Author Topic: Burung Berkicau - Anthony De Mello SJ  (Read 69750 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 03, 2009, 10:32:54 AM
Reply #70
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Calon pertama masuk:
Saudara tahu bahwa ujian sederhana ini kami berikan kepada saudara. sebelum saudara diterima bekerja di sini?
'Ya.'
'Nah, dua kali dua itu berapa?'
'Empat.'
Calon kedua masuk:
'Saudara siap untuk ujian?'
'Ya.'
'Nah, dua kali dua itu berapa?'
'Berapa saja, terserah Bapak.'
Calon kedua inilah yang mendapat pekerjaan.

Sikap calon kedua itulah yang amat dianjurkan, kalau Anda ingin mendapat kenaikan pangkat di setiap lembaga, baik yang sekular maupun yang bersifat keagamaan.

Sikap ini juga akan menghasilkan nilai yang tinggi dalam ulangan keagamaan. Itulah sebabnya, orang yang mendapat gelar dalam ilmu ketuhanan itu lebih dikenal karena kesetiaannya pada ajaran daripada kesetiaan pada kebenaran.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
January 07, 2010, 11:29:44 AM
Reply #71
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
'Apa yang kau lakukan?' tanyaku kepada seekor kera,
ketika aku melihatnya sedang mengangkat
ikan dari air dan meletakkannya
di atas dahan sebatang pohon.

'Kuselamatkan dia, agar jangan mati tenggelam'
jawab kera.





Yang bagi seseorang merupakan makanan,
bagi yang lain menjadi racun.


Matahari yang membuat burung garuda bisa melihat,
membutakan mata burung hantu.


Anthony De Mello SJ
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
February 26, 2010, 12:14:19 PM
Reply #72
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Orang Hindu memperkembangkan suatu gambaran yang indah
mengenai hubungan antara Tuhan dan ciptaanNya.
Tuhan 'menarikan' ciptaanNya.
Ia adalah Sang Penari dan ciptaan adalah tarianNya.
Suatu tarian berbeda dengan seorang penari,
tetapi tidak bisa ada jika yang menarikannya tidak ada.
Engkau tidak dapat membungkus tarian itu
dan membawanya pulang, jika engkau menyayanginya.
Begitu gerak penari terhenti, tariannya pun tidak ada lagi.

Dalam usahanya mencari Tuhan manusia
terlalu banyak berpikir, terlalu banyak merenung,
terlalu banyak berbicara.
Bahkan ketika memandang tarian yang kita sebut ciptaan,
ia terus menerus berpikir, berbicara dengan diri sendiri
dan dengan orang lain, merenung, menelaah dan berfilsafat.
Kata-kata, kata-kata, kata-kata belaka.
Suara-suara, suara-suara, suara-suara belaka.


Diam dan lihatlah tarian itu. Hanya melihat saja:
sebuah binatang, sekuntum bunga, sehelai daun layu,
seekor burung, sebongkah batu...
Satu lambaian tarian saja sudah cukup.
Lihatlah. Dengarlah. Hiruplah. Sentuhlah, Nikmatilah.
Dan kiranya tak lama kemudian engkau akan menjumpaiNya.
Sang Penari sendiri.

Keluhan seorang murid kepada Guru Zen-nya
yang selalu diulang-ulang adalah :
'Bapak menyembunyikan rahasia terdalam ilmu Zen dariku'
Dan ia tidak mau percaya kalau sang Guru menyangkal tuduhannya.


Pada suatu hari sang Guru mngajaknya
berjalan-jalan menyusuri bukit. Waktu itu mereka
mendengar seekor burung berkicau.

'Apakah engkau tadi mendengar seekor burung berkicau ?'
tanya sang Guru.

'Ya' jawab si murid.

'Nah sekarang engkau tahhu, bahwa aku tidak menyembunyikan
sesuatu pun darimu.'


'Ya'. kata si murid.



Seandainya engkau sungguh-sungguh pernah
mendengarkan kicauan seekor burung,
pernah memandang sebatang pohon.....
Engkau sudah mengerti -- mengatasi segala
perkataan dan pemikiran.


Apa katamu tadi ? Engkau telah mendengar puluhan burung
berkicau dan melihat ratusan batang pohon ?
Apakah yang engkau lihat itu sungguh sebatang pohon atau
hanya 'pohon-pohon' ?
Jika engkau memandang sebatang pohon tetapi hanya
melihat sebatang pohon, sebenarnya engkau belum melihat pohon itu.
Jika engkau memandang pohon dan melihat keajaiban,
nah, barulah akhirnya engkau melihat pohon !
Pernahkah kamu dipenuhi rasa kagum yang tak terhingga ketika
mendengar seekor burung berkicau ?


