Author Topic: Untuk apa ketua komunitas dalam gereja?  (Read 421 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 28, 2019, 11:12:15 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ya pasti ada lah orang yang demikian

kalopun ga ada, ketika kita masuk disitu jadi ada deh :)

kamu cari gereja yang sempurna?
padahal ketika kamu masuk gereja itu jadi gak sempurna
February 28, 2019, 08:58:24 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1592
Ok. Jadi maksudnya jangan fokus cari gereja, tapi fokus baca alkitab sendiri dan hidup tiap hari dengan Tuhan, ya?
Memang semua gereja pasti ada orang yg hidupnya ga sejalan FT ya? Apa ada klo nyari?
Saya ga mau kasih tahu dengan jelas Gereja mana yang benar di mata Yesus, mintalah dan berdoa dengan Kerendahan hati minta Hikmat-Nya dan pasti DIA akan menuntun kamu ke Gereja yang benar.
Ke Gereja itu sangat penting dan perlu Sist...karena Puncak Kehidupan Kristiani adalah Perjamuan Kudus (Ekaristi)..perlu ditanbah dengan pendalaman KS yang dituntun langsung oleh-Nya (Berdoa minta Yesus tuntun sebelum baca)...
Jika Sist. nanti telah mendapatkan Hikmat-Nya yang benar, maka Iman Sist, perlahan lahan akan menjadi kokoh...tidak mudah terpengaruh lingkungan sekitar : Khotbah yg semangat/tidak, musik yang menghentak/tidak dan gembira, dll ga gitu ada pengaruhnya (Fokus benar hanya kepada Yesus)....Kekhusukan dan keintiman dengan Yesus adalah Prioritas...Mudah"an Sist bisa secepatnya mendapatkan Hikmat-Nya (dan Lihatlah nanti perubahan yang terjadi...nanti sist akan merasa heran...kok bisa ya ?)....Karena cara pikr Sist telah diganti Oleh Cara Pikir Yesus saja....

Salam Damai Sist...
Tuhan Memberkati...
March 18, 2019, 09:05:53 AM
Reply #12
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 95
  • Denominasi: Interdenominasi
Kejadian ini adalah bukti bahwa kasih itu memang mulai dan sudah menjadi dingin.

Kasih itu seharusnya menegur sesuatu yang tidak dalam koridor kebenaran.

Kenapa tidak ditegur?

1. Mungkin kuatir menyinggung perasaan, kuatir ditolak teguranya, kuatir orangnya malah menghindar setelah ditegur. Hidup di dalam kasih itu seharusnya tidak ada kekuatiran, tidak ada ketakutan, jadi buat teman-teman yang tau hal baik, lakukanlah itu tanpa kekuatiran atas dasar kasih. Jika kekuatiran membuat seseorang tidak bisa menegur mengenai kebenaran yang seharusnya disampaikan, maka kasih orang tersebut sebetulnya tidak lebih besar dari kekuatiranya, artinya bukan kasih yang menyala lebih besar dalam hidupnya, namun kekuatiran. Ingat kekuatiran tidak akan menambah sejengkal dari jalan hidup kita.

2. Lebih parah dari itu mungkin memang sudah tidak ada lagi hikmat kebenaran yang ada dalam hidupnya, jadi dia tidak tau kapan kebenaran harus disampaikan. Sementara mungkin bisajadi bahwa kebenaran pun malah sudah tidak lagi dipegangnya, jelas tidak akan keluar dari mulut seseorang tentang sesuatu yang tidak ada dalam hatinya. Jika kebenaran ada dalam hati seseorang, dan kebenaran itu juga menguasainya, maka pastilah kebenaran akan keluar dari mulutnya.

Temukanlah pemimpin yang menegur kita, karena itu baik buat kita.
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
March 24, 2019, 01:54:13 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1592
Kejadian ini adalah bukti bahwa kasih itu memang mulai dan sudah menjadi dingin.

Kasih itu seharusnya menegur sesuatu yang tidak dalam koridor kebenaran.

Kenapa tidak ditegur?

1. Mungkin kuatir menyinggung perasaan, kuatir ditolak teguranya, kuatir orangnya malah menghindar setelah ditegur. Hidup di dalam kasih itu seharusnya tidak ada kekuatiran, tidak ada ketakutan, jadi buat teman-teman yang tau hal baik, lakukanlah itu tanpa kekuatiran atas dasar kasih. Jika kekuatiran membuat seseorang tidak bisa menegur mengenai kebenaran yang seharusnya disampaikan, maka kasih orang tersebut sebetulnya tidak lebih besar dari kekuatiranya, artinya bukan kasih yang menyala lebih besar dalam hidupnya, namun kekuatiran. Ingat kekuatiran tidak akan menambah sejengkal dari jalan hidup kita.

2. Lebih parah dari itu mungkin memang sudah tidak ada lagi hikmat kebenaran yang ada dalam hidupnya, jadi dia tidak tau kapan kebenaran harus disampaikan. Sementara mungkin bisajadi bahwa kebenaran pun malah sudah tidak lagi dipegangnya, jelas tidak akan keluar dari mulut seseorang tentang sesuatu yang tidak ada dalam hatinya. Jika kebenaran ada dalam hati seseorang, dan kebenaran itu juga menguasainya, maka pastilah kebenaran akan keluar dari mulutnya.

Temukanlah pemimpin yang menegur kita, karena itu baik buat kita.
:afro:
Kalau ingin mewartakan kebenaran berdasarkan Hikmat-Nya, jangan mundur karena hal" sepele di atas....
Kita harus tetap fokus hanya untuk mau membagi Hikmat-Nya kepada sesama kita agar mereka juga bisa dapat rasa Damai Sejahtera dan Bahagia yang sejati (Semuanya hanya ada di dalam Yesus)...
Mengenai nantinya akan ditolak, dibenci, difitnah, dll...hal itu adalah sebagian kecil dari arti : Memikul Salib (Ga ada apa"nya kalau dibanding Pengorbanan Yesus)...Kita pasti kuat di dalam Yesus, dan Yesus pasti akan dengan senang hati  mendukung kita dalam Karya kita yang menjadi kesenangan/Kehendak-Nya....

Met Hari Minggu...
Salam Damai Bro...
Tuhan Memberkati...
March 27, 2019, 08:57:09 PM
Reply #14
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
  • Denominasi: Kharismatik
Kalau dilihat dari ceritamu, bisa jadi mereka gak peduli, soalnya klo kita peduli sama orang lain dan tau apa yg dilakuin orang itu salah, pasti kita akan ingatkan dia, nasihati dengan penuh kasih. Klo orang gak punya kasih Kristus, dia tidak akan pernah bisa peduli apalagi melayani jiwa2. Orang yang egois sudah pasti gak punya kasih, egois itu gak hanya mau menang sendiri aja loh ya, tapi juga cuek dan gak mau tau atau gak mau pusing dengan memberikan nasihat atau sekedar mengingatkan. Btw kamu bisa lihat kualitas hidup teman2 komselmu itu kok, klo kualitas hidup mereka bagus semakin baik rohaninya tentunya mereka akan berikan teladan yg baik dan kasih masukan or nasihat. Namanya juga komsel, yah artinya saling mendoakan, mengingatkan, bertumbuh bersama, org yg blm dewasa rohani harus membangun pribadinya dlu dengan Tuhan baru bisa menularkannya ke yg lain. Itu pendapatku sih
May 15, 2019, 03:00:06 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 510
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Usulkan kamu saja menjadi ketua komunitas, agar semua jadi baik dan Alkitabiah, jangan malu.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)