atau tulisan bapa gereja soal pernyataan mereka bahwa Maria tetap perawan sampai matinya.
Mengimani begitu besar Yesus Kristus yang kronologis kehadiranNya di dunia melalui rahim Maria, menurut pendapatku, mustahil membicarakan segala sesuatu tentang Maria tanpa terkait dengan keimanan (Teologia?).

Jika anda sebagai Maria, Bunda Yesus Kristus pada zaman itu. Sedikit berandai saja untuk menyelami apa yang dipikirkan, dirasakan, dipahami dan dipercayai oleh Maria, isterinya Yusuf pada tahun-tahun awal pernikahan mereka.
Menurut pendapatku, saya terlalu kecil dan tidak layak berandai-andai sebagai yang melahirkan Yesus Kristus Tuhanku.

Pertanyaannya:
Atas dasar apakah Maria, Bunda Yesus Kristus memutuskan untuk tetap menjaga keperawanannya sampai mati?
Kalo mengingat jawaban Maria kepada malaikat Gabriel,  "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu," maka kuduga, Maria tetap menjaga keperawanannya adalah atas dasar perkataan Tuhan yang disampaikan kepada Maria melalui malaikat.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 08, 2019, 11:36:11 AM
Reply #87
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 705
  • Denominasi: Protestan
Kalo mengingat jawaban Maria kepada malaikat Gabriel,  "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu," maka kuduga, Maria tetap menjaga keperawanannya adalah atas dasar perkataan Tuhan yang disampaikan kepada Maria melalui malaikat.

Yg bold merah itu karanganmu atau ada ayatnya ?



Ecclesia Semper Reformanda Est
February 08, 2019, 03:07:42 PM
Reply #88
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2154
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Yg bold merah itu karanganmu atau ada ayatnya ?
Ayat yg ada [Mat.1:24-25]

Ayat itu harusnya dibaca:
Yusuf mengambil Maria sebagai isterinya,
tetapi tidak bersetubuh dengan dia
sampai ia melahirkan anaknya laki2
dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Bila benar duga [SP]:
Kuduga Maria tetap menjaga keperawanannya adalah atas dasar
perkataan Tuhan yg disampaikan kpd Maria melalui malaikat.


Maka ay.itu menjadi terduga:
Yusuf mengambil Maria sebagai isterinya,
tetapi tidak bersetubuh dgn dia selamanya
walau ia telah melahirkan anaknya laki2
dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Tapi aku belum percaya, Bro
Dan tak ada guna percaya, bw
Tuhan yg berinisiatif merubah itu
Merubah "sampai melahirkan"
Menjadi "sampai selamanya"

Salam Damai!
« Last Edit: February 08, 2019, 03:16:07 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 08, 2019, 10:12:23 PM
Reply #89
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3548
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kalo mengingat jawaban Maria kepada malaikat Gabriel,  "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu," maka kuduga, Maria tetap menjaga keperawanannya adalah atas dasar perkataan Tuhan yang disampaikan kepada Maria melalui malaikat.
Yg bold merah itu karanganmu atau ada ayatnya ?
Emang payah nalarmu, @alamak.
Pertama, nalarmu tidak menangkap yang biru.
Jika nalarmu menangkapnya, tentu pertanyaanmu tentang ayat, merupakan pertanyaan konyol. Sudah kutulis "maka kuduga", kenapa menurut nalarmu harus ada ayat melatari dugaanku?
Kedua, Yesus Kristus tidak meninggalkan tulisanNya sebagai bahan ajar para rasul. Bahkan, tulisan yang ada yaitu hukum Taurat dan kitab para nabi, justru dikatakan Yesus Kristus berlaku sampai zaman Yohanes, lhoh. Coba @alamak baca Luk 16:16.
Lalu, ketiga, Yesus Kristus sendiri mengatakan bahwa masih banyak hal yang harus dikatakan kepada rasul, namun rasul belum sanggup menanggungnya, baca Yoh 16:12, mengapa pula nalarmu menganggap semua yang harus dikatakan Yesus Kristus sudah tercatat di Alkitab?

Coba renungkan.

Salam damai. 
« Last Edit: February 08, 2019, 10:36:20 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)