Author Topic: Roh mereka yang mati di dalam Kristus sedang apa sekarang?  (Read 3391 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 12, 2019, 08:45:29 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3135

4. Tidak kutemukan kebenaran Sola Scriptura sebagai fondasi Gereja. Scriptura tanpa sola sebagai fondasi Gereja, benar. Sola Scriptura, adalah gagasan manusia abad XVI yang berkeinginan memelencengkan Injil yang dikabarkan oleh rasul pilihan Yesus Kristus. Terbukti dari tidak ditemukannya prinsip Sola Scriptura dalam Perjanjian Lama maupun Perkjanjian Baru.

Kalau merasa paham apa itu Sola Scriptura coba jelaskan apa definisinya menurut mu ?

Saya tunggu jawaban yg tidak ngeyel !

March 13, 2019, 12:40:43 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3819
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kalau merasa paham apa itu Sola Scriptura coba jelaskan apa definisinya menurut mu ?
Saya tunggu jawaban yg tidak ngeyel !
OOT. Bahas di trit yang tepat.
Perhatikan judul trit ini.
 
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 22, 2019, 03:55:51 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2737
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Terima kasih.

sama sama..

Quote
Menarik.
Maksud @Simatupang@123, seketika setelah fisik seseorang mati, roh orang itu langsung dibawa ke sorga atau neraka?

kita ambil contoh..
seseorang yang mati secara Normal, yaitu mati secara lanjut usia,
katakanlah 120 tahun..

Tubuh manusia diatas 120 tahun, sudah habis masa kerjanya, masa depresiasinya sudah selesai.
jantung sudah terlalu lemah untuk memompa darah, otak sudah tidak bekerja maksimal lagi, saraf saraf banyak yang terganggu.
otot otok sudah lesu, semua sistem sudah kehilangan tenaganya.
sistem pernapasan lebih pendek, sistem pencernaan, semuanya sudah lemah..

dan singkat cerita, tubuh yang tua renta itu, usang dan tidak dapat menampung kehidupan itu lagi..
maka jantungpun berhenti bekerja, darah tidak dapat dipompa lagi, sehingga tidak dapat memberi suply nutrisi ke seluruh system tubuh, otak, otot, tulang dan seluruh tubuh.
sistem saraf terhenti.
otak tidak bekerja.
1. maka semua memori dan ingatan juga hilang.
2. otak depan yang sebelah kiri yang berfungsi untuk berpikir, tidak bekerja lagi, sehingga mayat yang tergeletak itu tidak dapat berpikir lagi.
3. otak depan yang sebelah kanan sebagai fungsi emosi tidak bekerja lagi, sehingga mayat yang tergeletak itu tidak dapat merasakan lagi, tidak dapat sakit hati, tidak dapat mencintai dan tidak dapat dendam atau sedih.
4. otak tengah sebagai pusat koordinasi, keseimbangan, mengatur fungsi pendengaran, penciuman, perasa dan penglihatan juga tidak bekerja lagi, sehingga mayat yang tergeletak itu tidak dapat mendengar lagi, tidak dapt melihat, tidak dapat merasa dst..
5. otak belakang yang mengatur tentang ketangkasan, juga terhenti..

semua fungsi otak mati..
maka dengan matinya otak,, maka mayat yang tergeletak itu, tidak ada bedanya dengan benda mati.
tidak berfungsi, dan tidak bermanfaat..
itulah mengapa Firman Tuhan berkata:
Pengkhotbah 9:4. Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.

Quote
Tentang roh seseorang yang mati, pemahaman kita berbeda.

 :afro: :afro:, tidak apa apa.. Perbedaan itu biasa, itulah mengapa kita berdiskusi, untuk bertukar pikiran, berbagi dan belajar.
yang berbahaya adalah apabila kita memaksakan pemahaman kita diterima orang lain..

Quote
Menurut pemahamanku, seseorang yang mati fisik, tidak serta-merta rohnya dibawa ke sorga atau neraka.
.

kalau menurutku, roh bukanlah makhluk hidup.
roh adalah Nafas yang Mahakuasa yang membuat benda mati menjadi benda hidup. namun roh itu sendiri bukanlah makhluk hidup.

