Author Topic: Non Kristen : Jangan percaya ajaran Perpuluhan, Tuhan tidak pernah minta uang  (Read 3462 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 19, 2019, 10:27:09 PM
Reply #130
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Good point om oda.
Tapi sayang sekali Tuhan gak pernah minta persepuluhan dalam bemtuk uang.
Sebenarnya kasus perpuluhan uda saya tutup tapi dasar om ngeyel. Uda terbukti Musa uda mengenal uang emas dan perak (uang uda ada bahkan di jaman Abraham) tapi gak pernah kasih perpuluhan uang, karna memang Tuhan menginstruksikan per10an dalam bentuk hasil alam.

Yg Yesus suruh adalah salah satu cara membantu orang miskin. Itu sama sekali bukan memberikan uang per10an tapi mencairkan aset utk diberikan kpd orang miskin. Berikut logikaku:

Yesus bilang : GO, SELL EVERYTHING YOU HAVE, artinya pergilah atau bertindaklah dengan cara menjual apapun yg kau punya, bukan "berilah uangmu", berarti ada indikasi utk kita meng-uang-kan harta kita kemudian dikasihkan ke orang miskin. mungkin itu berupa mobil atau tanah dijual, trus kasihkan ke orang miskin. pokoknya apapun yg berlebihan (kita masih punya yg lain).

saya rasa ini tafsiran yg masuk di akal juga, kenapa Yesus kasih tau satu jalan dengan cara "menjual", kenapa enggak "kasihkan lah uangmu? kan lebih praktis, di jaman Yesus kan uda ada uang juga.", pertanda mungkin (sekali lagi ya, mungkin) Yesus mau mengatakan utk mengusahakan sesuatu utk orang miskin, bisa dengan cara meng-uang-kan harta kita yg berlebihan.

mari kita mengandai2, jika orang di ayat tersebut adalah orang kaya. anggap saja begini :
dia memiliki :
1) 1.000 ekor sapi, dijual 40jt/ekor, total = 40M
2) 10.000 ekor kambing, 2jt/ekor, total = 20M
3) Tanah 100 hektar (1.000.000m2), 200rb/m2, total = 200M

berarti dia memiliki aset yg bisa dicairkan menjadi 260M. Nah itulah yg dikasihkan dan didistribusikan ke orang2 miskin atau dikasihkan ke gereja yg akan membagi2kan ke orang miskin (yg benar2 miskin, bukan yg pura2 miskin).

pertanyaan muncul, bagaimana dengan uangnya sendiri (uang cash yg sudah ada di kantongnya, di luar hasil penjualan aset). nah berhubung karena Yesus tidak mengatakan utk memberikan uang, ya berarti terserah uangnya itu mau diapain, boleh dikasihkan juga sebagian dan sebagian lagi utk bertahan hidup selama mengikut Yesus. Jadi aku rasa di sini Yesus memberi tahu salah satu cara utk memberikan ke orang miskin adalah dengan cara menjual harta dan memberikannya ke orang miskin.

Dan perkataan Yesus ini juga tidak mengajari bahwa per10an adalah uang. per10an tetap adalah persembahan makanan. Jadi singkatnya om oda uda pake alat bukti yg gak nyambung.

Sbenarnya sejak awal aku berkoar2 cuma berharap ada yg mampu membuktikan dengan tak terbantahkan bahwa per10an adalah berupa uang. Tapi BELUM ADA YG MAMPU membuktikannya. Coba kasih saya bukti bahwa per10an berupa uang.
« Last Edit: August 20, 2019, 12:01:23 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
August 19, 2019, 11:08:05 PM
Reply #131
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 957
  • Denominasi: Protestan
...
Taroh kata saya pihak Gereja persepuluhan, maka saya jawab : "Taurat" yang terbaca di NT --->  juallah semua yang kamu miliki. Lalu, berikanlah kepada orang miskin.
Wadidaw, Oda agak sedikit kurang fair neh...

(16) Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"

(20) Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?"

(21) Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."

So, Oda mau ikut Yesus Kristus kah ???
August 20, 2019, 03:56:11 AM
Reply #132
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
Tapi sayang sekali Tuhan gak pernah minta persepuluhan dalam bentuk uang.
So, kronologika di pov-mu :

KARENA gak terbaca Tuhan minta perpuluhan dalam bentuk uang
MAKA perpuluhan dalam bentuk uang = salah/dosa/gak-bener.

