Author Topic: Sola Sriptura, Prima Scriptura, Tradisi, Magisterium  (Read 1799 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 07, 2019, 09:59:03 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Menurut hasil browsing dan sedikit logikaku, sola scriptura berarti Kitab Suci (Alkitab) adalah satu2nya pedoman hidup. Konon katanya semua (?) penganut protestan secara garis besar menganut sola scriptura.

Sementara itu ada satu bagian yg namanya prima scriptura yg hampir sama seperti sola scriptura tapi ada embel-embel "dilengkapi dengan" tradisi dan pengalaman. Konon katanya aliran methodist dan anglikan adalah penganut prima scriptura. Konon katanya dua tangan orang methodist yang satu memegang Alkitab, satu tangan lagi memegang buku pegangan methodist.

Sola scriptura menganut paham yg 'strict', 'pure/murni'. Bahkan kalo ada katanya wahyu atau perkataan seorang yg mengaku "nabi" atau bahkan malaikat yg datang langsung pun harus dipertanyakan keabsahannya seteliti mungkin dengan prinsip sola scriptura. Sola scriptura yg benar2 100% 'murni/pure sola scriptura' bisa dibilang sedikit "anti" kepada claim-claim wahyu, visitasi, pengalaman 'ngeRoh', kitab-kitab lain selain Alkitab dan lain sejenisnya.

Sementara itu para penganut prima scriptura seperti anglikan dan methodist selain memegang sola scriptura juga menjalankan tradisi sejak perintis gereja mereka. Tradisi seolah-olah sangat penting sekali. Contohnya aja bisa dilihat dari tata ibadah methodist yg sangat bersifat liturgikal. Terstruktur, sangat njelimet. Salah satu aja hilang tata ibadahnya ya bisa saja terjadi perdebatan. Mereka biasanya ikuti kebiasaan. Contoh lain di Methodist sesuai tradisi gereja methodist maka hanya orang yg uda dibaptis saja yg dikasih roti dan anggur. Mereka juga kalo sebagai majelis harus melayani berdasarkan sebuah buku panduan/pegangan methodist. Struktur organisasi methodist juga ada tertera di buku tersebut.

Silakan koreksi jika pengertian saya salah.
« Last Edit: June 07, 2019, 10:34:42 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
June 07, 2019, 10:25:07 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Orang2 yg menganut sola scriptura sepertinya sangat kritis terhadap setiap perkataan apalagi yg tidak diajarkan di Alkitab.

Menurut logikaku, aliran gereja kharismatik, methodist dan anglikan bisa dibilang penganut prima scriptura. Sementara itu yg disebut penganut sola scriptura tulen 'mungkin' adalah gereja2 'reform' atau yg beraliran Calvinist, fundamental dan lain sejenisnya.

tapi seperti biasa, konon katanya gak ada yg murni bisa pro 100% kepada aliran gerejanya, banyak yg overlap : misalnya mengaku menganut 100% sola scriptura tapi sedikit "ok" terhadap hal2 seperti bahasa roh, 'kesembuhan ilahi' dan lain2. Dari hasil browsingku, kudapati golongan ini sering disebut Charismatic Calvinist --> dia sola scriptura tapi dia percaya karunia Roh.
« Last Edit: June 07, 2019, 10:29:01 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
June 07, 2019, 11:25:10 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Kenapa aku bilang kharismatik itu prima bukan sola scriptura?

Khusus utk aliran kharismatik dan pentakosta (atau pantekosta? mana yg bener?) menurut pantauan dan logikaku, aku merasa mereka percaya Alkitab sebagai satu2nya pedoman tapi mereka juga percaya Tuhan masih 'berbicara' kepada orang2 maupun membantu orang2 memahami Kitab Suci.