Quote
Setiap orang di dunia kemudian akan menuai hasil perbuatannya selama hidup di dunia, berterima di nalarku.

Puji Tuhan, betul sekali..
orang orang yang tidak percaya Tuhan pun banyak yang menerima keyakinan ini..
hukum ini biasa dikenal dengan istilah, "Apa yang kamu tabur itu yang kamu tuai"
kalau belajar jadi pintar, kalau malas jadi tidak pintar, kalau melakukan perbuatan kriminal, mencuri, mengawini istri orang lain, maka akan dihakimi baik oleh yang berwajib, adat atau masyarakat.

Quote
Tentang kesempatan kedua, kukira, diskusi belum sampai di sana.
Judul trit adalah menanyakan, sekarang ini, di mana roh orang yang sudah mati dalam Kristus?
Tulisan @Sotardugur Parreva tidak menjawab pertanyaan trit, karena belum pernah melakukan penelitian mengenai hal itu. Namun, @Sotardugur Parreva tertarik pada pendapat @Simatupang@123 yang kunilai sependapat dengan tokoh-tokoh yang @Simatupang tulis itu, yang tidak percaya pada kekekalan jiwa(pada poin ini kumaknai sebagai kekekalan roh).

 :afro: :afro:

salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
March 23, 2019, 01:55:40 AM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3819
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Menarik.
Maksud @Simatupang@123, seketika setelah fisik seseorang mati, roh orang itu langsung dibawa ke sorga atau neraka?
kita ambil contoh..
seseorang yang mati secara Normal, yaitu mati secara lanjut usia,
katakanlah 120 tahun..
Tubuh manusia diatas 120 tahun, sudah habis masa kerjanya, ….
sistem saraf terhenti.
otak tidak bekerja.
1. maka semua memori dan ingatan juga hilang.
2. otak depan yang sebelah kiri yang berfungsi untuk berpikir, tidak bekerja lagi, sehingga mayat yang tergeletak itu tidak dapat berpikir lagi.
3. otak depan yang sebelah kanan sebagai fungsi emosi tidak bekerja lagi, sehingga mayat yang tergeletak itu tidak dapat merasakan lagi, tidak dapat sakit hati, tidak dapat mencintai dan tidak dapat dendam atau sedih.
4. otak tengah sebagai pusat koordinasi, keseimbangan, mengatur fungsi pendengaran, penciuman, perasa dan penglihatan juga tidak bekerja lagi, sehingga mayat yang tergeletak itu tidak dapat mendengar lagi, tidak dapt melihat, tidak dapat merasa dst..
5. otak belakang yang mengatur tentang ketangkasan, juga terhenti..
semua fungsi otak mati..
maka dengan matinya otak,, maka mayat yang tergeletak itu, tidak ada bedanya dengan benda mati.
tidak berfungsi, dan tidak bermanfaat..
itulah mengapa Firman Tuhan berkata:
Pengkhotbah 9:4. Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.
Penjelasan @Simatupang@123 tidak nyambung ke pertayaan @Sotardugur Parreva.
Yang biru di atas adalah pertanyaan @Sotardugur Parreva tentang pemahaman @Simatupang@123 mengenai roh seseorang yang mati fisik, tetapi @Simatupang@123 jelaskan tentang fisik seseorang yang sudah tua dan mati.

Tentang roh seseorang yang mati, pemahaman kita berbeda.
tidak apa apa.. Perbedaan itu biasa, itulah mengapa kita berdiskusi, untuk bertukar pikiran, berbagi dan belajar.
yang berbahaya adalah apabila kita memaksakan pemahaman kita diterima orang lain..
Artinya, diskusi ini sudah patut dihentikan, karena kutanyakan tentang roh, @Simatupang jawab tentang fisik.

