Author Topic: Lagu Air Perempuan Samaria [Yoh 4:5-26]  (Read 370 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 29, 2019, 03:56:50 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Air adalah keperluan dasar setiap mahluk hidup. Tanpa air mahluk itu mati kering keriput. Dulu di Israel, umumnya air diambil dr dlm sumur yg biasanya terletak agak di luar desa, di perlintasan penggembalaan domba. Ketika itu Yesus mengharuskan diri-Nya melintasi Samaria menuju pulang ke Galilea dari Yudea. Mengapa Dia mengharuskan diri? Mungkin karena saat-Nya akan segera tiba, atau karna ada konflik rohani yg mengeras antara Yudea dan Samaria. Awalnya, murid2-Nya pun dilarang pergi praktek melayani ke sana. Kini harus. Dlm Bah.Inggris keharusan itu lebih tegas dikatakan: “And he must needs go through Samaria”(ay.4). Yesus adalah org Yahudi (Israel-Selatan), tanah pusakanya Yudea, tapi Dia dikenal juga sbg org Nazaret (Israel-Utara) di tanah marga Zebulon, tempat Dia dibesarkan dan tempat paling lama Dia melayani, Galilea, yaitu tanah pusaka marga Naftali. Wilayah Selatan ada dua suku, lebih diwakili dgn nama Yudea, ibu kotanya Yerusalem. Wilayah Utara dulunya diduduki sepuluh suku, wilayah itu lebih dikenal dgn nama Samaria, ibu kutonya Samaria, yg didirikan oleh raja Omri, raja yg lebih jahat dari pada Yerobeam. Tanah Samaria itu berada di tanah pusaka marga Efraim dan Manasye yg pd awal2-nya melintang dari Lembah Yordan sampai Laut Mediteranian. Tanah marga Efraim berbatasan dgn tanah Yudea di Selatan dan dgn tanah Manasye di Utara.

Sejak jaman hakim2 hingga raja2, suku Efraim dan Manasye selalu reseh, bahkan nabi Yesaya 9:21 menulis: Manasye memakan Efraim, dan Efraim memakan Manasye, dan ber-sama2 mereka melawan Yehuda. Pernah juga Samaria menjadi boneka Asyria (kini Syria sisa-nya), membantu berperang melawan Yerusalem. Pernah kemudian Imam2 Yudea memerintahkan bakar Bait Suci org Samaria, dst. Singkat cerita, sejak org Samaria diangkut ke Asyria dan penduduknya diganti oleh suku bangsa asing, maka Yahudi menganggap mereka itu bukan manusia lagi. Mengucapkan kata “Samaria” saja Yahudi tak sudi, contoh: Lebih baik menyebut mereka dgn kalimat panjang ketimbang berkata singkat, “org Samaria” [lih.Lukas 10:37]. Demikian juga jika org.Yahudi bepergian ke Utara, lebih baik berjalan jauh melingkar (lebih lama 3 hari), turun dulu ke Lembah Yordan, ke Jeriko, menyusur tepian Sungai Yordan ke Utara, barulah belok lagi naik mendaki ke Galilea dari pada melintas jalan pendek melalui tanah Samaria.Yesus pun pernah melarang muridnya masuk ke kota Samaria ketika mereka diutus utk latihan praktek melayani [Mat.10:5]. Tapi kali ini Dia mengharuskan diri-Nya dan murid2-Nya melintasi Samaria menuju Galilea.

Sekarang pun di jaman modern ini, wilayah itu masih tetap berselisih. Ada sengketa sejarah kerajaan Israel dan pendudukan Israel pd perang 1967 dgn sejarah penduduk lama Arab-Palestina yg hampir 2000 thn mendiami tanah itu, sejak bangsa Yahudi kabur, mencar entah ke mana, karena gagal memberontak thp Romawi pd thn 70. Namun demikian, bangsa ini terus memelihara bahasa dan budaya Yahudi secara ketat di perantauan dan kemudian baru berkumpul kembali sbg bangsa dgn negara Israel yg merdeka pd tgl 14 Mei 1948. Kini wilayah sengketa itu dipagari tembok tinggi dan dikenal dgn wilayah tepi Barat Sungai Yordan. Wilayah itu mulai dari wilayah pegunungan Yudea di selatan Yerusalem, lalu kota Hebron, Betlehem, Jerusalem Timur,Yeriko, Silo, Ramallah (Ibu Kotanya), dan sepanjang Lembah Yordan, Betel,  Sikhem (kini Nablus). Di dekat daerah Nablus inilah sumur Yakub itu, tempat percakapan air terjadi.

