Author Topic: Persatuan Katolik-Protestan : Gereja Sudah Terlanjur Terbagi dan Terserak-serak  (Read 4372 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 03, 2020, 02:46:13 PM
Reply #70
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4078
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Menggantikan Batukarang Gereja dari Yesus kepada Petrus sungguh sudah jauh melenceng dari ajaran Alkitab dan warisan ajaran para Rasul yang rendah hati tidak mau ditinggikan seperti Tuhan !

Tidak mungkin ada persatuan tanpa dasar kebenaran Alkitabiah bukan tradisi manusia !
Damaikan hatimu, jangan termakan hoaks.

Tunjukkan adanya penggantian batukarang Gereja dari Yesus kepada Petrus.
Ketahuliah bahwa Yesus Kristus tidak meninggalkan Alkitab, melainkan meninggalkan rasul yang diberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus, dan senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Alkitab ada sebagai hasil praktik-praktik yang dilaksanakan oleh Gereja yang dipimpin oleh rasul dalam penggembalaan Petrus.

Bisa @jamu tangkap? 
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 05, 2020, 05:18:19 AM
Reply #71
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3262
Persatuan Gereja hanya bisa dipertahankan kalau berdiri diatas satu kebenaran tertulis yaitu Alkitab Firman Tuhan yang absolut. Membuat tradisi abal abal itu hanya membuat Gereja Kristus menyimpang jauh dari rencana keselamatan Allah.


I Timotius  4:16 Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

February 05, 2020, 02:06:24 PM
Reply #72
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 109
  • Gender: Male
  • Denominasi: kristen
Gereja Katolik merespon perbedaan visi dan pelayanan yang berbeda-beda dengan kebebasan mendirikan Ordo. Dalam gereja Katolik ada banyak Ordo setidaknya seratus dua puluh lebih (Kongregasi) dalam gereja Katolik Roma. Jika dibandingkan dengan gereja Protestan, maka perbedaannya bahwa di gereja Protestan saat terjadi perbedaan visi dan pelayanan akan direspon dengan mendirikan Sinode baru yang terpisah secara administrasi. Kondisi ini sama solusinya dengan gereja Katolik hanya berbeda istilah saja. Perbedaan visi dan pelayanan sebaiknya jangan diributkan seakan gereja Kristus terpecah-pecah. Malah sebaliknya dengan banyaknya Ordo dan Sinode dalam Kekristenan, merupakan sebuah keuntungan bagi gereja.

... dst ...

Sebenarnya yang mirip denominasi itu bukan ordo tetapi gereja-gereja sui iuris yg dlm persekutuan dgn GRK, misalnya Gereja Maronit (gerejanya Kahlil Gibson Gibran), Gereja Katolik Patriarkat Syria dll [lengkapnya bisa cek wikipedia]. Gereja-gereja sui iuris memiliki banyak perbedaan dengan GRK, misalnya pastor Maronit itu boleh pria beristri, tata cara organisasinya menggunakan kanon gereja timur dll [lagi-lagi cek wikipedia].

Orang Kristen Indonesia itu kebanyakan tahunya cuma perpecahan gereja akibat reformasinya Martin Luther, padahal jauh sebelum itu sudah ada perpecahan (disebut skisma) dalam Gereja Katolik [Katolik disini tidak merujuk kepada GRK], yang secara garis besar memisahkan Gereja Katolik menjadi GRK dan gereja-gereja Ortodoks.

Saya yakin, di sekolah teologi atau seminari pasti sejarah skisma itu diajarkan. Pertanyaannya mengapa itu tidak diteruskan oleh pastor-pastor dan pendeta-pendeta serta guru-guru agama di Indonesia kepada umat gereja masing-masing? Saya sendiri baru tahu tentang sejarah skisma ini kira-kira 5-6 tahun yang lalu (thanks to internet).

Apakah GRK takut ketahuan bila ternyata mereka bukanlah lembaga gereja yang memelihara tradisi Kekristenan tertua? Apakah gereja-gereja reformasinya Martin Luther takut ada alternatif gereja lain sebagai oposan GRK yang selalu mereka tuduh korup dan sesat (bahkan Sri Paus sampai sekarang masih diajarkan sebagai anti Kristus oleh banyak gereja reformasi di Indonesia)?

