Author Topic: Doa Bapa kami..  (Read 2357 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 05, 2019, 03:36:07 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3952
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Sependapat.

Bisa bisa nanti orang geger pabila yg berdiri di mimbar nylonong sendirian nambah kalimat setelah kalimat lead us not into temptation, but deliver us from evil ketika berdoa Bapa Kami bersama dengan yang duduk didepan mimbar.

Dengan kata laen,
orang2 yg duduk didepan mimbar udah nyampe ngomong "amin"
beberapa detik kemudian barulah terdengar yg di mimbar ngomong "amin".
Vice-versa.

:D
  :D
Kalo kata-kata doanya yang teal, akan diselesaikan dengan "Amen", bukan "Amin".
 :tongue:
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 05, 2019, 04:07:30 PM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12926
    • fossil coral cantik
  :D
Kalo kata-kata doanya yang teal, akan diselesaikan dengan "Amen", bukan "Amin".
 :tongue:
oops... "Amen" ya... bukan "amin"  :ashamed0002:
March 05, 2019, 04:39:32 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2408
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
DOA BAPA KAMI
JANGAN katakan BAPA,
Jika kamu tidak berlaku sebagai 'anak' setiap hari.

JANGAN katakan KAMI,
Jika hidupmu penuh dengan 'egois'.
Sip lah!

Namun disini, saya tidak bermaksut mengangkat topik ini untuk menjadi suatu perdebatan,
tetapi saya mengangkat topik ini, untuk memberikan masukan dan koreksi.
Ini yg membuat org korek kuping, Bro!
Bro 888 itu pinter, tapi sering off-side
Pelan2, Bro, lihat grs pemain lawan!


... saya “menyarankan” supaya dalam setiap Doa Bapa Kami tersebut, “SEBELUM” perkataan “AMIN”,
maka ditambahi perkataan .. Dalam Nama Tuhan Yesus, Saya/Kami berdoa. -AMIN-
Ini yg ku-katakan kemanisan, spt doa se-org penjilat
Allah pasti tau mana doa org benar dan yg ber-sungguh2


Sehingga, kalimat terakhir pada Doa Bapa Kami tersebut adalah:
(1). Katolik .. sebab Engkaulah .. untuk selama - lamanya.
Dalam Nama Tuhan Yesus, Saya/Kami berdoa. -Amin-.
(2). Protestan..karena Engkaulah .. sampai selama - lamanya.
Dalam Nama Tuhan Yesus, saya/kami berdoa. -Amin-
Nah, masukan ini “hanya sebagai saran”, dan bukan untuk diperdebatkan.
Ok, tq!
Pemikiran:
Ketika sedang sendirian dlm doa "BAPA KAMI"
Selain malu dituduh egois apa lagi kelirunya
Jika semua kata "kami" diganti dgn "saya"?

Mis.: Bapa saya yang di sorga ...
... ...
Berikanlah saya pd hari ini makanan saya yg secukupnya
Ampunilah kesalahan saya spt saya mengampuni org yg bersalah kpd saya
Janganlah membawa saya kedalam pencobaan, tetapi lepaskanlah saya dr pd yg jahat
... ...
Salam Damai!

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 05, 2019, 05:46:04 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
Maaf saudara ku..

Respon anda diatas, mungkin bukan di topik sini, karena topik ini cuma masukan tentang praktik “doa bapa kami tersebut”.

Atau anda menginginkan saya untuk merespon, sekalipun kita OOT.

Jbu

Saya hanya menanggapi komentar yg ada saja !
Ecclesia Semper Reformanda Est
March 06, 2019, 04:30:50 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2408
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Saya hanya menanggapi komentar yg ada saja !
Salam Damai!

Apa komentarmu, Bro!
Jika kata "kami" diganti dgn "saya"
Ketika mengucapkan doa itu sendirian saja


Pemikiran:
Ketika sedang sendirian dlm doa "BAPA KAMI"
Selain malu dituduh egois apa lagi kelirunya
Jika semua kata "kami" diganti dgn "saya"?

Mis.: Bapa saya yang di sorga ...
... ...
Berikanlah saya pd hari ini makanan saya yg secukupnya
Ampunilah kesalahan saya spt saya mengampuni org yg bersalah kpd saya
Janganlah membawa saya kedalam pencobaan, tetapi lepaskanlah saya dr pd yg jahat
... ...
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 06, 2019, 10:06:07 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Sip lah!
Ini yg membuat org korek kuping, Bro!
Bro 888 itu pinter, tapi sering off-side
Pelan2, Bro, lihat grs pemain lawan!