Ay.5-8
Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yg bernama Sikhar dekat tanah yg diberikan Yakub dahulu kpd anaknya, Yusuf. Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira2 pukul dua belas. Maka datanglah se-org perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kpd-nya: "Berilah Aku minum!"
Sebab murid2-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.

Ini permintaan yg wajar dan murah, dan bisa hanya basa-basi. Jika diberi berarti ada budaya ramah dan bisa lanjut ber-cakap2 bertukar informasi atau bisnis. Ada tiga kisah menarik ttg dialog di pinggir sumur di waktu petang:
1. Ketika hambanya Abraham lelah, berdoa kpd Tuhan tuan-nya, agar ditunjukkan perempuan yg pas
    utk istri Ishak, anak tuan-nya itu, eeh, suprais, jumpa dgn yg pas, yaitu Ribka [Kej.24].
2. Ketika Yakub dlm pelariannya men-cari rumah Laban, paman-nya, utk berlindung dr kejaran
    bayang2 Esau, eeh, suprais, malah jumpa Rahel putri Laban, yg kemudian jadi istrinya[Kej.29].
3. Dan ini kisah percakapan di sumur yg ke-tiga, antara laki2 Yahudi dgn perempuan Samaria
    yg mulanya sarkastis akhirnya suprais juga, perempuan itu malah jumpa Mesias.

(tunggu)

« Last Edit: April 09, 2019, 12:54:59 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 29, 2019, 04:10:40 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ay.9
Maka kata perempuan Samaria itu kpd-Nya:
"Masakan Engkau, se-org Yahudi, minta minum kpd-ku, se-org Samaria?"
(Sebab org Yahudi tidak bergaul dgn org Samaria.)

Ini suatu penolakan yg ketus dari seorang perempuan kpd laki2 yg baru dikenalnya. Dia tahu, bw antara Yudea dgn Samaria terlalu banyak sejarah pahit adu kebenaran yg sangat menyakitkan. Maka jawaban perempuan Samaria itu bagai traumatis, sinis, spt ingin “men-shak-mat” lelaki Yahudi yg baru dikenalnya itu. Kita tidak tau intonasi suaranya, tapi jika di-dramatisir kira2 begini: "Koq, Yahudi minta minum sama musuh? ... Malu dong, ahh!" , katanya kira2. Kita tidak tau juga raut wajah suara itu, tapi  mungkin perempuan itu cerdas, cantik, tapi judes.
 
Dari mana perempuan itu langsung tahu, bw laki2 itu org Yahudi? Kemungkinan besar dr pakaian-Nya, atau kerudung doa-Nya, atau aksesori lainnya. Menurut Bil.15.38, Yahudi hrs membuat jumbai2 pd punca baju mereka, turun-temurun, dan dibubuhi benang ungu kebiru-biruan. Kita tahu Yesus taat pd segala hukum.


Ay.10
Jawab Yesus kpd-nya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yg berkata kpd-mu:
Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kpd-Nya dan Ia telah memberikan kpd-mu air hidup."


Yesus mengalihkan dialog minum alami ke minum rohani, “air hidup”, karena dgn jawaban sarkastik spt itu sudah pasti perempuan itu tak rela memberi-Nya minum. Org Samaria pasti diajarkan membenci Yahudi, karena memang ada sejarah kelam yg pahit dan panjang antara bangsa yg bersaudara awalnya itu, maka minum yg alami itu gak bakal diladeni dan Yesus pun kuat, koq, tak minum tak makan. [lih. Ay.34]

Ay.11
Kata perempuan itu kpd-Nya: "Tuhan (ngledek),
Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam;
dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?


