Author Topic: Bagaimana Mungkin John Wesley tidak bahagia dan Gagal dalam Rumah Tangganya?  (Read 1153 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 22, 2019, 01:57:14 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 551
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Apakah dia terlalu cepat memilih seorang istri (terlalu terburu-buru)

Dia terlalu bertoleransi dengan karakter calon istrinya? Mungkin dia uda mengenal pacarnya tapi tetap dia nikahi juga? Apakah semua karena John Wesley sendiri yang terlalu aktif menginjili sampai melupakan istrinya? Siapa yg lebih salah? Apakah istrinya yg tdk mampu memahami suaminya atau yg lain?

Bagaimana mungkin dia bisa tetap menginjili namun hatinya tersakiti. Dia tidak bahagia dengan istrinya.

Coba bayangkan seorang pendeta yg tidak bahagia dalam rumah tangganya, tertekan, tidak nyaman, tidak leluasa, tidak bahagia selama hampir 20 tahun (menikah 1751 sd 1771), seperti Wesley ini, bahkan sampai istri Wesley pergi dan tidak pernah kembali lagi di tahun 1771.

Saya tidak bisa membayangkan penderitaan panjang seperti itu, Sy tidak mengatakan tapi bisa saja John Wesley dengan asumsi dia adalah pria yg lembut, bisa saja dia dianiaya secara perkataan maupun secara fisik oleh istrinya. Tidak menutup kemungkinan seperti itu.

Moral dari fakta ini adalah : pernikahan adalah sesuatu yg serius. Jangan salah menikahi orang.

NB : silakan kalo ada yg ingin memberi tanggapan/kritik.
« Last Edit: February 22, 2019, 02:16:58 PM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
February 23, 2019, 07:05:11 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1593
Apakah dia terlalu cepat memilih seorang istri (terlalu terburu-buru)

Dia terlalu bertoleransi dengan karakter calon istrinya? Mungkin dia uda mengenal pacarnya tapi tetap dia nikahi juga? Apakah semua karena John Wesley sendiri yang terlalu aktif menginjili sampai melupakan istrinya? Siapa yg lebih salah? Apakah istrinya yg tdk mampu memahami suaminya atau yg lain?

Bagaimana mungkin dia bisa tetap menginjili namun hatinya tersakiti. Dia tidak bahagia dengan istrinya.

Coba bayangkan seorang pendeta yg tidak bahagia dalam rumah tangganya, tertekan, tidak nyaman, tidak leluasa, tidak bahagia selama hampir 20 tahun (menikah 1751 sd 1771), seperti Wesley ini, bahkan sampai istri Wesley pergi dan tidak pernah kembali lagi di tahun 1771.

Saya tidak bisa membayangkan penderitaan panjang seperti itu, Sy tidak mengatakan tapi bisa saja John Wesley dengan asumsi dia adalah pria yg lembut, bisa saja dia dianiaya secara perkataan maupun secara fisik oleh istrinya. Tidak menutup kemungkinan seperti itu.

Moral dari fakta ini adalah : pernikahan adalah sesuatu yg serius. Jangan salah menikahi orang.

NB : silakan kalo ada yg ingin memberi tanggapan/kritik.
Coba Bro analisa sendiri aja deh...Saya cuma bisa menyodorkan ini :
Yesus pernah berkata : Jika engkau benar" ingin menjadi murid-Ku yang sejati, maka tinggalkanlah segala milikmu...Apa arti segala milikmu ? Ke 12 belas rasul memang meninggalkan segala miliknya lalu mengikuti Yesus.