Menurut pemahamanku, seseorang yang mati fisik, tidak serta-merta rohnya dibawa ke sorga atau neraka.
kalau menurutku, roh bukanlah makhluk hidup.
roh adalah Nafas yang Mahakuasa yang membuat benda mati menjadi benda hidup. namun roh itu sendiri bukanlah makhluk hidup.
Roh itu mau hidup atau tidak, dengan mengacu ke perumpamaan yang diceritakan Yesus Kristus pada Luk 16:19-31, menurut penangkapan @Sotardugur Parreva, di kisah itu Yesus Kristus menceritakan tentang roh orang kaya dan Lazarus. Bukan menceritakan fisik mereka.

Setiap orang di dunia kemudian akan menuai hasil perbuatannya selama hidup di dunia, berterima di nalarku.
Puji Tuhan, betul sekali..
orang orang yang tidak percaya Tuhan pun banyak yang menerima keyakinan ini..
hukum ini biasa dikenal dengan istilah, "Apa yang kamu tabur itu yang kamu tuai"
kalau belajar jadi pintar, kalau malas jadi tidak pintar, kalau melakukan perbuatan kriminal, mencuri, mengawini istri orang lain, maka akan dihakimi baik oleh yang berwajib, adat atau masyarakat.
Artinya, untuk poin ini, sudah tidak ada yang perlu dibahas.

Tentang kesempatan kedua, kukira, diskusi belum sampai di sana.
Judul trit adalah menanyakan, sekarang ini, di mana roh orang yang sudah mati dalam Kristus?
Tulisan @Sotardugur Parreva tidak menjawab pertanyaan trit, karena belum pernah melakukan penelitian mengenai hal itu. Namun, @Sotardugur Parreva tertarik pada pendapat @Simatupang@123 yang kunilai sependapat dengan tokoh-tokoh yang @Simatupang tulis itu, yang tidak percaya pada kekekalan jiwa(pada poin ini kumaknai sebagai kekekalan roh).
salam
Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 24, 2019, 02:29:40 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2737
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Yang biru di atas adalah pertanyaan @Sotardugur Parreva tentang pemahaman @Simatupang@123 mengenai roh seseorang yang mati fisik, tetapi @Simatupang@123 jelaskan tentang fisik seseorang yang sudah tua dan mati.

Penjelasanku diatas,, hanya untuk membantu Mempermudah dan Menyederhanakan, sehingga mudah dimengerti bahwa ORANG MATI TIDAK TAHU APA APA !!!!

Quote
diskusi ini sudah patut dihentikan,

kalau pendapatku,, biarkan saja Topik ini tetap terbuka untuk umum..
1. apabila ada yang rindu untuk belajar biarkan topik ini menjadi salah satu referensi..
2. apabila ada yang keberatan biarkan pihak yang keberatan mengemukakan alasan keberatannya.
2. apabila ada yang tidak setuju atau tidak suka dengn topik ini hendaknya tidak usah mengklik topik ini, tapi
  masuk saja ke topik yang disuka...

sebab menurutku, Firman Tuhan bukan masalah suka atau tidak suka, enak atau tidak enak, menyenangkan atau tidak menyenangkan, kebenaran itu tetap kebenaran, sekalipun disukai atau tidak disukai.
namun meskipun demikian si Pelajar, dapat memilih apakah untuk mempelajari seluruh Firman itu, atau hanya memilih milih yang mana yang enak di dengar saja..

Quote
karena kutanyakan tentang roh, @Simatupang jawab tentang fisik.

begini, mengapa saya jelaskan tentang Fisik manusia juga.. ??
sebab saya memandang manusia itu secara HOLISTIK.
yaitu manusia dalam arti yang sesungguh sungguhnya.
yaitu TUBUH, JIWA dan ROH.

jadi tidak bisa menjelaskan roh secara terpisah dari Tubuh dan Jiwa, atau sebaliknya, Jiwa tanpa Roh dan Tubuh maupun Tubuh tanpa Roh dan Jiwa.