Sekilas perempuan itu berlagak menebak siapa “Dia” yg dimaksud Yesus, maka jawabannya dimulai dgn kata “Tuhan”, tapi air hidup itu dia plesetkan secara literal, sbg air yg mengalir, se-mis.: air sungai, air ledeng, air pompa. Lalu argumen sarkastik-nya keluar lagi: “Engkau tidak punya timba...", ini berarti sama dgn mengatakan, bw timba pun nggak bakalan dipinjamkannya, apa lagi menimbakan air, agar Yahudi ini minum. Lalu utk melapisi pengertian metafora “air hidup” itu dia kenalkan moyangnya Yakub (Israel) dgn bertanya secara sombong dan “skak-mat”:

Ay.12
“Adakah Engkau lebih besar dr pd bapa kami Yakub,
yg memberikan sumur ini kpd kami dan
yg telah “minum sendiri” dari dlm-nya,
ia serta anak2-nya dan ternak-nya?" [


Tampak, bw perempuan Samaria itu cerdas,
Dan mandiri dan mulai ikut bicara rohani.
Dia tahu karunia2 Allah kpd moyangnya.


Ay.13-15
Jawab Yesus kpd-nya:
"Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yg akan Kuberikan kpd-nya, ia tidak akan haus utk selama2-nya. Sebaliknya air yg akan Kuberikan kpd-nya, akan menjadi mata air di dlm dirinya, yg terus-menerus memancar sampai kpd hidup yg kekal."
Kata perempuan itu kpd-Nya:
"Tuhan, berikanlah aku air itu, spy aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini utk menimba air."

Yesus melanjutkan ke-terus-terangan-Nya ttg air hidup yg rohani dan perempuan itu mendengar kata “hidup kekal” lalu berlagak memohon kpd-Nya dgn sekali lagi berkata “Tuhan”, sambil meledek, “Bagi dong air itu, agar aku tak haus lagi, tak capek lagi, tak nimba air lagi...” Perempuan itu maunya sedap2-an saja kayaknya. Dan mungkin Yesus merasa cukuplah dulu dialog ini sampai pd permohonan yg sembarangan itu, sbg awal yg baik utk membalikkan keadaan dan mengembangkan pengertian ttg apa itu haus dan siapa yg “haus” itu.

(tunggu)

« Last Edit: April 09, 2019, 01:01:05 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 29, 2019, 04:28:43 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ay.16-18
Kata Yesus kpd-nya:
”Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."

Kata perempuan itu:
"Aku tidak mempunyai suami."

Kata Yesus kpd-nya:
"Tepat katamu, bw engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami
dan yg ada sekarang pd-mu, bukanlah suamimu. Dlm hal ini engkau berkata benar."


Yesus bagai memuji kejujuran perkataan perempuan itu kali ini. Tapi, mendengar keakuratan pengetahuan Yesus ttg hal2 pribadi yg tersembunyi, perempuan itu tentu terkejut di dlm lubuk. Bisa dibayangkan juga dahinya mengerenyit dan matanya mulai fokus, tertegun atau menganga, bw Yahudi ini bukan org sembarangan. Dia tahu hal2 yg kelam pribadinya dan tidak emosi walau berkali diledekin.

Kini perempuan itu mulai salah tingkah, terlintas dosa2-perbuatannya, kegagalan rumah tangganya yg kawin-cerai, kemaluan mempermaikan dirinya dan atau diipermainkan oleh 5 lelaki dan lelaki yg ke-6 ini pun ketebak entah suami siapa pula yg bermain atau dipermainkannya. Lalu perempuan itu menjadi sungguh haus jiwanya, jenuh duniawinya, terasa kacau hidupnya,  meng-ingat2 dosa-gairahnya, dan mungkin tiba2 mengingat satu lagu air, Tefilin [Maz.63:2] ini :

Ya Allah,
Engkaulah Allahku,
aku mencari Engkau,
“jiwaku haus kpd-Mu”,
tubuhku rindu kepada-Mu,
spt tanah kering tandus, tiada berair.


Ay.19-20
Maka kata perempuan itu kpd-Nya:
"Tuhan, nyata sekarang pd-ku, bw Engkau se-org nabi.
Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini,
tetapi kamu katakan, bw Yerusalem-lah tempat org menyembah."


