Author Topic: di Yerusalem Baru tidak ada Ratu Sorga / Bunda Allah ?  (Read 8067 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 06, 2020, 12:29:29 PM
Reply #170
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Karya keselamatan manusia itu adalah karya Tuhan Yesus Kristus,
Betul dan karyaNya adalah menanggung hukuman mati sebagai korban penebusan dosa manusia.
Hukuman mati yang diderita Tuhan Yesus Kristus itu bukan ujug-ujug ditanggungNya begitu saja. Hukuman mati itu berproses. Sebelum dieksekusi, Tuhan Yesus Kristus mengajarkan cara menjadi pengikutNya. Sebelum naik kembali ke sorga, Tuhan Ysus Kristus memberi kepada rasulNya kewenangan mengajarkan ajaranNya. Mereka juga berpartisipasi dalam karya keselamatan manusia.
Keberhadiran Tuhan Yesus Kristus di dunia sudah dijanjikan sejak kejatuhan manusia (Adam dan Hawa) ke dalam dosa. Semua pihak yang terlibat dalam keberhadiranNya, adalah para pihak yang berpartisipasi dalam karya penyelamatan manusia. Selain para pihak yang berpartisipasi secara fisik, para pihak yang mengajarkan ajaran Tuhan juga yaitu para nabi berpartisipasi dalam karya keselamatan manusia.
Camkan itu.

Quote
Maka sesatlah anda bila anda meyakini ada orang2 tertentu yang ikut berpatisipasi dalam karya keselamatan (menanggung hukuman mati menebus dosa)
@ZheZhulah yang sesat, karena @ZheZhu tidak mengerti Kitab Suci yang menceritakan begitu banyak pihak yang berpartisipasi dalam keberhadiran Tuhan Yesus Kristsu di dunia, dan begitu banyak manusia yang bertugas mengabarkan kabar keselamatan yang sudah diajarkan Tuhan Yesus Kristus. @ZheZhulah yang sesat memandang bahwa karya keselamatan manusia itu terbatas hanya pada peristiwa penyaliban Tuhan Yesus Kristus.

Quote
Mau itu maria, para rasul apalagi paus anda.. enggak bisa.. jangan ngimpi yee..
Justru kesesatan @ZheZhulan menuntun @ZheZhu memandang bahwa para pihak yang terlibat dalam karya kelselamatan itu tidak berarti apa-apa, yang @ZheZhu pandang sebagai bukan partisipasi dalam karya keselamatan.
Kenkonyolan @ZheZhu makin bertambah saja.

Quote
lama2 terlihat anda seperti saksi yehova yang sesat pandai bersilat kata panjang lebar luas meliuk-liuk namun sesat.. paham ya..
Kekonyolan @ZheZhu mendorong @ZheZhu menuliskan hal yang tidak @ZheZhu mengerti. Begitu diminta mempertanggungjawabkan tulisanmu, @ZheZhu ngacir, meloncat-loncat ke hal lain.

Quote
Semoga lekas bertobat dan dapat mulai berdamai dengan diri sendiri mumpung masih diberi waktu..
Camkan. Saran dan harapan seperti itu lebih cocok untuk @ZheZhu yang tidak mengerti hal yang ditulis.

Quote
Quote
Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Semoga masih ada nalar sehat tersisa..
Cari saja di comberan, mungkin nalar sehatmu tercecer di sana.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 06, 2020, 04:27:52 PM
Reply #171
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Jelas mereka langsung medirikan kapel di Fatimah (utk Maria?)
Tak spt keinginan Petrus mendirikan kemah yg dibatalkan oleh Bapa
Sebab bukan itu yg utama bagi hidup manusia, tapi “dengarkanlah Dia”

Wah. Itu, penampakan Maria kepada anak gembala di Fatima,
berbeda dengan peristiwa Musa dan Elia menemui Yesus di atas gunung itu.

Jelas mukjizat2 penampakan itu beda jauh!
Penampakan Musa dan Elia itu dr Allah, tercatat maksud dan tujuannya
Penampakan Maria itu hasil penelitian data 3-anak oleh Gereja dgn maksud tersendiri
Mungkin penampakan Maria dr Fatima itu bermaksud memuliakan Yesus sbg mana maksud Petrus


Pendirian kapel di Fatima itu dilakukan Gereja untuk menyediakan tempat
yang nyaman dalam berdoa bersama Maria kepada Tuhan
---
Berdoalah dalam ROH KUDUS. [Yud 1:20] 


Pendirian kapel di Fatima itu dilakukan Gereja dengan tidak mendapat larangan dari Tuhan.
---
Yesus tidak melarang Petrus
Petrus mendengar suara, “Dengarkanlah Dia”
Itu sebab Petrus menjadi taat hanya atas kehendak-Nya saja


