Author Topic: Apakah Katolik kecewa terhadap Martin Luther?  (Read 1238 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 01, 2019, 05:10:40 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Dosa kok dihapus pakai kertas ?
Ini yg dikomplain Martin Luther !Sependek yang kuketahui, Gereja memiliki kompetensi mengampuni dosa, yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Yoh 20:22-23 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah ROH KUDUS. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
Tidak ada ajaran Gereja yang menyatakan bahwa pegampunan dosa dikukuhkan dengan surat.
Memang pernah terjadi, ada klerus memberikan Surat Pengampunan Dosa kepada jemaat yang menerima Sakramen Tobat (Sakramen Pengampunan Dosa). Hal tersebut adalah penyimpangan sang klerus, bukan ajaran Gereja.
Maka, adalah hoaks yang menyatakan bahwa dosa dihapus pakai kertas.

Damaikan hatimu, jangan menggunakan hoaks sebagai referensi berdiskusi.


Rasul bisa mengampuni dosa ada ayatnya !

Para imam mu bisa mengampuni dosa mana ayatnya ?

Asumsi abal abal ya ?
October 04, 2019, 03:00:52 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on September 28, 2019, 11:07:12 AM
Sependek yang kuketahui, Gereja memiliki kompetensi mengampuni dosa, yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Yoh 20:22-23 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah ROH KUDUS. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
Tidak ada ajaran Gereja yang menyatakan bahwa pegampunan dosa dikukuhkan dengan surat.
Memang pernah terjadi, ada klerus memberikan Surat Pengampunan Dosa kepada jemaat yang menerima Sakramen Tobat (Sakramen Pengampunan Dosa). Hal tersebut adalah penyimpangan sang klerus, bukan ajaran Gereja.
Maka, adalah hoaks yang menyatakan bahwa dosa dihapus pakai kertas.
Rasul bisa mengampuni dosa ada ayatnya !
Para imam mu bisa mengampuni dosa mana ayatnya ?
Asumsi abal abal ya ?
Hanya bermodalkan informasi hoaks, @alacarte suka pamer kejeblokan.
@alacarte tidak mengenal Katolik secara benar, tapi nekat menarik simpulan yang beraroma mendiskreditkan.

@alacarte mengetahui hirarki di Katolik?
Hirarki di Katolik itu meliputi semua kehidupan menggereja secara berjenjang, mulai dari atas ke bawah, yaitu Rasul-Rasul, ke Dewan Para Uskup, ke Paus, ke Uskup, ke Imam, ke Diakon. Maka, kompetensi pengampunan dosa yang diberikan langsung oleh Yesus Kristus kepada rasul, pada kehidupan Gereja, diteruskan sampai ke Imam. Diakon (calon Imam) belum memiliki kompetensi mengampuni dosa.

Perlu Anda ingat, bahwa kehidupan menggereja Katolik bukan berdasar hanya (sola) Alkitab (Scriptura), tetapi juga berdasar Tradisi Gereja, dan Magisterium. Maka, jika Anda hendak mencari landasan tiap kegiatan Katolik hanya (sola) di Alkitab, Anda keliru besar. Itu menandakan bahwa Anda belum mengenal Katolik secara benar.

Damaikan hatimu, jangan menggunakan hoaks sebagai referensi berdiskusi.
 
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 05, 2019, 09:39:09 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Rasul bisa mengampuni dosa ada ayatnya !
Para imam mu bisa mengampuni dosa mana ayatnya ?
Asumsi abal abal ya ?Hanya bermodalkan informasi hoaks, @alacarte suka pamer kejeblokan.
@alacarte tidak mengenal Katolik secara benar, tapi nekat menarik simpulan yang beraroma mendiskreditkan.

@alacarte mengetahui hirarki di Katolik?
Hirarki di Katolik itu meliputi semua kehidupan menggereja secara berjenjang, mulai dari atas ke bawah, yaitu Rasul-Rasul, ke Dewan Para Uskup, ke Paus, ke Uskup, ke Imam, ke Diakon. Maka, kompetensi pengampunan dosa yang diberikan langsung oleh Yesus Kristus kepada rasul, pada kehidupan Gereja, diteruskan sampai ke Imam. Diakon (calon Imam) belum memiliki kompetensi mengampuni dosa.