Quote
Roh itu mau hidup atau tidak, dengan mengacu ke perumpamaan yang diceritakan Yesus Kristus pada Luk 16:19-31, menurut penangkapan @Sotardugur Parreva, di kisah itu Yesus Kristus menceritakan tentang roh

atas dasar apa saudara @Sotardugurparefa menganut paham bahwa Lazarus, Orang Kaya atau Bapa Abraham dalam Kisah Lukas 16:19-31 adalah hanya rohnya saja.... ???
sebab tidak kutemukan kata Roh, atau Jiwa pada Kisah itu.. ??
kalau saudara @Sotardugurparefa tidak punya dasar yang kuat yang diataskan pada Firman Tuhan, menurutku, jawaban tersebut bukanlah Kebenaran, tapi hanya merupakan Opini atau Pendapat saja, yang punya kemungkinan atau Probabilitas untuk benar 50% dan salah 50%.
dan menurutku tidak aman mendasarkan Iman atau Doktrin ajaran diatas 50% sebagai kebenaran.

Quote
poin ini, sudah tidak ada yang perlu dibahas.
salamSalam damai.

menurutku tidak baik kita mengambil keputusan sepihak, lebih baik kita serahkan kepada pembaca yang lain.
aku sangat meyakini, kalau topik ini sudah usang atau tidak menarik, maka apapun yang ditulis di dalamnya, tidak akan mengundang minat para pembaca atau komentator, topik ini akan hilang dengan sendirinya.

tapi kalau topik ini bermanfaat atau berguna bagi sebagian orang, maka sekalipun Topik ini dihapus, akan bermunculan topik topik yang sejenis...

salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
March 24, 2019, 04:58:54 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3819
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Yang biru di atas adalah pertanyaan @Sotardugur Parreva tentang pemahaman @Simatupang@123 mengenai roh seseorang yang mati fisik, tetapi @Simatupang@123 jelaskan tentang fisik seseorang yang sudah tua dan mati.
Penjelasanku diatas,, hanya untuk membantu Mempermudah dan Menyederhanakan, sehingga mudah dimengerti bahwa ORANG MATI TIDAK TAHU APA APA !!!!
Niat untuk menjelaskan yang cukup baik.
Pembantuan untuk menjelaskan pertanyaan mengenai roh, tetapi @Simatupang@123 jawab dengan penjelasan menganai fisik yang sudah tua dan mati, itu tidak nyambung.
Jika benar ORANG MATI TIDAK TAHU APA APA !!!!, maka sia-sialah Yesus Kristus menceritakan hal yang tercatat di  Luk 16:19-31, di mana diceritakan ada komunikasi antara orang kaya yang sudah mati dengan Abraham yang memangku Lazarus.
Mustahil Yesus Kristus menceritakan (meski hanya sebagai perumpanmaan) hal yang tidak mungkin.
Dari Mat 11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil, kumaknai bahwa kabar keselamatan diajarkan bukan dengan bahasa yang super sulit melainkan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang kecil. Maka, jika Luk 16:19-31 bercerita tentang komunikasi antara orang kaya yang sudah mati kepada Abraham yang memangku Lazarus, dimaksudkan bahwa roh orang mati masih dapat beraktivitas, sedikitnya berkomunikasi seperti yang dikisahkan di Luk 16:19-31. 

Artinya, diskusi ini sudah patut dihentikan,
kalau pendapatku,, biarkan saja Topik ini tetap terbuka untuk umum..
1. apabila ada yang rindu untuk belajar biarkan topik ini menjadi salah satu referensi..
2. apabila ada yang keberatan biarkan pihak yang keberatan mengemukakan alasan keberatannya.
2. apabila ada yang tidak setuju atau tidak suka dengn topik ini hendaknya tidak usah mengklik topik ini, tapi
masuk saja ke topik yang disuka...
sebab menurutku, Firman Tuhan bukan masalah suka atau tidak suka, enak atau tidak enak, menyenangkan atau tidak menyenangkan, kebenaran itu tetap kebenaran, sekalipun disukai atau tidak disukai.
namun meskipun demikian si Pelajar, dapat memilih apakah untuk mempelajari seluruh Firman itu, atau hanya memilih milih yang mana yang enak di dengar saja..
@Sotardugur Parreva setuju jika trit ini tetap terbuka.
Yang kumaksud dihentikan ialah, jika ditanyakan seorang pendiskusi mengenai roh, dijawab oleh pendiskusi yang ditanyakan dengan menjelaskan fisik, itu tidak nyambung, sudah waktunya dihentikan.

