Author Topic: Perjanjian Baru yang sering disalah mengerti oleh Kekristenan...  (Read 9898 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 03, 2019, 10:58:38 AM
Reply #100
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Meninggikan, tak apalah, utk mengingat militansi perjuangan rohaninya
Mulai dr kepolosannya, kegirangan, ketakaburan hingga kesalahannya
Itu berharga utk pemblajaran kita petros2 kecil, jiwa berbatu-mesias
Petrus yg mula2 disusun Yesus pd Petra mendirikan jemaat Kristus

Salam Damai!



Petrus sangat rendah hati tidak pernah menonjolkan diri sedikitpun selain hanya meninggikan Yesus saja.

Pengakuannya bahwa Yesus adalah Anak Allah merupakan kunci penginjilan dan batukarang keselamatan bagi orang2 pilihan Tuhan.

Sayangnya banyak yg mengaku pengikutnya sangat kontras dengan teladan Petrus tetapi masih menganggap pengikut Petrus sampai patungya didirikan dan diciumi sampai licin di Pusat Organisasi mereka.

« Last Edit: October 03, 2019, 11:05:24 AM by jamu »
October 03, 2019, 11:22:59 AM
Reply #101
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Sayangnya banyak yg mengaku pengikutnya sangat kontras dengan teladan Petrus tetapi masih menganggap pengikut Petrus sampai patungya didirikan dan diciumi sampai licin di Pusat Organisasi mereka.
Ya!
Sangat disayangkan, jika hrs beriman kpd ciptaan
Bung Sotardugur Parreva beriman kpd Petrus
Heranku Bro CLAY tidak beriman kpd Maria
Granits kliatannya beriman banyak
Itu kesanku sementara ini

Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yg
berguna utk saling membangun (iman). - Rom 14:19 [Alkitab Hari Ini - 3 Okt 19]


Petrus sangat rendah hati tidak pernah menonjolkan diri sedikitpun selain hanya meninggikan Yesus saja.
Pengakuannya bahwa Yesus adalah Anak Allah merupakan kunci penginjilan dan batukarang keselamatan bagi orang2 pilihan Tuhan.

Soal kunci,
Kali ada kunci lain yg diberikan Yesus kpd Petrus, kami baru bahasa-serius 3-kali
http://forumkristen.com/index.php?topic=51684.msg1258052#msg1258052
Mugkin kau bisa inkutan nimbrung mikir kunci itu di sana, Bro! Pls!

Salam Damai!



« Last Edit: October 03, 2019, 11:40:05 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 03, 2019, 03:15:27 PM
Reply #102
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on September 28, 2019, 02:52:35 PM
Menurut pendapatku, jika pengikut Kristus bersikukuh memegang PL untuk mengartikan PB, akan menuntun kepada salah pengertian.
Yang salah itu menambahi ajaran Alkitab pakai tradisi bikinan manusia yang sudah jauh menyimpang !
Sependek pengetahuanku, Katolik tidak menambah Alkitab sejak dikanon abad IV. Ada pihak yang memisahkan beberapa kitab Alkitab dan menamainya sebagai kitab apokrifa pada abad XVI, yang kemudian pada abad XIX kitab apokrifa tersebut dihilangkan dari Alkitab. Itu memang sudah terjadi.

Hidup menggereja sejak para rasul masih didampingi oleh jasmani Yesus Kristus, dilakukan sesuai Tradisi Gereja, dengan Yesus Kristus sebagai Pengajar Utama. Setelah Yesus Kristus naik ke sorga, ROH KUDUS turun atas para rasul, selanjutnya rasul menulis Alkitab. Lalu, pada abad IV, karena sedemikian banyak kitab yang mengaku-aku sebagai Kitab Suci, berdasarkan kewenangan mengajar yang diterima rasul dari Yesus Kristus dan diteruskan kepada penerus rasul, melalui konsili, Alkitab di kanon, dan menjadi landasan menggereja. Dengan demikian, landasan menggereja ialah Tradisi Gereja (Tradisi Suci), Kitab Suci, dan Magisterium (Kewenangan Mengajar yang diterima dan diwariskan langsung dari Yesus Kristus).

Pada abad XVI, ada pastor yang bukan terbilang sebagai penerus rasul, menerjemahkan Alkitab ke Bahasa Jerman dengan memisahkan beberapa kitab sebagai kitab apokrifa. Lalu, pada abad XIX, kitab apokrifa dihilangkan dari Alkitab.