Mungkin jawabannya ada di ujung langit atau disembunyikan oleh rumput yang bergoyang  :cheesy:

the deeds you do may be the only sermon some persons will hear today - franciscus assisi
February 06, 2020, 03:49:08 PM
Reply #73
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4772
  • Gender: Male
Sebenarnya yang mirip denominasi itu bukan ordo tetapi gereja-gereja sui iuris yg dlm persekutuan dgn GRK, misalnya Gereja Maronit (gerejanya Kahlil Gibson Gibran), Gereja Katolik Patriarkat Syria dll [lengkapnya bisa cek wikipedia]. Gereja-gereja sui iuris memiliki banyak perbedaan dengan GRK, misalnya pastor Maronit itu boleh pria beristri, tata cara organisasinya menggunakan kanon gereja timur dll [lagi-lagi cek wikipedia].

Orang Kristen Indonesia itu kebanyakan tahunya cuma perpecahan gereja akibat reformasinya Martin Luther, padahal jauh sebelum itu sudah ada perpecahan (disebut skisma) dalam Gereja Katolik [Katolik disini tidak merujuk kepada GRK], yang secara garis besar memisahkan Gereja Katolik menjadi GRK dan gereja-gereja Ortodoks.

Saya yakin, di sekolah teologi atau seminari pasti sejarah skisma itu diajarkan. Pertanyaannya mengapa itu tidak diteruskan oleh pastor-pastor dan pendeta-pendeta serta guru-guru agama di Indonesia kepada umat gereja masing-masing? Saya sendiri baru tahu tentang sejarah skisma ini kira-kira 5-6 tahun yang lalu (thanks to internet).

Apakah GRK takut ketahuan bila ternyata mereka bukanlah lembaga gereja yang memelihara tradisi Kekristenan tertua? Apakah gereja-gereja reformasinya Martin Luther takut ada alternatif gereja lain sebagai oposan GRK yang selalu mereka tuduh korup dan sesat (bahkan Sri Paus sampai sekarang masih diajarkan sebagai anti Kristus oleh banyak gereja reformasi di Indonesia)?

Mungkin jawabannya ada di ujung langit atau disembunyikan oleh rumput yang bergoyang  :cheesy:


Targantung dari sudut mana anda melihat sesuatu hal tersebut. Seperti pepatah Tiongkok, "saat angin kencang bertiup yang satu berlari masuk rumah menutup pintu dan yang lain berlari keluar menerbangkan layang-layang."

Saat Kerajaan Daud terpecah pada zaman anaknya Salomo, menjadi kerajaan Yehuda dan kerajaan Israel, apakah itu sesuatu yang buruk dan tidak seharusnya? Segala yang terjadi adalah dalam tangan TUHAN dan karena iman maka kita percaya bahwa pada akhirnya akan mendatangkan kebaikan kepada kita.

Bagi saya banyaknya denominasi, sinode, bahkan ordo dalam geraja merupakan kekayaan gereja.
February 07, 2020, 09:59:47 AM
Reply #74
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4078
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Denominasi

Pada masa modern, agama Kristen memiliki banyak kelompok yang biasa disebut denominasi. Yang terbesar di antaranya adalah denominasi Lutheran, Anglikan, Presbyterian, dan Baptis. Sementara Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Timur tidak menganggap dirinya sebagai denominasi.

Denominasionalisme adalah sebuah ideologi, yang menganggap sejumlah atau semua kelompok Kristen sebagai versi-versi dari suatu kelompok yang sama, tak peduli dengan label-label yang membedakan mereka. Namun tidak semua denominasi mengajarkan hal ini, dan ada sejumlah kelompok yang menganggap semua kelompok yang berbeda dengannya sebagai murtad atau sesat: artinya, bukan versi yang sah dari agama Kristen.
...

Sinode
Sinode menurut sejarah adalah sidang majelis Gereja yang lazimnya diselenggarakan untuk memutuskan perkara doktrin, tadbir, atau pengajuan permohonan resmi. Pada zaman modern, kata ini seringkali digunakan sebagai sebutan bagi badan pengurus Gereja tertentu, bersidang maupun tidak bersidang. Adakalanya kata ini juga digunakan sebagai sebutan bagi Gereja yang dipimpin oleh suatu sinode.

Kata "sinode"[1] berasal dari kata σύνοδος (sinodos) dalam bahasa Yunani yang berarti "sidang majelis" atau "muktamar", semakna dengan kata concilium (konsili) dalam bahasa Latin. Mula-mula sinode adalah muktamar para uskup, dan sampai sekarang masih digunakan sebagai sebutan bagi muktamar para uskup dalam Gereja Katolik, Gereja Ortodoks Oriental, dan Gereja Ortodoks Timur.