karena kutanyakan tentang roh, @Simatupang jawab tentang fisik.
begini, mengapa saya jelaskan tentang Fisik manusia juga.. ??
sebab saya memandang manusia itu secara HOLISTIK.
yaitu manusia dalam arti yang sesungguh sungguhnya.
yaitu TUBUH, JIWA dan ROH.
jadi tidak bisa menjelaskan roh secara terpisah dari Tubuh dan Jiwa, atau sebaliknya, Jiwa tanpa Roh dan Tubuh maupun Tubuh tanpa Roh dan Jiwa.
O, begitu.
Yesus Kristus menceritakan di Luk 16:19-31 ada komuniksai antara orang kaya dengan Lazarus, @Simatupang@123 pandang bahwa orang mati tidak bisa apa-apa. Masih samakah pandangan @Simatupang@123 dengan yang diceritakan oleh Yesus Kristus bahwa ada komunikasi antara orang kaya dan Abraham di Luk 16:19-31?
Lalu, karena @Simatupang@123 memandang manusia secara holistik, maka walau ditanyakan mengenai roh, @Simatupang jawab mengenai fisik. Bagi pandangan holistik @Simatupang@123, tubuh, jiwa, dan roh tidak dapat dibedakan sehingga pertanyaan mengenai roh, dijawab saja dengan jawaban mengenai tubuh. Menurut pendapatku, itu tidak nyambung. Karena ketidaknyambungan itu, maka sebaiknya diskusi dihentikan, sebab sudah tidak apple to apple.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 24, 2019, 05:01:25 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3819
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Roh itu mau hidup atau tidak, dengan mengacu ke perumpamaan yang diceritakan Yesus Kristus pada Luk 16:19-31, menurut penangkapan @Sotardugur Parreva, di kisah itu Yesus Kristus menceritakan tentang roh
atas dasar apa saudara @Sotardugurparefa menganut paham bahwa Lazarus, Orang Kaya atau Bapa Abraham dalam Kisah Lukas 16:19-31 adalah hanya rohnya saja.... ???
sebab tidak kutemukan kata Roh, atau Jiwa pada Kisah itu.. ??
kalau saudara @Sotardugurparefa tidak punya dasar yang kuat yang diataskan pada Firman Tuhan, menurutku, jawaban tersebut bukanlah Kebenaran, tapi hanya merupakan Opini atau Pendapat saja, yang punya kemungkinan atau Probabilitas untuk benar 50% dan salah 50%.
dan menurutku tidak aman mendasarkan Iman atau Doktrin ajaran diatas 50% sebagai kebenaran.
@Sotardugur Parreva memandang bahwa pada kisah Luk 16:19-31 itu Lazarus, Orang Kaya atau Bapa Abraham adalah hanya rohnya saja, karena fisik mereka sudah mati dan belum dibangkitkan. Abraham sudah lama mati, sementara, orang kaya dan Lazarus pada kisah itu diceritakan sudah mati. Berdasar Luk 20:38 Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup, kumaknai bahwa orang-orang yang sudah mati fisik tetap harus menunggu dibangkitkan untuk memasuki masa penghakiman terakhir.
Karena hidup menggereja bagi @Sotardugur Parreva didasarkan pada Tradisi Suci, Kitab Suci, dan Magisterium, maka ayat Kitab Suci yang menyatakan di hadapan Dia semua orang hidup, memberi pengertian bahwa walaupun tubuh seseorang sudah mati, rohnya akan hidup, sampai nanti penghakiman terakhir akan dibinasakan bagi mereka yang patut dibinasakan. Harap dicatat, setelah penghakiman terakhir, dikatakan roh orang itu dibinasakan bukan dilenyapkan, tetapi dimasukkan ke neraka yaitu tempat Bapa segala dusta dan malaikat-malaikat si pendusta itu.
Bagi @Sotardugur Parreva, ayat Injil bukan 50% kebenaran, melainkan kebenaran sejati, sama dengan Tradisi Suci, sama dengan Magisterium.

