Author Topic: di Yerusalem Baru tidak ada Ratu Sorga / Bunda Allah ?  (Read 8068 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 06, 2020, 09:51:03 PM
Reply #180
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Lhah, adalah hal yang diceritakan Tuhan Yesus Kristus bahwa Abraham memangku Lazarus.
Idih, maksa lagi!
Itu perumpamaan rohani, Bro!
Itu bukan fakta Abraham atau fakta Lazarus atau fakta Orka
Fakta Abraham beristirahat, fakta Lazarus sahabat Yesus, fakta Orka mendengar cerita-Nya


Sementara di sisi lai, @Maren Kitatau juga sudah mengutipkan bahwa orang yang mati dalam Tuhan, beristirahat dari jerih lelahnya.
---
Itu [Wah 14:13]


Yang mati, fisiknya. Rohnya tetap hidup. (Ya, abadi)
Kalo ditugaskan Tuhan, kuduga, mereka siap melaksanakan perjalanan.
Seperti perjalanan tugas, begitu. 
---
Dugaanmu itu membuat penampakan Elia spt ditugaskan
Tuhan tidak mungkin menugaskan org mati utk org hidup
Begitu penjelasaku agar nyambung, jika tidak abaikan saja


Apa landasan: Tuhan tidak mungkin menugaskan org mati utk org hidup
---
Org mati tidak akan dpt meyakinkan org hidup ttg keselamatan
Yesus yg mati dan bangkit pun tidak, jika ia tidak mendengar FT
Artinya, sia2 kebangkitan-Nya, jika manusia tdk beriman kpd-Nya

Org mati sudah mendapat perhentian, ya, berhenti, beristirahat
Berhenti berkarya, berhenti bertumbuh, berhenti berkuasa, dll.
Landasan aya2 ttg org mati vs org hidup banyak di PL (Uppss)


Pemahamanku, apa saja yang ditugaskan Tuhan kepada mereka yang sudah mati dalam Tuhan, termasuk melakukan penampakan kepada orang hidup, akan dilaksanakan.
---
Tapi Tuhan tidak akan melakukan mukjizat spt itu
Kitatau Tuhan pasti membangkitkan org2 mati
Kita tdk tahu, bw ROH KUDUS perlu dibantu


...dan Bunda Maria itu, tidak mengurangi ato meniadakan ROH KUDUS yang senantiasa menyertai umat beriman sampai kepada akhir zaman.

Tidak mengurangi atau meniadakan, itu berarti
Menambah atau menggandakan kuasa-Nya
Adakah landasan-mu utk itu, Bro?

Salam.
« Last Edit: September 06, 2020, 10:33:41 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 07, 2020, 02:27:39 PM
Reply #181
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Oala.
Menurut @Maren Kitatau, kenapa Musa dan Elia datang menemui Yesus di situ?
Mereka datang, karena keinginan sendiri atau karena diundang?
Atau, seperti yang @Maren Kitatau artikan, mereka itu hanya gentayangan?

Apa belum bisa ditangkap tulisanku di atas?
Yesus mengundang bukan utk memberi tugas
Tetapi utk menampakkan kuasa kpd murid2-Nya
Agar murid2-Nya mengerti arti mati di dlm Tuhan
Berbeda dengan yang kuartikan.
Proses berhadirnya Musa dan Elia menemui Tuhan Yesus Kristus, berarti Musa dan Elia meninggalkan tempat di mana mereka beristirahat dari jerih lelahnya. Kedatangan mereka menemui Tuhan Yesus Kristus itu tugas tambahan, sehingga Musa dan Elia meninggalkan peristirahatannya.

Bukan pada pertemuan itu lalu mereka menerima tugas tambahan. Kedatangan mereka itulah tugas tambahan, di mana mereka meninggalkan peristirahatannya.

Dengan membaca Luk 9:31 Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem, @Sotardugur Parreva mengartikan keberhadiran Musa dan Elia di atas gunung itu karena diundang oleh Yesus Kristus.
---
Yes!
Nah. Musa dan Elia yang sudah beristirahat dari jerih lelahnya, meninggalkan peristirahatannya dan menemui Tuhan Yesus Kristus.