Perempuan itu menggunakan kata “Tuhan” utk yg ke-3 yg keluar dari mulutnya dan mungkin yg ini baru rada benar, karna perempuan itu mulai nawar dgn serius utk memuaskan dahaga rohaninya dlm hal menyembah Allah yg benar. Dia tahu persoalan menyembah adalah persoalan kehausan rohani yg sudah lama. Kitatau Suku Ruben, Gad dan Manasye adalah yg per-tama2 membuat Mezbah di Gilead, di sebelah Timur Sungai Yordan. Hal itu diprotes dan diributkan oleh saudara2-nya yg lain, dan hampir terjadi perang saudara, sebab Tabut Perjanjian ada di Silo, Samaria, mengapa Mezbah dibangun di Giread?. Lalu kemudian adalah Bait Suci di Samaria dan ada lagi di Yerusalem yg menjadi polemik kiblat bangsa bersaudara yg merindukan Allah yg benar pd jaman itu. Sebenarnya jaman sekarang pun tampak masih begitu dlm hal kiblat menyembah Allah yg benar. Adalah Ahli Kitab, paling tahu di mana Tuhan yg benar. Ahli Kitab itu dibenci, lalu timbul Ahli Agama, yg berarti Ahli Kitab-kitab tentunya. Maka dpt dikata:“Jika ahli kitab itu paling tahu, maka ahli agama tahunya paling-paling ...”

“Nenek kami bilang menyembah Allah di gunung ini, mengapa kalian-Yahudi bilang hrs di Yerusalem?”, tawar perempuan Samaria itu kpd Yesus. Dan memang, gunung2 sejak lama telah menjadi tempat peribadatan, tempat perlindungan, tempat persembunyian atau keselamatan. Mungkin semua agama-suku pun punya tempat pemujaan di gunung2, spt G.Kawi, G.Olimpus, atau di bukit2, atau di tempat yg ditinggikan, spt Pirami Mesir misalnya. Atau Borobudur yg terkubur hampir 1000 thn oleh debu letusan gunung Merapi. Kata Borobudur sendiri berasal dari kata boroh = tempat ibadah; beduhur = tempat yg tinggi.


Ay.21
Kata Yesus kpd-nya:
"Percayalah kpd-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba,
bw kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.


Perempuan itu hrs percaya, saatnya akan tiba, ini berarti sebentar lagi. Sebentar lagi Yesus akan disalib, mati dan dikuburkan, bangkit dari antara org mati, lalu naik kesurga, barulah semua bangsa tahu apa yg kerap Dia katakan, “Akulah Dia”, yg penuh kasih-karunia dan kebenaran, berkuasa menghapus dosa dan memberi hidup kekal bagi siapa yg percaya.

Ay. 22
Kamu menyembah apa yg tidak kamu kenal,
kami menyembah apa yg kami kenal,
sebab keselamatan datang dr bangsa Yahudi.


Memang, dr semua suku bangsa Israel, hanya bangsa Yahudi yg sungguh2 terus menjaga kualitas bahasa dan budaya bangsanya, bahkan pemurniannya pun sangat ekstrim [Ezra 10:3]. Yahudi selalu ada di pangkal dan di ujung permasalahan dunia. Ilmu apa pun yg kita pelajari selalu ada Yahudi di pangkalnya. Melalui mereka juga didatangkan pembaharuan sabda, mulai dr sabda alami, ke sabda duniawi hingga pd sabda illahi. Semua itu telah dinobuatkan Allah sebelumnya.

Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub,
Ketetapan2-Nya dan hukum2-Nya kpd Israel.
Ia tidak berbuat demikian kpd segala bangsa,
dan hukum2-Nya tidak mereka kenal.
Haleluya! [Maz.147:19-20
]

Jadi, tak mungkin Allah yg benar berfirman via Samaria/Arab
Tapi org Arab atau Samaria berhak menjadi haus akan rohani
Itu sebab mereka berupaya sendiri mengenali Allah yg benar

(tunggu)

« Last Edit: April 09, 2019, 01:03:36 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 29, 2019, 09:32:24 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 957
  • Denominasi: Protestan

...
dan mungkin tiba2 mengingat satu lagu air, Tefilin [Maz.63:2] ini :
...

Mungkin ?

Tapi kok judul tritnya "seperti" sudah pasti, bray ?