poin ini, sudah tidak ada yang perlu dibahas.
menurutku tidak baik kita mengambil keputusan sepihak, lebih baik kita serahkan kepada pembaca yang lain.
aku sangat meyakini, kalau topik ini sudah usang atau tidak menarik, maka apapun yang ditulis di dalamnya, tidak akan mengundang minat para pembaca atau komentator, topik ini akan hilang dengan sendirinya.
tapi kalau topik ini bermanfaat atau berguna bagi sebagian orang, maka sekalipun Topik ini dihapus, akan bermunculan topik topik yang sejenis...
Menurut pendapatku, jika ditanyakan mengenai roh, namun dijawab mengenai fisik yang sudah tua dan mati, itu tidak nyambung. Jika tanya-jawab sudah tidak nyambung, sebaiknya diskusi dihentikan.

Salam damai.
« Last Edit: March 25, 2019, 06:38:17 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 25, 2019, 06:20:42 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2737
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Quote
SAMBUNGAN
atas dasar apa saudara @Sotardugurparefa menganut paham bahwa Lazarus, Orang Kaya atau Bapa Abraham dalam Kisah Lukas 16:19-31 adalah hanya rohnya saja.... ???
@Sotardugur Parreva memandang bahwa pada kisah Luk 16:19-31 itu Lazarus, Orang Kaya atau Bapa
Abraham adalah hanya rohnya saja, karena fisik mereka sudah mati dan belum dibangkitkan.

penjelasan sdr @Sotardugur Pareeva tersebut kurang kuat. tidak berdasar kepada Firman Tuhan.
mengapa kukatakan tidak berdasar Firman Tuhan.. ?

alasannya adalah:
1. tidak ada kata atau kalimat dalam Pasal itu menjelaskan atau bahkan menyiratkan bahwa yang di dalam neraka itu adalah rohnya orang kaya dan yang berada di surga adalah rohnya Bapa Abraham dan Lazarus
2. Firman Tuhan berkata:
Pengkotbah 12:7. dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.
Firman Tuhan tersebut sangat jelas berkata: apabila seseorang mati, apakah dia jahat atau dia baik, rohnya akan kembali kepada Allah.

Kisah dalam Perumpamaan itu sangat jelas menjelaskan bahwa Abraham, Orang Kaya dan Lazarus bukanlah orang mati, bukan Jiwanya saja, atau bukan rohnya saja..
mereka adalah orang hidup.
yang punya tangan, punya kaki, punya lidah...

Perumpamaan Orang Kaya dan Lazarus adalah pelajaran bagi kita yang hidup, bahwa ada upah yang akan didapat oleh setiap manusia selama hidupnya ketika di dunia ini, apakah baik atau jahat, akan diterima di kehidupan yang akan datang.
Surga atau Neraka.

Quote
Menurut pendapatku, jika ditanyakan mengenai roh, namun dijawab mengenai fisik yang sudah tua dan mati, itu tidak nyambung. Jika yanya-jawab sudah tidak nyambung, sebaiknya diskusi dihentikan.

Salam damai.

kalau diperhatikan secara seksama sebenarnya sudah saya jelaskan, secara utuh
1. Roh bukanlah makhluk hidup.. orang kaya yang di neraka dan lazarus di Surga dalam Kisah Perumpamaan itu bukanlah rohnya saja.. tapi lazarus, orang kaya dan Bapa ABraham sebagai manusia lengkap tubuh, Jiwa dan Rohnya...
2. Roh bukanlah Jiwa.. Jiwa adalah Manusia yang sebenarnya.. yang memiliki Tubuh.. Jiwa itu Hidup karena Tuhan mengaruniakan Nafas Kehidupan..
3. kalau manusia mati, maka dia akan kembali menjadi tanah, kembali menjadi benda mati..
4. satu satunya harapan bagi manusia untuk memperoleh kehidupan yang kekal adalah melalui Karunia Tuhan melalui Kebangkitan Kembali pada saat kedatangan Tuhan yang ke dua kali..


