Author Topic: Burung Berkicau - Anthony De Mello SJ  (Read 90213 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 20, 2010, 01:55:36 PM
Reply #90
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Mengatakan kebenaran, seperti yang diyakini, menuntut keberanian, apalagi kalau seseorang termasuk anggota sebuah lembaga atau instansi.

Menentang lembaga atau instansi menuntut keberanian yang lebih besar lagi.
Justeru hal seperti itulah yang dilakukan oleh Jesus.


Ketika Krushchev mengucapkan tuduhan berat untuk menggugat jaman Stalin, dilaporkan bahwa salah seorang yang ada di ruang sidang berkata: 'Engkau berpihak pada siapa, Saudara Krushchev, waktu semua orang yang tak bersalah ini dibantai?'

Krushchev berhenti, memandang ruang sidang berkeliling, lalu berkata: 'Kuminta, saudara yang baru menyela tadi berdiri dan maju!'

Ketegangan memuncak di ruang sidang.
Tak seorang pun berdiri dan maju.

Lalu Krushchev meneruskan: 'Nah, sekarang Saudara sudah mendapat jawaban, entah siapakah Saudara.
Dulu saya bersikap sama seperti Saudara sekarang ini!.'


Andaikata Jesus yang disuruh, tentu Ia akan berdiri dan maju.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
June 24, 2010, 02:05:23 PM
Reply #91
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Murid:

Aku datang untuk mengabdimu.

Guru:

Seandainya engkau melepaskan si 'aku', pengabdian akan terjadi dengan sendirinya.


Engkau dapat merelakan semua harta bendamu bagi kaum miskin dan bahkan merelakan dirimu dibakar, namun belum tentu engkau mempunyai cinta samasekali.

Simpanlah hartamu dan tinggalkan si 'aku'. Jangan membakar tubuhmu, bakarlah 'ego'mu! Cinta akan muncul dengan sendirinya.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)
 
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
July 04, 2010, 12:31:30 PM
Reply #92
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Sufi Bayazid bercerita tentang dirinya seperti berikut ini: 'Waktu masih muda, aku ini revolusioner dan aku selalu berdoa: Tuhan, berilah aku kekuatan untuk mengubah dunia!'

'Ketika aku sudah separuh baya dan sadar bahwa setengah hidupku sudah lewat tanpa mengubah satu orang pun, aku mengubah doaku menjadi: 'Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah semua orang yang berhubungan denganku: keluarga dan kawan-kawanku, dan aku akan merasa puas.'


'Sekarang ketika aku sudah menjadi tua dan saat kematianku sudah dekat, aku mulai melihat betapa bodohnya aku.
Doaku satu-satunya sekarang adalah: 'Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah diriku sendiri.'
Seandainya sejak semula aku berdoa begitu, maka aku tidak begitu menyia-nyiakan hidupku!'

Setiap orang berpikir mau mengubah umat manusia.
Hampir tak seorang pun berpikir bagaimana mengubah dirinya.


(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
July 05, 2010, 11:08:50 PM
Reply #93
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Murid:

Aku datang untuk mengabdimu.

Guru:

Seandainya engkau melepaskan si 'aku', pengabdian akan terjadi dengan sendirinya.


Engkau dapat merelakan semua harta bendamu bagi kaum miskin dan bahkan merelakan dirimu dibakar, namun belum tentu engkau mempunyai cinta samasekali.

Simpanlah hartamu dan tinggalkan si 'aku'. Jangan membakar tubuhmu, bakarlah 'ego'mu! Cinta akan muncul dengan sendirinya.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)
 
I Kor
13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
13:2   Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
13:3   Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
July 05, 2010, 11:12:28 PM
Reply #94
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan

Setiap orang berpikir mau mengubah umat manusia.
Hampir tak seorang pun berpikir bagaimana mengubah dirinya.


(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

Luk. 6:41 Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?
Luk. 6:42   Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
July 11, 2010, 02:04:23 PM
Reply #95
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Nasruddin menjadi perdana mentri raja.
Sekali peristiwa, ketika ia berkeliling istana
Ia melihat untuk pertama kalinya dalam hidupnya
seekor burung elang milik raja.

Nasruddin belum pernah melihat burung merpati seperti ini.
Maka ia pun mengambil gunting, lalu memotong
kuku, sayap dan paruh burung elang itu.


'Nah baru sekarang kau pantas disebut burung'
katanya.
'Tuanmu telah mengabaikanmu selama ini'.



Sungguh memperhatinkan, para rohaniwan-rohaniwati
yang tidak mengenal dunia selain lingkungan mereka sendiri
yang tidak mau belajar apapun dari orang yang mereka beri pelajaran.



Anthony De Mello SJ
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
July 12, 2010, 08:42:44 AM
Reply #96
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1571
  • Gender: Male
    • KristenAlkitabiah.com
Kami bertiga Kamu Bertiga

Ketika kapal seorang Uskup berlabuh untuk satu hari di sebuah pulau yang terpencil, ia bermaksud menggunakan hari itu sebaik-baiknya. Ia berjalan-jalan menyusur pantai dan menjumpai tiga orang nelayan sedang memperbaiki pukat. Dalam bahasa Inggeris pasaran mereka menerangkan, bahwa berabad-abad sebelumnya mereka telah dibaptis oleh para misionaris. 'Kami orang Kristen,' kata mereka sambil dengan bangga menunjuk dada.