Anthony De Mello SJ
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
February 28, 2010, 03:38:52 PM
Reply #73
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Benak para murid dipenuhi macam-macam pertanyaan
tentang Tuhan

Kata Sang Guru:
'Tuhan adalah yang-Tak-dikenal, bahkan
Yang-Tidak-dapat-dikenal.
Setiap pernyataan tentang Dia,
seperti pula setiap jawaban
terhadap pertanyaanmu, hanyalah
mengacaukan Kebenaran
'.


Para murid bingung.
'Lalu mengapa anda masih juga berbicara tentang Dia?'

'Mengapa burung berkicau?'
tangkis sang Guru.





Burung berkicau bukan karena ia ingin menyatakan sesuatu.
Ia berkicau karena ia ingin berkicau.

Kata-kata cendikiawan haruslah bisa dipahami.
Kata-kata sang Guru tidak untuk dipahami, melainkan untuk didengarkan
seperti orang mendengarkan desir angin di pohon,
gemercik air di sungai dan kicauan burung.
Semua ini akan membangkitkan sesuatu dalam hati,
yang melampaui segala pemahaman.



Anthony De Mello SJ
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
March 19, 2010, 11:34:12 AM
Reply #74
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Ketika aku melihat papan nama pada kios itu, hampir-hampir aku tidak percaya pada apa yang kubaca: KIOS KEBENARAN.
Mereka menjual kebenaran di sana!

Gadis penjaga kios bertanya dengan amat sopan: kebenaran macam apa yang ingin kubeli, sebagian kebenaran atau seluruh kebenaran?
Tentu saja seluruh kebenaran!
Aku tidak perlu menipu diri, mengadakan pembelaan diri atau rasionalisasi lagi.
Aku menginginkan kebenaranku: terang, terbuka, penuh dan utuh.
Ia memberi isyarat, agar aku menuju bagian lain dalam kios itu, yang menjual kebenaran yang utuh.


Pemuda penjaga kios yang ada di sana memandangku dengan rasa kasihan dan menunjuk kepada daftar harga.
'Harganya amat tinggi Tuan,' katanya.
'Berapa?' tanyaku mantap, karena ingin mendapat seluruh kebenaran, berapapun harganya.
'Kalau Tuan membelinya,' katanya. 'Tuan akan membayarnya dengan kehilangan semua ketenangan dalam seluruh sisa hidup Tuan.'

Aku keluar dari kios itu dengan rasa sedih.
Aku mengira bahwa aku dapat memperoleh seluruh kebenaran dengan harga murah. Aku masih belum siap menerima kebenaran.
Kadang-kadang aku mendambakan damai dan ketenangan.
Aku masih perlu sedikit menipu diri dengan membela dan membenarkan diri.
Aku masih ingin berlindung di balik kepercayaan-kepercayaanku yang tak boleh dipertanyakan.


(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
March 20, 2010, 10:39:46 AM
Reply #75
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Setiap kali guru siap untuk melakukan ibadat malam,
kucing asrama mengeong-ngeong, sehingga mengganggu orang yang sedang berdoa.
Maka ia menyuruh supaya kucing itu diikat selama ibadat malam.

Lama sesudah guru meninggal, kucing itu masih tetap diikat selama ibadat malam. Dan setelah kucing itu mati, dibawalah kucing baru ke asrama, untuk dapat diikat sebagaimana biasa terjadi selama ibadat malam.



Berabad-abad kemudian kitab-kitab tafsir penuh dengan tulisan ilmiah murid-murid sang guru, mengenai peranan penting seekor kucing dalam ibadat yang diatur sebagaimana mestinya.


Anthony De Mello SJ
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
March 27, 2010, 11:28:20 AM
Reply #76
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Seorang tetangga melihat Nasruddin berjongkok sambil mencari sesuatu.

'Apa yang sedang Anda cari, Mullah?' 'Kunciku yang hilang.'

Dua-duanya terus berjongkok mencari kunci yang hilang itu. Sebentar kemudian tetangga itu bertanya: 'Di mana kuncimu yang hilang?'

'Di rumah.'

'Astaga! Lantas mengapa Anda mencarinya di sini?'

'Karena di sini lebih terang.'



Apa gunanya mencari Tuhan di tempat-tempat suci, kalau Ia sudah tidak bersemayam lagi di dalam hatiku?


