Author Topic: Roh mereka yang mati di dalam Kristus sedang apa sekarang?  (Read 9640 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 16, 2020, 06:35:14 PM
Reply #350
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3332
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen

Utk yg terkutip di bawah ini dpt ditangkap, ya.
Tlg berikan alternatif perbaikannya jika belum


Boleh2 saja kita bilang itu cerita imajiner
Boleh ada maksud pelajaran menanti:
Ada yang menanti di pangkuan Abraham,
ada yg menanti di alam maut dikerubungi api.

Pelajaran pasif itu cukup 5 ayat, sampai Ay.23
Bukan tugasmu mengabaikan 8 ayat lainnya
Kau sedang belajar pasif menanti inspirasi

Kupikir kau tidak keberatan menerima Luk 18:19-31 adalah cerita imajiner, ya, kan?
Itu bukan kejadian nyata, bukan ajaran yg berhenti pd perjalanan/penantian roh
Cerita imajiner itu adalah mengajarkan rancangan keselamatan oleh iman
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 16, 2020, 09:28:27 PM
Reply #351
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5213
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Maren Kitatau on September 15, 2020, 04:16:52 PM
Quote from: Sotardugur Parreva on September 15, 2020, 09:14:16 AM
Ayat-ayat itu memberi berbagai penjelasan, antara lain:...
Jika orang-orang tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi,
mereka tidak juga akan mau diyakinkan oleh siapapun.
Nah, merah itu inti cerita-Nya, menurutku
Quote from: Sotardugur Parreva on September 16, 2020, 11:50:33 AM
Pendapatku, bukan.
Sejak kesaksian Musa dan para nabi dijadikan rujukan tertulis di masyarakat Yahudi dalam Hukum Taurat dan kitab para nabi, kepada masyarakat Yahudi sudah disampaikan konsekuensi apabila mengabaikan, mencueki, ra urus pada amaran kesaksian Musa dan para nabi.
Lantas apa pendapatmu,
Khusus thp perkataan Yesus yg merah itu?
Yesus memang Yahudi, tapi ajar-Nya bukan utk Yahudi saja
Dan Abraham memang mendengar FT, walu bukan via Musa dan nabi2
Yang merah itu memang perkataan Yesus, tetapi dalam cerita itu, Dia menceritakan perkataan Abraham. MenurutNya, Abraham mengatakan bahwa jika Orang Yahudi tidak mendengar/menuruti Hukum Taurat dan kitab para nabi yang ada di tangan mereka, maka mereka tidak dapat diyakinkan oleh siapapun, termasuk oleh yang bangkit dari dunia orang mati.

Quote from: Sotardugur Parreva on September 16, 2020, 11:50:33 AM
Bagi mereka(masyarakat Yahudi) yang masih hidup sudah ada kesaksian Musa dan para nabi. Di kesaksian itu sudah ada amaran. Tuhan Yesus menceritakan Luk 16:19-31, menurut pendapatku, bukan untuk mengulangi amaran kesaksian Musa dan para nabi, melainkan untuk memberitahukan perjalanan roh manusia yang mati fisik sebelum hari penghakiman terakhir.
Bagi mereka yg telah tiba, ajaran-Nya tidak ada pengaruh apa2
Bagi Yahudi ajaran Yesus itu mungkin sbg isapan jempol belaka
Pengajaran-Nya bukan utk yg telah tiba, bukan utk Yahudi saja
Menurutmu, Bro!
Maksudnya?
Bolehkan @Maren Kitatau memperjelas maksud @Maren Kitatau pada quoting di atas?
Agak sulit kuartikan. Mungkin karena @Sotardugur Parreba belum dapat mendengar dengan mata. ;D

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 16, 2020, 09:40:15 PM
Reply #352
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5213
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Utk yg terkutip di bawah ini dpt ditangkap, ya.
Tlg berikan alternatif perbaikannya jika belum
Quote from: Maren Kitatau on September 13, 2020, 02:33:39 PM
Boleh2 saja kita bilang itu cerita imajiner
Boleh ada maksud pelajaran menanti:
Ada yang menanti di pangkuan Abraham,
ada yg menanti di alam maut dikerubungi api.