Musa dan Elia menampakkan diri dalam kemuliaan, agar dapat dilihat oleh rasul Yesus yang berada tidak jauh dari mereka.
---
Yes!
Nah. Dengan terlihatnya Musa dan Elia oleh rasul, maka rasul mengetahui bahwa orang yang berpartisipasi dalam karya keselamatan manusia, walau sudah mati fisik, masih mungkin ditugaskan oleh Tuhan melakukan sesuatu.

Tentang menumbuhkan iman, yang kupahami, mulai dari kitab Kejadian sampai kepada kitab Wahyu adalah untuk menumbuhkan iman. Bukan hanya di ayat-ayat tertentu saja.
---
Yes!
Nah. Bukan berarti pada setiap ayat ato perikop harus memuat pembahasan iman. Seluruh catatan dalam Alkitab menumbuhkan iman.

Jadi, kalo @Maren Kitatau memandang bahwa Luk 9:31-35 adalah untuk menumbuhkan iman murid Kristus, menurutku, pengertian seperti itu pengertian umum.
---
Yes!
Oke.

Sebab, seluruh catatan yang ada di Alkitab, dengan tidak memenggal-menggal pada poin yang tidak patut dipenggal, adalah untuk menumbuhkan iman. Bukan hanya Luk 9:31-35 saja.
---
Yes!
Maka dengarkanlah, itu intinya pd poit itu
Intinya bukan "lihatlah", tapi “dengarkanlah Dia”
Kita beda pemahaman.

Iya.
Lantas?
---
Lantas dengarkanlah Dia
Sebab inti pengajaran iman ialah "mendengar", bukan "melihat"
Tidak selalu iman tumbuh dari pendengaran. Contoh, iman Tomas tumbuh setelah melihat luka lambung Yesus.

Lhah, di bagian mana Luk 9:30-35 ada cerita penyoalan kebangkitan?
---
Di bagian paralelnya, Bro!
Poko pembicaraan adalah Luk 16:19-31. Bukan perikop paralelnya.

Quote
Hahhaa... kalo @Maren Kitatau meninjaunya dari sudut ketercatatan di Alkitab, ya pasti beda. Penampakan Musa dan Elia menemui Tuhan Yesus Kristus terjadi ketika Tuhan Yesus Kristus masih melayani di dunia, sementara penampakan Maria di Fatima terjadi tahun 1917. Lebih dari lima belas abad setelah Alkitab dikanon. Diteliti ato tidak, penampakan Maria di Fatima kali keenam pada bulan Oktober 1917 disaksikan mata ribuan orang.
Yg belum kutanyaakan kpd-mu soal penampakan Matia di Fatima ialah
Apakah penampakan itu penampakan kebangkitannya dr rahim bumi
Atau penanmpakan itu penampakan dr surga spt Yesus kpd Saulus?
Penampakan Maria di Fatima itu penampakan Maria turun dari aurga. Berkomunikasi dengan anak gembala. Kepada anak gembala itu juga ditunjukkan kondisi penderitaan orang di alam maut.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 07, 2020, 02:28:08 PM
Reply #182
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Apakah mungkin ato tidak, bahwa Tuhan menugaskan orang tertentu untuk melakukan tugas tertentu, sebaiknya @Maren Kitatau tanyakan kepada Tuhan Yesus Kristus.
Segala firman telah disampaikan kpd kita dan kita telah menerimanya.
Tidak mungkin org hidup bertanya kpd org mati, maka
Tidak mungkin Tuhan menugaskan org mati
Kalo membaca Yoh 16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya, kupercayai, belum semua yang harus dikatakan Tuhan Yesus Kristus kepada rasul, sudah dikatakan. Tidak kutemukan ayat dalam Alkitab yang mengartikan bahwa Yoh 16:12 itu sudah selesai, dalam arti sudah semua dikatakan.