... saya “menyarankan” supaya dalam setiap Doa Bapa Kami tersebut, “SEBELUM” perkataan “AMIN”,
maka ditambahi perkataan .. Dalam Nama Tuhan Yesus, Saya/Kami berdoa. -AMIN-
Ini yg ku-katakan kemanisan, spt doa se-org penjilat
Allah pasti tau mana doa org benar dan yg ber-sungguh2


Sehingga, kalimat terakhir pada Doa Bapa Kami tersebut adalah:
(1). Katolik .. sebab Engkaulah .. untuk selama - lamanya.
Dalam Nama Tuhan Yesus, Saya/Kami berdoa. -Amin-.
(2). Protestan..karena Engkaulah .. sampai selama - lamanya.
Dalam Nama Tuhan Yesus, saya/kami berdoa. -Amin-
Nah, masukan ini “hanya sebagai saran”, dan bukan untuk diperdebatkan.
Ok, tq!
Pemikiran:
Ketika sedang sendirian dlm doa "BAPA KAMI"
Selain malu dituduh egois apa lagi kelirunya
Jika semua kata "kami" diganti dgn "saya"?

Mis.: Bapa saya yang di sorga ...
... ...
Berikanlah saya pd hari ini makanan saya yg secukupnya
Ampunilah kesalahan saya spt saya mengampuni org yg bersalah kpd saya
Janganlah membawa saya kedalam pencobaan, tetapi lepaskanlah saya dr pd yg jahat
... ...
Salam Damai!

Kata Yesus ..

Tidak ada seorangpun yg datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku ..

Sebab Yesus lah “perantara satu-satunya”, jadi 1 juta kalipun anda berdoa pada “bapa”, tanpa melalui Yesus, maka 1 juta kali doa anda tidak akan pernah sampai..

Karena itu saya “menyarankan”, agar setiap pengucapan “doa bapa kami”, harus ditutup dengan kalimat .. didalam Tuhan Yesus kami berdoa, atau melalui Tuhan Yesus kami berdoa.

Namun, kalau anda “anggap” bahwa setiap penutup doa “harus melalui Yesus”, sebagai “penjilat terhadap Allah”, dan kalau anda “merasa” bisa langsung ke “bapa” TANPA Tuhan Yesus, yah itu.. pilihan anda sendiri, dan setiap manusia.. bebas menentukan pilihannya masing2, sebab mungkin Iman anda yg luar biasa besar, tidak membutuhkan Yesus lagi, tetapi kalau saya, saya merasa adalah debu yg sangat hina, sehingga dalam “setiap kehidupan” saya, saya “tidak berkenan dihadapan Bapa”, itulah sebabnya .. saya selalu “membutuhkan Tuhan Yesus”, agar saya memiliki keberanian, untuk berdoa pada Bapa.



Jbu
March 06, 2019, 10:18:36 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 565
Salam Damai!

Apa komentarmu, Bro!
Jika kata "kami" diganti dgn "saya"
Ketika mengucapkan doa itu sendirian saja

Jika perkataan “kami” diganti dgn perkataan “Ku”, pada saat anda berdoa sendiri.. tidak ada masalah..

Tetapi, tetap saja doa itu “harus dibuka atau ditutup” melalui Tuhan Yesus.

Jbu
March 07, 2019, 10:58:54 AM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221

Pakai kata "saya" atau "ku" kelihataan kurang bersyafaat !

March 07, 2019, 11:04:25 AM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1593
Lagi nyantai nonton sepakbola...Lucu juga lihat ada 1 striker yang sebenarnya skillnya OK, tapi sering banget Offside dianya ...hehehe

Salam Damai Temans...
Tuhan Memberkati...
March 08, 2019, 08:16:43 AM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2408
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Nah, masukan ini “hanya sebagai saran”, dan bukan untuk diperdebatkan.
Lalu ...
Tetapi, tetap saja doa itu “harus dibuka atau ditutup” melalui Tuhan Yesus.
Apa ini nggak off-side, Bro!
Dr "hanya" menjadi "harus"
Harus itu tdk ada jalan lain

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)