KALO Gereja terkait jalankan perpuluhannya dalam bentuk hasil alam,
MAKA itu nggak dosa/bener/gak-salah.

oda:
Tidak ada kalimat di artikel Yahudi yang kamu kopas ada bilang bahwa aturan fund-raiser yang mereka punyai itu adalah paying tithe in the scriptural manner, Biblical tithe (ngasihnya ke Levites and Priests in their regular ordained offices and doing service in the Temple).

YET,
aturan/metoda fund-raiser itu mereka bilang [perfectly proper (from the biblical point of view)], rev.

Quote
Uda terbukti Musa uda mengenal uang emas dan perak (uang uda ada bahkan di jaman Abraham) tapi gak pernah kasih perpuluhan uang, karna memang Tuhan menginstruksikan per10an dalam bentuk hasil alam.
Jangan sepotong2 atuh kalo nyampein  :D.

Jangan diumpetin donk kalimat selanjutnya.... yakni :
dimana 10% dari hasil alam ini untuk diberikan HANYA ke official Levitical order of Priests ministering at a Temple in Jerusalem

Sekarang baca ini :
Quote
he admitted that none of his congregation paid one penny of tithe that was demanded in the Old Testament
Orang yang para antipati perpuluhan dateng minta wejangan itu sendiri bilang merah, rev. ONE PENNY = UANG, bukan hasil alam.

lanjut:
Quote
If any member of my synagogue paid tithe in the scriptural manner, he would be disobeying the law of God—he would be sinning against God.
Silahkan pilih :
A. sinning against God itu KARENA ngasihnya berupa uang bukan hasil alam
B. sinning against God itu KARENA ngasihnya ke orang yang BUKAN Levites and Priests in their regular ordained offices and doing service in the Temple, dan yang menerima juga BUKAN Levites and Priests in their regular ordained offices and doing service in the Temple.

KALO kamu bilang dua dua-nya A dan B,
MAKA saya : well, kenyataannya rabbi tsb bilang "paid one penny", rev. Selain itu dia bilang :
Quote
He went on to inform me that since the Bible demands that the tithe be paid to Levites,
So, nggak ada itu dia bilang bhw the Bible demands that the tithe be paid itu berupa buah2an sayur mayur, gandum, french fries, etc, pokok HARUS berupa hasil alam, rev.

Quote
he said it would be wrong to pay it to anyone else
Nggak ada pula itu dia bilang : it would be wrong to pay it in cash, rev.

Quote
Yg Yesus suruh adalah salah satu cara membantu orang miskin. Itu sama sekali bukan memberikan uang per10an tapi mencairkan aset utk diberikan kpd orang miskin.
Tetep aja tidak menjawab pertanyaan, rev. Pertanyaannya :
Kamu RELA ato kagak mencairkan 100% asetmu utk diberikan kpd orang miskin ?

Kalo kamu jawab :
Gak rela gue, wong gue sendiri juga orang miskin

Maka tanya lanjutnya :
So, BERAPA PERSEN kamu relanya ? 70% ? 50% ? berapa ?

Kalo kamu jawab :
NOL persen

Maka saya :
itu jawaban idiot  :D.

Kalo kamu respond :
Nggak idiot donk oda. Kan "serelanya" itu NOL s/d 100%.

Maka saya :
itu argumen amburadol  :char11:


Quote
Berikut logikaku:
Yesus bilang : GO, SELL EVERYTHING YOU HAVE, artinya pergilah atau bertindaklah dengan cara menjual apapun yg kau punya, bukan "berilah uangmu", berarti ada indikasi utk kita meng-uang-kan harta kita kemudian dikasihkan ke orang miskin. mungkin itu berupa mobil atau tanah dijual, trus kasihkan ke orang miskin. pokoknya apapun yg berlebihan (kita masih punya yg lain).
Ya. Pertanyaannya saya itu dijawab donk, rev  :wink:
August 20, 2019, 03:56:45 AM
Reply #133
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
Quote
Itu sama sekali bukan memberikan uang per10an
Nggak ada saya bilang bahwa ayat yg saya ajukan tsb menunjukkan perihal : [MEMBERI HASIL ALAM sebesar 10% kepada official Levitical order of Priests ministering at a Temple in Jerusalem], rev.

Ayat yg saya ajukan itu ada di perihal antara [RELA ato kagak], rev.

