Author Topic: Alkitab dalam bahasa apa yang dipakai orang2 Yahudi jaman PL ?  (Read 858 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 25, 2019, 01:10:57 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12878
    • fossil coral cantik
Org Yahudi kan banyak terpencar (diaspora) di kala pendudukan Yunani.
Org2 yg terpencar ini dari generasi ke generasi mulai beradaptasi dg budaya setempat, salah satunya soal bahasa.

Generasi turunan Yahudi di luar daerah Yudea sudah berbicara bahasa setempat, kurang bisa lagi bahasa Ibrani.

Dari situlah lahir Kitab Suci Yahudi berbahasa Yunani atau Septuaginta.
Kalimat siip "setara" dgn informasi yg sebelumnya saya kopas. Sbb:
Quote
The reason for the production of the LXX was that the diaspora Jews of Egypt could no longer read Hebrew and so needed a Greek version they could read


Mohon maap, saya akui bhw di post sebelumnya saya salah mengajukan pertanyaan ke siip.
Terhadap yg ungu, semestinya yang terlebih dulu saya ajukan pertanyaannya adalah :
bagaimana dengan para Yahudi yang TIDAK terpencar ?
apakah mereka2 ini juga jadinya TIDAK fasih berbahasa Ibrani melainkan fasihnya berbahasa Yunani ?


Dan maap juga, saya akui saya telah salah membuat judul thread karena kurang lengkap.
Maksud pertanyaan saya di judul thread adalah : orang2 Yahudi yang tinggal di negaranya sendiri.

Barusan saya ketemu bacaan baru di internet, sbb :
Quote
When the Hebrews returned to the land of Israel, around 500 BC, it was believed that the Hebrews had abandoned the Hebrew language and instead spoke the Aramaic language, the language of their captors in Babylon. The Oxford Dictionary of the Christian Church, in its first edition in 1958, stated; "[Hebrew] ceased to be a spoken language around the fourth century B.C."

However, much textual and archeological evidence has been discovered over recent years, which has revised this long established theory.

One of the most compelling evidences for the continued use of Hebrew into the 2nd Century A.D. is a letter from the Jewish General Simon Bar Kockba (Shimon ben Kosva, as the first line of the letter states in the above picture), which is dated at 135 A.D., which he wrote during the second Jewish revolt against Rome. This letter, along with many others, was written in Hebrew, establishing the fact that Hebrew was still the language of the Jewish people, even into the second century AD.
http://www.ancient-hebrew.org/language_history.html

Berangkat dari informasi diatas, jawaban dari pertanyaan oranye adalah :
Orang2 Yahudi di negaranya sendiri saat itu masih menggunakan bahasa Ibrani.

tambahan dari menurut saya:
mungkin setidaknya bilingual dgn Aramaic setelah terjadi baliknya orang2 Yahudi ke negaranya sendiri di sekitaran tahun 500 BCE.

Secara olahan logika saya sendiri :
1. Septuaginta diperuntukkan ke Yahudi2 yang terpencar di negara2 laen karena mereka2 ini sudah tidak bisa lagi berbahasa Ibrani.
2. Orang2 Yahudi yg tidak terpencar, tetep diem di negaranya sendiri masih berbahasa Ibrani.

Barulah selanjutnya masuk ke pertanyaan utama :
Alkitab dalam bahasa apa yang digunakan oleh orang2 Yahudi yang TIDAK terpencar (melainkan tetep di negaranya sendiri) tsb ?

Maka untuk sementara ini jawabannya adalah :
Alkitab berbahasa Ibrani
« Last Edit: February 25, 2019, 01:23:47 AM by odading »
February 25, 2019, 11:34:39 AM
Reply #31
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Ya up to you lah Oda,
Kamu silakan pilih-pilih sendiri source yg kamu mau.

Hehehe
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)