Salam Damai Bro...
Tuhan Memberkati...
February 23, 2019, 09:11:41 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 851
  • Gender: Male
  • Denominasi: pro-testan
Kayaknya banyak deh keluarga Hamba Tuhan yang pernikahannya gagal, ada yang bercerai ada yang tetap bertahan.
John Wesley tetap bertahan walau pernikahannya tidak bahagia.
Tentu saja selain semua kelebihan  John Wesley ,ada juga kelemahannya. Dan salah satu yang paling terkenal adalah masalah percintaan, dimana dia sering gagal sampai akhirnya dia menikah dengan seorang wanita yang tidak memiliki sifat yang baik. Namun pada akhirnya John Wesley berpendapat bahwa justru istrinya itu adalah kebijakan Allah untuk membuatnya hidup lebih sungguh-sungguh bagi Allah.
Pada akhir hidupnya John Wesley telah dideskripsikan sebagai "orang yang paling dicintai di Inggris"


"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna.  "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.
February 25, 2019, 10:45:09 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9654
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Moral dari fakta ini adalah : pernikahan adalah sesuatu yg serius. Jangan salah menikahi orang.

betul skaliii

kalo ada tombol like sy pencet pasti :)

Paulus aja udah kasih warning soal pernikahan kan

pernikahan itu bisa jadi pintu gerbang ke sorga atau ke neraka dalam dunia ini broh
harus dipikirkan matang2
dan harus menerima pasangan apa adanya

dan ini bukan soal rohani atau tidaknya seseorang
bukan soal jabatannya gembala ataupun rasul sekalipun
justru mereka yang cuma ngurusin jemaatnya tanpa pernah ngurusin keluarganya itulah yang biasanya retak hubungan keluarganya

dipikirnya kalo "fokus ke Tuhan" semua masalah keluarga beres dengan sendirinya ;D
tidak semudah itu fernando

so pertanyaan thread : bagaimana mungkin? ya mungkin sekali malah

masalahnya lagi nih kita hidup di dalam negara yang seolah2 "mewajibkan" setiap orang untuk menikah, kalo kagak kayaknya ga mungkin bahagia :)

bijak2lah dalam menghadapi hal ini
« Last Edit: February 25, 2019, 10:48:06 AM by HenHen »
February 25, 2019, 10:14:12 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1593
Sebelumnya teman" jangan tersinggung ya...
Di Katolik ada juga Pastor yg terkena skandal keuangan/Korupsi...
Tapi dibanding persentase dengan Pendeta...beda jauh (ini Fakta ya)...
Udah sendirian aja/Selibat, Kaul Kesederhanaan, masih aja bisa tergoda...apalagi jikalau punya istri dan anak....
Matius 19:12 bisa jadi rujukan hidup selibat para pastor...
Saya yakin, godaan korupsi" yg sering terjadi di Gereja banyak yg disebabkan dari faktor ekternal pribadi HT...
Himbauan Yesus banyak benarnya juga  kalau dipikir : Hendaknya kamu merdeka di dalam Kristus, sehingga kamu dapat dengan adil membagi Kasihmu, semua orang adalah saudaramu dan kamu bisa lebih fokus untuk melayani....

Salam Damai Temans....
Tuhan Memberkati...
February 26, 2019, 11:02:31 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9654
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
pasti ada aja oknum di setiap organisasi kok

yang gak dewasa itu akan menyalahkan gerejanya atau aturannya atau organisasinya
yang dewasa itu ngerti bahwa kesalahan perorangan itu gak bisa ditarik jadi kesalahan organisasi

nanti ujung2nya uninstall kan ;D
March 01, 2019, 09:06:58 PM
Reply #6
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
  • Denominasi: Kharismatik
Memang sih klo yg namanya pernikahan itu hal yang serius dan kudus. Klo dilihat dari masalah di atas yang menimpa John, menurutku setiap orang kan harus mikul salibnya masing2 utk ikut Tuhan Yesus. Yah mungkin itu salibnya John yang harus ia pikul, tapi tetap ya klo udh soal pernikahan, minta tuntunan ROH KUDUS supaya bisa membedakan mana yg bisa jadi pasangan yg sepadan utk kita dan tentunya yg takut akan Tuhan
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)