salam
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
March 25, 2019, 08:57:50 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3819
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
@Sotardugur Parreva memandang bahwa pada kisah Luk 16:19-31 itu Lazarus, Orang Kaya atau Bapa Abraham adalah hanya rohnya saja, karena fisik mereka sudah mati dan belum dibangkitkan.
penjelasan sdr @Sotardugur Parreva tersebut kurang kuat. tidak berdasar kepada Firman Tuhan.
mengapa kukatakan tidak berdasar Firman Tuhan.. ?
alasannya adalah:
1. tidak ada kata atau kalimat dalam Pasal itu menjelaskan atau bahkan menyiratkan bahwa yang di dalam neraka itu adalah rohnya orang kaya dan yang berada di surga adalah rohnya Bapa Abraham dan Lazarus
2. Firman Tuhan berkata:
Pengkotbah 12:7. dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.
Firman Tuhan tersebut sangat jelas berkata: apabila seseorang mati, apakah dia jahat atau dia baik, rohnya akan kembali kepada Allah.
Kisah dalam Perumpamaan itu sangat jelas menjelaskan bahwa Abraham, Orang Kaya dan Lazarus bukanlah orang mati, bukan Jiwanya saja, atau bukan rohnya saja..
mereka adalah orang hidup.
yang punya tangan, punya kaki, punya lidah...
Perumpamaan Orang Kaya dan Lazarus adalah pelajaran bagi kita yang hidup, bahwa ada upah yang akan didapat oleh setiap manusia selama hidupnya ketika di dunia ini, apakah baik atau jahat, akan diterima di kehidupan yang akan datang.
Surga atau Neraka.
Jika tanggapan @Sotardugur Parreva yang @Simatupang@123 maksudkan harus dari Firman Tuhan yang tercatat di Alkitab, memang bukan dari Alkitab semata. Sebab, landasan menggereja bagi @Sotardugur Parreva bukan hanya Alkitab, melainkan juga Tradisi Gereja dan Magisterium. Jika landasan menggereja bagi @Simatupang@123 adalah hanya Alkitab semata atau Sola Scriptura, maka diskusi ini juga tidak bakal nyambung, karena kita berbeda landasan menggereja.
@Simatupang@123 menulis bahwa tulisanmu berdasar Firman Tuhan dan Anda mengutip ayat Pengkhotbah yang tidak memuat kata sorga atau neraka, tetapi di simpulan Anda tertulis neraka. Dari mana itu diambil?
Pada Reply#7, Anda sudah menulis:
...
Dalam Perumpamaan Lazarus dan Orang Kaya..
Saya pribadi mempercayai ke dua tempat yang berbeda antara Lazarus dan Orang Kaya sebagai Surga dan Neraka.
Lazarus di Surga dan
Orang Kaya di Neraka.
...

dan kukomentari di Reply#8
Maksud @Simatupang@123, seketika setelah fisik seseorang mati, roh orang itu langsung dibawa ke sorga atau neraka?
Kalo fisiknya pasti tetap terkubur dalam tanah(jika tadinya dikubur) sebelum kebangkitan pada akhir zaman. Di budaya Batak kuketahui adanya acara penggalian tulang-belulang leluhur dan menempatkan tulang-belulang itu dalam tugu beton. Itu memberi bukti bahwa orang yang dikubur dalam tanah akan tetap terkubur, sampai nanti dibangkitkan pada akhir zaman.

Tentang roh seseorang yang mati, pemahaman kita berbeda. Menurut pemahamanku, seseorang yang mati fisik, tidak serta-merta rohnya dibawa ke sorga atau neraka. Pembawaan ke sorga atau neraka, terjadi nanti setelah pengadilan terakhir, yang diceritakan di Injil seperti memisahkan kawanan kambing dari domba, seperti memisahkan ilalang dari gandum. Bukan sesaat setelah kematian fisik.
Kenapa Anda masih menuliskan sorga dan neraka padahal ayat Pengkhotbah yang Anda kutip dan Luk 16:19-31 tidak menggunakan kata sorga atau neraka. Apakah menurut Anda, jika sudah mengutip ayat, itu sudah sesuai dengan Firman Tuhan, padahal kutipan itu tidak relevan?