Perlu Anda ingat, bahwa kehidupan menggereja Katolik bukan berdasar hanya (sola) Alkitab (Scriptura), tetapi juga berdasar Tradisi Gereja, dan Magisterium. Maka, jika Anda hendak mencari landasan tiap kegiatan Katolik hanya (sola) di Alkitab, Anda keliru besar. Itu menandakan bahwa Anda belum mengenal Katolik secara benar.

Damaikan hatimu, jangan menggunakan hoaks sebagai referensi berdiskusi.


Kalau Magisterium dan tradisimu itu bertentangan dengan ajaran Alkitab mana yang benar ?

October 05, 2019, 05:53:56 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10990

Kalau Magisterium dan tradisimu itu bertentangan dengan ajaran Alkitab mana yang benar ?

kalo ada sekelompok manusia yang dianggap punya ilmu agama mendalam dan berhak bikin ajaran (Magisterium) dan mereka bikin suatu Tradisi yg bilang bhw "Jumlah Firman Tuhan CUMA 66 buku", yang ternyata bertentangan dengan ajaran Alkitab, mana yang benar?
October 05, 2019, 07:02:30 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
kalo ada sekelompok manusia yang dianggap punya ilmu agama mendalam dan berhak bikin ajaran (Magisterium) dan mereka bikin suatu Tradisi yg bilang bhw "Jumlah Firman Tuhan CUMA 66 buku", yang ternyata bertentangan dengan ajaran Alkitab, mana yang benar?

Bukannya menjawab malah oot,kwalitas cadangan.
October 07, 2019, 11:49:44 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 04, 2019, 03:00:52 PM
Rasul bisa mengampuni dosa ada ayatnya !
Para imam mu bisa mengampuni dosa mana ayatnya ?
Asumsi abal abal ya ?Hanya bermodalkan informasi hoaks, @alacarte suka pamer kejeblokan.
@alacarte tidak mengenal Katolik secara benar, tapi nekat menarik simpulan yang beraroma mendiskreditkan.

@alacarte mengetahui hirarki di Katolik?
Hirarki di Katolik itu meliputi semua kehidupan menggereja secara berjenjang, mulai dari atas ke bawah, yaitu Rasul-Rasul, ke Dewan Para Uskup, ke Paus, ke Uskup, ke Imam, ke Diakon. Maka, kompetensi pengampunan dosa yang diberikan langsung oleh Yesus Kristus kepada rasul, pada kehidupan Gereja, diteruskan sampai ke Imam. Diakon (calon Imam) belum memiliki kompetensi mengampuni dosa.

Perlu Anda ingat, bahwa kehidupan menggereja Katolik bukan berdasar hanya (sola) Alkitab (Scriptura), tetapi juga berdasar Tradisi Gereja, dan Magisterium. Maka, jika Anda hendak mencari landasan tiap kegiatan Katolik hanya (sola) di Alkitab, Anda keliru besar. Itu menandakan bahwa Anda belum mengenal Katolik secara benar.

Damaikan hatimu, jangan menggunakan hoaks sebagai referensi berdiskusi.
Kalau Magisterium dan tradisimu itu bertentangan dengan ajaran Alkitab mana yang benar ?
Mustahil hal-hal yang belum dikatakan (diajarkan) Yesus Kristus selama pelayanan ragawi-Nya bertentangan dengan hal yang harus dikatakan (diajarkan) kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan hoaks sebagai referensi diskusi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 09, 2019, 05:36:17 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Kalau Magisterium dan tradisimu itu bertentangan dengan ajaran Alkitab mana yang benar ?Mustahil hal-hal yang belum dikatakan (diajarkan) Yesus Kristus selama pelayanan ragawi-Nya bertentangan dengan hal yang harus dikatakan (diajarkan) kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan hoaks sebagai referensi diskusi.


Ajaran Yesus yg mana yang kelupaan di inspirasikan ROH KUDUS untuk ditulis didalam Scriptura itu ?

