Author Topic: Perjanjian Baru yang sering disalah mengerti oleh Kekristenan...  (Read 9895 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 18, 2019, 02:10:08 PM
Reply #120
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
(sambungan)

Dengan dikatakan-Nya "Gembalakanlah domba-domba-Ku", kumaknai bahwa yang dikatakan-Nya "Sudah selesai" ketika Dia masih tergantung di salib, bukan memaksudkan bahwa kata-kata-Nya sudah selesai.

Ajaran kasih-Nya "Sudah selesai!", sudah digenapi-Nya semuanya
Barulah Dia mengatakan apa yg hrs dikatakan-Nya itu kpd sahabat2-Nya
Petrus pun spt hrs separuh dipaksa dgn perkataan, "Tapi engkau, ikutlah Aku!"


Kita berbeda pemahaman dalam hal itu.
Di mana bedanya, Bro?
Boleh saja kita beda, asal paham bahwa
Tak ada tambahan penggenapan ajaran-Nya


Menurut pemahamanku, karena Yesus Kristus itu adalah Tuhan, maka segala sesuatu yang dilakukan-Nya, dan dikatakan-Nya, semua penting bagi pengikut-Nya. Hal Teknis atau hal Non-Teknis, semua hal yang dilakukan dan dikatakan Yesus Kristus, adalah hal penting.
Yg penting Dia sudah datang ke dunia sbg manusia
Tujuan penting-Nya sbg Juruselamat kita manusia
Dia mengenalkan siapa Bapa, siapa ROH KUDUS
Apa ada lagi penting yg lain selain dr hal2 tsb


Selain mengajarkan kasih-Nya, kata-kata yang sudah dikatakan maupun yang belum (?) dikatakan, memerlukan penjelasan melalui pengajaran rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Walau ada pengajar, jemaat masih suka mengartikan sendiri, kok.
Sudah selesai dan
Sudah jelas seluruhnya

Penerus rasul tak lebih tak kurang spt rasul2
Bahkan dari rasul pun ada saja yg jeblok
Apa lagi dari penerus2 rasul ydskaz itu

Maka kita belajar hrs bisa dr mana saja
Termasuk dr pengalaman kegagalan2
"Pikirkanlah apa yg pikirkan Allah"


Maksud Anda, Anda mengetahui bahwa yang dimaksudkan-Nya adalah seperti interpretasi Anda?
Menurut interpretasimu, apa.
Apakah ada yg lebih berat dr pd alam maut utk ditanggung ?
Yesus menanggung dosa manusia, hukum dosa adalah maut
Maka kematian itu yg hrs ditanggung-Nya

Teori telah dikatakan kpd sahabat2-Nya, bw:
Tidak ada kasih yg lebih besar dr pd kasih seorang
yg memberikan nyawanya utk sahabat-sahabatnya.
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat
apa yg Kuperintahkan kpd-mu. [Yoh 15:13-14]


Prakteknya itulah yg hrs mereka tanggung tsb, yg besar dan berat itu
Kpd Petrus: "... Tapi engkau, ikutlah Aku!" Ini dikatakan setelah kebangkitan-Nya
Tiga kali Yesus mengatakan, "Ikutlah Aku", spt tiga kali juga Yesus menawar cawan itu

Jadi begitulah beratnya, Bro, memberikan nyawa kpd sahabatnya
Sementara saat itu Petrus belum memiliki iman yg sejati kpd Yesus Kristus
Itu sebab Yesus menunda apa yg hrs dikatakannya kpd murid2-Nya
Menunda, tak hrs dimaknai sampai kini atau sampai kaz,
di-angsur2 kpd yg mampu menangnggungnya(?)

Salam Damai!

« Last Edit: October 18, 2019, 02:15:19 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 19, 2019, 05:48:57 AM
Reply #121
October 19, 2019, 01:44:43 PM
Reply #122
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Sabar saja, Bro!
Nunggu yg berwenang menjawab
Agar mendapatkan jawaban yg segar
Apa kau lagi butuh jawaban yg segera?

