Author Topic: Apakah Tuhan mengijinkan perbudakan di zaman Perjanjian Lama ?  (Read 924 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 21, 2019, 01:16:03 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 481
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Banyak2 sekali orang mencerca Tuhan orang Kristen sebagai kejam karena mengijinkan perbudakan di zaman PL. Cuma karena sekali membaca Alkitab terus men cap Tuhan bla bla blah........

Perbudakan di jaman PL itu berbeda sekali dengan perbudakan di jaman modern yang kita ketahui.
Di Jaman modern budak2 berasal dari penculikan orang2 dari suku2 lain oleh bangsa penjajah dan di ekspor ke negara2 lain untuk dijual. Mereka disiksa, diberi makan seadanya, tidak diberi pakaian yang patut, diperlakukan seperti ternak yang bekerja di ladang.


SEDANGKAN PERBUDAKAN DI PL HARUS DIBEBASKAN SESUDAH 7 TAHUN DAN DIBERIKAN HADIAH.
Ulangan 15 (12) "Apabila seorang laki-laki atau perempuan dari bangsamu menjual dirinya menjadi budakmu, ia harus bekerja untukmu selama enam tahun. Dalam tahun yang ketujuh ia harus dibebaskan.(13) Budak yang dibebaskan itu tak boleh dibiarkan pergi dengan tangan kosong.(14) Berilah kepadanya dengan murah hati dari apa yang diberikan TUHAN Allahmu kepadamu yaitu kambing domba, gandum dan anggur.

BUDAK2 YANG DISIKSA DAPAT MENUNTUT PEMBEBASAN :
Keluaran 21 (20) Apabila seseorang memukul budaknya laki-laki atau perempuan dengan tongkat, sehingga mati karena pukulan itu, pastilah budak itu dibalaskan.

(26) Apabila seseorang memukul mata budaknya laki-laki atau mata budaknya perempuan dan merusakkannya, maka ia harus melepaskan budak itu sebagai orang merdeka pengganti kerusakan matanya itu
(27) Dan jika ia menumbuk sampai tanggal gigi budaknya laki-laki atau gigi budaknya perempuan, maka ia harus melepaskan budak itu sebagai orang merdeka pengganti kehilangan giginya itu.

BUDAK YANG DISIKSA DAN MELARIKAN DIRI TIDAK BOLEH DIKEMBALIKAN !
Ulangan 23 (15) Janganlah kauserahkan kepada tuannya seorang budak yang melarikan diri dari tuannya kepadamu.(16) Bersama-sama engkau ia boleh tinggal, di tengah-tengahmu, di tempat yang dipilihnya di salah satu tempatmu, yang dirasanya baik; janganlah engkau menindas dia."

Tuhan tidak pernah menciptakan perbudakan, hal itu terjadi jika ada orang Israel yang kesulitan ekonomi dan secara sukarela menjual dirinya sbg budak sehingga bisa menolong keluarganya, bedanya dengan budak2 zaman modern yang tidak menerima hasil penjualan dirinya itu. Merekapun masih bisa ditebus sebelum ikatan kerja berakhir jika ada yg membayar ganti rugi.

Imamat 25:(47) Apabila seorang asing yang tinggal di tengah-tengahmu menjadi kaya, dan ada sesamamu orang Israel jatuh miskin sehingga ia menjual dirinya sebagai budak kepada orang asing itu atau kepada keluarganya, (48) orang Israel itu tetap mempunyai hak untuk ditebus. Seorang dari saudaranya yang laki-laki,(50) Budak itu harus berunding dengan orang yang sudah membelinya. Mereka harus menghitung jumlah tahun sejak dirinya dijual sebagai budak sampai Tahun Pengembalian yang berikut, lalu menentukan harga tebusannya. Harga itu harus ditetapkan menurut perhitungan gaji yang diberikan kepada orang upahan.(51) Budak itu harus mengembalikan harga pembelian dirinya sebesar jumlah gaji seorang upahan selama tahun-tahun yang belum dijalaninya,

MEREKA MENDAPATKAN HARI LIBUR SETIAP MINGGU DI HARI SABBAT.
Keluaran 20 (10) tetapi hari yang ketujuh adalah hari istirahat yang khusus untuk Aku. Pada hari itu tak seorang pun boleh bekerja, baik kamu, maupun anak-anakmu, hamba-hambamu,

Paulus memperingatkan orang2 yang memiliki hamba/budak agar berlaku adil :
Kolose 4 (1) Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.

Paulus juga meminta para tuan2 pemilik budak untuk saling menghargai dan menjauhkan kekerasan :
Efesus 6 (5) Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus,
(9) Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka.

MENCULIK DAN MENJUAL MANUSIA SBG BUDAK SANGAT DILARANG TUHAN (HUKUMAN MATI)
Keluaran 21 (16) Siapa yang menculik seorang manusia, baik ia telah menjualnya, baik orang itu masih terdapat padanya, ia pasti dihukum mati.
Ulangan 24 (7) Apabila seseorang kedapatan sedang menculik orang, salah seorang saudaranya, dari antara orang Israel, lalu memperlakukan dia sebagai budak dan menjual dia, maka haruslah penculik itu mati.

PADA AKHIRNYA BUDAK2 DI ZAMAN PL MENDAPATKAN PEMBEBASAN KEMBALI SESUDAH MENGABDI SESUAI JUMLAH UANG YANG DITERIMANYA,

JELAS PERBUDAKAN PADA BANGSA ISRAEL DI ZAMAN PL BERBEDA DENGAN PERBUDAKAN MODERN SPT YG KITA KETAHUI.




« Last Edit: May 22, 2019, 11:36:51 AM by Ashes to Ashes »
May 22, 2019, 11:48:12 AM
Reply #1
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 481
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
PENCULIKAN DAN PERDAGANGAN MANUSIA SPT INI DILARANG DI ALKITAB PL (HUKUMAN MATI).




« Last Edit: May 24, 2019, 11:23:57 AM by Ashes to Ashes »
May 31, 2019, 10:49:54 AM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Protestan
Ini adalah pengetahuan yang sangat berguna.
July 08, 2019, 01:43:53 PM
Reply #3
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Katolik
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)