Tentang yang kuterongkan pada tulisan @Simatupang@123 di atas, bukan seperti itu kutangkap. Ayat Pengkhotbah yang Anda kutip, tidak bercerita tentang jahat atau baik. Pengkhotbah 12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.-->(1) dicatat: roh kembali kepada Allah. ==>kupikir, jika sebelumnya pemilik roh itu berdosa, mustahil rohnya kembali ke Allah, karena Allah itu sempurna, tanpa dosa, maka roh pendosa tidak kembali ke Allah; (2) Pengkhotbah adalah bagian dari kitab para nabi (Perjanjian Lama), yang menurut Luk 16:16, Yesus Kristus menyatakannya berlaku sampai zaman Yohanes; (3) Luk 16:19-31 sebagai acuan diskusi, tidak bercerita tentang sorga atau neraka. Bahkan Allahpun tidak dicatat dalam perikop itu.

SAMBUNGIN
« Last Edit: March 26, 2019, 02:13:25 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 26, 2019, 01:44:53 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3819
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Lalu, jika perumpamaan Luk 16:19-31 itu Anda pandang adalah pelajaran bagi yang hidup, bahwa ada upah yang akan didapat oleh setiap manusia selama hidupnya ketika di dunia ini, apakah baik atau jahat, akan diterima di kehidupan yang akan datang, sementara belum pelaksanaan penghakiman terakhir, menurut pendapatku, memandang apa yang dialami orang kaya dan Lazarus, termasuk Abraham pada Luk 16:19-31 itu adalah sorga atau neraka, masih terlalu pagi. Orang-orang ditempatkan di sorga atau neraka, adalah setelah penghakiman terakhir, di mana orang dipisah seperti memisah domba dari kambing, memisah gandum dari lalang.

Menurut pendapatku, jika ditanyakan mengenai roh, namun dijawab mengenai fisik yang sudah tua dan mati, itu tidak nyambung. Jika tanya-jawab sudah tidak nyambung, sebaiknya diskusi dihentikan.
kalau diperhatikan secara seksama sebenarnya sudah saya jelaskan, secara utuh
1. Roh bukanlah makhluk hidup.. orang kaya yang di neraka dan lazarus di Surga dalam Kisah Perumpamaan itu bukanlah rohnya saja.. tapi lazarus, orang kaya dan Bapa ABraham sebagai manusia lengkap tubuh, Jiwa dan Rohnya...
2. Roh bukanlah Jiwa.. Jiwa adalah Manusia yang sebenarnya.. yang memiliki Tubuh.. Jiwa itu Hidup karena Tuhan mengaruniakan Nafas Kehidupan..
3. kalau manusia mati, maka dia akan kembali menjadi tanah, kembali menjadi benda mati..
4. satu satunya harapan bagi manusia untuk memperoleh kehidupan yang kekal adalah melalui Karunia Tuhan melalui Kebangkitan Kembali pada saat kedatangan Tuhan yang ke dua kali.
1. Lagi-lagi, tidak kutemukan kata sorga atau neraka di perikop itu. Dari mana kata itu @Simatupang@123 tarik?
Roh, memang bukan makhluk hidup menurut pengertian pelajaran Biologi.
Jika menurut pemahaman @Simatupang@123, Lazarus, orang kaya dan Abraham pada perikop itu adalah manusia utuh (tubuh, jiwa, dan roh), juga berbeda dengan yang kupahami. Sebaiknya dihentikan saja diskusi ini.
3. Oke, sependapat. Pada penguburan seorang yang menamakan diri pengikut Kristus, pihak yang mengubur mengatakan, “Yang berasal dari tanah, kembali ke tanah.”
4. Penjelasan poin 4 ini juga berterima di benakku. Namun, kunilai, itu berbeda dengan yang @Simatupang maksudkan dengan yang sudah Anda tulis di awal, bahwa Lazarus dan Abraham berada di sorga, dan orang kaya berada di neraka. Sorga dan neraka tidak kutemukan di perikop.

Salam damai.

Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)