Author Topic: Sharing Drama, Skit, Pantomim dan Aksi Panggung Lainnya  (Read 1329 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 29, 2019, 10:01:36 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Mulai dari saya dulu ya..

Ini drama tanpa suara, bisa utk paskah, jumat agung, Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) atau natal, idealnya dimainkan sebelum kotbah. Gratis demi kemuliaan Tuhan, namun alangkah baiknya jika Anda menghubungi saya terlebih dahulu, di sini atau di revoltzer@gmail.com. Saya ingin mendengar bagaimana pelaksanaan dan hasilnya di tempat Anda. Terima kasih.

Yesus Sang Juruselamat Manusia

Pemain, minimal 11 orang sebagai berikut :
Allah Bapa (Lk)
Yesus (Lk)
Adam (Lk) dan Hawa (Pr), keduanya juga sebagai pemeran lainnya.
Minimal 4 orang sebagai manusia (Lk/Pr) juga sebagai murid Yesus dan/atau peran lainnya.
Minimal 2 orang (Lk) prajurit yg menyalibkan Yesus.
Penginjil (Lk/Pr)
Dua orang sbg Maria dan Yusuf bisa diambil dari pemain2 di atas (Adam-Hawa, manusia2, dan/atau penyalib).
Tiga orang majus juga bisa diambil dari pemain2 di atas.
Enam orang pemain lainnya yang berdiri di tengah panggung pada scene 4 (penutup) juga bisa diambil dari pemain2 di atas.

Scene 1 : Penciptaan
Peragakan adegan penciptaan (jika tidak memungkinkan boleh dilewati sampai kepada penciptaan manusia).
Allah memakai jubah putih (bisa dengan kain satin putih yg biasa dipakai di paduan suara) masuk ke panggung. Allah melihat sekeliling, terlihat sedikit 'kurang suka' dengan kekosongan ini. Lalu tersenyum ke penonton seolah-olah punya ide bagus.
1.   Hari 1 : Terang. Nyalakan lampu panggung ketika terang itu diciptakan. Allah melihat keadaannya kemudian mengajungkan jempol tanda bahwa itu baik.
2.   Hari 2 : Cakrawala/langit/angkasa/atmosfir. Peragakan satu atau kedua tangan membentuk kubah di bawah dada Allah (jangan terlalu tinggi). Peragakan juga ada air di bawah dan di atas cakrawala tersebut. Mainkan efek suara air tersebut.
3.   Hari 3 : Laut dan darat (membentuk bumi), boleh dengan cara mengarahkan tangan ke bagian bawah cakrawala tadi, kemudian membentuk bola dengan dua tangan. Kemudian seperti membentuk adonan. Kemudian menumbuhkan pepohonan/tumbuh-tumbuhan dengan jari tangan sambil memainkan efek suara hutan. Acungkan jempol.
4.   Hari 4 : Beralih ke bagian atas, di cakrawala Allah membentuk matahari, bulan dan bintang. Acungkan jempol.
5.   Hari 5 : Allah menciptakan ikan dan makhluk hidup di air dan di udara (burung). Mainkan efek suara ikan dan burung. Acungkan jempol.
6.   Hari 6 : Allah menciptakan makhluk hidup di darat dan manusia. Ketika membentuk manusia peragakan dengan detail dengan kedua tangan dan diakhiri hembusan nafas ke hidung. Allah melihat keseluruhan ciptaan itu sangat baik (jempol). Lalu Allah membawa masuk manusia (Adam) ke panggung (taman Eden). Adam berusaha mengenal diri sendiri. Lalu Allah membawa Adam berjalan-jalan di panggung, menunjukkan taman tersebut dengan segala keindahannya. Keduanya tampak bersukacita.

Selanjutnya peragakan Adam tertidur (dibuat oleh Allah), kemudian dari rusuk tersebut Allah membentuk dengan tangan seorang perempuan. Seorang perempuan masuk ke panggung.
Peragakan Allah mengajari mereka segala hal sambil berjalan mengelilingi panggung, dan melarang mereka memakan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Allah kemudian keluar panggung.

Peragakan Adam dan Hawa melihat-lihat dan mempelajari segala isi taman Eden. Kemudian mereka terpisah beberapa meter, Hawa di satu sisi memeriksa pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, kemudian memakan buah tersebut, lalu Hawa memanggil memberikan kepada Adam. Adam memakannya. Berikan suara dramatis yang menandakan dosa sudah masuk ke dunia. Mereka memperagakan ketelanjangan mereka (menutup dada dan bagian bawah).

Allah kemudian masuk, memeragakan mencari-cari mereka (kedua tangan menempel di mulut, memanggil-manggil tanpa suara). Setelah bertemu mereka, Allah berarugumen dengan Adam dan Hawa, dan akhirnya Allah memeragakan hukuman bagi mereka. Allah memeragakan kehamilan (memegang perut) untuk Hawa dan memeragakan kerja keras (bisa dengan mencangkul tanah) untuk Adam. Allah juga memperagakan memberi mereka pakaian. Adam dan Hawa menjauh dari Allah.