Makanya aku bilang kharismatik itu prima scriptura. Mereka tidak murni sola scriptura.
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
June 07, 2019, 12:00:04 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3548
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Varian-varian praktik dan pemahaman yang muncul kemudian, seharusnya tidak memisahkan diri dari kelompok yang sudah eksis dari sejak ROH KUDUS turun pada Hari Pentakosta. Dengan munculnya kelompok baru dan menamakan diri sebagai jemaat Kristus, menyajikan fakta bahwa pendiri kelompok baru itu memposisiskan diri sebagai pesaing Yesus dalam hal pendirian jemaat Kristus. Dengan membaca Scriptura seharusnys menangkap bahwa Yesus Kristus hanya sekali mendirikan jemaat-Nya, dan keinginan-Nya hanya memiliki jemaat yang satu sudah diungkapkan-Nya seperti kesatuan Mereka (Yoh 17:11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.)

Dengan demikian, menurut pendapatku, mengingat Yesus Kristus tidak menulis Scriptura, tidak mewariskan Scriptura, dan tidak mengirimkan Scriptura, maka memandang Scriptura lebih utama daripada pengajaran rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman merupakan penyimpangan dari keinginan Yesus Kristus. Jika memandang keutamaan Scriptura lebih dari keutamaan rasul yang senantiasa disertai sampai kepaa akhir zaman, berarti memandang hasil karya kanonisasi Scriptura oleh penerus rasul lebih utama daripada penerus rasul. Aneh kalo karya penerus rasul lebih utama dari penerus rasul itu sendiri.

Salam damai.

Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
June 10, 2019, 01:22:57 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Kenapa aku bilang kharismatik itu prima bukan sola scriptura?

Khusus utk aliran kharismatik dan pentakosta (atau pantekosta? mana yg bener?) menurut pantauan dan logikaku, aku merasa mereka percaya Alkitab sebagai satu2nya pedoman tapi mereka juga percaya Tuhan masih 'berbicara' kepada orang2 maupun membantu orang2 memahami Kitab Suci.

Makanya aku bilang kharismatik itu prima scriptura. Mereka tidak murni sola scriptura.
Kalau nurut saya, harus di-clear-kan dulu pengertian Sola Scriptura dan Prima Scriptura. Karena pengertian inipun berkembang.

Kalau saya sih harusnya kembali kepada waktu dan konteks istilah ini dicetuskan, yaitu pada waktu reformasi dan dalam konteks 5 sola.

5 Sola, kalau digabung pengertiannya adalah, "Keselamatan adalah kasih karunia dari Allah melalui iman kepada Kristus yang dituliskan di alkitab. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan".

Jadi Sola Scriptura adalah berarti: hanya dari Kitab Suci kita mengenal Kristus yang kita imani, yang olehNya kita diselamatkan. Intinya adalah tidak menerima pewahyuan lain tentang Kristus diluar kitab suci.

Kalau soal praktek kesembuhan Illahi dan bahasa roh itu adalah perbedaan tafsiran. Bukan Sola atau Prima Scriptura.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
June 10, 2019, 01:50:34 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1070
  • There is none like You
tapi seperti biasa, konon katanya gak ada yg murni bisa pro 100% kepada aliran gerejanya, banyak yg overlap :

misalnya mengaku menganut 100% sola scriptura tapi sedikit "ok" terhadap hal2 seperti bahasa roh,

'kesembuhan ilahi' dan lain2.

Dari hasil browsingku, kudapati golongan ini sering disebut Charismatic Calvinist --> dia sola scriptura tapi dia percaya karunia Roh.
Justru semua itu harus di uji didalam prinsip Sola Scriptura.

Misalnya contoh :
ada kesaksian seseorang disembuhkan karena berdoa kepada RATU SURGA. jelas hal ini adalah menyimpang dan harus di tolak karena definisi berdoa di Alkitab hanyalah kepada Allah terlepas dari telah mendapatkan kesembuhan atau mujizat lain.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
June 10, 2019, 04:51:37 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Kalau nurut saya, harus di-clear-kan dulu pengertian Sola Scriptura dan Prima Scriptura. Karena pengertian inipun berkembang.

