Author Topic: Apa arti "Persekutuan Orang Kudus" dalam pengakuan iman/syahadat rasuli?  (Read 2366 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 28, 2019, 12:50:14 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kis.26 :18 ; 1 Tim.4 : 5 ; Ibrani 10 : 10 ; 1 petrus 1 : 2 dll,ternyata kamu memang tidak paham Scriptura sama sekali.
Yang tidak paham Scriptura di antara kita adalah @alacarte.
Kis.26 :17-18 Aku akan mengasingkan engkau dari bangsa ini dan dari bangsa-bangsa lain. Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka, untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.Tidak sesuai dengan pos #47. Dibagian mana Kis 26:17-18 itu bercerita tentang orang kudus?

1 Tim.4 : 4-5 Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.Tidak sesuai dengan pos #47. Ayat 1 Tim 4:5 berbicara tentang makanan, bukan orang.

Ibrani 10 : 10 Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.Tidak sesuai dengan pos #47. Selama orang-orang yang sudah dibaptis masih beraktivitas di dunia, sangat mungkin jatuh ke dalam dosa dan menjadi tidak kudus.

1 petrus 1 : 1-2 Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia, yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.Tidak sesuai dengan pos #47. Selama orang-orang yang sudah dibaptis masih beraktivitas di dunia, sangat mungkin jatuh ke dalam dosa dan menjadi tidak kudus.

Ayat-ayat yang @alacarte tunjuk belum sesuai dengan pos#47.
Masih adakah ayat lain yang hendak Anda kemukakan?

Damaikan hatimu, jangan menggunakan hoaks sebagai referensi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 01, 2019, 04:39:49 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Yang tidak paham Scriptura di antara kita adalah @alacarte.
Kis.26 :17-18 Aku akan mengasingkan engkau dari bangsa ini dan dari bangsa-bangsa lain. Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka, untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.Tidak sesuai dengan pos #47. Dibagian mana Kis 26:17-18 itu bercerita tentang orang kudus?

1 Tim.4 : 4-5 Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.Tidak sesuai dengan pos #47. Ayat 1 Tim 4:5 berbicara tentang makanan, bukan orang.

Ibrani 10 : 10 Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.Tidak sesuai dengan pos #47. Selama orang-orang yang sudah dibaptis masih beraktivitas di dunia, sangat mungkin jatuh ke dalam dosa dan menjadi tidak kudus.

1 petrus 1 : 1-2 Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia, yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.Tidak sesuai dengan pos #47. Selama orang-orang yang sudah dibaptis masih beraktivitas di dunia, sangat mungkin jatuh ke dalam dosa dan menjadi tidak kudus.

Ayat-ayat yang @alacarte tunjuk belum sesuai dengan pos#47.
Masih adakah ayat lain yang hendak Anda kemukakan?

Damaikan hatimu, jangan menggunakan hoaks sebagai referensi.

Jabatan Paus saja tidak pernah diajarkan di Alkitab apalagi mengangkat orang mati menjadi kudus hanyalah mencuri kemuliaan Tuhan namanya dan itu adalah penghujatan kepada Tuhan.
October 16, 2019, 03:24:34 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Nggak nyambung.

@alacarte, hentikan 'makan' info hoaks agar nalarmu wajar.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 17, 2019, 03:19:07 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221

Persekutuan orang kudus artinya persekutuan orang percaya yang sudah dikuduskan oleh darah Kristus,ROH KUDUS dan Firman yang masih hidup bukan orang kudus yang sudah mati lalu diangkat jadi kudus oleh gereja yang sama sekali tidak memiliki otoritas menguduskan manusia.

