Author Topic: Apa maksud dari kosakata "dosa" ? Satu meaning ? ataukah lebih dari satu ?  (Read 1138 times)

0 Members and 4 Guests are viewing this topic.

October 14, 2019, 01:50:13 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
mari lebih jeli lagi bro.. perhatikan apa kata Iblis..
Kejadian 3:8  "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman  ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

Iblis memulai perkataan ini dengan 1 Kalimat Bohong dan Fitnah.
Bohong ataupun Fitnah adalah sebuah STATEMENT sima.

Kalo sima belajar dan akhirnya mengerti tata-cara penulisan bahwa [kalimat yang disertai dgn tanda-tanya itu BUKAN statement], maka sima akan tau bhw kalimat uler di Kej 3:8 tsb BUKAN kalimat bohong/fitnah - melainkan kalimat tanya.

Quote
Iblis berkata Bahwa Allah berkata: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya
Jangan diKURANGI Scripturanya, sima. Scripturanya ada terusannya --- > "bukan ?".

Quote
perhatikan ayat selanjutnya:
Kejadian 3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan  itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati.

di dalam kecerdikannya Iblis berkata bahwa Adam tidak akan mati
Jangan dirubah Scriptura-nya sima. Iblis tidak berkata : sekali-kali Adam tidak akan mati. Yang iblis katakan adalah : Sekali-kali kamu tidak akan mati..

Quote
Hawa tidak mengetahui apa itu artinya mati
Mao tau kek, nggak tau kek, apa itu arti mati, Hawa sendiri bilang kayak gini : Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.

Quote
sebab Adam dan Hawa adalah Makhluk Kekal diciptakan oleh Tuhan, Adam dan Hawa diciptakan Tuhan untuk hidup selama lamanya
NGGAK BEGITU. Sbb kronologika saya :

KALO
AdamHawa diciptakan Tuhan untuk hidup selamanya

MAKA
Sampai kapanpun AdamHawa hidup selamanya.


Kronologika diatas sudah diajukan KETIKA AdamHawa MULA MULA ada di Eden.

Anyway, berdasarkan "realita" kisah... ternyata BLAKANGAN AdamHawa mati...
dengan demikian kronologika diatas tidak benar. Kronologika yang benar :

KALO
AdamHawa diciptakan Tuhan didalam posibilitas BISA AKAN MATI

MAKA
ada kemungkinan AdamHawa TIDAK hidup selamanya



pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati

dari kalimat diatas saja sudah bisa disimpulkan BAHWA :
AdamHawa TIDAK DICIPTAKAN secara TIDAK BISA MATI
melainkan
AdamHawa DICIPTAKAN secara BISA MATI

oleh karena itulah diwanti-wanti :
jangan dimakan tu buah, nanti elu mati.  :afro:



Quote
Iblis adalah Pembohong, Penipu, Pemfitnah, Penyesat
Dengan demikian, dosa sudah ada duluan di Eden SEBELUM terjadi pembicaraan antara uler dengan Hawa.

Mohon jangan kembali aneh aneh lagi thdp kalimat bold saya diatas, sima.
Jangan kembali bilang : Oh... tidak oda. PADA MULAnya, dosa tidak ada di Eden.

KARENA kalimat bold disitu :
saya tidak sedang ngomongin PADA MULAnya
melainkan point menjelang uler berbicara ke Hawa.

saya ulang statement saya :
menjelang terjadi pembicaraan antara uler dengan HAWA, [pembohong/pemfitnah/penipu] sudah adalah duluan di Eden ---> [dosa] sudah adalah duluan di Eden.

Apabila sima tidak sependapat dgn statement saya, saya jadi bertanya :
Terlepas berhasil/tidaknya pihak laen kena dikibulin, bohong itu dosa ato bukan, sima ?
« Last Edit: October 15, 2019, 12:10:29 AM by odading »
October 14, 2019, 11:09:54 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
hayalan hayalan, keinginan keinginan yang lalu lalang di pikiran, kerinduan kerinduan, bukanlah Dosa.
Jadi ....

Quote
Hawa tunduk dibawah perasaan dan disaat yang sama, pikiran menjadi hamba kepada perasaan dan hukum Allah dikesampingkan dan dilupakan untuk memuaskan keinginan keinginan hatinya menjadi seperti Allah tsb
Jadi... [keinginan yang lalu lalang di pikiran Hawa untuk menjadi seperti Allah bukanlah dosa].

Quote
Yakobus 1
1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri,  karena ia diseret dan dipikat olehnya.
1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa
Scriptura diatas itu DITAMBAH-TAMBAHI oleh sima kayak gini gak ?

Yakobus 1:14
Kecuali Adam dan Hawa, tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri.