Luk 16:19-31 sudah menceritakan bahwa Abraham masih bertugas memangku Lazarus.
---
Idih, maksa! Itu perumpamaan, Bro, bukan tugasnya!
Perhatikan awal kalimat-Nya, ""Ada seorang kaya ..."
Kalimat lain-Nya [Mat 13:3], "Adalah seorang penabur ......"
Kenapa dengan awal kalimatnya? Di bagian mana disebut perumpamaan?

Bunda Maria sudah menyampaikan pesan kepada Gereja melalui tiga anak gembala di Fatima.
---
Ini yg masih belum jelas jawabanmu, Bro!
Audible penampakan kpd 3-anak itu berbahasa apa?
Apa berbahasa lokal, Porto, Aramaik, Ibrani, Yunani, diterjemahkan ke Itali atau ...?

Bagaimana Maria memperkenalkan diri kpd 3-anak2 itu?
Apakah anak2 itu yg me-nebak2 Maria itu dr pakaiannya
Atau dr bentuk wajah yg tampak sama dgn di Gerejanya?
Bah.
Seingatku, sudah kuminta @Maren Kitatau mencari sendiri di dunia maya, kan? Belum @Maren Kitatau lakukan?

Tugas yang diemban oleh Abraham dan Bunda Maria itu, tidak mengurangi ato meniadakan ROH KUDUS yang senantiasa menyertai umat beriman sampai kepada akhir zaman.
---
Itu hanya mengurangi nalarku saja, keknya
Seolah ROH KUDUS tidak penuh kuasa
Seoalh Maria punya kuasa
O begitu.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 07, 2020, 02:28:53 PM
Reply #183
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Lhah, adalah hal yang diceritakan Tuhan Yesus Kristus bahwa Abraham memangku Lazarus.
Idih, maksa lagi!
Itu perumpamaan rohani, Bro!
Itu bukan fakta Abraham atau fakta Lazarus atau fakta Orka
Fakta Abraham beristirahat, fakta Lazarus sahabat Yesus, fakta Orka mendengar cerita-Nya
Siapa yang maksa?
Mana sumber informasinya bahwa perikop itu adalah perumpamaan?
Di ayat 22 perikop tertulis begini Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Perikop itu bukan perumpamaan, melainkan paparan Tuhan Yesus Kristus untuk menjelaskan perjalanan roh seseorang yang mati fisik.
Cerita itu adalah cerita yang diceritakan Tuhan Yesus Kristus. Apakah menurut @Maren Kiattau, cerita itu bukan untuk menggambarkan apa-apa?
Pun kalo Abraham, Lazarus, dan Orang Kaya di cerita itu, bukan Abraham. Lazarus, dan Orang Kaya yang sebenarnya, apakah cerita Tuhan Yesus Kristus Itu bukan untuk mengajarkan sesuatu?
Kalo menurut @Maren Kitatau inti ajaran Yesus pada perikop itu adalah ayat 24-31, mana penjelasanmu? Mana?
Apakah cukup hanya mengatakan bahwa inti ajaran perikop itu adalah ayat 24-31 tanpa penjelasan apa-apa?

Sementara di sisi lai, @Maren Kitatau juga sudah mengutipkan bahwa orang yang mati dalam Tuhan, beristirahat dari jerih lelahnya.
---
Itu [Wah 14:13]
Apakah Abraham pada perikop Luk 16:19-31 itu beristirahat?
Kalo kupahami, Abraham masih melaksanakan tugas, memangku Abraham.

Yang mati, fisiknya. Rohnya tetap hidup. (Ya, abadi)
Kalo ditugaskan Tuhan, kuduga, mereka siap melaksanakan perjalanan.
Seperti perjalanan tugas, begitu. 
---
Dugaanmu itu membuat penampakan Elia spt ditugaskan
Tuhan tidak mungkin menugaskan org mati utk org hidup
Begitu penjelasaku agar nyambung, jika tidak abaikan saja
Hahhaa... apakah Abraham di perikop Luk 16:19-31 tidak memangku Lazarus?
Jika memangku, kira-kira pekerjaan memangku itu karena inisiatif Abraham ato karena Abraham ditugaskan?