Kadang-kadang frasa "sinode umum" atau "konsili umum" digunakan sebagai sebutan bagi konsili oikumene (muktamar waligereja sedunia). Kata "sinode" juga digunakan sebagai sebutan bagi majelis permusyawaratan uskup-uskup tertinggi dalam Gereja-Gereja Ortodoks Timur bertaraf swakepala (bahasa Yunani: αὐτοκεφαλία, autokefalia). Tata kelola Gereja-Gereja Katolik Timur bertaraf kebatrikan dan keuskupan agung utama juga dipercayakan kepada suatu sinode tetap.
...

Tarekat atau ordo adalah satu kongregrasi dalam Gereja Katolik Roma di mana para anggotanya hanya terdiri dari rohaniwan dan rohaniwati, baik imam, maupun biarawan dan biarawati.

Menurut pendapatku, jika ada seseorang ato partisipan yang memiliki pengertian bervariasi dari pengertian-pengertian umum itu, ya monggo saja. Tetapi bila varian pengertian sudah sedemikian jomplang, maka diskusi tidak bermanfaat dilanjutkan, sebab, pemahaman-pemahaman di pikiran para pendiskusi terhadap istilah yang sama, bervariasi sedemikian jauh.

Kumaknai, dari kutipan-kutipan di atas, denominasi atau sinode masing-masing untuk satu organisasi. Dengan demikian, satu denominasi merumuskan sinodenya, yang tidak berlaku bagi denominasi atau sinode lain. Sementara ordo atau tarekat atau kongregasi atau istilah apapun yang dipersamakan dengan itu, hanya (sola) pilihan disiplin yang diikuti oleh para anggotanya. Ordo itu bukan denominasi atau sinode.

Jika Tuhan Yesus Kristus mendirikan hanya (sola) satu jemaat-Nya, maka denominasinya atau sinodenya, hanya (sola) satu, tetapi dimunginkan banyak ordo.

Salam damai.

Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 02, 2020, 07:23:21 AM
Reply #75
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3262
Semua Gereja kalau tidak bersatu tekad mau tunduk sepenuhnya kepada kebenaran Alkitab maka tidak perlu ada persatuan yang palsu !
March 06, 2020, 09:45:38 AM
Reply #76
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4078
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Semua Gereja kalau tidak bersatu tekad mau tunduk sepenuhnya kepada kebenaran Alkitab maka tidak perlu ada persatuan yang palsu !
Di Alkitab tercatat bahwa hanya kepada Petrus diperintahkan secara verbal oleh Tuhan Yesus Kristus untuk menggembalakan dombaNya. Petrus adalah seorang dari rasul-rasul yang diberi otoritas mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan, dan rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Jika berdasar apa yang tercatat di Alkitab, idealnya, tidak memelintir, mengubah, atau menyajikan Alkitab berbeda dari yang dimaksudkan. Dari sejarah diketahui bahwa Alkitab belum terbentuk pada saat Tuhan Yesus Kristus naik ke sorga. Maka, mempercayai konsep Sola Scriptura (hanya Alkitab semata) merupakan penggeseran apa yang dikonsepkan oleh Tuhan melalui pelayanan fisikNya selama mendampingi rasul-rasul.

Mengingat bahwa Tuhan Yesus Kristus mendirikan jemaatNya hanya satu, maka pemisahan-pemisahan kelompok dan mendirikan kelompok baru, menurut pendapatku, menggambarkan ketidakpercayaan pada karya Tuhan, dan ingin merevisi jemaat bentukan Tuhan. Dengan mempercayai bahwa sudah banyak penyimpangan pada kelompok yang didirikan Tuhan, mengambarkan ketidakpercayaan kepada Tuhan yang berjanji senantiasa menyertai rasul sampai kepada akhir zaman.

Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 07, 2020, 03:28:11 PM
Reply #77
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2567
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
RE: “Gereja Sudah Terlanjur Terbagi dan Terserak-serak”
Kurasa itu efek dr pengacauan bahasa, maka timbul beda2 budaya di bumi
http://forumkristen.com/index.php?topic=55863.msg1262373#msg1262373

Dulu di bumi ini hanya satu bahasa, satu logatnya, kerjanya muter2 di seputar menara
Padahal manusia telah diberkati utk menguasai seluruh bumi dan dgn segala isinya
Lalu Allah mengacaukan Bahasa itu, mereka menjadi ter-serak2 ke seluruh bumi

Kini jiwa kita diuji utk memaknai doa Yesus bagi kita ini [Yoh 17:20-21]:
Dan bukan utk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga utk org2,
yg percaya kpd-Ku oleh pemberitaan mereka; spy mereka semua menjadi satu,
sama spt Engkau, ya Bapa, di dlm Aku dan Aku di dlm Engkau,
agar mereka juga di dlm Kita, spy dunia percaya, bw Engkaulah yg telah mengutus Aku.