Peragakan Adam bekerja keras dengan berkeringat (bisa dengan mencangkul tanah, menanam benih, dll), peragakan Hawa hamil (memegang perut dan berkacak pinggang seperti kecapean). Kemudian mereka berjalan (menuju pintu samping panggung) semakin pelan, dan makin lama menjadi membungkuk, dan akhirnya rubuh ke tanah (simbol kematian) Mereka akhirnya mati (matikan lampu).

BERSAMBUNG...
« Last Edit: April 29, 2019, 10:13:20 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
April 29, 2019, 10:02:28 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
LANJUTAN...

Scene 2 : Manusia semakin jahat, Allah Bapa mengutus Tuhan Yesus
Peragakan beberapa orang (minimal 4 orang) masuk ke panggung dengan berbagai keburukan dan kejahatan. Mereka mengenakan tas punggung bertuliskan “DOSA” (tas ini opsional, boleh tidak digunakan)
Peragakan Allah Bapa melihat manusia dan kelakuannya setelah dihinggapi dosa. Peragakan ada minimal satu orang yg membunuh dengan pisau (palsu, mewakili kejahatan), minimal satu orang yg menyembah-nyembah patung/berhala, minimal satu orang duduk di lantai bermain dengan uang dan kartu (judi), minimal satu orang bersenang2/bermabuk-mabukan (memegang miras).

Kemudian peragakan Allah membawa masuk Tuhan Yesus. Sama seperti Allah Bapa, Yesus memakai jubah putih dengan kain sarung atau syal menyilangi bahu sampai pinggang. Bapa Melihat kepada Yesus secara serius seakan-akan menyuruh Yesus melihat kepada para manusia, Bapa mengajak Yesus berkeliling, mengunjungi orang2 tadi satu persatu. Yesus melihat kepada semua manusia, dan kembali melihat Allah Bapa, Yesus mengangguk tanda setuju untuk diutus. Pada akhirnya manusia2 berdosa bangkit berdiri, berjalan, semakin bungkuk dan rubuh ke tanah dan mati.

Scene 3 : Yesus datang ke dunia
Peragakan sepasang suami istri (Yusuf dan Maria) masuk ke panggung. Maria mengangkat kedua tangan memeragakan seperti menimang bayi. Kemudian berhenti di satu tempat di panggung. 3 orang majus datang, ketiganya menghadap Yusuf dan Maria dan memberikan persembahan. Ketiganya berlutut (posisi seperti menyembah) sambil mengangkat kedua tangan (menyerahkan persembahan). Kemudian

Peragakan Yesus datang masuk ke panggung, diikuti orang banyak (bisa dengan menggunakan 8 orang sisa kecuali Allah Bapa), peragakan adegan Yesus meredakan badai di laut (bisa dengan beberapa orang duduk bersila di lantai, seperti mendayung-dayung, Yesus tertidur, kemudian berakting seperti ada badai, lalu Yesus bangun dan meredakan badai. Peragakan juga adegan2 lain (cukup Yesus dan satu atau dua orang lain saja, yg lain keluar panggung) seperti menyembuhkan orang buta, membuat orang lumpuh berjalan, mengusir setan, dan membangkitkan orang mati.

Selanjutnya (bagian ini dibuat agak lama supaya menekankan betapa pentingnya penyaliban Yesus ini) peragakan Yesus diadili oleh pemerintah Romawi dan dicambuk dan disalibkan. Bisa dengan cara dua atau tiga orang masuk kemudian menjatuhkan Yesus, melucuti pakaian/jubahNya lalu memaki, menampar, memukul, menendang Yesus. Dan pakaikan (imajinasi) mahkota duri ke kepalaNya. Kemudian peragakan mereka mencambuki Yesus (bisa dengan memainkan potongan klip adegan cambuk film 'Passion of The Christ').

Selanjutnya Yesus ditidurkan di lantai, kedua tangan dibentangkan ke samping (membentuk salib), prajurit memaku kedua tanganNya, dan kaki juga dirapatkan dan juga dipaku. Lalu mereka mengangkat tubuh Yesus. Pastikan ketika diangkat, tubuh Yesus harus dalam keadaan seolah-olah sudah menempel di salib. Pemeran Yesus harus benar-benar membentangkan kedua tangan dan merapatkan kaki dan ketika diangkat harus benar2 lurus tubuhnya seperti membentuk salib/huruf T. Setelah tersalib, prajurit tertawa sebentar kemudian bergerak agak ke samping. Yesus tetap berdiri dengan kedua kaki dan tangan terbentuk seperti salib

Selanjutnya (kira2 20 detik kemudian) peragakan Allah Bapa masuk membawa tas punggung “DOSA” dan memakaikannya di dada Yesus. Allah Bapa memegang tangan Yesus sambil berjalan mundur pelan-pelan sampai tanganNya terlepas dari tangan Yesus. Allah melihat dari jauh. Adegan ini bisa sambil memutar lagu “Above All”.