October 17, 2019, 03:51:23 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Persekutuan orang kudus artinya persekutuan orang percaya yang sudah dikuduskan oleh darah Kristus,ROH KUDUS dan Firman yang masih hidup bukan orang kudus yang sudah mati lalu diangkat jadi kudus oleh gereja yang sama sekali tidak memiliki otoritas menguduskan manusia.
Justru orang yang sudah mati dalam Kristuslah yang pasti orang kudus. Sebab, selama seseorang masih bisa melakuan sesuatu, walau hanya berpikir sekalipun, maka keenderungannya jatuh ke dalam dosa dan menjadi tidak kudus. Bisa @jamu nalar?
Orang yang sudah dibaptis dalam nama Allah Tritunggal, benar sudah kudus, namun aktivitasnya dalam menjalani hidup, sangat cenderung menjatuhkannya ke dalam dosa.
Maka, jika ingin memastikan siapa itu orang kudus, mereka ialah orang yang sudah mati dalam Kristus. Dan ingat pula, orang yang sudah mati dalam Kristus tidak akan mati selamanya.

Silahkan jangan mengkonsumsi info hoaks.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 18, 2019, 01:06:50 AM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Justru orang yang sudah mati dalam Kristuslah yang pasti orang kudus. Sebab, selama seseorang masih bisa melakuan sesuatu, walau hanya berpikir sekalipun, maka keenderungannya jatuh ke dalam dosa dan menjadi tidak kudus. Bisa @jamu nalar?
Orang yang sudah dibaptis dalam nama Allah Tritunggal, benar sudah kudus, namun aktivitasnya dalam menjalani hidup, sangat cenderung menjatuhkannya ke dalam dosa.
Maka, jika ingin memastikan siapa itu orang kudus, mereka ialah orang yang sudah mati dalam Kristus. Dan ingat pula, orang yang sudah mati dalam Kristus tidak akan mati selamanya.

Silahkan jangan mengkonsumsi info hoaks.

Jadi kalau belum mati manusia tidak kudus ?

Mana ayatnya orang mati diangkat menjadi kudus ?

Siapa yang berotoritas menguduskan manusia apakah Tuhan atau Paus ?

October 28, 2019, 03:05:04 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Jadi kalau belum mati manusia tidak kudus ?
Mana ayatnya orang mati diangkat menjadi kudus ?
Siapa yang berotoritas menguduskan manusia apakah Tuhan atau Paus ?
Jeblok dan konyol kau @jamu.
Sekudus-kudusnya seseorang, jika fisiknya masih hidup, orang itu akan cenderung berbuat dosa. Darah dan dagingnya akan senantiasa menggiringnya untuk melakukan dosa.
Jika seseorang yang fisiknya sudah mati, sudah tidak membutuhkan makan dan minum, sudah tidak berdarah, sudah menghentikan kegiatan daging, maka orang itu tidak akan cenderung berbuat dosa lagi.
Maka, seorang yang masih hidup fisik, belum dikategorikan kudus karena kecenderungannya jatuh ke dalam dosa. Bukan karena dia belum kudus.

Otoritas melepas dan mengikat sesuatu di dunia yang segera secara serta-merta diikuti oleh kondisi terlepas atau terikat di sorga, sudah diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada rasul. Selaku penganut Sola Scriptura, apakah @jamu pernah membaca dan mengerti Mat 16:19?
Perkataan Yesus Kristus kepada Petrus dicatat di sana, begini: Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Apakah @jamu pernah membaca dan mengerti Mat 18:18?
Perkataan Yesus Kristus kepada rasul-rasul dicatat di sana, begini: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Tidak ada ayat-ayat dalam Injil menganulir ayat-ayat tersebut.
Artinya, otoritas mengikat atau melepas yang dimiliki Tuhan, diberikan kepada rasul dan/atau penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Rasul-rasul itu adalah manusia, yang dipercaya Tuhan, sehingga kepada mereka diberi kuasa mengikat dan melepas. Jadi, di dunia, yang berotoritas mengikat dan atau melepas, ialah manusia, yaitu para rasul atau uskup yang dipercaya Tuhan bertanggung jawab.

Bisa @jamu tangkap?

Damaikan hatimu, dan jangan menggunakan hoaks lagi sebagai referensi diskusi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)