Quote
mari kita mengandai2, jika orang di ayat tersebut adalah orang kaya. anggap saja begini :
dia memiliki :
1) 1.000 ekor sapi, dijual 40jt/ekor, total = 40M
2) 10.000 ekor kambing, 2jt/ekor, total = 20M
3) Tanah 100 hektar (1.000.000m2), 200rb/m2, total = 200M.
Iyaaaaa. Jual aset.

Quote
pertanyaan muncul, bagaimana dengan uangnya sendiri (uang cash yg sudah ada di kantongnya, di luar hasil penjualan aset).
wew... pertanyaan yang muncul itu adalah : kamu RELA ato kagak jual seluruh asetmu itu ?

Quote
Dan perkataan Yesus ini juga tidak mengajari bahwa per10an adalah uang. per10an tetap adalah persembahan makanan.
Wew... dgn sengaja dirimu umpetin lagi kalimat selanjutnya, yakni : dimana persembahan makanan itu diberikan HANYA untuk para official Levitical order of Priests ministering at a Temple in Jerusalem.

Quote
Jadi singkatnya om oda uda pake alat bukti yg gak nyambung.
Ya tentu dirimu bilang demikian. Wong di pov-mu itu sendiri berupa : "si oda bilang ayat yg dia ajukan (jual semua harta) itu adalah BUKTI bahwa Yesus lagi ngomongin untuk ngasih UANG ke para official Levitical order of Priests ministering at a Temple in Jerusalem, Biblical OT tithes".

Ayat tsb kan alat bukti yang gak nyambung. Terbukti kok disitu Yesus lagi ngomongin itu [jual HARTA lalu uangnya di kasih orang miski]n, bukan ngasih HASIL ALAM ke para official Levitical order of Priests ministering at a Temple in Jerusalem, Biblical OT tithes  , lanjutmu.

saya :
ya iyalah. Wong bold oranye-mu itu sendiri udah duluan SALAH. Ya otomatis dirimu yg berangkat dari oranye itu bilang "ayat yg si oda pakai sebagai alat BUKTI bhw oranye bold, gak nyambung".  ;D

Quote
Sbenarnya sejak awal aku berkoar2 cuma berharap ada yg mampu membuktikan dengan tak terbantahkan bahwa per10an adalah berupa uang.
Apa yang tak terbantahkan seeeeeeeeh. Wong artikel SESEMBAHANMU yang kamu ajukan itu sendiri pengajuannya "ONE PENNY", rev.

Quote
Tapi BELUM ADA YG MAMPU membuktikannya. Coba kasih saya bukti bahwa per10an berupa uang.
Ich.... dirimu hobinya nyunat nih.  :cheesy:

Kalimat ungu yg dirimu ajukan itu SELALU dirimu sunat, karena yang lengkapnya itu adalah :
Coba kasih saya bukti bahwa per10an untuk para official Levitical order of Priests ministering at a Temple in Jerusalem itu berupa uang.

Maka saya :
well, kalo tantanganmu yg seperti ungu diatas ditujukan ke saya,
Maka saya akui saya gak bisa membuktikannya, rev.

ANYWAY,
artikel PUJAANMU yang kamu kopas itu sendiri pengajuannya "ONE PENNY", rev.
So, gih ajukan tantanganmu ke orang yang dirimu sendiri minta wejangan ke dia.
Tantang si rabi kayak gini :
Coba kasih saya bukti bahwa per10an untuk para official Levitical order of Priests ministering at a Temple in Jerusalem that was demanded in the Old Testament is in PENNY.  :wink:
August 20, 2019, 04:29:47 AM
Reply #134
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
So, Oda mau ikut Yesus Kristus kah ???
KALO saya idup di jaman itu, maka :
Nggak mao, karena saya jadinya mesti ngejual semua harta saya, vk. Ogut gak rela gitu loch  :char11:.

Karena saya idup di jaman ini, maka :
Pertanyaan vk tsb nggak valid, euy  :D

Anyway,
apabila pertanyaannya nggak spt di quote atas, melainkan kayak gini :
oda rela ato kagak ngejual semua hartamu dimana uangnya lalu dikasih ke orang miskin ?

Maka jawabannya idem kayak yg pertama :
GAK RELA.  ;D

giliran saya :
vk rela ato kagak ngejual semua hartamu dimana uangnya lalu dikasih ke orang miskin ?

Semoga pemikiran-mu nggak sama kayak pemikiran rev mengenai mengajukannya saya ayat tsb.