Quote
Kehidupan Adam dan Hawa di Taman Eden, adalah Kehidupan Yang Aktif dan Menggembirakan,
Kehidupan Nenek Moyang kita itu, sangat sibuk, giat, aktif dan menyenangkan,
So, menyenangkan ato kagak bisa menjadi sama seperti Allah ?

Quote
dengan kehidupan mereka yang aktif, asyik dan menyenangkan itu, sebenarnya tidak ada waktu untuk memikirkan yang Ungu atau Orange
Yang saya tanyakan adalah : setelah denger informasi dari uler, kronologi kejadiannya itu begimana, sima.

A.
KARENA
Hawa Penasaran, bertanya tanya, merenung
MAKA
timbullah niat Hawa untuk melanggar perintah Allah (makan buah)

KARENA
timbul niat Hawa untuk melanggar perintah Allah (makan buah)
MAKA
Hawa melanggar perintah Allah (aksi makan buah)


B.
KARENA Hawa berniat melanggar perintah Allah
MAKA
timbullah Penasaran, bertanya tanya, merenung pada diri Hawa

KARENA
timbul Penasaran, bertanya tanya, merenung pada diri Hawa
MAKA
Hawa melanggar perintah Allah (aksi makan buah)


So,
yang A.... oranye duluan, baru ungu, barulah Hawa melanggar perintah.
yang B .... ungu duluan, baru oranye, barulah Hawa melanggar perintah.

Nah... kronologinya itu yang A atokah yang B, sima ?



Quote
sebenarnya para Malaikat Tuhan, sudah mengamarkan Hawa agar jangan memisahkan diri dari suaminya
Nah... siapa itu yang ngajarin Hawa untuk TIDAK nurutin amaran Malaikat Tuhan untuk tidak memisahkan diri dari Adam, sima ?

Quote
dan sudah mengamarkan pula supaya berjaga jaga dan berawas awas
Nah... siapa itu yang ngajarin Hawa untuk TIDAK nurutin amaran Malaikat Tuhan untuk berjaga jaga dan berawas awas, sima ?

Quote
dengan tidak sadar ia telah meninggalkan suaminya
saking hidup sangat sibuk, giat, aktif dan menyenangkan, Hawa jadi gak sadar telah meninggalkan suaminya. Begitu bukan ?

Saking menyenangkan dengan adanya keinginan yang lalu lalang di pikiran Hawa untuk menjadi seperti Allah, Hawa jadi gak sadar telah makan buah. Begitu bukan ?

Quote
Dengan tidak mengindahkan amaran-amaran malaikat-malaikat
Jadi kronologinya yang mana duluan, sima ?

C
KARENA Hawa tidak mengindahkan amaran malaikat untuk tidak terpisah dari suaminya
MAKA Hawa jadinya tidak sadar dirinya telah terpisah dari suaminya

D.
KARENA Hawa tidak sadar dirinya telah terpisah dari suaminya
MAKA Hawa jadinya tidak mengindahkan amaran malaikat

Yang C ataukah yang D, sima ?

E.
KARENA Hawa tidak mengindahkan amaran malaikat untuk berjaga-jaga berawas-awas
MAKA Hawa jadinya tidak sadar dirinya telah melanggar perintah Allah

F. Karena Hawa tidak sadar dirinya telah melanggar perintah Allah
MAKA Hawa jadinya tidak mengindahkan amaran malaikat untuk berjaga-jaga berawas-awas

Yang E ataukah yang F, sima ?

bersambung
« Last Edit: October 15, 2019, 12:13:18 AM by odading »
October 14, 2019, 11:11:41 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
Quote
Dengan tidak mengindahkan amaran-amaran malaikat-malaikat segera ia mendapati dirinya sedang melihat-lihat pohon yang dilarang itu dengan perasaan ingin tahu bercampur dengan rasa kekagumannya. Buahnya memang indah sekali, dan ia bertanya-tanya dalam dirinya mengapa Tuhan telah menahan buah ini dari mereka.
Sekarang adalah kesempatan untuk sipenggoda itu
Dengan demikian kronologikanya :

TANPA harus ada percakapan antara Hawa dengan uler,
KALO Hawa melihat buah tsb
MAKA mungkin2 saja bisa timbul perasaan ingin tahu bercampur dengan rasa kekaguman Hawa pada buah tsb.

Ya atau tidak, sima ?

Quote
kira kira beginilah inti yang hendak kusampikan:
ada rasa penasaran di hati Hawa, bertanya tanya mengenai pohon itu, mengapa Pohon itu dilarang mereka makan.. ??
Ya. Point-nya yang saya bicarakan adalah TIME-FRAME-nya sima.

Pemaparan sima yang ijo menggambarkan bahwa [timbul perasaan ingin tahu bercampur dengan rasa kekaguman Hawa pada buah tsb] time-framenya SEBELUM terjadi percakapan antara uler dan Hawa.