Pelajaran pasif itu cukup 5 ayat, sampai Ay.23
Bukan tugasmu mengabaikan 8 ayat lainnya
Kau sedang belajar pasif menanti inspirasi

Kupikir kau tidak keberatan menerima Luk 18:19-31 adalah cerita imajiner, ya, kan?
Itu bukan kejadian nyata, bukan ajaran yg berhenti pd perjalanan/penantian roh
Cerita imajiner itu adalah mengajarkan rancangan keselamatan oleh iman
Kupikir, setiap orang yang membaca perikop itu, merdeka saja mengartikannya bagaimana.
Menurut pendapatku, Tuhan Yesus Kristus menceritakan perikop itu adalah untuk memberitahukan kepada pendengar cerita itu (setelah ditulis, tentu untuk pembaca) bahwa orang mati fisik akan melanjutkan perjalanan ke tempat penantian hari penghakiman terakhir.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 16, 2020, 10:15:11 PM
Reply #353
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3332
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kupikir, setiap orang yang membaca perikop itu,
merdeka saja mengartikannya bagaimana.

Koq, kepikiran merdeka mulu?
Aku bertanya penangkapanmu
Nampaknya tertangkap semua


Menurut pendapatku, Tuhan Yesus Kristus menceritakan perikop itu adalah untuk memberitahukan kepada pendengar cerita itu (setelah ditulis, tentu untuk pembaca) bahwa orang mati fisik akan melanjutkan perjalanan ke tempat penantian hari penghakiman terakhir.
---
Ttg itu semua tak usah belajar
Sebab mati adalah suatu keharusan
Keharusan berarti tidak ada jalan lain
Maka perjalanan/penantian roh tak terhindarkan
Tapi ttg surga dan neraka adalah pilihan org2 yg hidup

Salam
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 16, 2020, 10:36:59 PM
Reply #354
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5213
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on September 16, 2020, 09:40:15 PM
Kupikir, setiap orang yang membaca perikop itu,
merdeka saja mengartikannya bagaimana.
Koq, kepikiran merdeka mulu?
Aku bertanya penangkapanmu
Nampaknya tertangkap semua
Artinya, @Maren Kitatau ato siapapun, termasuk @Sotardugur Parreva, merdeka hendak mengartikannya bagaimana. :D
Penangkapanku, sudah kukemukakan, bukan?
Penangkapanku berterima di pikiran @Maren Kitatau ato tidak, ya merdeka saja.

Menurut pendapatku, Tuhan Yesus Kristus menceritakan perikop itu adalah untuk memberitahukan kepada pendengar cerita itu (setelah ditulis, tentu untuk pembaca) bahwa orang mati fisik akan melanjutkan perjalanan ke tempat penantian hari penghakiman terakhir.
---
Ttg itu semua tak usah belajar
Sebab mati adalah suatu keharusan
Keharusan berarti tidak ada jalan lain
Maka perjalanan/penantian roh tak terhindarkan
Tapi ttg surga dan neraka adalah pilihan org2 yg hidup

Salam
Syukurlah.
Eh, tapi benarkah semua orang mengetahui bahwa setelah mati fisik maka orang melanjutkan perjalanan ke dunia yang akan datang?
Artinya, pertanyaan judul trit sudah terjawab?

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 16, 2020, 10:55:02 PM
Reply #355
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3332
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Syukurlah.
Eh, tapi benarkah semua orang mengetahui bahwa setelah mati fisik maka orang melanjutkan perjalanan ke dunia yang akan datang? Artinya, pertanyaan judul trit sudah terjawab?

Ya!
Trit ini sudah beberapa kali klar & klir
Kurasa diskusi kita sudah lumayan mantap utk yg awam

Terima kasih
You are in my prayer
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 17, 2020, 08:04:21 AM
Reply #356
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5213
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
O begitu.
Puji Tuhan.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 28, 2020, 12:48:58 AM
Reply #357
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3332
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen

Ya!
Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah.
Itu sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin"
untuk memuliakan Allah. [2 Korintus 1:20]   

Alkitab Hari Ini - 28 Oktober 2020
Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dgn Injil Kristus, spy, apabila aku datang aku melihat, dan apabila
aku tidak datang aku mendengar, bw kamu teguh berdiri dlm satu roh, dan sehati sejiwa berjuang utk
iman yang timbul dari Berita Injil. - Filipi 1:27

Salam Damai!

« Last Edit: October 28, 2020, 12:54:56 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)