Pendirian kapel di Fatima itu bukan yang utama, tetapi dirasakan perlu
untuk menyediakan tempat berdoa bersama Maria kepada Tuhan.
Pembangunan kapel itu bukan keharusan.
Pembangunan kapel itu bukan mengurangi kewajiban mendengar Firman.
---
Ya, semuanya bukan
Yg menjadi keharusan ialah “mendengarkan Yesus”
Yg tampak dr hasil pemnampakan itu ialah membangun kapel demi ini-itu
Kurasa ini-itu adalah faktor manusia, spt keinginan Petrus atas kekaguman penampakan

Salam.

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 06, 2020, 04:51:29 PM
Reply #172
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Korelasi "roh" terpaut "kata", "bicara", atau "perkataan" ada banyak

Maksudnya?
Kenapa ngambang postingan @Maren Kitatau?

Sorry, kurang lengkap kalimatku
Ketika kucari kata atau frasa "kata roh" atau "perkataan roh" ada banyak dlm Alkitab
Ketika kucari kata atau frasa "jalan roh" atau "perjalanan roh" tak ada dlm Alkitab
Kali semakin tdk ada frasa "kondisi roh" dpt dihasilakn oleh "Find Cammand"

Maksudku spy semakin mengerti roh dan apa yg diperbincangkan
Spt apa penampakan dr Allah, spt apa penampakan dr roh2 jahat

Salam.


Mungkin hrs paham dulu fungsi roh diri
Salah satu fungsi roh itu utk ber-kata2
Maksud ber-kata2 ialah komunikasi
Ibarat Wifi utk on-line dgn server2

(server nabi2, rasul2, pun Maria2, server Tuhan pun server Setan
kita bebas men-download karya Tuhan pun2 karya2 semua mereka)
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 06, 2020, 05:32:38 PM
Reply #173
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kenapa tidak nyambung, ya? :D
Ahh! Iya!
Ini pengaruh hidung
Maka terjadi over quote


Kutanyakan Apa kaitannya dengan Elia?,
karena @Maren Kitatau menulis di #152: [color=blue[Spt Yohanes Pembabtis maksudmu, kali.
Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
dan  —  jika kamu mau menerimanya  —  ialah Elia yang akan datang itu.
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar![/color].
---
Ya, responmu sbb:


Apa kaitannya dengan Elia?
Telinga memang untuk mendengar, bukan untuk melihat.
Hanya logika yang kurang beres saja mengatakan mendengar dengan hidung. ;D

Semua itu disebabkan anggapanmu, kalau2
Tuhan dpt memberi tugas kpd roh org mati
Utk melayani org yg masih hidup, sbb:


Yang mati, fisiknya. Rohnya tetap hidup.
Kalo ditugaskan Tuhan, kuduga, mereka siap melaksanakan perjalanan.
Seperti perjalanan tugas, begitu. :D

Dugaanmu itu membuat penampakan Elia spt ditugaskan
Tuhan tidak mungkin menugaskan org mati utk org hidup
Begitu penjelasaku agar nyambung, jika tidak abaikan saja

Salam.
« Last Edit: September 06, 2020, 05:34:41 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 06, 2020, 06:49:33 PM
Reply #174
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Wah. Itu, penampakan Maria kepada anak gembala di Fatima, berbeda dengan peristiwa Musa dan Elia menemui Yesus di atas gunung itu.

Jelas mukjizat2 penampakan itu beda jauh!
Penampakan Musa dan Elia itu dr Allah, tercatat maksud dan tujuannya
Penampakan Maria itu hasil penelitian data 3-anak oleh Gereja dgn maksud tersendiri
Mungkin penampakan Maria dr Fatima itu bermaksud memuliakan Yesus sbg mana maksud Petrus
Hahhaa... kalo @Maren Kitatau meninjaunya dari sudut ketercatatan di Alkitab, ya pasti beda. Penampakan Musa dan Elia menemui Tuhan Yesus Kristus terjadi ketika Tuhan Yesus Kristus masih melayani di dunia, sementara penampakan Maria di Fatima terjadi tahun 1917. Lebih dari lima belas abad setelah Alkitab dikanon. Diteliti ato tidak, penampakan Maria di Fatima kali keenam pada bulan Oktober 1917 disaksikan mata ribuan orang.

Perbedaan yang kumaksud, Musa dan Elia menemui Yesus di atas gunung itu, terkait dengan kepergian Yesus ke Yerusalem menggenapi karya penyelamatan manusia. Luk 9:31 Keduanya(Musa dan Elia) menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem. Sementara penampakan Maria adalah pemberitahuan bahwa pengikut Kristus yang akan murtad besar-besaran.