Re: "Ke-Esa-an Gereja"
Dan Ialah yg memberikan baik rasul2 maupun nabi2,
baik pemberita2 Injil maupun gembala2 dan pengajar2,
utk memperlengkapi org2 kudus bagi pekerjaan pelayanan,
bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yg benar ttg Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yg sesuai dgn kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak2 yg ajrut2-an oleh rupa2 angin doktrin, oleh permainan palsu manusia dlm kelicikan mereka yg menyesatkan,melainkan  dgn teguh berpegang kpd kebenaran di dlm kasih kita bertumbuh di dlm segala hal ke arah Dia, Kristus, yg adalah Kepala.[Efe 4:11-15]


Salam Damai!
« Last Edit: March 07, 2020, 03:31:45 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 20, 2020, 07:47:51 PM
Reply #78
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4078
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Menurut pendapatku, perkembangbiakan kelompok yang menamakan diri Gereja, bukan semata-mata karena kekacauan bahasa. Pengacauan bahasa sudah lama terjadi sebelum kehadiran Yesus Kristus di kandang Betlehem. Dengan menggunakan penerjemahan, kupikir tidak akan menimbulkan penambahan kelompok yang menamakan diri Gereja, jika menuruti perkataan Yesus bahwa domba-Nya diinginkan satu kawanan satu gembala.
Menurut pendapatku, perkembangbiakan kelompok yang menamakan diri Gereja adalah karena kekerasan hati para pendiri kemlompok baru, merasa diri benar, dan ingin memisahkan diri dari kelompok awal yang dinilainya sudah keluar dari lajur yang diharapkan Tuhan. Tokoh pemisah awal itu tidak percaya perkataan Yesus Kristus bahwa Tuhan Yesus Kristus akan senantiasa menyertai Gereja sampai kepada akhir zaman.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 23, 2020, 01:28:06 AM
Reply #79
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2567
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Menurut pendapatku,
perkembangbiakan kelompok yang menamakan diri Gereja,
bukan semata-mata karena kekacauan bahasa.

Apa se-mata2 karena lidah? [Yak 3:5-10]
Sebab walau lidah suatu anggota kecil dr tubuh, namun dpt memegahkan perkara2 yg besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dpt membakar hutan yg besar. Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota2 tubuh kita sbg sesuatu yg dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

Semua jenis binatang liar, burung2, serta binatang2 menjalar dan binatang2 laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorangpun yg berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yg buas, yg tak terkuasai, dan penuh racun yg mematikan.

Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan
dengan lidah kita mengutuk manusia yg diciptakan menurut rupa Allah,
dr mulut yg satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, tidak boleh demikian terjadi.


Pengacauan bahasa sudah lama terjadi sebelum kehadiran Yesus Kristus di kandang Betlehem.
Semakin lama semakin keras tradisi terbentuk
Spt tradisi Yahudi yg membuat tegar tengkuk
Bah.Ibrani menjadi sejati oleh penuturnya


Dengan menggunakan penerjemahan, kupikir tidak akan menimbulkan penambahan kelompok yang menamakan diri Gereja, jika menuruti perkataan Yesus bahwa domba-Nya diinginkan satu kawanan satu gembala.
Faktanya:
Satu kawanan domba di padang belantara
Dimungkinkan terdiri dr berragam kelompok
Gembala yg baik pasti bisa mengerti hal spt itu


Menurut pendapatku, perkembangbiakan kelompok yang menamakan diri Gereja adalah karena kekerasan hati para pendiri kemlompok baru, merasa diri benar, dan ingin memisahkan diri dari kelompok awal yang dinilainya sudah keluar dari lajur yang diharapkan Tuhan. Tokoh pemisah awal itu tidak percaya perkataan Yesus Kristus bahwa Tuhan Yesus Kristus akan senantiasa menyertai Gereja sampai kepada akhir zaman.
Banyak faktor utk berkelompok dlm satu kawanan domba-Nya
Bisa saja faktor lahan, faktor musim, faktor binatang buas, dll
[Luk 18:8] Aku berkata kpd-mu: Ia akan segera membenarkan mereka.
Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Jadi sebenarnya imanlah yg menyelamatkan
Bukan kelompok dan bukan pula satu kawanan
Melainkan satu iman, satu Tuhan, satu baptisan ...

Salam Damai!
« Last Edit: March 23, 2020, 01:31:21 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)