Ok. Sila dilanjut lagi, bray.
Masih tubikontinyu kan...
« Last Edit: March 29, 2019, 09:51:29 PM by viruskasih »
April 01, 2019, 08:39:08 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ay.23-24
Tetapi saat-nya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah2 benar akan menyembah Bapa dlm roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah2 demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, hrs menyembah-Nya dlm roh dan kebenaran."

Ayat ini agak komplek kalimatnya.
Mungkin dgn merenungkan kata “nya” kali dpt juga yg jelas,
Siapa yg akan datang dan siapa yg sudah tiba sekarang,
Siapa itu Roh dan apa atau siapa pula itu kebenaran?

[Yoh 3] mengatakan, yg lahir dari Roh adalah roh, yg lahir dari danging adalah daging. Maka yg dihasilkan oleh kebenaran pastilah kebenaran. Roh itu kuat dan penurut, daging ini lemah, maka penuntut. Roh hanya berhubungan dgn roh dan daging dgn daging. Menyembah Allah dgn mengutamakan gerak-gerik daging menjadi tidak relevan bagi Allah yg adalah Roh. ROH KUDUS ialah Roh Kebenaran dan Yesus ialah kebenaran itu. Bapa ialah yg mengutus ROH KUDUS kpd kita di dlm nama Yesus utk mengajari kita memahami Firman-Nya. Oleh karena itu kita berdoa kpd Bapa di dlm nama Yesus Kristus Tuhan kita. Dan kita sadar, hanya roh yg digerakkan oleh ROH KUDUS yg mengatakan, bw Yesus itu Tuhan.  Jadi, “nya” yg akan datang di atas boleh juga kurenungkan sbg Roh Kebenaran. Dan yg sudah tiba sekarang (di sumur itu) ialah kebenaran itu sendiri, Yesus Kristus. Ini sejalan dgn [Yoh 16:13], kata Yesus: “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dlm seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan ber-kata2 dr diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yg didengar-Nya itulah yg akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kpd-mu hal2 yg akan datang.”


Ay.25-26
Jawab perempuan itu kpd-Nya:
"Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yg disebut juga Kristus;
apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kpd kami."

Kata Yesus kpd-nya:
"Akulah Dia, yg sedang ber-kata2 dgn engkau."

Tampaklah sudah dr pernyataan perempuan itu hal2 yg semakin dalam dan semakin cerdas dan semakin benar. Dia tentu pernah baca, bw tongkat kerajaan tidak akan beranjak dr Yehuda ataupun lambang pemerintahan dr antara kakinya, sampai dia datang yg berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa2 [Kej 49:10] dan teringat akan kisah Musa yg mengatkan: “Seorang nabi dr tengah2-mu, dr antara saudara2-mu, sama spt aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yg hrs kamu dengarkan [Ul 18:15]. Maka kehausan rohani perempuan itu semakin nyata bertambah, maka Mesias menjadi kerinduannya, karena Mesias akan memberitakan segala sesuatu kpd-nya. Mendengar jawaban Yesus, “Akulah Dia”,  tentu dia terkejut lagi dan lagi di dlm lubuk hati-nya. Maka Yesus telah menjadi berita suka-cita di dlm dirinya dan se-isi kampungnya. Maka,Yesus hrs telah menjadi sumber air hidup baginya dan bagi kita semua.

"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kpd-Ku dan minum! (red: darah-Nya).
Barangsiapa percaya kpd-Ku, akan mengalir aliran2 air hidup." (red: yg menghidupkan) [Yoh.7:37-38]


Periksalah,
Hanya yg hidup yg dapat menghidupkan.
Pd setiap yg hidup selalu ada interaksi.
Interaksi di dlm-nya pun keluar-nya.