Pendirian kapel di Fatima itu dilakukan Gereja untuk menyediakan tempat yang nyaman dalam berdoa bersama Maria kepada Tuhan
---
Berdoalah dalam ROH KUDUS. [Yud 1:20]
Maksud @Maren Kitatau, jika berdoa dalam suatu kapel bersama siapa saja, mustahil melakukan berdoa dalam ROH KUDUS?
Kupikir, berdoa dalam ROH KUDUS adalah masalah rohani, sementara penyediaan tempat berdoa adalah masalah materi. Berdoa dengan siapapun, tidak menghalamgi untuk berdoa dalam ROH KUDUS. Tetapi, berdoa dengan siapapun, apabila dilakukan dengan tempat yang nyaman, akan lebih khusyuk, pikiran relatif lebih fokus.

Pendirian kapel di Fatima itu dilakukan Gereja dengan tidak mendapat larangan dari Tuhan.
---
Yesus tidak melarang Petrus
Petrus mendengar suara, “Dengarkanlah Dia”
Itu sebab Petrus menjadi taat hanya atas kehendak-Nya saja
@Maren Kitatau mengerti bahwa Yesus dan Bapa adalah satu? @Maren Kitatau mengetahui bahwa Yesus dan Bapa satu dalam kehendak? Ketika Bapa mengatakan agar rasul mendengarkan Yesus, Yesus juga menghendaki, dan itu pula yang diajarkanNya dari hari ke hari bersama rasul, agar rasul menaati perintahNya, mendengarkan dan mencamkan perkataanNya.

Pendirian kapel di Fatima itu bukan yang utama, tetapi dirasakan perlu untuk menyediakan tempat berdoa bersama Maria kepada Tuhan.
Pembangunan kapel itu bukan keharusan.
Pembangunan kapel itu bukan mengurangi kewajiban mendengar Firman.
---
Ya, semuanya bukan
Yg menjadi keharusan ialah “mendengarkan Yesus”
Yg tampak dr hasil pemnampakan itu ialah membangun kapel demi ini-itu
Kurasa ini-itu adalah faktor manusia, spt keinginan Petrus atas kekaguman penampakan
Bah. Kelihatannya, @Maren Kitatau memaknai bahwa dengan pembangunan kapel di Fatima itu maka Gereja mengabaikan "mendengar Yesus", mendengar Firman.
Ada pemahaman berbeda dari yang @Maren Kitatau maknai.
Bahwa Maria menampakkan diri di Fatima, diartikan bahwa di tempat penampakan itu, Maria menyampaikan "perkataan Yesus". Maka, dipandang, bila berdoa di tempat itu dipercaya lebih cepat doa sampai kepada Tuhan. Seperti keyakinan para peziarah ke Yerusalem, yang berharap doa di Yerusalem lebih cepat sampai bila didoakan di Yerusalem. @Maren Kitatau ato siapapun ingin menyalahkan keyakinan seperti itu, silahkan saja. Para pihak yang meyakini seperti itu juga merdeka.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 06, 2020, 07:33:16 PM
Reply #175
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Korelasi "roh" terpaut "kata", "bicara", atau "perkataan" ada banyak

Maksudnya?
Kenapa ngambang postingan @Maren Kitatau?
Sorry, kurang lengkap kalimatku
Ketika kucari kata atau frasa "kata roh" atau "perkataan roh" ada banyak dlm Alkitab
Ketika kucari kata atau frasa "jalan roh" atau "perjalanan roh" tak ada dlm Alkitab
Kali semakin tdk ada frasa "kondisi roh" dpt dihasilakn oleh "Find Cammand"