Karena (sekali lagi), mengajukannya saya ayat tsb JELAS2 TIDAK didalam perihal "gue lagi nunjukin BUKTI bhw ayat tsb lagi ngomongin perpuluhan yang diberikan ke para Levi dan para Imam yang sedang bertugas di Bait Allah. Dengan demikian Gereja yg mempunyai aturan perpuluhan oke oke aja donk".

So, pengajuan saya ayat tsb adanya ada di perihal sbb ini :
Quote
Jangan percaya ajaran Perpuluhan, Tuhan tidak pernah minta uang
YA bold betul. TAPI Tuhan pernah minta orang laen untuk ngejual semua hartanya.

Argumen selanjutnya :
KALO seseorang berprinsip idealis :
KARENA uang yang gue miliki adalah pemberian Tuhan
MAKA gue rela memberi ke Gereja 10% dari uang yang gue miliki


MAKA pertanyaannya :
Adakah perihal SALAH/DOSA di kronologika ijo ?

saya jawab sendiri:
Saya tidak menemukan perihal salah/dosa di kronologika ijo.

ash jawab :
KALO orang tsb cuma ngejalanin yg satu aturan itu aja (perpuluhan) tapi gak ngejalanin aturan2 yang laen, maka itu DOSA. Take all or leave all.

rev njawab :
KARENA orang tsb ngasih 10%nya itu berupa uang, BUKAN berupa hasil alam .... DAN yang dia kasih itu ke orang yang BUKAN Imam Besar atopun suku Lewi yang sedang bertugas di Bait Allah, maka itu DOSA.

vk jawab :
dipersilahkennnnn...:D
« Last Edit: August 20, 2019, 04:33:02 AM by odading »
August 20, 2019, 10:43:06 AM
Reply #135
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9611
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Tetep aja tidak menjawab pertanyaan, rev. Pertanyaannya :
Kamu RELA ato kagak mencairkan 100% asetmu utk diberikan kpd orang miskin ?

Kalo kamu jawab :
Gak rela gue, wong gue sendiri juga orang miskin

Maka tanya lanjutnya :
So, BERAPA PERSEN kamu relanya ? 70% ? 50% ? berapa ?

Kalo kamu jawab :
NOL persen

Maka saya :
itu jawaban idiot  :D.

Kalo kamu respond :
Nggak idiot donk oda. Kan "serelanya" itu NOL s/d 100%.

Maka saya :
itu argumen amburadol  :char11:

numpang ngakak  ;D ;D ;D

serelanya itu kalo gw rela ya gw beri, kalo gw ga rela ya gw gak beri

brilliant, kenapa gak ada doktrin bgini dari jaman dlu  ;D ;D ;D
August 20, 2019, 11:41:24 AM
Reply #136
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
utk atas (oda) :
ya di konteks itu Yesus mempertanyakan hal seperti itu utk menyatakan bahwa segala kepemilikan harus ditinggalkan (dibagikan kepada orang miskin) sebelum mengikut Yesus.

Tentu saja ini berat sekali utk sebagian besar orang. Berhubung saya belum punya rumah, juga belum punya mobil MAKA ini tidak bisa saya lakukan dan kalaupun ada juga saya tidak bisa melakukannya.

Lagipula tidak berlaku utk waktu sekarang lagi karena Yesus juga secara fisik sudah tidak ada di bumi ini lagi dan situasi dan kondisi zaman tidak bisa semudah itu meninggalkan harta. di zaman itu masih mungkin hidup dengan beberapa pasang baju-celana dan sedikit uang utk mengikuti Yesus tapi zaman sekarang seorang Pendeta pun tidak mungkin bersedia kita ikuti dia ke manapun dia pergi utk berguru kepadanya.

tapi maaf dan sayang sekali, itu tidak menjawab pertanyaan bukti apa utk menyatakan per10an adalah berupa uang yg besarnya minimum 10% (lebih besar lebih baik) penghasilan kepada gereja? kecuali kalo terang2an dikatakan ini adalah pajak atau sumbangan warga gereja sebesar 10% tanpa pake embel2 per10an nah itu baru fair dan dibenarkan (walaupun terlihat konyol juga, sumbangan ya idealnya adalah sukarela, kalao pajak minimum 10% baru terlihat mengikat, jadi lebih pantas mungkin pake sebutan "pajak gereja").