Uskup amat terkesan. Apakah mereka tahu doa Bapa Kami? Ternyata mereka belum pernah mendengarnya. Uskup terkejut sekali. Bagaimana orang-orang ini dapat menyebut diri mereka Kristen, kalau mereka tidak mengenal sesuatu yang begitu dasariah seperti doa Bapa Kami?

'Lantas, apa yang kamu ucapkan bila berdoa?'

'Kami memandang ke langit. Kami berdoa: 'Kami bertiga, Kamu bertiga, kasihanilah kami.' Uskup heran akan doa mereka yang primitif dan jelas bersifat bidaah ini. Maka sepanjang hari ia mengajar mereka berdoa Bapa Kami. Nelayan-nelayan itu sulit sekali menghafal, tetapi mereka berusaha sebisa-bisanya. Sebelum berangkat lagi pada pagi hari berikutnya, Uskup merasa puas. Sebab, mereka dapat mengucapkan doa Bapa Kami dengan lengkap tanpa satu kesalahan pun.

Beberapa bulan kemudian kapal Uskup kebetulan melewati kepulauan itu lagi. Uskup mondar-mandir di geladak sambil berdoa malam. Dengan rasa senang ia mengenang, bahwa di salah satu pulau yang terpencil itu ada tiga orang yang mampu berdoa Bapa Kami dengan lengkap berkat usahanya yang penuh kesabaran. Sedang ia termenung, secara kebetulan ia, melihat seberkas cahaya di arah Timur. Cahaya itu bergerak mendekati kapal. Sambil memandang keheran-heranan, Uskup melihat tiga sosok tubuh manusia berjalan di atas air, menuju ke kapal. Kapten kapal menghentikan kapalnya dan semua pelaut berjejal-jejal di pinggir geladak untuk melihat pemandangan ajaib ini.

Ketika mereka sudah dekat, barulah Uskup mengenali tiga sahabatnya, para nelayan dulu. 'Bapak Uskup', seru mereka, 'Kami sangat senang bertemu dengan Bapak lagi. Kami dengar kapal Bapak melewati pulau kami, maka cepat-cepat kami datang.'

'Apa yang kamu inginkan?' tanya Uskup tercengang-cengang.

'Bapak Uskup,' jawab mereka, 'kami sungguh-sungguh amat menyesal. Kami lupa akan doa yang bagus itu. Kami berkata: Bapa kami Yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu; datanglah kerajaanMu ... lantas kami lupa. Ajarilah kami sekali lagi seluruh doa itu!'

Uskup merasa rendah diri: 'Sudahlah, pulang saja, saudara-saudaraku yang baik, dan setiap kali kamu berdoa, katakanlah saja: Kami bertiga, kamu bertiga, kasihanilah kami.'

Aku kadang-kadang melihat wanita-wanita tua berdoa rosario tak habis-habisnya di gereja. Bagaimana mungkin Tuhan dimuliakan dengan suara bergumam yang tidak keruan itu? Tetapi setiap kali aku melihat mata mereka atau memandang wajah mereka menengadah, di dalam hati aku tahu, bahwa mereka lebih dekat dengan Tuhan daripada banyak orang terpelajar.


Anthony De Mello SJ



yg ini lucu :D
July 15, 2010, 12:39:22 PM
Reply #97
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Nasruddin menjadi perdana mentri raja.
Sekali peristiwa, ketika ia berkeliling istana
Ia melihat untuk pertama kalinya dalam hidupnya
seekor burung elang milik raja.

Nasruddin belum pernah melihat burung merpati seperti ini.
Maka ia pun mengambil gunting, lalu memotong
kuku, sayap dan paruh burung elang itu.


'Nah baru sekarang kau pantas disebut burung'
katanya.
'Tuanmu telah mengabaikanmu selama ini'.



Sungguh memperhatinkan, para rohaniwan-rohaniwati
yang tidak mengenal dunia selain lingkungan mereka sendiri
yang tidak mau belajar apapun dari orang yang mereka beri pelajaran.



Anthony De Mello SJ
sungguh malang nasib si burung elang
terkadang hidup rohani kita terhambat karena "buruknya" perlakuan dari pemimbing rohani kita

dalam renungan di atas, tidak dijelaskan mengapa si elang tidak berontak, berjuang untuk mempertahankan "keutuhannya"

namun satu hal, bila kita adalah si elang itu:
yang paling penting bagaimana respon kita yang tepat dalam menghadapi "cukuran" gunting yang terjadi dalam hidup kita
kalau perlu...terbanglah secepat mungkin

menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
July 16, 2010, 08:20:59 PM
Reply #98
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
Kami bertiga Kamu Bertiga

Ketika kapal seorang Uskup berlabuh untuk satu hari di sebuah pulau yang terpencil, ia bermaksud menggunakan hari itu sebaik-baiknya. Ia berjalan-jalan menyusur pantai dan menjumpai tiga orang nelayan sedang memperbaiki pukat. Dalam bahasa Inggeris pasaran mereka menerangkan, bahwa berabad-abad sebelumnya mereka telah dibaptis oleh para misionaris. 'Kami orang Kristen,' kata mereka sambil dengan bangga menunjuk dada.