Quote
Rasa Ingin Tahu, Bertanya tanya, Penasaran, bukanlah Dosa, Otak kita memang di rancang Tuhan untuk dapat seperti itu
Lah... saya tidak sedang membicarakan time-frame SEBELUM terjadi percakapan antara uler dan Hawa, sima.

Yang saya bicarakan adalah time-frame SETELAH Hawa mendapat informasi dari uler SEBELUM Hawa melanggar perintah Allah (aksi makan buah), sima. So... spt yg telah saya ajukan pada post sebelumnya, saya ulang :

Kalimat pada quote sbb ini adalah point yang ada DIANTARA setelah Hawa mendapat informasi dari uler - sebelum Hawa melanggar perintah Allah :
Quote
Hawa tunduk dibawah perasaan dan disaat yang sama, pikiran menjadi hamba kepada perasaan dan hukum Allah dikesampingkan dan dilupakan untuk memuaskan keinginan keinginan hatinya menjadi seperti Allah tsb
Nah... point oranye yang ada diantara setelah Hawa mendapat informasi dari uler - sebelum Hawa melanggar perintah Allah itu dosa ato kagak, sima ?

Jika YA, katakan : YA, point oranye itu dosa
Jika TIDAK, katakan : TIDAK, point oranye itu TIDAK dosa
Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Quote
Hawa Tertipu dan melanggar
1. KARENA APA sehingga Hawa jadi sampai tertipu, sima ?
dan
2. KARENA APA sehingga Hawa jadi sampai melanggar, sima ?
October 14, 2019, 11:30:49 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
Hawa berdosa setelah makan buah itu bukan sebelumnya
Nah. Dengan demikian, point yang ada diantara setelah Hawa mendapat informasi dari uler - sebelum Hawa makan buah....
Hawa tunduk dibawah perasaan dan disaat yang sama, pikiran menjadi hamba kepada perasaan dan hukum Allah dikesampingkan dan dilupakan untuk memuaskan keinginan keinginan hatinya menjadi seperti Allah tsb bukanlah dosa, karena point oranye itu belum terwujud ---> masih berupa niatan di hati untuk melanggar perintah Allah simultan untuk memuaskan desirenya menjadi seperti Allah.

Dengan sikon laen, taroh kata setelah mendengar informasi dari uler, Hawa percaya uler :
"hm.... Allah bohong ke gue. Ternyata gue gak mati kalo makan buah tsb, malah menjadi seperti Allah"
bukanlah dosa, karena oranye masih berupa didalam pikiran, tidak ada aksi.



However, dari kalimat sbb ini :
Jangan mengingini milik sesamamu

masuk ato kagak kalo diolah menjadi kayak sbb ini ?
Jangan mengingini apa yang dilarang
« Last Edit: October 14, 2019, 11:42:19 PM by odading »
October 15, 2019, 01:50:28 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1256
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Nah. Dengan demikian, point yang ada diantara setelah Hawa mendapat informasi dari uler - sebelum Hawa makan buah....
Hawa tunduk dibawah perasaan dan disaat yang sama, pikiran menjadi hamba kepada perasaan dan hukum Allah dikesampingkan dan dilupakan untuk memuaskan keinginan keinginan hatinya menjadi seperti Allah tsb bukanlah dosa, karena point oranye itu belum terwujud ---> masih berupa niatan di hati untuk melanggar perintah Allah simultan untuk memuaskan desirenya menjadi seperti Allah.

Dengan sikon laen, taroh kata setelah mendengar informasi dari uler, Hawa percaya uler :
"hm.... Allah bohong ke gue. Ternyata gue gak mati kalo makan buah tsb, malah menjadi seperti Allah"
bukanlah dosa, karena oranye masih berupa didalam pikiran, tidak ada aksi.



However, dari kalimat sbb ini :
Jangan mengingini milik sesamamu

masuk ato kagak kalo diolah menjadi kayak sbb ini ?
Jangan mengingini apa yang dilarang
bukankah kita harus memahami ...
DOSA awal
dan
DOSA perbuatan
???

October 15, 2019, 07:19:49 AM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
October 15, 2019, 10:27:55 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2766
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Nah, yang saya tanyakan adalah sbb :

SETELAH Hawa mendengar berita dari uler
SEBELUM Hawa makan buah
Hawa tunduk dibawah perasaan dan disaat yang sama, pikiran menjadi hamba kepada perasaan dan hukum Allah dikesampingkan dan dilupakan untuk memuaskan keinginan keinginan hati tersebut

dibaca dong bro penjelasan saya, sudah saya jelaskan di reply#06, reply#17, reply#29. dan silahkan bro baca juga Kitab Kejadian pasal 3. ada pertahanan dari Hawa, dan tidak serta merta langsung menyerobot dan menggagahi buah itu..

waktu Ular menggoda Hawa, Hawa tidak langsung dengan gembira dan tanpa pikir panjang memakan buah itu dengan lahap..