Yang aku gak suka cuma mencatut kata "per10an" itu aja. Kalao anda semua perhatiikan dari awal itu aja yg aku gak suka. Mencatut kata "per10an" utk persembahan uang padahal per10an bukanlah berupa uang.

Jadi kembali ke topik bahasan, per10an adalah berupa hasil alam kepada imam Lewi dan juga makanan utk bersuka ria di hadapan Tuhan.
« Last Edit: August 20, 2019, 11:56:27 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
August 21, 2019, 12:36:59 PM
Reply #137
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1593
Kristen Pengikut PL hampir sama dengan Fans gelap Hukum Taurat....
Perpuluhan 10 % (Limitatif) beti dengan Nisab...
Adakah kerelaan 100 % disitu ? Atau keterpakasaan/Kuk karena adanya ancaman Belalang Pelahap ?
Saya lebih simpati kepada Fans gelap PL (karena memaklumi mereka cuma tahu itu)...
Kalau Kristen Pro PL, udah baca PB tapi masih slebor bingung, mau ikut yang mana....ngaku" Kristen" =Pengikut Kristus, tapi sesungguhnya ga mau taat ajaran Yesus.

Salam Damai Temans...
Tuhan Memberkati....
August 21, 2019, 03:05:33 PM
Reply #138
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 100
  • Denominasi: Interdenominasi
Shalom,

Jadi persepuluhan itu tergantung tujuanya, ini memang doktrin, bisa benar diterapkan, bisa juga diselewengkan.

Dari sisi Jemaat :
Tentunya Doktrin ini akan benar diterapkan, saat gereja mengetahui betul karakter jemaatnya, apakah kebanyakan jemaatnya masih memiliki "karakter" cinta uang yang cukup tinggi atau tidak. Kalau indikasinya gereja mencium adaya bahwa jemaatnya masih banyak terikat cinta uang, ya untuk membentuk karakter jemaat, gereja bisajadi melakukanya (perpuluhan) demi karakter jemaatnya. (Tentunya dalam hal ini beda kolam beda ikanya, beda gereja beda jemaat dan penangananya).

Dari sisi Gereja :
Doktrin ini akan benar jikalau gereja tidak menerapkan ini semata demi mendapatkan uang dari jemaatnya, lebih tepatnya seharusnya dilakukan demi membentuk karakter jemaatnya, agar tidak cinta uang. Memang ada juga gereja yang betul-betul membutuhkan dana perpuluhan ini untuk biaya operasional gereja, jadi sebaiknya gereja juga harus terbuka kepada jemaat tentang seberapa sih kebutuhan gereja dan sumber-sumber pendanaanya. Tentunya jemaat yang benar akan dengan senang dan rela mempersembahkan berapapun sesuai kemampuanya jika mengetahui gereja memang betul-betul membutuhkan dana itu.

Terkadang permasalahanya adalah :
1. Gereja belum terbuka kepada jemaatnya terkait kebutuhan dan pendanaan, karena jemaat juga tentunya tidak mau ada penyelewengan dana, memperkaya diri, dan mungkin kebutuhan-kebutuhan yang dirasa tidak perlu oleh jemaat. Kalau pendanaan gereja dan alokasi biaya tidak transparan tentunya jemaat akan cenderung berandai-andai dan berimajinasi sendiri-sendiri tentang apa yang dilakukan gereja terhadap pengumpulan uang tersebut.
2. Bisajadi jemaat memang masih banyak yang terikat "cinta uang". Seharusnya jemaat menyadari kalau gereja sudah terbuka akan kebutuhan dan pendanaanya, jemaatlah yang harus mengerti bagaimana bersikap akan kebutuhan gereja tersebut.

Jadi di Alkitab pun dituliskan aturan itu ada konteksnya, Tuhan memberikan perintah itu juga ada tujuanya berdasarkan konteks situasi juga, kalau dibilang lakukan perpuluhan, selidikilah konteks terjadinya, kapan itu dilakukan, kondisi saat itu bagaimana. Maka kita akan mengerti aturan itu dibuat ada tujuanya, dan kalau seseorang merasa dirugikan / dicurangi  dalam sebuah aturan, cobalah bertanya kepada yang buat aturan, kenapa diatur seperti ini, tujuanya apa, agar bisa terjadi kesepahaman dan saling pengertian. Tentunya dalam hal aturan Tuhan, Tuhan akan menjawab hal-hal itu dengan kebijaksanaanNya.

GB.
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)