Jadi, Katolik tidak menambah Alkitab yang dikanon pada abad IV, sementara pada abad XVI pemisahan beberapa kitab yang terkanon abad IV yang kemudian dihilangkan dari Alkitab pada abad XIX. Tidak ada pihak yang menambah Alkitab, tetapi ada pihak yang mengurangi ALkitab.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan menggunakan hoaks sebagai referensi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 04, 2019, 03:16:36 PM
Reply #103
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Yang salah itu menambahi ajaran Alkitab pakai tradisi bikinan manusia yang sudah jauh menyimpang !Sependek pengetahuanku, Katolik tidak menambah Alkitab sejak dikanon abad IV. Ada pihak yang memisahkan beberapa kitab Alkitab dan menamainya sebagai kitab apokrifa pada abad XVI, yang kemudian pada abad XIX kitab apokrifa tersebut dihilangkan dari Alkitab. Itu memang sudah terjadi.

Hidup menggereja sejak para rasul masih didampingi oleh jasmani Yesus Kristus, dilakukan sesuai Tradisi Gereja, dengan Yesus Kristus sebagai Pengajar Utama. Setelah Yesus Kristus naik ke sorga, ROH KUDUS turun atas para rasul, selanjutnya rasul menulis Alkitab. Lalu, pada abad IV, karena sedemikian banyak kitab yang mengaku-aku sebagai Kitab Suci, berdasarkan kewenangan mengajar yang diterima rasul dari Yesus Kristus dan diteruskan kepada penerus rasul, melalui konsili, Alkitab di kanon, dan menjadi landasan menggereja. Dengan demikian, landasan menggereja ialah Tradisi Gereja (Tradisi Suci), Kitab Suci, dan Magisterium (Kewenangan Mengajar yang diterima dan diwariskan langsung dari Yesus Kristus).

Pada abad XVI, ada pastor yang bukan terbilang sebagai penerus rasul, menerjemahkan Alkitab ke Bahasa Jerman dengan memisahkan beberapa kitab sebagai kitab apokrifa. Lalu, pada abad XIX, kitab apokrifa dihilangkan dari Alkitab.

Jadi, Katolik tidak menambah Alkitab yang dikanon pada abad IV, sementara pada abad XVI pemisahan beberapa kitab yang terkanon abad IV yang kemudian dihilangkan dari Alkitab pada abad XIX. Tidak ada pihak yang menambah Alkitab, tetapi ada pihak yang mengurangi ALkitab.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan menggunakan hoaks sebagai referensi.


Saya bilang menambahi ajaran pakai tradisi manusia ...kok yang dipersoalkan menambah Alkitab ???

Otak anda sehat ?

« Last Edit: October 04, 2019, 03:19:00 PM by jamu »
October 04, 2019, 04:10:42 PM
Reply #104
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 03, 2019, 03:15:27 PM
Sependek pengetahuanku, Katolik tidak menambah Alkitab sejak dikanon abad IV. Ada pihak yang memisahkan beberapa kitab Alkitab dan menamainya sebagai kitab apokrifa pada abad XVI, yang kemudian pada abad XIX kitab apokrifa tersebut dihilangkan dari Alkitab. Itu memang sudah terjadi.

Hidup menggereja sejak para rasul masih didampingi oleh jasmani Yesus Kristus, dilakukan sesuai Tradisi Gereja, dengan Yesus Kristus sebagai Pengajar Utama. Setelah Yesus Kristus naik ke sorga, ROH KUDUS turun atas para rasul, selanjutnya rasul menulis Alkitab. Lalu, pada abad IV, karena sedemikian banyak kitab yang mengaku-aku sebagai Kitab Suci, berdasarkan kewenangan mengajar yang diterima rasul dari Yesus Kristus dan diteruskan kepada penerus rasul, melalui konsili, Alkitab di kanon, dan menjadi landasan menggereja. Dengan demikian, landasan menggereja ialah Tradisi Gereja (Tradisi Suci), Kitab Suci, dan Magisterium (Kewenangan Mengajar yang diterima dan diwariskan langsung dari Yesus Kristus).

Pada abad XVI, ada pastor yang bukan terbilang sebagai penerus rasul, menerjemahkan Alkitab ke Bahasa Jerman dengan memisahkan beberapa kitab sebagai kitab apokrifa. Lalu, pada abad XIX, kitab apokrifa dihilangkan dari Alkitab.

Jadi, Katolik tidak menambah Alkitab yang dikanon pada abad IV, sementara pada abad XVI pemisahan beberapa kitab yang terkanon abad IV yang kemudian dihilangkan dari Alkitab pada abad XIX. Tidak ada pihak yang menambah Alkitab, tetapi ada pihak yang mengurangi ALkitab.
Saya bilang menambahi ajaran pakai tradisi manusia ...kok yang dipersoalkan menambah Alkitab ???
Otak anda sehat ?
Saya sehat.