Kalau saya sih harusnya kembali kepada waktu dan konteks istilah ini dicetuskan, yaitu pada waktu reformasi dan dalam konteks 5 sola.

5 Sola, kalau digabung pengertiannya adalah, "Keselamatan adalah kasih karunia dari Allah melalui iman kepada Kristus yang dituliskan di alkitab. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan".

Jadi Sola Scriptura adalah berarti: hanya dari Kitab Suci kita mengenal Kristus yang kita imani, yang olehNya kita diselamatkan. Intinya adalah tidak menerima pewahyuan lain tentang Kristus diluar kitab suci.

Kalau soal praktek kesembuhan Illahi dan bahasa roh itu adalah perbedaan tafsiran. Bukan Sola atau Prima Scriptura.
aku pernah ke gereja pentakosta, pada waktu itu pengkotbahnya itu adalah seorang nabi (atau dianggap oleh jemaat adalah nabi), waktu itu dia ada menceritakan pengalaman bahwa dia mendapat 'nubuat' bgini begitu.

nah ini bagaimana om?
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
June 10, 2019, 06:26:46 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10923
Menurut hasil browsing dan sedikit logikaku, sola scriptura berarti Kitab Suci (Alkitab) adalah satu2nya pedoman hidup. Konon katanya semua (?) penganut protestan secara garis besar menganut sola scriptura.

Sementara itu ada satu bagian yg namanya prima scriptura yg hampir sama seperti sola scriptura tapi ada embel-embel "dilengkapi dengan" tradisi dan pengalaman. Konon katanya aliran methodist dan anglikan adalah penganut prima scriptura. Konon katanya dua tangan orang methodist yang satu memegang Alkitab, satu tangan lagi memegang buku pegangan methodist.

Sola scriptura menganut paham yg 'strict', 'pure/murni'. Bahkan kalo ada katanya wahyu atau perkataan seorang yg mengaku "nabi" atau bahkan malaikat yg datang langsung pun harus dipertanyakan keabsahannya seteliti mungkin dengan prinsip sola scriptura. Sola scriptura yg benar2 100% 'murni/pure sola scriptura' bisa dibilang sedikit "anti" kepada claim-claim wahyu, visitasi, pengalaman 'ngeRoh', kitab-kitab lain selain Alkitab dan lain sejenisnya.

Sementara itu para penganut prima scriptura seperti anglikan dan methodist selain memegang sola scriptura juga menjalankan tradisi sejak perintis gereja mereka. Tradisi seolah-olah sangat penting sekali. Contohnya aja bisa dilihat dari tata ibadah methodist yg sangat bersifat liturgikal. Terstruktur, sangat njelimet. Salah satu aja hilang tata ibadahnya ya bisa saja terjadi perdebatan. Mereka biasanya ikuti kebiasaan. Contoh lain di Methodist sesuai tradisi gereja methodist maka hanya orang yg uda dibaptis saja yg dikasih roti dan anggur. Mereka juga kalo sebagai majelis harus melayani berdasarkan sebuah buku panduan/pegangan methodist. Struktur organisasi methodist juga ada tertera di buku tersebut.

Silakan koreksi jika pengertian saya salah.

menurut saya semuanya mirip-mirip..
cuma istilahnya aja yang beda-beda...

manusia kan bukan robot..
jadi pilihannya juga enggak seragam.

dengan adanya variasi spt itu, akan tersedia lebih banyak pilihan bagi manusia untuk memilih yang paling nyaman dan paling sesuai dengan intuisi atau karakter masing-masing.

bagus lah banyak pilihan..