Contoh kecil hal duniawi pd batre yg masih hidup
Di situ ada aksi-reaksi dlm cel-nya antara (+) dan (-)
Hanya batre hidup yg bisa berinteraksi menghidupkan

Maka menjadi penting utk kita pertanyakan:
Apakah firman-Nya yg hidup telah menghidupkan rohani kita?
Perkataan2 yg Ku katakan kpd-mu adalah roh dan hidup [Yoh 6:63]

(tunggu)
« Last Edit: April 09, 2019, 01:07:39 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
April 04, 2019, 12:05:36 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ttg air itu:

Telah dikatakan di atas, air adalah keperluan dasar setiap mahluk hidup. Tanpa air mahluk itu mati kering keriput. Jika kita kembali ke awal mula kejadian, nampaknya air sejak semula telah menjadi sentral pemikiran awal. Sampai abad ke 18 (200 thn lalu), air pernah dianggap sbg unsur dasar yg melambangkan semua zat. Pd akhirnya diketahui, bw air bukan unsur melainkan senyawa oksigen dan hidrogen. Hidrogen (kuplesetin = gen pembuat hidro) adalah unsur terbanyak dan terdapat di-mana2. Hidrogen murni yg alami tidak ada di bumi, hanya ada di matahari dan bintang2 dan sedikit di atmosfir. Semua hydrogen yg ada di bumi  besenyawa dgn unsur lain menjadi materi. Mayoritas senyawaan itu ialah air; 2/3 dr tubuh kita ini air; ¾ dr permukaan bumi ini air.

Pd mulanya bumi belum berbentuk dan kosong bagai wujud angin; gelap gulita menutupi samudera raya, bagai tak mungkin tampak apa2 dan tak ada enegi, dingin sekali, lebih rendah dr - 273 oC (nol absolut), elektron pun berenti bergerak pd suhu di bawah suhu absolut tsb. Menurut [Kej.1:2], hanya Roh Allah terus bergerak me-layang2 (sifat angin) di atas permukaan air (sumber kehidupan kita itu). Kitab Kejadian yg disebut Kitab Pd Mulanya, adalah sungguh tepat menggambarkan pd mulanya itu, sehingga merupakan Kitab yg paling melegakan kita sbg pintu masuk yg meyakinkan ke dlm seluruh isi Alkitab.

Lalu kemuadian ada samudera yg dipisahkan Allah menjadi air di atas, yaitu uap dan air di bawah, yaitu laut. Uap itu yg kemudian bersatu turun menjadi, mengalir menjadi sungai dr atas ke bawah, dr hulu ke muara utk menjadikan dan menumbuhkan kehidupan. Laut yg menampung muara2 sungai menimbulkan gelombang dan menjadi kekacauan hidup, tetapi Allah tetap ada bersemayam juga di situ sbg Raja, walau di atas air bah sekali pun [Maz.29:10] ada.

Pemikiran akan kedahsyatan Allah yg adalah Roh bisa dilukiskan sbg angin yg menghidupkan air laut itu naik tinggi membumbung sbg uap, terjun sbg hujan, plesetan sbg sungai, menghidupkan segala mahluk. Jadi, spt begitulah kira2, bw kita hrs segera bisa paham menghayati kedahsyatan roh yg maya yg melayang2 di atas air. Jika kedahsyatan angin dan air yg nyata pun belum sungguh kita hayati, maka teruslah pikirkan air, baik daya rusak-nya maupun daya hidup-nya.

Kata Yesus kpd Nikodemus: "Aku berkata kpd-mu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dr air dan Roh, ia tak dpt masuk ke dlm Kerajaan Allah. Apa yg dilahirkan dr daging, adalah daging, dan apa yg dilahirkan dr Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kpd-mu: Kamu hrs dilahirkan kembali.  Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dr mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dgn tiap2 org yg lahir dr Roh." [Yoh 3:5-8]

Jadi mungkin, kita lahir keluar dr yg alami sbg anak2 sungai yg berhimpun menuju gelora samudra kehidupan, lalu kudu lahir kembali utk keluar dr gelombang samudera bagai uap utk naik menuju kehendak Allah. Begerak menjadi hujan, atau bersemayam spt embun penyejuk dlm taman kehidupan (Firdaus) atau beku spt salju atau tetap me-layang2 bersama angin. Gentayangan? Entahlah! Sebab, menurutku, sebutir air tidak akan pernah melintas ttk yg sama dua kali.

Syair [Maz.147:15-18] ini pun pantas kita renungkan
utk menekankan pertumbuhan oleh air hidup:
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.
Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.
Ia melemparkan air batu seperti pecahan2 kaca. Siapa tahan berdiri menghadapi dingin-Nya?
Ia menyampaikan firman-Nya, lalu mencairkan semuanya, Ia meniupkan angin-Nya, maka air mengalir.