Uskup amat terkesan. Apakah mereka tahu doa Bapa Kami? Ternyata mereka belum pernah mendengarnya. Uskup terkejut sekali. Bagaimana orang-orang ini dapat menyebut diri mereka Kristen, kalau mereka tidak mengenal sesuatu yang begitu dasariah seperti doa Bapa Kami?

'Lantas, apa yang kamu ucapkan bila berdoa?'

'Kami memandang ke langit. Kami berdoa: 'Kami bertiga, Kamu bertiga, kasihanilah kami.' Uskup heran akan doa mereka yang primitif dan jelas bersifat bidaah ini. Maka sepanjang hari ia mengajar mereka berdoa Bapa Kami. Nelayan-nelayan itu sulit sekali menghafal, tetapi mereka berusaha sebisa-bisanya. Sebelum berangkat lagi pada pagi hari berikutnya, Uskup merasa puas. Sebab, mereka dapat mengucapkan doa Bapa Kami dengan lengkap tanpa satu kesalahan pun.

Beberapa bulan kemudian kapal Uskup kebetulan melewati kepulauan itu lagi. Uskup mondar-mandir di geladak sambil berdoa malam. Dengan rasa senang ia mengenang, bahwa di salah satu pulau yang terpencil itu ada tiga orang yang mampu berdoa Bapa Kami dengan lengkap berkat usahanya yang penuh kesabaran. Sedang ia termenung, secara kebetulan ia, melihat seberkas cahaya di arah Timur. Cahaya itu bergerak mendekati kapal. Sambil memandang keheran-heranan, Uskup melihat tiga sosok tubuh manusia berjalan di atas air, menuju ke kapal. Kapten kapal menghentikan kapalnya dan semua pelaut berjejal-jejal di pinggir geladak untuk melihat pemandangan ajaib ini.

Ketika mereka sudah dekat, barulah Uskup mengenali tiga sahabatnya, para nelayan dulu. 'Bapak Uskup', seru mereka, 'Kami sangat senang bertemu dengan Bapak lagi. Kami dengar kapal Bapak melewati pulau kami, maka cepat-cepat kami datang.'

'Apa yang kamu inginkan?' tanya Uskup tercengang-cengang.

'Bapak Uskup,' jawab mereka, 'kami sungguh-sungguh amat menyesal. Kami lupa akan doa yang bagus itu. Kami berkata: Bapa kami Yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu; datanglah kerajaanMu ... lantas kami lupa. Ajarilah kami sekali lagi seluruh doa itu!'

Uskup merasa rendah diri: 'Sudahlah, pulang saja, saudara-saudaraku yang baik, dan setiap kali kamu berdoa, katakanlah saja: Kami bertiga, kamu bertiga, kasihanilah kami.'

Aku kadang-kadang melihat wanita-wanita tua berdoa rosario tak habis-habisnya di gereja. Bagaimana mungkin Tuhan dimuliakan dengan suara bergumam yang tidak keruan itu? Tetapi setiap kali aku melihat mata mereka atau memandang wajah mereka menengadah, di dalam hati aku tahu, bahwa mereka lebih dekat dengan Tuhan daripada banyak orang terpelajar.


Anthony De Mello SJ


July 17, 2010, 05:04:19 PM
Reply #99
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)

Sebuah ruangan penuh sesak dengan wanita-wanita tua.
Rupanya ada semacam agama atau sekte baru.
Seseorang hanya mengenakan serban dan cawat saja maju ke depan.
Ia berbicara dengan penuh semangat tentang kuasa budi atas materi, jiwa atas raga.

Semua orang mendengarkan dengan terpukau.
Pembicara itu lalu kembali ke tempatnya persis di hadapanku.
Orang yang duduk di sampingnya berpaling sambil bertanya cukup keras: 'Apakah Saudara sungguh percaya akan apa yang Saudara katakan tadi, yakni bahwa badan samasekali tidak merasakan apa-apa, bahwa semua itu hanya pikiran saja dan bahwa pikiran dapat dipengaruhi secara sadar oleh kehendak?'


Si munafik menjawab dengan yakin: 'Tentu saja aku percaya.'

'Kalau begitu,' kata orang disisinya, 'maukah Saudara bertukar tempat dengan saya?
Saya masuk angin duduk di sini!'


Kerap kali aku berusaha dengan sekuat tenaga untuk mempraktekkan apa yang aku khotbahkan.

Seandainya aku membatasi diri dan hanya mengkhotbahkan apa yang kupraktekkan, maka aku tidak begitu munafik lagi.


Anthony de Mello SJ
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)