October 09, 2019, 10:31:39 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 07, 2019, 11:49:44 AM
Mustahil hal-hal yang belum dikatakan (diajarkan) Yesus Kristus selama pelayanan ragawi-Nya bertentangan dengan hal yang harus dikatakan (diajarkan) kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Damaikan hatimu, hentikan menggunakan hoaks sebagai referensi diskusi.
Ajaran Yesus yg mana yang kelupaan di inspirasikan ROH KUDUS untuk ditulis didalam Scriptura itu ?
Kelupaan diinspirasikan?
Dari mana @alacarte mendapat info seperti itu?
Yoh 16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
Itu adalah perkataan Yesus kepada rasul-Nya. Berarti, masih banyak hal yang belum dikatakan oleh Yesus kepada rasul-Nya, karena rasul belum dapat menanggung.
Tidak ada ayat berisikan rincian hal yang harus namun belum dikatakan itu.
Tidak ada ayat yang mengungkapkan bahwa hal-hal yang belum dikatakan itu akhirnya sudah dikatakan.

Lantas, @alacarte menulis bahwa ada hal yang lupa diinspirasikan?
Informasi dari mana itu @alacarte peroleh?
Menuding ada yang kelupaan padahal tidak ada, merupakan hujat.

Damaikan hatimu, dan jangan lagi menggunakan info hoaks sebagai referensi diksusi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 11, 2019, 01:50:36 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Ajaran Yesus yg mana yang kelupaan di inspirasikan ROH KUDUS untuk ditulis didalam Scriptura itu ?Kelupaan diinspirasikan?
Dari mana @alacarte mendapat info seperti itu?
Yoh 16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
Itu adalah perkataan Yesus kepada rasul-Nya. Berarti, masih banyak hal yang belum dikatakan oleh Yesus kepada rasul-Nya, karena rasul belum dapat menanggung.
Tidak ada ayat berisikan rincian hal yang harus namun belum dikatakan itu.
Tidak ada ayat yang mengungkapkan bahwa hal-hal yang belum dikatakan itu akhirnya sudah dikatakan.

Lantas, @alacarte menulis bahwa ada hal yang lupa diinspirasikan?
Informasi dari mana itu @alacarte peroleh?
Menuding ada yang kelupaan padahal tidak ada, merupakan hujat.

Damaikan hatimu, dan jangan lagi menggunakan info hoaks sebagai referensi diksusi.

Kalau begitu sekarang diabad 21 ini Alkitab sudah lengkap dong ya ?
October 11, 2019, 09:03:22 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3953
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kalau begitu sekarang diabad 21 ini Alkitab sudah lengkap dong ya ?
Pernahkah @alacarte membaca Mat 28:20?
Begini dicatat di sana: dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Mengertikah @alacarte arti ayat itu?
Rasul diperintah mengajar jemaat agar jemaat melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Yesus Kristus kepada rasul.
Ketika mengajar jemaat, rasul disertai oleh Tuhan Yesus Kristus.
Sampai di situ, bisa @alacarte tangkap?

Rasul disertai sampai kepada akhir zaman, menurut @alacarte, apa guna menyertai rasul jika rasul sudah meninggal? Menurut pendapatku, mengingat jemaat harus diajar, maka rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman harus diartikan bahwa penerus rasul yang bertugas mengajar jemaat, disertai juga.

Yesus Kristus tidak menulis Alkitab, tidak mengirimkan Alkitab, tidak memerintah rasul menulis Alkitab, melainkan memerintah rasul mengajar, dan Yesus Kristus menyertai rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman. Walaupun rasul dan murid langsung rasul sudah mencatat Alkitab, rasul diperintah mengajar, bukan menulis. Kumaknai, Alkitab yang ditulis oleh rasul belum cukup. Harus ada pengajaran, tidak cukup hanya (sola) Alkitab. Rasul bertugas mengajar jemaat sampai akhir zaman.
Artinya, sampai kepada akhir zaman, Alkitab tidak pernah cukup. Yang cukup ialah pengajaran oleh rasul sampai kepada akhir zaman.

Ada hal yang ingin @alacarte sampaikan?

Damaikan hatimu, jangan lagi menggunakan hoaks sebagai referensi diskusi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)