Author Topic: Hakikat manusia dan hubungannya dgn Yesus..  (Read 140 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 24, 2019, 11:00:50 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Dalam kesempatan diskusi dgn salah seorang member disini, ada pertanyaan yg muncul, yaitu: Apakah maksut manusia itu terdiri dari tubuh, jiwa dan roh ?

Karena pertanyaan tsb, memiliki implikasi yg luas, maka saya mencoba untuk menjelaskan pertanyaan member tersebut pada topik disini.

Alkitab berkata dalam 1 Tes 5:23 ..semoga Roh, Jiwa dan Tubuh mu, terpelihara sempurna dengan tak bercacat..

Nah, banyak manusia beranggapan, bahwa Roh dan Jiwa itu adalah sama, tetapi jika kita lihat Ibrani 4:12 ..sampai memisahkan Jiwa dan Roh, menegaskan 1 Tes 5:23 diatas, bahwa sebenarnya Roh dan Jiwa itu “berbeda”.

Nah, seperti penjelasan diatas.. maka saya akan mencoba menjelaskan perbedaan-perbedaan tsb.

(1). Roh ==> Perkataan Roh dalam penjelasan diatas, sebenarnya bukanlah arti “roh” yg dikenal masyarakat awam umumnya, sebagai “roh manusia”, tetapi perkataan Roh pada ayat2 tsb diatas, adalah ditujukan untuk “nafas hidup”, yaitu .. nafas yg dihembuskan oleh Allah kepada Adam, sehingga menjadikan Adam menjadi mahluk yg hidup.

Nafas Hidup yg dimiliki Adam ini, diwariskan Adam secara turun - temurun kepada semua keturunan Adam dari laki2.

Alkitab berkata, pada saat manusia mati, maka nafas hidup yg berasal dari Allah itu, akan kembali kepada Allah (dari debu kembali ke debu dan dari Allah kembali ke Allah), jadi .. setiap manusia tanpa terkecuali, apakah ia seorang Kristen atau bukan, memiliki nafas hidup yg diwarisi dari Adam tsb.

Nah, nafas hidup inilah yg menghidupkan tubuh dalam kandungan wanita, yg kita sebut sebagai “janin”., tetapi “jiwa” belum lahir disana.

(2). Jiwa ==> Perkataan “Jiwa” dalam ayat2 tsb diatas lah yg sebenarnya, oleh masyarakat awam yg dikenal sebagai “roh manusia”, dimana roh manusia ini memiliki akal budi, emosi dan keinginan.

Nah, Jiwa atau “roh manusia” inilah yg nantinya akan “dihakimi” pada akhir jaman.

Jiwa atau “roh manusia” itu, lahir.. pada saat manusia itu dilahirkan ke dunia ini, artinya .. jiwa itu tidak serta - merta muncul bersama dengan nafas hidup, jadi .. selama janin dalam kandungan, janin itu “belum memiliki jiwa atau belum memiliki roh manusianya”.

Jadi, jiwa manusia yg muncul sejak dilahirkan ke dunia ini, akan terus “berproses” hingga manusia itu mati.

Hal ini seperti yg dikatakan oleh Alkitab dalam Matius 2:52 .. dan Yesus makin “bertambah” besar dan bertambah “hikmatnya”, artinya .. pada ayat tersebut menjelaskan, bahwa jiwa itu akan bertumbuh dan berproses.

Nah, dari penjelasan diatas dapat ditarik suatu kesimpulan, bahwa Roh dan Jiwa itu berbeda, dimana Roh yg merupakan “nafas hidup” muncul bersamaan “terbentuknya janin”, sementara Jiwa yg merupakan “roh manusia” yg sebenarnya, muncul sejak manusia itu dilahirkan.

Demikian juga halnya terhadap Yesus, Nafas Hidup janin Yesus yg dikandung Maria, terbentuk pada saat ROH KUDUS turun atas Maria, tetapi Jiwa atau “roh manusia” Yesus, terbentuk pada saat  bayi Yesus itu dilahirkan.

Nah, kesulitan manusia dalam memahami perbedaan Nafas Hidup (Roh yg berasal dari Allah)  dengan Jiwa atau “roh manusia” inilah, yg mengakibatkan lahirnya beragam pemahaman, tentang diri Yesus.

Jbu..
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)