Justru otak Anda yang kurang sehat, memandang bahwa Alkitab itu bukan ajaran.
Menurut Anda, Alkitab itu digedebugkan Tuhan dari langit. Pemahaman yang salah.
Atau, Alkitab itu dikirimkan Tuhan melalui kurir. Itu juga pemahaman yang salah.

Otak Anda tidak menangkap bahwa Alkitab itu adalah hasil dari Tradisi Gereja/Tradisi Suci, dimana rasul atau murid langsung rasul yang adalah manusia membuat catatan-catatan yang hendak diajarkan kepada jemaat.
Alkitab(Perjanjian Baru) itu adalah kumpulan ajaran rasul atau murid langsung rasul kepada jemaat, yang melalui kanonisasi sudah diteliti segala sesuatunya, dipandang layak sebagai Alkitab.

Kekurangsehatan nalar Anda memandang bahwa Alkitab(Perjanjian Baru) ujug-ujug secara utuh diberikan Tuhan kepada pengikut-Nya.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan hoaks sebagai referensi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 05, 2019, 04:50:00 PM
Reply #105
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Saya bilang menambahi ajaran pakai tradisi manusia ...kok yang dipersoalkan menambah Alkitab ???
Otak anda sehat ?Saya sehat.

Justru otak Anda yang kurang sehat, memandang bahwa Alkitab itu bukan ajaran.
Menurut Anda, Alkitab itu digedebugkan Tuhan dari langit. Pemahaman yang salah.
Atau, Alkitab itu dikirimkan Tuhan melalui kurir. Itu juga pemahaman yang salah.

Otak Anda tidak menangkap bahwa Alkitab itu adalah hasil dari Tradisi Gereja/Tradisi Suci, dimana rasul atau murid langsung rasul yang adalah manusia membuat catatan-catatan yang hendak diajarkan kepada jemaat.
Alkitab(Perjanjian Baru) itu adalah kumpulan ajaran rasul atau murid langsung rasul kepada jemaat, yang melalui kanonisasi sudah diteliti segala sesuatunya, dipandang layak sebagai Alkitab.

Kekurangsehatan nalar Anda memandang bahwa Alkitab(Perjanjian Baru) ujug-ujug secara utuh diberikan Tuhan kepada pengikut-Nya.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan hoaks sebagai referensi.


Jadi kalau sudah ada Alkitab kok masih dibuat segala macam ajaran tradisi bikinan manusia menambahi ajaran Alkitab ? Masih sehat otaknya ?
October 07, 2019, 12:29:22 PM
Reply #106
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Jadi kalau sudah ada Alkitab kok masih dibuat segala macam ajaran tradisi bikinan manusia menambahi ajaran Alkitab ? Masih sehat otaknya ?
Otak @jamu sendiri yang tidak sehat, kenapa menuding sebaliknya?

Dengan nalar sehat, membaca di Alkitab:
Yoh 16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
Mat 28:18-20 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Dengan demikian, semua yang kemudian diajarkan kepada rasul atau penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, yang belum dikatakan (diajarkan) selama pelayanan ragawi Yesus Kristus, diajarkan oleh rasul atau penerus rasul.

Bisa ditangkap?

Kucurigai, tidak.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan hoaks sebagai referensi dalam berdiskusi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 07, 2019, 04:45:46 PM
Reply #107
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 07, 2019, 05:03:08 PM
Reply #108
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Dengan nalar sehat, membaca di Alkitab:
Yoh 16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu,
tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
Semua hal sudah dapat ditanggung rasul
Apa masih ada hal yg belum dpt ditanggungnya?
Jika tidak tahu, maka percaya saja kpd perkataan salib Yesus "Sudah selesai!"
Semua hal telah dikatakan-Nya termasuk hal kehilangan nyawa oleh karena Nama-Nya

Salam Damai!
« Last Edit: October 07, 2019, 05:55:05 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 09, 2019, 06:50:51 AM
Reply #109
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Otak @jamu sendiri yang tidak sehat, kenapa menuding sebaliknya?

Dengan nalar sehat, membaca di Alkitab:
Yoh 16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
Mat 28:18-20 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Dengan demikian, semua yang kemudian diajarkan kepada rasul atau penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, yang belum dikatakan (diajarkan) selama pelayanan ragawi Yesus Kristus, diajarkan oleh rasul atau penerus rasul.

Bisa ditangkap?

Kucurigai, tidak.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan hoaks sebagai referensi dalam berdiskusi.


Ajaran Yesus yang mana yg belum ditulis ?

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)