Maksudku spy semakin mengerti roh dan apa yg diperbincangkan
Spt apa penampakan dr Allah, spt apa penampakan dr roh2 jahat
O begitu pemahaman @Maren Kitatau.
Kata "roh" juga tidak terdapat di perikop Luk 16:19-31. Tetapi dengan mempercayai bahwa sosok manusia hidup itu terdiri dari fisik, jiwa, dan roh, maka diketahui bahwa dikatakan orang mati ialah ketika fisiknya terpisah dari jiwa dan rohnya. Maka, seseorang dinyatakan mati, maksudnya mati fisik, itu terjadi apabila jiwa dan roh manusia itu terpisah dari fisiknya. Jiwa ialah "sesuatu" yang mengakibatkan fisik hidup, dan roh ialah "sesuatu" yang dapat mengenali penciptanya.
Maka, "perjalanan roh" yang kumaksudkan di perikop Luk 16:19-31 itu, ialah proses pindahnya jiwa dan roh. Untuk Lazarus, jiwa dan rohnya dihantar oleh malaikat ke pangkuan Abraham. Untuk Orang Kaya, jiwa dan rohnya mendampingi jasadnya di alam maut, tetapi jiwa dan roh Orang Kaya itu sudah terpisah dari fisiknya. Roh Abraham, sudah "berjalan" dari tempat pemakaman fisik Abraham dekat Mamre, ke tempat Abraham memangku Lazarus.
Kondisi roh Abraham, Lazarus, dan Orang Kaya, itulah yang diceritakan Tuhan Yesus Kristus pada perikop itu. Abraham sudah di situ. Lazarus dihantar oleh malaikat ke pangkuan Abraham. Orang Kaya mengikuti jasadnya dimakamkan ke alam maut.
Kalo roh itu dimaknai secara harfiah, secara materi, memang tidak akan nyambung. Roh itu tidak punya kaki, bagaimana mau berjalan? Roh itu tidak punya mata, bagaimana dikatakan melihat?

Kupikir, dengan nalar sehat, akan mampu membedakan roh dari Allah ato roh jahat. Roh dari Allah itu pasti lembut, tanpa ancaman, tanpa kekerasan, tanpa trik tipuan mengupayakan kebaikan. Sementara roh jahat, sebaliknya. 1 Yoh 4:1-3 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

Quote
Mungkin hrs paham dulu fungsi roh diri
Salah satu fungsi roh itu utk ber-kata2
Maksud ber-kata2 ialah komunikasi
Ibarat Wifi utk on-line dgn server2

(server nabi2, rasul2, pun Maria2, server Tuhan pun server Setan
kita bebas men-download karya Tuhan pun2 karya2 semua mereka)
Tidak kutemui bahwa komunkasi roh itu terjadi dengan adanya sinyal wifi. Dengan 1 Yoh 4:1-3 yang kusalin di atas, kumaknai, akal sehat dapat membedakan roh yang dari Allah, ato roh yang bukan berasal dari Allah.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 06, 2020, 08:03:27 PM
Reply #176
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Kenapa tidak nyambung, ya? :D
Ahh! Iya!
Ini pengaruh hidung ;D
Maka terjadi over quote
Oala.

Kutanyakan Apa kaitannya dengan Elia?,
karena @Maren Kitatau menulis di #152: Spt Yohanes Pembabtis maksudmu, kali.
Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
dan  —  jika kamu mau menerimanya  —  ialah Elia yang akan datang itu.
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
.
---
Ya, responmu sbb:
Quote
Apa kaitannya dengan Elia?
Telinga memang untuk mendengar, bukan untuk melihat.
Hanya logika yang kurang beres saja mengatakan mendengar dengan hidung.
Semua itu disebabkan anggapanmu, kalau2
Tuhan dpt memberi tugas kpd roh org mati
Utk melayani org yg masih hidup, sbb:
Lhah, adalah hal yang diceritakan Tuhan Yesus Kristus bahwa Abraham memangku Lazarus. Sementara di sisi lai, @Maren Kitatau juga sudah mengutipkan bahwa orang yang mati dalam Tuhan, beristirahat dari jerih lelahnya.

Quote
Yang mati, fisiknya. Rohnya tetap hidup.
Kalo ditugaskan Tuhan, kuduga, mereka siap melaksanakan perjalanan.
Seperti perjalanan tugas, begitu. :D
Dugaanmu itu membuat penampakan Elia spt ditugaskan
Tuhan tidak mungkin menugaskan org mati utk org hidup
Begitu penjelasaku agar nyambung, jika tidak abaikan saja
Apa landasan: Tuhan tidak mungkin menugaskan org mati utk org hidup
Pemahamanku, apa saja yang ditugaskan Tuhan kepada mereka yang sudah mati dalam Tuhan, termasuk melakukan penampakan kepada orang hidup, akan dilaksanakan.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 06, 2020, 08:41:37 PM
Reply #177
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Musa datang bersama Elia menemui Yesus
Kitatau, sebab roh itu hidup dan abadi dan penurut
Kita pun bisa langsung wifi dgn karya2/kata2 mereka dlm ROH KUDUS

Inti [Luk 9:30-35] itu menurutmu perihal tugas org beriman yg mati
Menurutku peristiwa ini ialah utk menumbuhkan iman murid2-Nya
Juga menumbuhkan iman kita kini, itu bukan ttg tugas org mati

Oala.
Menurut @Maren Kitatau, kenapa Musa dan Elia datang menemui Yesus di situ?
Mereka datang, karena keinginan sendiri atau karena diundang?
Atau, seperti yang @Maren Kitatau artikan, mereka itu hanya gentayangan?