Anthony De Mello SJ
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
March 28, 2010, 02:11:03 PM
Reply #77
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9454
  • Gender: Female
  • .. fush and push ..
Apa gunanya mencari Tuhan di tempat-tempat suci, kalau Ia sudah tidak bersemayam lagi di dalam hatiku?

wew... suka dengan pertanyaan dan pernyataan ini
April 02, 2010, 11:23:36 AM
Reply #78
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Tuhan memutuskan untuk mengunjungi bumi. Maka Ia mengutus malaikatNya untuk menyelidiki keadaan lebih dahulu.



Malaikat kembali dengan laporan ini: 'Mereka kebanyakan kekurangan makanan,' katanya, 'dan kebanyakan juga menganggur.'




Tuhan berkata: 'Nah, Aku ingin menjelma dalam bentuk makanan bagi mereka yang kelaparan dan pekerjaan bagi mereka yang menganggur.'


Anthony De Mello SJ

Quote
Gal. 3:13   Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

SELAMAT PASKAH 2010

@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
April 09, 2010, 12:41:26 PM
Reply #79
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Ia memimpin sebuah kelompok beriman.
Semacam guru. Disegani, dihormati, bahkan disayangi.
Tetapi ia mengeluh kepadaku, bahwa ia tidak mendapatkan kehangatan dalam persahabatan dengan sesamanya.
Orang mencarinya untuk mohon bantuan dan minta nasehat.
Mereka tidak mendekatinya sebagai seorang manusia biasa.
Mereka tidak dapat bersantai bersamanya.

Bagaimana mungkin?
Aku memandangnya: selalu seimbang, menguasai diri, anggun, sempurna.
Maka aku berkata kepadanya: 'Engkau harus membuat pilihan berat: hidup lumrah penuh gairah dan menjadi menarik atau hidup seimbang dan terus dihormati.
Engkau tidak dapat menempuh kedua-keduanya.'
Ia pergi dengan sedih.
Kedudukannya, katanya, tidak mengijinkannya untuk hidup lumrah penuh gairah, untuk menjadi dirinya sendiri.
Ia harus memainkan sebuah peranan dan dihormati.


Jesus rupanya telah hidup lumrah, penuh gairah dan bebas.
Tidak seimbang dan tidak dihormati.
Pastilah perkataan dan perbuatanNya mengejutkan banyak orang terhormat.

--o000o--

Seorang kaisar dari Tiongkok mendengar tentang kebijaksanaan seorang pertapa yang hidup di pegunungan utara.
Dikirimnya utusan-utusan ke sana untuk menawarkan jabatan Perdana Menteri Kerajaan kepadanya.


Sesudah berjalan berhari-hari, sampailah para utusan itu di pertapaan.
Mereka menemukan sang pertapa sedang duduk di atas batu karang, setengah telanjang, sambil mengail ikan.
Mula-mula mereka sangsi. Inikah orang yang oleh Kaisar dihargai begitu tinggi?
Tetapi setelah ditanyakan di desa sekitar, ternyata memang dialah orangnya.
Maka mereka berdiri di pinggir sungai dan dengan hormat memanggilnya.

Sang pertapa menyeberang sampai ke pinggir sungai, menerima hadiah-hadiah dari para utusan dan mendengar permintaan mereka yang aneh.
Ketika ia mulai mengerti bahwa Kaisar menginginkan dia, sang pertapa itu, untuk menjadi Perdana Menteri Kerajaan, maka ia mengangguk-anggukkan kepalanya dan tertawa terkekeh-kekeh.
Ketika ketawanya telah berhenti, ia berkata kepada para utusan yang keheran-heranan: 'Kamu lihat kura-kura yang sedang mengibas-ngibaskan ekornya di dalam lumpur itu?'


'Ya, Tuanku,' kata para utusan.

'Nah, jawablah: Apakah benar bahwa setiap hari seluruh hamba istana berkumpul di kuil istana dan menyembah seekor kura-kura mati yang badannya disumpal kapuk dan ditempatkan di mesbah utama; seekor kura-kura dewata yang kulitnya dihiasi intan permata, mirah serta ratna mutu manikam?'

'Memang benar, Tuanku,' jawab para utusan.

'Nah, apakah kiranya binatang kecil, yang mengibas-ngibaskan ekornya di lumpur itu mau berganti tempat dengan kura-kura dewata?'

'Tidak, Tuanku,' kata para utusan.

'Nah, pulanglah dan katakan kepada Kaisar, bahwa aku juga tidak mau. Aku lebih senang hidup di pegunungan ini daripada mati di dalam istana.
Sebab, tak seorang pun dapat hidup dalam istana dan tetap sungguh-sungguh hidup lumrah penuh gairah.'


(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)