Air yg hidup, mengalir dr tempat yg berbeda ketinggiannya, memenuhi tempat yg lebih rendah menuju sama rata bagai adil. Yesus sumber air hidup, kita adalah bejana atau tempat yg rendah, maka mengalirlah kpd kita. Pengertian literal perempuan itu ttg “air hidup” pd awalnya sama dgn pengertian skeptis Nikodemus ttg “lahir kembali”. Nikodemus bingung, apa itu lahir kembali. Lalu dunia roh diibaratkan spt angin yg alami: “Angin tidak kau ketahui dr mana ia datang atau ke mana ia perginya”. Maka Nikodemus, org pintar, pengajar Yahudi  itu hrs berpikir lagi dan kita pun hrs terus-menerus memikirkan apa yg dipikirkan Tuhan ttg hal2 yg melampaui akal pikiran.

Semoga ROH KUDUS senantiasa mengajari kita utk mengerti
Dan mengenali segala sesuatu utk menumbuhkan iman kita

Salam Damai!
« Last Edit: April 09, 2019, 01:09:33 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
April 05, 2019, 07:55:24 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Mungkin ?
Tapi kok judul tritnya "seperti" sudah pasti, bray ?
Heheh! Ya!
Judulnya spt "Lagu", setelah dibaca spt "Blagu"
Jadi judulnya bagusan "Perempuan Samaria Blagu Ttg Air"
Tapi kalo dibaca lanjut, mungkin dia "pekabar injil" pertama (ay.29)

Salam Damai!

« Last Edit: April 09, 2019, 01:10:01 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
April 09, 2019, 01:15:35 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@all

Nyang aus, nyang aus, nyang aus ...!
Nyo ngomongin air hidup spy kagak aus lagi!

Salam Damai!

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 03, 2019, 04:38:56 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Yohanes menulis, "Aku haus!", kata Yesus
Sekali lagi Ia menunjukan kemanusiaan-Nya
Dgn itu juga Ia melengkapi semua data tertulis

Salam Paskah!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 27, 2019, 01:08:09 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2395
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ay.21
Kata Yesus kpd-nya:
"Percayalah kpd-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba,
bw kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.


Perempuan itu hrs percaya, saatnya akan tiba, ini berarti sebentar lagi. Sebentar lagi Yesus akan disalib, mati dan dikuburkan, bangkit dari antara org mati, lalu naik kesurga, barulah semua bangsa tahu apa yg kerap Dia katakan, “Akulah Dia”, yg penuh kasih-karunia dan kebenaran, berkuasa menghapus dosa dan memberi hidup kekal bagi siapa yg percaya.

Ay. 22
Kamu menyembah apa yg tidak kamu kenal,
kami menyembah apa yg kami kenal,
sebab keselamatan datang dr bangsa Yahudi.


Memang, dr semua suku bangsa Israel, hanya bangsa Yahudi yg sungguh2 terus menjaga kualitas bahasa dan budaya bangsanya, bahkan pemurniannya pun sangat ekstrim [Ezra 10:3]. Yahudi selalu ada di pangkal dan di ujung permasalahan dunia. Ilmu apa pun yg kita pelajari selalu ada Yahudi di pangkalnya. Melalui mereka juga didatangkan pembaharuan sabda, mulai dr sabda alami, ke sabda duniawi hingga pd sabda illahi. Semua itu telah dinobuatkan Allah sebelumnya.

Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub,
Ketetapan2-Nya dan hukum2-Nya kpd Israel.
Ia tidak berbuat demikian kpd segala bangsa,
dan hukum2-Nya tidak mereka kenal.
Haleluya! [Maz.147:19-20
]

@SOTAR

Di bagian pendahuluan ada aku tulis ttg sumur
Itu mirip dgn kandang domba di Israel dulu
Di pinggir desa dan milik bersama/koprasi
Kandang itu
Bukan di belakang rumah spt di Ciamis
Tipe lain ada di bukit2, jauh dr desa
Itu diskusi nanti setelah FARISI-2

Salam Damai
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)