Apa belum bisa ditangkap tulisanku di atas?
Yesus mengundang bukan utk memberi tugas
Tetapi utk menampakkan kuasa kpd murid2-Nya
Agar murid2-Nya mengerti arti mati di dlm Tuhan


Dengan membaca Luk 9:31 Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem, @Sotardugur Parreva mengartikan keberhadiran Musa dan Elia di atas gunung itu karena diundang oleh Yesus Kristus.
---
Yes!


Musa dan Elia menampakkan diri dalam kemuliaan, agar dapat dilihat oleh rasul Yesus yang berada tidak jauh dari mereka.
---
Yes!


Tentang menumbuhkan iman, yang kupahami, mulai dari kitab Kejadian sampai kepada kitab Wahyu adalah untuk menumbuhkan iman. Bukan hanya di ayat-ayat tertentu saja.
---
Yes!


Jadi, kalo @Maren Kitatau memandang bahwa Luk 9:31-35 adalah untuk menumbuhkan iman murid Kristus, menurutku, pengertian seperti itu pengertian umum.
---
Yes!

Sebab, seluruh catatan yang ada di Alkitab, dengan tidak memenggal-menggal pada poin yang tidak patut dipenggal, adalah untuk menumbuhkan iman. Bukan hanya Luk 9:31-35 saja.
---
Yes!
Maka dengarkanlah, itu intinya pd poit itu
Intinya bukan "lihatlah", tapi “dengarkanlah Dia”


Iya.
Lantas?
---
Lantas dengarkanlah Dia
Sebab inti pengajaran iman ialah "mendengar", bukan "melihat"


Lhah, di bagian mana Luk 9:30-35 ada cerita penyoalan kebangkitan?
---
Di bagian paralelnya, Bro!

Salam

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 06, 2020, 08:50:06 PM
Reply #178
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Hahhaa... kalo @Maren Kitatau meninjaunya dari sudut ketercatatan di Alkitab, ya pasti beda. Penampakan Musa dan Elia menemui Tuhan Yesus Kristus terjadi ketika Tuhan Yesus Kristus masih melayani di dunia, sementara penampakan Maria di Fatima terjadi tahun 1917. Lebih dari lima belas abad setelah Alkitab dikanon. Diteliti ato tidak, penampakan Maria di Fatima kali keenam pada bulan Oktober 1917 disaksikan mata ribuan orang.

Yg belum kutanyaakan kpd-mu soal penampakan Matia di Fatima ialah
Apakah penampakan itu penampakan kebangkitannya dr rahim bumi
Atau penanmpakan itu penampakan dr surga spt Yesus kpd Saulus?

Salam.
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 06, 2020, 09:26:01 PM
Reply #179
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Apakah mungkin ato tidak, bahwa Tuhan menugaskan orang tertentu untuk melakukan tugas tertentu, sebaiknya @Maren Kitatau tanyakan kepada Tuhan Yesus Kristus.

Segala firman telah disampaikan kpd kita dan kita telah menerimanya.
Tidak mungkin org hidup bertanya kpd org mati, maka
Tidak mungkin Tuhan menugaskan org mati


Luk 16:19-31 sudah menceritakan bahwa Abraham masih bertugas memangku Lazarus.
---
Idih, maksa! Itu perumpamaan, Bro, bukan tugasnya!
Perhatikan awal kalimat-Nya, ""Ada seorang kaya ..."
Kalimat lain-Nya [Mat 13:3], "Adalah seorang penabur ......"


Bunda Maria sudah menyampaikan pesan kepada Gereja melalui tiga anak gembala di Fatima.
---
Ini yg masih belum jelas jawabanmu, Bro!
Audible penampakan kpd 3-anak itu berbahasa apa?
Apa berbahasa lokal, Porto, Aramaik, Ibrani, Yunani, diterjemahkan ke Itali atau ...?

Bagaimana Maria memperkenalkan diri kpd 3-anak2 itu?
Apakah anak2 itu yg me-nebak2 Maria itu dr pakaiannya
Atau dr bentuk wajah yg tampak sama dgn di Gerejanya?


Tugas yang diemban oleh Abraham dan Bunda Maria itu, tidak mengurangi ato meniadakan ROH KUDUS yang senantiasa menyertai umat beriman sampai kepada akhir zaman.
---
Itu hanya mengurangi nalarku saja, keknya
Seolah ROH KUDUS tidak penuh kuasa
Seoalh Maria punya kuasa

Salam.
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)