karena sekali lagi,
Iman itu CUMA SUBJEKTIF,
jadi enggak bisa DI JUDGE Mana yang paling benar dan yang paling salah..
(yang bisa men-Judge ya CUMA TUHAN SENDIRI)

kalo ada manusia yang ngaku-ngaku MAMPU PAHAM PIKIRAN TUHAN shg MERASA SOK MAMPU untuk paham mana iman yang benar dan salah,
maka jangan-jangan orang itu sudah melanggar 10 perintah tuhan karena MENYETARAKAN DIRINYA dengan TUHAN.


as simple as that.
« Last Edit: June 10, 2019, 06:29:39 PM by cadangdata »
June 10, 2019, 09:36:47 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1254
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Varian-varian praktik dan pemahaman yang muncul kemudian, seharusnya tidak memisahkan diri dari kelompok yang sudah eksis dari sejak ROH KUDUS turun pada Hari Pentakosta. Dengan munculnya kelompok baru dan menamakan diri sebagai jemaat Kristus, menyajikan fakta bahwa pendiri kelompok baru itu memposisiskan diri sebagai pesaing Yesus dalam hal pendirian jemaat Kristus. Dengan membaca Scriptura seharusnys menangkap bahwa Yesus Kristus hanya sekali mendirikan jemaat-Nya, dan keinginan-Nya hanya memiliki jemaat yang satu sudah diungkapkan-Nya seperti kesatuan Mereka (Yoh 17:11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.)

Dengan demikian, menurut pendapatku, mengingat Yesus Kristus tidak menulis Scriptura, tidak mewariskan Scriptura, dan tidak mengirimkan Scriptura, maka memandang Scriptura lebih utama daripada pengajaran rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman merupakan penyimpangan dari keinginan Yesus Kristus. Jika memandang keutamaan Scriptura lebih dari keutamaan rasul yang senantiasa disertai sampai kepaa akhir zaman, berarti memandang hasil karya kanonisasi Scriptura oleh penerus rasul lebih utama daripada penerus rasul. Aneh kalo karya penerus rasul lebih utama dari penerus rasul itu sendiri.

Salam damai.
dan sejarah mencatat supremasi jabatan rasul sesudah era para rasul dan era para bapa gereja mula2 menciptakan perpecahan besar dlm tubuh gereja Katholik (universal)
June 11, 2019, 04:52:57 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3548
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
dan sejarah mencatat supremasi jabatan rasul sesudah era para rasul dan era para bapa gereja mula2 menciptakan perpecahan besar dlm tubuh gereja Katholik (universal)
Kenapa bisa menyulut perpecahan?

Menurut pendapatku, karena para penerus rasul tidak sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Di mana Tuhan Yesus Kristus tidak menunjuk secara langsung, misalnya dengan kalimat, "Kau penerus ajaran-Ku" kepada seorang dari antara rasul, dan justru Tuhan Yesus Kristus memberikan kewenangan mengajar kepada 11 rasul sebelum Matias meneruskan kerasulan Yudas Iskariot, dan sebelum Saulus direkrut menjadi Paulus.

Namun, jika dicermati dari sikap Tuhan Yesus Kristus yang membedakan Petrus, Yohanes, dan Yakobus dari rasul lainnya, di mana Tuhan Yesus Kristus mengajak mereka bertiga pada waktu-waktu tertentu seperti naik ke gunung dan melihat Yesus berbincang dengan Musa dan Elia, mengikut Yesus Kritstus membangkitkan anak Yairus, dan memberikan kunci Kerajaan Sorga hanya kepada Petrus dan hanya kepada Petrus dikatakan untuk menggembalakan domba Kristus, seharusnya para rasul menangkap bahwa Petrus dipilih menjadi penerus ajaran Kristus. Namun faktanya, karena para penerus rasul tidak mempercayai sikap dan perbuatan Tuhan Yesus Kristus yang memilih seorang dari antara rasul itu, mengklaim semua rasul dan penerus rasul adalah sama hak dan kewajiban, yah... pecah deh.

Salam damai. 
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)