Apa landasan: Tuhan tidak mungkin menugaskan org mati utk org hidup
---
Org mati tidak akan dpt meyakinkan org hidup ttg keselamatan
Yesus yg mati dan bangkit pun tidak, jika ia tidak mendengar FT
Artinya, sia2 kebangkitan-Nya, jika manusia tdk beriman kpd-Nya

Org mati sudah mendapat perhentian, ya, berhenti, beristirahat
Berhenti berkarya, berhenti bertumbuh, berhenti berkuasa, dll.
Landasan aya2 ttg org mati vs org hidup banyak di PL (Uppss)
Lhah, bagaimana @Maren Kitatau memastikan bahwa Org mati tidak akan dpt meyakinkan org hidup ttg keselamatan. Ada nggak dasar ayat di Alkitab sebagai landasan @Maren Kitatau membentuk simpulan seperti itu?
@Maren Kitatau menulis, Org mati sudah mendapat perhentian, ya, berhenti, beristirahat sementara Tuhan Yesus Kristus di perikop Luk 16:19-31 menceritakan bahwa Abraham memangku Lazarus. Menurut @Maren Kitatau, siapa yang harus dipercaya? Maren Kitatau ato Tuhan Yesus Kristus?

Pemahamanku, apa saja yang ditugaskan Tuhan kepada mereka yang sudah mati dalam Tuhan, termasuk melakukan penampakan kepada orang hidup, akan dilaksanakan.
---
Tapi Tuhan tidak akan melakukan mukjizat spt itu
Kitatau Tuhan pasti membangkitkan org2 mati
Kita tdk tahu, bw ROH KUDUS perlu dibantu
Lhah, pada tahun 1917, Maria sudah menampakkan diri disaksikan ribuan orang. Jika @Maren Kitatau tidak percaya akan penampakan itu, bukan berarti penampakan itu tidak terjadi, lhoh.

Quote
Quote
...dan Bunda Maria itu, tidak mengurangi ato meniadakan ROH KUDUS yang senantiasa menyertai umat beriman sampai kepada akhir zaman.

Tidak mengurangi atau meniadakan, itu berarti
Menambah atau menggandakan kuasa-Nya
Adakah landasan-mu utk itu, Bro?
Belum tentu juga sebagai menambah ato menggandakan. Jangan ngarang, ah.
@Maren Kitatau yang mengartikan jika tidak mengurangi berarti menambah, kenapa @Sotardugur Parreva memberitahukan landasannya? Penampakan Maria di Fatima itu tidak mengurangi perintah agar pengikut Kristus mendengar dan menaati perintah Tuhan Yesus Kristus.Kenapa harus diartikan bahwa penampakan itu menambah ato menggnadakan kuasa ROH KUDUS?

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 07, 2020, 10:34:00 PM
Reply #184
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1097
  • There is none like You
Tuhan Yesus Kristus mengajarkan cara menjadi pengikutNya.
Pengikut Kristus adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa)

Sebelum naik kembali ke sorga, Tuhan Ysus Kristus memberi kepada rasulNya kewenangan mengajarkan ajaranNya
Demikian juga para rasulNya adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).

Mereka juga berpartisipasi dalam karya keselamatan manusia.
Paham anda sesat karena enggak ada yang bisa berpatisipasi dalam karya keselamatan (penebusan dosa) selain hanya YESUS KRISTUS.

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Lebih baik anda segera bertobat agar dapat mulai berdamai dengan diri sendiri.

bersilat kata panjang lebar luas meliuk-liuk padahal anda sesat.. memalukan..

semoga masih ada nalar sehat tersisa.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
September 08, 2020, 09:48:30 AM
Reply #185
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Tuhan Yesus Kristus mengajarkan cara menjadi pengikutNya.
Pengikut Kristus adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa)
Mat 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Kumaknai, tidak semua yang mengklaim diri pengikut Kristus adalah pengikut sejati Kristus sejati.

Quote
Quote
Sebelum naik kembali ke sorga, Tuhan Yesus Kristus memberi kepada rasulNya kewenangan mengajarkan ajaranNya
Demikian juga para rasulNya adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).
Rasul diberi kewenangan mengampuni dosa. Yoh 20:22-23 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah ROH KUDUS. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."