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 19, 2019, 03:18:23 PM
Reply #123
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Sabar saja, Bro!
Nunggu yg berwenang menjawab
Agar mendapatkan jawaban yg segar
Apa kau lagi butuh jawaban yg segera?

Salam Damai!



Pertanyaan saya sebenarnya sangat sederhana kalau mau jujur menjawabnya,Bro.

October 20, 2019, 01:06:01 AM
Reply #124
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Tidak ada org yg rela mengingkari imannya
Iman itu bukan domain jiwa, melainkan roh
Yg dipersatukan roh tdk bisa dicerai manusia

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 20, 2019, 07:43:03 AM
Reply #125
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Tidak ada org yg rela mengingkari imannya
Iman itu bukan domain jiwa, melainkan roh
Yg dipersatukan roh tdk bisa dicerai manusia

Salam Damai!


Yang penting apakah imannya sejati atau palsu !
October 21, 2019, 11:44:25 AM
Reply #126
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Tentu semua mengaku nomer satu
Apakah nomer itu jaminan mutu?
Hwo knows, what the hell knows

Kembangknlah apa yg mendatangkan damai sejahtera
Itu mungkin yg lebih penting utk menumbuhkan iman
Sebab iman tanpa perbuatan mati dan sebaliknya buta

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 22, 2019, 06:34:13 AM
Reply #127
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Tentu semua mengaku nomer satu
Apakah nomer itu jaminan mutu?
Hwo knows, what the hell knows

Kembangknlah apa yg mendatangkan damai sejahtera
Itu mungkin yg lebih penting utk menumbuhkan iman
Sebab iman tanpa perbuatan mati dan sebaliknya buta

Salam Damai!



Perbuatan baik tanpa iman = Neraka

Iman yang sejati pasti berbuahkan perbuatan baik !

Iman datang dari pemberian bukan perbuatan !

October 22, 2019, 09:33:55 AM
Reply #128
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Yang penting apakah imannya sejati atau palsu !
Imannya Yahudi sejati bagi Yahudi
Imannya Islam sejati bagi Islam
Begitu juga imannya Kristen

Dan juga begitu iman Katolik
Tetapi semua saling tuding
Imannya palsu

Mungkin lebih penting mengembangkan damai sejahtera
Sebab Yesus Kristus mengajarkan hal yg demikian
Dan sebab Kristen hanya beriman kpd Kristus


Iman yang sejati pasti berbuahkan perbuatan baik !

Apakah perbuatan baik selalu benar?
Apakah perbuatan yg benar pasti baik?
Apakah perbuatan yg baik&benar cukup?

Sebab kita tahu di dunia ini
Banyak yg baik tapi berlawanan
Banyak yg benar juga berlawanan

Salam Damai!

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 22, 2019, 10:08:43 AM
Reply #129
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Imannya Yahudi sejati bagi Yahudi
Imannya Islam sejati bagi Islam
Begitu juga imannya Kristen


Iman yang sejati sesuai dengan ajaran Alkitab



Quote
Dan juga begitu iman Katolik
Tetapi semua saling tuding
Imannya palsu

Iman palsu kalau betentangan dengan kebenaran Kitab Suci


Quote
Mungkin lebih penting mengembangkan damai sejahtera
Sebab Yesus Kristus mengajarkan hal yg demikian
Dan sebab Kristen hanya beriman kpd Kristus


Kebenaran lebih penting dari persatuan dan perdamaian karena kebenaran tidak mungkin bisa dikompromikan.

Paulus tidak menafikan perpecahan kalau ajaran tidak tahan uji.


Quote
Quote from: jamu on October 22, 2019, 06:34:13 AM
Iman yang sejati pasti berbuahkan perbuatan baik !

Apakah perbuatan baik selalu benar?
Apakah perbuatan yg benar pasti baik?
Apakah perbuatan yg baik&benar cukup?

Perbuatan baik tanpa iman tidak berkenan bagi Allah.


Quote
Sebab kita tahu di dunia ini
Banyak yg baik tapi berlawanan
Banyak yg benar juga berlawanan

Kebenaran Allah sering bersifat paradox tetapi tidak kontradiksi
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)