Hawa ingat Firman Allah, Hawa tidak ada niat untuk melanggar Hukum Allah, Niat untuk melanggar akhirnya ada setelah Hawa terperdaya bujukan, tipuan dan kebohongan ular.

Quote
setelah Hawa mendengar ular berbicara, kan ada dia
Sikon di point oranye itu dosa ato kagak, sima ?

setelah Hawa dengar ular bicara, Hawa tidak serta merta langsung lahap buah itu.

Quote
Coba mohon sima baca kalimat keluaran saya ini sejuta kali :
Hawa secara alami BISA BERDOSA.
Hawa secara alami BISA BERDOSA.
Hawa secara alami BISA BERDOSA.
Hawa secara alami BISA BERDOSA.
Hawa secara alami BISA BERDOSA.
Hawa secara alami BISA BERDOSA.
Hawa secara alami BISA BERDOSA.


Dengan kata laen, yang saya ajukan adalah :
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan BISA BERDOSA
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan BISA BERDOSA
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan BISA BERDOSA
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan BISA BERDOSA
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan BISA BERDOSA
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan BISA BERDOSA
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan BISA BERDOSA


Mohon baca juga itu kalimat pengajuan saya diatas sejuta kali ya, sima  :D

Saya anggap sima tidak mengerti kalimat sama yang terulang 7X tsb.

Saya jelaskan secara sbb :
Kalimat saya yang sama yang terulang 7X tsb tsb mempunyai "nilai" antara YA dan TIDAK. So...
Jika YA, katakan : YA, Hawa secara alamiah BISA berdosa.
Jika TIDAK, katakan : TIDAK, Hawa secara alamiah TIDAK BISA berdosa.

Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

bersambung.

oh begitu ya,, baiklah..
paham bro @odading tersebut sudah tepat..

Kesimpulan:
1. Tuhan menciptakan Hawa TIDAK dalam keadaan  BERDOSA.
tapi,,
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan (memungkinkan/possible) BISA BERDOSA

2. Hawa secara alami TIDAK BERDOSAH
tapi,,
Hawa secara alami BISA BERDOSA

kalo begitunya paham bro @odading maka tidak ada perbedaan Paham antara @Simatupang123 dan paham @odading..

Tuhan Jesus Kristus juga seperti itu, secara alami Tuhan adalah Suci, Sempurna, dan Pengasih, dan tidak Pemarah, Panjang Sabar, Berlimpah Kasih Setia dan Kasih Sayang.

namun Tuhan yang baik itu, yang tidak pemarah itu, bisa marah,. bisa cemburu, bisa pula melakukan dosa, bisa tidak menghormati orang tua, bisa tidak memberi makan 5000 orang dan menelantarkan orang orang itu dalam keadaan kelaparan, bisa mengubah iblis jadi roti, bisa tidak kuduskan Hari Sabat, bisa mengutuki Bapa-Nya yang disorga, bisa menyalibkan para manusia yang meyalibkan-Nya..

bisa berdosa, bisa berbuat jahat, bisa melanggar, bukanlah alasan menjadi berbuat dosa, setuju nggak bro.. 
:) :) :) :)


salam
TYM
« Last Edit: October 15, 2019, 11:22:59 AM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
October 28, 2019, 03:06:23 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
oh begitu ya,, baiklah..
paham bro @odading tersebut sudah tepat.
Syukurlah sima akhirnya nangkep  :afro: :D :happy0062:.

Quote
Kesimpulan:
1. Tuhan menciptakan Hawa TIDAK dalam keadaan  BERDOSA.
tapi,,
Tuhan menciptakan Hawa dalam keadaan (memungkinkan/possible) BISA BERDOSA
Sependapat.  :happy0062:

Pertanyaan saya selanjutnya :
possible atau impossible kah selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa ?
October 28, 2019, 03:08:10 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
bukankah kita harus memahami ...
DOSA awal
dan
DOSA perbuatan
???
Bisa cNc dijelaskan : apa itu dosa awal Hawa ? dan apa itu dosa perbuatan Hawa ?
October 28, 2019, 04:37:10 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2766
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

Pertanyaan saya selanjutnya :
possible atau impossible kah selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa ?

Sangat Possible, Kejadian 1:27

pertanyaan saya:
menurut bro odading possible atau impossible kah setelah manusia jatuh dalam dosa manusia "DAPAT" hidup benar, tidak melanggar hukum tapi "DAPAT" hidup selaras dengan Hukum.. ?

 :)
salam
« Last Edit: October 28, 2019, 04:40:49 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)