Quote
Quote
Mereka juga berpartisipasi dalam karya keselamatan manusia.
Paham anda sesat karena enggak ada yang bisa berpatisipasi dalam karya keselamatan (penebusan dosa) selain hanya YESUS KRISTUS.
Konyol kau @ZheZhu. Cermati Yoh 20:22-23 di atas.
Pernah @ZheZhu membaca atau mendengar istilah "Teman sekaerja Allah"?
Jika pernah, apa arti istilah itu menurut pemahamanmu?
Jika belum pernah, cari di Alkitab.

Sendirinya sesat, tidak mengerti Kitab Suci, tapi @ZheZhu nekat menuding partisipan lain sesat.
Memprihatinkan.

Quote
Quote
Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Lebih baik anda segera bertobat agar dapat mulai berdamai dengan diri sendiri.
bersilat kata panjang lebar luas meliuk-liuk padahal anda sesat.. memalukan..
semoga masih ada nalar sehat tersisa.
Arahkan usulmu itu untukmu.
Makin memprihatinkan. Konyolmu kenapa nggak kurang-kurang, ya?

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 08, 2020, 11:13:23 AM
Reply #186
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1097
  • There is none like You
tidak semua yang mengklaim diri pengikut Kristus adalah pengikut sejati Kristus sejati.
yg sejati adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).

yg tidak sejati adalah penolak karya keselamatan (penebusan dosa).

Rasul diberi kewenangan mengampuni dosa.
Mengampuni dosa bukanlah penebusan dosa (karya keselamatan).

"Teman sekaerja Allah"?
Jika pernah, apa arti istilah itu menurut pemahamanmu?
Jika belum pernah, cari di Alkitab.
Teman sekerja Allah bukanlah pelaku karya keselamatan (penebusan dosa) apalagi anda nekat mengatakannya ikut berpatisipasi melakukan penebusan dosa (karya keselamatan).

Teman sekerja Allah adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).

Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Anda begitu bebal dan sesat bercampur kedunguan.

karya keselamatan (penebusan dosa) hanya Yesus yang mampu melakukannya.

Bertobatlah dan mulailah berdamai dengan diri sendiri.

semoga masih ada nalar sehat tersisa.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
September 08, 2020, 04:17:24 PM
Reply #187
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
tidak semua yang mengklaim diri pengikut Kristus adalah pengikut sejati Kristus sejati.
yg sejati adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).
yg tidak sejati adalah penolak karya keselamatan (penebusan dosa).
Pengikut Kristus yang sejati ialah mereka yang menaati perintah Bapa.

Quote
Rasul diberi kewenangan mengampuni dosa.
Mengampuni dosa bukanlah penebusan dosa (karya keselamatan).
Teman sekerja Allah bukanlah pelaku karya keselamatan (penebusan dosa) apalagi anda nekat mengatakannya ikut berpatisipasi melakukan penebusan dosa (karya keselamatan).
Konyoool, konyol.
Teman sekerja Allah berarti ikut bekerja bersama Allah, ikut mengabarka kabar keselamatan yang dari Allah kepada orang lain, berarti berpartisipasi menghantar orang kepada keselamatan. Yang menyelamatkan memang hanya Tuhan Yesus Kristus.

Quote
"Teman sekerja Allah"?
Jika pernah, apa arti istilah itu menurut pemahamanmu?
Jika belum pernah, cari di Alkitab.
Teman sekerja Allah adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).
Konyoool, konyol.
Namanya teman sekerja berarti membentuk relasi kepada Allah untuk sama-sama bekerja. Bahwa pekerjaan yang ada, yaitu memberitakan kabar keselamatan, dikerjakan bersama teman sekerja. Teman sekerja Allah menjadi subyek dalam pekerjaan keselamatan manusia, karena ikut membantu Tuhan menyelesaikan karya keselamatan.
Penerima karya keselamatan adalah bukan teman sekerja Allah, melainkan mereka adalah obyek karya keselamatan.