Lalu peragakan seperti gempa bumi, prajurit2 seperti bergoyang tubuhnya. Lalu mereka masuk dekat ke salib. Salah satu mencucukkan tombak, ke perut Yesus. Lalu mereka menurunkan Yesus. Menyeretnya, dan diposisikan tidur di lantai. Seorang masuk menutupNya dengan kain putih.

Kira2 20 detik kemudian peragakan Yesus bangkit berdiri (bisa dengan membentangkan kedua tangan atau improvisasi yang lain). Beberapa detik sebelum kebangkitan bisa dimainkan musik yang dramatis yg intens yang puncaknya sampai kepada adegan Yesus berdiri. Musik/efek suara ini membantu supaya adegan kebangkitan terlihat dramatis.

BERSAMBUNG...
« Last Edit: April 29, 2019, 11:19:02 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
April 29, 2019, 10:02:51 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
LANJUTAN...

Scene 4 (Penutup)
Peragakan kertas bertuliskan keadaan sebelum dan sesudah menerima Yesus (bahan kertas disediakan). Enam orang berjalan masuk ke panggung, mengenakan tas punggung/ransel di dada, tas tersebut telah ditempeli (double tape) kertas, masing-masing orang bertuliskan : BEBAN BERAT, EGOIS, JAHAT, BENCI, HAWA NAFSU, PENYEMBAH BERHALA.

Kemudian seorang penginjil (membawa Alkitab) berjalan masuk ditemani Yesus. Penginjil berlutut berdoa memohon kekuatan dan Tuhan Yesus memberi kekuatan kepadanya utk memberitakan Injil kepada mereka. Lalu penginjil berusaha menginjili mereka satu persatu (diiringi lagu rohani lembut, misalnya lagu 'Pandanglah pada Yesus' (Turn Your Eyes upon Jesus)). Satu orang mungkin berkisar 15 atau 20 detik. Pemain boleh pada awalnya menolak namun pada akhirnya bertobat. Setiap satu orang berhasil bertobat, Tuhan Yesus mengambil tas tersebut dan membuangnya jauh, dan setelah ditanggalkan yang terlihat adalah kertas (lain lagi) yang telah ditempelkan (dengan double tape) di kaos yang berisi kebalikan dari tulisan yang di tas tersebut. Misalkan sebelumnya di tas ditulis “JAHAT” maka setelah dibuang tas tersebut akan tampak di baju/dada orang tersebut tulisan “BAIK”, BENCI --> KASIH, BEBAN BERAT --> DAMAI SEJAHTERA, EGOIS --> MURAH HATI, PENYEMBAH BERHALA --> PENYEMBAH ALLAH, HAWA NAFSU --> PENGUASAAN DIRI.

Setelah semua bertobat, semuanya terlihat sangat bersukacita dan saling bersalaman, mengenal satu sama lain dan bersahabat dan terlihat penginjil juga seperti bercengkerama dan bersukacita dengan mereka. Penginjil juga memerakan seperti mengajar mereka juga.

Selanjutnya semua pemain masuk dan bergandeng tangan, membentuk satu baris menghadap penonton, memberi hormat.

SELESAI
13 April 2019
Revoltzer
revoltzer@gmail.com


Catatan :
jika tidak ada pintu samping/belakang panggung, bisa diakali dengan cara berikut :
semua pemain (baik yg bertugas atau belum bertugas) berdiri di sudut panggung, membelakangi penonton, bisa membentuk satu baris lurus ke samping atau membentuk satu kelompok yang merapat di sudut. Setiap kali adegan, hanya yg bertugas yg keluar dari kelompok ini (sisanya tetap berdiri membelakangi penonton di sudut). Jika ada adegan 'masuk ke panggung' maka berarti pemain tersebut keluar dari kelompok/barisan dan bergerak ke tengah panggung, memainkan perannya. Jika ada adegan 'keluar panggung' maka itu berarti pemain tersebut kembali masuk ke kelompok di sudut ini.

Pemain di adegan 4 (terakhir) boleh sejak awal memakai dua kaos sekaligus. Kaos yg luar yg tanpa kertas. Yang bagian dalam adalah kaos yg telah ditempeli kertas dosa tersebut. Ketika mau masuk adegan terakhir ini, pemain segera menanggalkan baju/kaos terluar ini kemudian segera memakai ransel yg telah ditempeli kertas (satu orang satu macam dosa, ditempeli di ransel). Pakaikan ransel di dada, dengan tujuan ketika Yesus membuang tas ini, langsung tampak kebaikan yg tertulis di dada/kaos pemain.Pastikan enam ransel dosa juga sudah ada di sudut panggun atau di pintu samping siap dipakai di adegan terakhir ini.
« Last Edit: May 14, 2019, 01:48:56 PM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)