Quote
Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Anda begitu bebal dan sesat bercampur kedunguan.
karya keselamatan (penebusan dosa) hanya Yesus yang mampu melakukannya.
Bertobatlah dan mulailah berdamai dengan diri sendiri.
@ZheZhulah yang bebal, sesat, dungu. Karya keselamatan ialah karya mulai dari perencanaan keselamatan, pengajaran keselamatan, dan pencapaian hasil keselamatan yaitu manusia yang diselamatkan berhasil selamat. Tapi kebebalan, kesesatan dan kedunguan @ZheZhu mendorong @ZheZhu mengartikan karya keselamatan sebatas hanya penebusan dosa saja.
Menyedihkan.

Quote
semoga masih ada nalar sehat tersisa.
Coba @ZheZhu cari di gorong-gorong, mungkin nalar sehatmu tercecer di sana.

Bertobatlah, Kerajaan Sorga sudah dekat.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
September 08, 2020, 04:46:58 PM
Reply #188
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1097
  • There is none like You
Teman sekerja Allah berarti ikut bekerja bersama Allah,
Yesus menanggung hukuman disalibkan menebus dosa sedangkan teman sekerja Allah adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).

ikut mengabarka kabar keselamatan yang dari Allah kepada orang lain, berarti berpartisipasi menghantar orang kepada keselamatan.
mau itu melahirkan, mengabarkan, ikut menderita menjadi martir yg dilakukan orang berdosa sama sekali bukanlah penebusan dosa (karya keselamatan) maka sesat dan dungulah anda yang berpandangan bahwa ada orang2 tertentu yg ikut berpatisipasi dalam karya keselamatan (penebusan dosa)

Bertobatlah, Kerajaan Sorga sudah dekat.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Anda begitu bebal dan sesat maka akan jauh lebih baik kalau anda tidak dilahirkan.

semoga masih ada nalar sehat tersisa.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
September 08, 2020, 06:31:08 PM
Reply #189
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Teman sekerja Allah berarti ikut bekerja bersama Allah,
Yesus menanggung hukuman disalibkan menebus dosa sedangkan teman sekerja Allah adalah penerima karya keselamatan (penebusan dosa).
Dungu.
Namanya teman sekerja, ya berkerja secara berteman. Bukan kerja sendiri. Bukan hanya menerima hasil pekerjaan saja.

Quote
ikut mengabarkan kabar keselamatan yang dari Allah kepada orang lain, berarti berpartisipasi menghantar orang kepada keselamatan.
mau itu melahirkan, mengabarkan, ikut menderita menjadi martir yg dilakukan orang berdosa sama sekali bukanlah penebusan dosa (karya keselamatan) maka sesat dan dungulah anda yang berpandangan bahwa ada orang2 tertentu yg ikut berpatisipasi dalam karya keselamatan (penebusan dosa)
Dungu.
Keselamatan seseorang ialah kalo orang itu menerima Yesus Kristsu sebagai Tuhan dan Juruselamat. Orang bisa menerima Yesus Kristus kalo orang itu mendengar kabar tentang Yesus Kristus. Orang itu mendengar kabar tentang Yesus Kristus jika ada yang memberitakan Yesus Kristus kepadanya. Orang yang memberitakan Yesus Kristsu itu ialah teman sekerja Allah. Teman sekerja Allah berpartisipasi dalam karya keselamatan berupa mengabarkan kabar keselamatan kepada orang lain. Nalar dungu @ZheZhu memang tidak mampu menangkap fakta itu. Nalar Dungu @ZheZhu menganggap bahwa karya keselamatan terbatas hanya pada penebusan dosa.

Quote
Bertobatlah, Kerajaan Sorga sudah dekat.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Anda begitu bebal dan sesat maka akan jauh lebih baik kalau anda tidak dilahirkan.
Kebebalan, kedunguan, dan kesesatan @ZheZhu membelit dan menyelimuti @ZheZhu tetap bebal, dungu dan sesat. Memprihatinkan. 

semoga masih ada nalar sehat tersisa.
Coba cari nalar sehat @ZheZhu di comberan. Mungkin tercecer di sana.

Bertobatlah. Kerajaan Sorga sudah dekat.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)